Air Mata Untuk Mesir …

Air Mata Untuk Mesir …


#EgyptMassacre … Hari ini TL saya kebanjiran hastag #safeEgypt diiringi dengan photo photo dan youtube tentang pembantaian manusia di Mesir oleh militer yang pro kudeta yang telah menghancurkan, membunuh para pendukung Mursi, dan airmata mengalir tak tertahankan, nyaris bak kebanjiran, air yang jatuh dari langit pun seakan tak mau berhenti seperti lingangan airmata anak anak dan perempuan di jalur Massacre, bedanya dengan tangisan saya disini adalah saya tidak bisa berbuat banyak … Continue reading

Haruskah Dipertanyakan …

Haruskah Dipertanyakan …


Setiap kali Idul Fitri tiba, saya mempunyai kebiasaan berkumpul di salah satu rumah tetua, satu satunya garis keturunan Buyut (Ayahnya Buya – Kakek-) yang masih saya miliki, seperti hal yang diwajibkan pun juga tahun ini, anak cucu akan berkumpul, dan setiap tahun akan ada anggota keluarga baru, jika tahun lalu ada menantu baru maka tahun ini bisa dipastikan ada bayi bayi mungil baru, jika tahun lalu ada bayi mungil baru maka tahun ini ada yang sedang hamil lagi :) subur bener, begitu seterusnya, dan hal yang umum dan biasa terjadi dikeluarga besar ini adalah, yang memiliki hal baru akan menjadi topik perbincangan dan yang hidupnya tak mengalami perubahan berarti akan dilupakan, tak lagi menjadi pusat perhatian dan bahkan akan invisible, keberadaannya antara ada dan tiada alias tak dianggap, … Continue reading

Pahitnya Cinta …

Pahitnya Cinta …


Sudah lama sekali saya tidak menyiram kebun hikmah saya dengan mawar merah, hehehe … malam ini saya paksakan diri untuk menulis, meski singkat seperti orang baru belajar menulis, tapi insya ALLAH masih ada hikmah dibalik rangkaian kata ini, dan  yang pertama kali melintas dan menari nari dikepala saya adalah menulis tentang cinta, iya cinta adalah bahasa yang paling mudah … Continue reading

G e n t e n g …

G e n t e n g …


Lihat deh genteng yang di atas rumah, itu awalnya adalah tanah yang injak-injak manusia kebanyakan, lalau mengapa bisa di atas? Genteng yang di atas rmah sudah mengalami cobaan, ujian, rintangan, hambatan dan lain sebagainya. Lihat saja bagimana tanah sebelaum menjadi genteng. Tanah itu dicangkul, diinjak-injak, diaduk-iaduk dengan air, dibanting-banting, dicetak, lalu di bakar, setelah itu … Continue reading

Kampoeng Santri

Kampoeng Santri


Dulu sewaktu saya kecil, saya sering mendengar lagu suasana di kota santri “sungguh indah dan tenangkan hati” kira kira begitu syairnya, dan saya teringat betapa adem dan damainya melihat anak anak yang setelah mandi sore akan berangkat ke masjid untuk mengaji, memakai kopyah yang miring kebesaran, atau memakai kain sarung yang kedodoran adalah pemandangan yang … Continue reading

Daun Tak Pernah Membenci Angin

Daun Tak Pernah Membenci Angin


“Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.” Kalimat diatas menampar saya di sore yang gerimis ini, terbayang oleh saya betapa ikhlasnya sang daun, meski dijatuhkan oleh angin dia tidak pernah marah, bahkan tumbuh lagi yang baru, semakin banyak yang jatuh semakin tumbuh daun daun baru, … Continue reading

Cinta Dalam Diam …

Cinta Dalam Diam …


Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup, Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara Engkaulah matahari firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara, Kau hadir dalam ketiadaan Sederhana dalam ketidakmengertian, gerakmu tiada pasti Namun, aku terus disini, Mencintaimu…  Entah kenapa Sudah lama saya tidak menulis, menulis jiwa melow saya yang … Continue reading