berdoa

Dulu, kerap kali terlintas didalam benak saya “kenapa yah koq ALLAH tidak juga mengabulkan doa saya, apa sih susahnya memberikan saya yang itu” bahkan beberapa kali dalam perjalanan napas saya, saya merasa bahwa ALLAH hanya mendengar doa saya, menampung permohonan demi permohonan saya tapi tidak menjawab doa saya, ah saya telah berburuk sangka kepada ALLAH padahal sebagai hamba harusnya saya yakin bahwa ALLAH maha mengabulkan semua doa, termasuk doa doa saya tentunya dan ALLAH tidak pernah ingkar janji ketika DIA mengatakan akan mengabulkan semua doa dengan syarat saya yakin bahwa DOA ini PASTI terkabulkan, dan bukan hanya yakin tapi melalui proses yang benar tentunya, :)

Iya, semua ada prosesnya dong apalagi doa, dan sebagai manusia tentu ilmu saya tidak akan sampai untuk sekedar mengerti bagaimana ALLAH memproses doa saya dan memang bukan hak saya untuk tahu kan? yang terpenting adalah YAKIN dan percaya bahwa tak ada yang tak mungkin bagi ALLAH lalu mengapa harus meragukan, mengapa harus khawatir tidak dikabulkan, mengapa meragukan kemampuan ALLAH mengabulkan doa doa saya, ah sungguh hamba yang kurang sopan saya nih :( nauzubillahimindzalik.

Lanjutin gak yah bacanya? click for more read…

yasin1

Didalam setiap hembusan napas” judul yang saya ambil, dan membaca judulnya saya dan mungkin kita semua mengerti bahwa judul itu mengajak kita, terutama saya untuk merenung bahwa dari semua nikmat yang ALLAH titipkan kepada saya tentu nikmat napas adalah nikmat yang besar :)  Iya, bernapas bukan hanya memasukan oksigen melalui rongga hidung atau mengisi paru paru dengan oksigen namun bernapas adalah menunjukan kehadiran ALLAH dalam setiap hembusan yang kita keluarkan, jika bukan karena ALLAH maka saya tak akan bernapas, dan tanpa napas yang terhembus maka saya hanya seongok daging yang akan mengembung ketika oksigen masuk :(

Iya, hembusan napaslah yang membuat saya mampu bangun pagi dan sarapan, pergi kekampus, bertemu dengan sahabat sahabat, menulis diblog ini dan bersedekah, shalat, dan puasa. Lalu pernahkah terpikir oleh saya jika hembusan napas ini bisa terhenti kapan saja ALLAH kehendaki, tanpa melihat saya sedang nyetir, sedang nonton tv yang acaranya gak penting atau sedang marah marah ke bikers yang motornya menyerempet bemper belakang saya. Pernahkah saya terpikir ketika napas ini berhenti ada seseorang yang sedang menangis karena saya lukai hatinya dengan perkataan saya, dengan kesombongan dan keangkuhan saya, pernahkah saya terpikir bahwa napas saya ini saya hela dan hembuskan untuk mencari kebahagian saya sendiri tanpa peduli ada yang menangis diatas kebahagiaan saya, PERNAKAH? yang sering terjadi adalah bas bus oksigen keluar masuk rongga hidung saya tanpa saya maknai :( dan yang lebih parahnya kadang manusia dan katakanlah saya masih hidup semau gue, bernapas tanpa makna sama sekali. Ooopss !! gak boleh menggurui De :) hati nurani saya kembali menohok.

Lanjutin gak yah bacanya? click for more read…

Darah

Sejak kemarin saya menemani seorang sahabat kanker saya untuk menjalani operasi pengangkatan rahim, diusianya yang masih sangat muda, cantik dan belum menikah dia harus memiliih antara kesehatannya dengan rahim :( iya, rahim adalah identitas diri seoranga perempuan, tanpa rahim bisa dibayangkan hari hari yang akan dijalaninya setelah ini, tapi sahabat saya ini sungguh luar biasa, sabarnya tak bertepi, ikhlas nya tak berujung.

Seperti kebiasaan saya untuk selalu hadir pada saat sahabat saya sakit, malam ini saya hadir dirumah sakit untuk sekedar mengelus punggungnya yang terus berkeringat, untuk menghangatkan punggung tanggannya yang putih mulus tertancap jarum, sebelah kiri dimasukan jarum untuk memasukan makanan dan sebelah kanan dimasukan jarum untuk transfusi, gadis ini tidak menangis sama sekali namun diujung matanya ada air yang tersimpan bak bendungan diujung sungai yang hampir meledak, sesekali senyum manisnya membalas belaian lembut saya sambil berucap “De, semua raga dan jiwa kita ini milik ALLAH, jadi ketika yang punya mau ambil yah kita gak boleh protes, udah untung rahim gue yang diminta balik oleh ALLAH coba kalo mata gue, atau telinga gue, kalau rahim kan gak keliatan kalo gue cacat De” subhanallah, sungguh sahabat saya ini memiliki sabar yang tak bertepi dan ikhlas yang tak berujung :) tak ada satu keluhanpun keluar dari mulut mungilnya untuk protes kepada ALLAH seperti saya yang sakit sedikit lebih banyak ngeluhnya “kenapa yah harus minum obat” duh Ade …. :(   istighfar yah !!

Lanjutin gak yah bacanya? click for more read…

arifin-ilham

Ehm :) sudah lama saya ingin menulis mengenai salah satu mahluk ciptaan ALLAH yang bernama laki laki, dari kacamata saya tentunya :)  Diawal awal saya mengenal dunia, awal saya belajar tentang menapak bumi maka sosok  laki laki idola yang hadir dikepala saya adalah Buya [kakek saya] seorang guru mengaji di sebuah surau dibelakang rumah, yang jika saya pandang dari atas kebawah maka yang terlihat oleh saya yang waktu itu hanya setinggi pinggang Buya adalah laki laki berperawakan sedang, berkulit putih dan berjenggot halus bersahaja :)  berdada tegap, selalu berpeci haji, berbaju koko putih, bersarung kotak kotak dan selalu selalu berkalung surban :)

Suaranya lembut namun terdengar sampai ke hati saya untuk tidak sanggup melawan titah beliau, tutur katanya halus namun mampu membuat saya tidak melakukan apa apa yang tidak boleh saya lakukan dan ketika buya bicara dihadapan para peserta pengajiannya, semua akan terdiam, jadi hanya suara lembut buya yang terdengar menggema, ah kini semua hanya tinggal kenangan, sosok Buya sudah tiada dan saya tidak pernah lagi menemukan sosok sekharisma beliau bahkan didalam diri Ayah saya yang tidak kalah tampannya, sosok Buya tidak hadir disana :) saya tidak pernah lagi menemukan laki laki seganteng Nicholas Saputra dan selembut Buya :) loh, koq jadi bang Nicho :)

De, jaman sekarang kalo lo cari lelaki yang bersorban dan berjanggut halus, lo harus mau dijadiin bini ke-4“  hahaha… itu teriakan sahabat sahabat cantik saya ketika saya bilang saya suka lelaki bersurban :)hari gini De, yang kita cari itu lelaki berkalung dasi mentereng, berkemeja MacSpencer, berjas hitam, bersepatu mengkilat, bertubuh harum dan bermobil mewah:)

Ehm, talking about realita mungkin benar apa yang dikatakan sahabat saya tapi mungkin akan lebih menjadi pilihan ketika lelaki itu berkalung dasi hanya jika kekantor dan berkalung surban ketika pekerjaannya usai, gantengnya seganteng Yusuf, kerja kerasnya milik Ibrahim, dan akhlaknya semulia  Rasul… :)ah terlalu ideal lah De, hari gini gitu loh, yang ganteng suka selingkuh, yang pekerja keras suka memeras bawahan, yang akhlaknya mulia itu sudah jadi suami orang, jadi yang tersisa apa yah?” tentu selalu ada yang terbaik dari masa ke masa, sekali lagi bicara realitas memang tidak ada lagi laki laki berkalung surban dijaman serba IT ini , tapi tentu ada yang mendekat kegantengan Yusuf, pekerja kerasa yang gak korupsi seperti Ibrahim dan yang akhlaknya meniru Rasul, pasti ada, tapi gak tahu dimana :)

Ah saya jadi teringat beberapa waktu lalu saat saya shalat magrib di mushola milik salah satu restoran di selatan Jakarta, restoran ini terletak jauh di lapangan parkir, dengan penerangan sekedarnya, ketika selesai wudhu dan saya masuk ke mushola itu, didalam mushola sudah ada seorang pemuda yang nampaknya sedang menunggu ada yang datang untuk shalat berjamaah, lelaki ini berkemeja putih bersih dengan dasi yang dikendurkan, bercelana kerja warna biru tua, berbadan putih, tapi kali ini tanpa janggut berbulu halus, namun berpostur menawan :) ketika hanya saya yang datang untuk shalat maka si pemuda dengan senyum lembutnya menawarkan saya untuk berjamah “jangan ditolak De, senyumnya lembut banget” kata hati nurani saya kegenitan :)   

Suara pemuda ini ingin rasanya saya rekam kemudian saya bawa pulang untuk selalu saya dengar, suara lembut serak basah rasanya menggetarkan langit, surat Al Fatihah plus surat surat panjang yang dibacakannya sanggup merevisi ketakutan saya akan figur mahluk ALLAH yang bernama laki laki yang selama ini hadir dalam hidup saya, ruang kosong antara langit dan bumi kini tak lagi senyap karena suaranya sanggup mengisi kekosongan itu :) ah mungkin inilah lelaki bersurban diabad milenium :) lelaki yang berdasi tapi sanggup menjadi imam, lelaki lembut dan halus tutur katanya, lelaki yang siang sibuk bekerja dan malam sibuk mencintai saya, hahahah :)

Ah sulit untuk saya membuat kesimpulan dari tulisan ini karena saya tidak mampu menemukan sosok lelaki berkalung surban di jaman ini, atau besok saya akan minta bang Nicholas Saputra untuk menggunakan peci haji, berbaju koko, berjanggut bulu halus, berkalung surban, plus bersarung kotak kotak [ehm, kenapa sih harus pake sarung De? duh !! kenapa yah? *tersipu*]  tapi itu kan fisik De, ketika hatinya yang berkalung surban kan emang gak ada lah dijaman ini :)

Iya memang tidak ada lagi dan kali ini tulisan saya tanpa kesimpulan :)

 

 

 

 

cahaya

Sumpah, judulnya narsis abis De” begitu hati nurani saya berteriak ketika saya baru saja menulis satu kalimat di kolom judul :) jadi yang tidak kuat dengan kenarsisan saya, gak usah terusin baca deh, nanti saya kena hujat:) tapi tanpa bermaksud untuk narsis karena saya sebetulnya memang sudah cantik [tanpa narsispun] ehm, terus aja De, terus deh sombong :) ampun ya ALLAH.

Intinya bukan naris, tapi SYUKUR, saya adalah perempuan yang paling bersyukur dengan semua yang saya miliki, bahkan saya sangat bersyukur dengan semua yang TIDAK saya miliki karena Ayah saya mengajarkan bahwa ALLAH lah pengatur hidup saya, dan pasti apapun yang tidak saya miliki memang sebaiknya tidak saya miliki :) Iya, saya bersyukur atas apa yang saya miliki dan atas apa yang tidak saya miliki… sesimple itu hidup saya ketika saya menjadikan ALLAH pengatur hidup, napas saya saja diatur koq masuk dan keluarnya apalagi kehidupan yang lain, tugas saya hanya tiga:

SABAR ketika rencana saya tidak sama dengan rencana ALLAH, sabar dan tidak mengeluh seperih apapun karena saya tahu ALLAH bersama orang orang yang sabar, jadi apalagi nikmat yang lebih nikmat dibanding dengan ditemani ALLAH pada saat perih kan? :) ah bahkan ALLAH pun selalu ingin bersama dengan perempuan yang memiliki tingkat kesabaran seperti saya :)De, kayanya sabarnya belum maksimal deh

IKHLAS ketika semua, bahkan yang paling saya cintai diambil oleh ALLAH karena ALLAH tidak ingin saya mencintai yang lain melebihi cinta saya kepadaNYA, ah bahkan ALLAH pun cemburu dengan perempuan seromantis saya :) ikhlas ilmu yang paling sulit aplikasinya dibanding pelajaran hidup yang lain memang.

TAWAKAL, menyerahkan semua kepada sang pemilik, iya ALLAH adalah tempat kembali, tempat mengembalikan segala urusan, “ya ALLAH hari ini saya terluka, saya ikhlas ya ALLAH, saya ridho atas semua perih ini, maka saya kembalikan semua luka ini kepadaMU, dan beri saya kemampuan untuk memaafkan” setelah itu pasti ALLAH akan membawa luka itu, PASTI dan saya percaya bahwa ALLAH tidak pernah ingkar janji, tawakallah karena ALLAH maha mengobati semua luka, dan jangan membalas dengan melukai karena ketika kita tawakal, ALLAH akan menegur sang pemberi luka bahkan maha membalas setiap perbuatan :)Saya memang berhak marah ketika dilukai tapi bukah hak saya untuk membalas dengan luka yang sama bahkan lebih perih, bukan hak saya itu hak ALLAH”

Lalu, mau apalagi hidup kalo bukan menjalankan Sabar, Ikhlas dan Tawakal yang penting: JANGAN MELUKAI dan JANGAN MELAKUKAN HAL HAL YANG AKAN MEMBUAT ALLAH MURKA :) ketika ALLAH marah, mati aja deh !! gak akan bahagia hidup, ketika saya dan kamu tidak bahagia maka kecantikan akan hilang dari wajah karena sembab nagnis tujuh hari tujuh malam, maka ketampanan akan lenyap berganti dengan muka merah karena menanahan amarah, hahaha…. bahagia diambil oleh ALLAH karena kita lalai, itu intinya !!  :)

Saya makin cantik karena, dahi  saya tidak berkerut-kerut oleh pikiran negative, oleh gelisah, oleh harapan harapan kosong, oleh kehilangan demi kehilangan dan kepedihan bahkan airmata seperti beberapa hari yang lalu.

Bibir mungil saya tidak lagi cemberut mengerucut oleh kejengkelan dan kemarahan yang saya tahan seperti kemarin. Wajah manis saya kini mampu merona merah lagi dan  tidak lagi tertekuk penuh beban dan bete an seperti waktu-waktu yang lewat. Tubuh lincah saya tidak lagi lesu karena keputus asaan dan kehilangan harapan :)

Kelembutan saya sudah kembali untuk dijadikan sandaran bagi sahabat sahabat saya yang galau dan gersang hidupnya karena murka ALLAH :)

Iya, saya menyadari sepenuhnya bahwa hidup tidak selalu indah, kadang saya terpuruk, dan kadang saya membuat keputusan tanpa pertimbangan dan akhirnya membuat semua langkah saya kedepan menjadi rentetan kesalahan demi kesalahan tanpa bisa saya bendung, tersadar ketika luka sudah begitu dalam, tersadar ketika tangan ALLAH tiba tiba membuat rentetan itu terhenti dan saya tersadar, kesadaran inilah yang membuat saya tampi elegan dan cantik karena mampu berhenti sejenak dan melangkah ke rel yang beda, bukan mengikuti rel yang salah itu lagi :) iya atas izin ALLAH yang menunjukan mana yang patut saya ikut dan mana yang harus saya tinggalkan maka kini saya mampu melangkah diatas catwalk hidup saya sendiri, bahagia dan cantik :)

Sungguh saya merasa sangat cantik dan menjadi lebih cantik ketika saya mampu mengontrol amarah saya agar tidak meledak, mengontrol perasaan saya agar tidak lagi memberi ruang pada luka, hingga saya mampu menguasai diri saya bukan sebaliknya, bukankah pemenang adalah mereka yang mampu melawan dirinya sendiri bukan :) nah itulah saya saat ini, saya semakin cantik ketika saya mampu melawan semua rasa yang gak enak, percaya deh untuk menjadi cantik kuncinya SABAR, IKHLAS dan TAWAKAL  :)

Hingga kemudian kegagalan-kegalan yang telah saya lalui bukanlah sesuatu yang sia-sia. Selama saya tak kehilangan pelajaran dari kegagalan itu, semua itu akan menjadi bukti sejarah atas pembelajaran hidup saya bukan? pernah dengar sabda Rasulullah yang ini “sesungguhnya seorang muslim yang terbaik bukanlah yang tidak pernah berbuat kesalahan, namun mereka yang tiap kali melakukan kesalahan mengakuinya, menerimanya dan kemudian berusaha bangkit untuk memperbaikinya, lagi dan lagi….” jagalah hati gitu kali yah intinya agar tetap cantik?

Ah saya memang cantik dan semakin cantik hari ini :)

Forgive, but dont open the door to let any hurt occupy their previous seat to hurt you again and again… Hurts are not welcome anymore  to come to my life :)  applouse buat Ade deh !!! Hebat dan makin cantik :) hahaha.

 

 

 

 

ketupat

Lebaran untuk saya adalah telinga saya penuh oleh gema takbir yang menggema mengantarkan kalimat takbir tanpa putus dengan iringan bedug mengentakan hati ikut menari nari indah, gema yang keluar dari corong corong pengeras suara surau dan masjid bahkan rempak rebana dilapangan blang padang, suara itu tidak hanya memecah kesunyian antara langit dan bumi namun juga mampu memecah keheningan di setiap lubuk hati hamba hamba ALLAH, bahkan mereka yang tidak sukses melaksanakan puasa dengan khidmatpun akan khidmat ketika gema itu menggetarkan jiwa, iya bergetar rasanya :)

Lebaran untuk saya adalah ketupat dengan opor ayam, rendang, sambel goreng ati plus pete, timpan dan aneka kue khas Aceh, aneka kue kering yang siap melambungkan berat badan saya :) lebaran dengan baju baru, mukena baru, sandal baru, jilbab baru, lalu berbondong bondong berangkat ke masjid bersamaan dengan terbitnya matahari untuk melaksanakan shalat Ied berjamaah sambil melirik kiri kanan yang semuanya nampak bahagia :) dari bayi hingga kakek yang telah bungkuk terlihat bahagia, alhamdulillah sungguh inilah cara ALLAH membahagiakan hamba hamba yang merayakan kemenangan melawan hawa napsu atas ibadah sebulan penuh :) iya, merayakan kemenangan melawan amarah, melawan hawa napsu, melawan dusta, melawan hati nurani.

Lebaran untuk saya adalah sungkem dengan Ayah, sungkem dengan keluarga, memohon maaf atas segala khilaf, atas segala kesalahan, atas segala kenakalan kenakalan yang sengaja saya lakukan dan membuat hati orang tua saya geram, atas segala ketidak mampuan saya untuk membahagiakan mereka melebihi mereka memberi bahagia untuk saya :) Lebaran adalah berkumpul setelah shalat Ied bersama keponakan dan sepupu saya yang kian tahun kian besar, membagikan bagikan uang Rp.20.ooo,- yang saya sisihkan dari uang lebaran yang diberikan oleh Ayah saya tentunya :) hahhaha, cuma pindah tangan gitu ya De maksudnya? iya, lebaran adalah membagi bagikan uang kepada yang lebih kecil agar mereka bahagia sebahagia saya tentunya :)

Lebaran untuk saya adalah berkunjung ke makam Ibu dan kemakam Buya dengan membawa seikat mawar merah dan anggrek merah, dua kantong kembang aneka bunga plus melati, sebotol air mawar kemudian dengan berpayung untuk melindungi tubuh mungil saya dari sinar matahari, berbekal surat Yasin, dan duduk disisi makam Ibu, dibawah pohon kamboja nan rindang, bersimpuh dan berharap keridhoan Ibu atas segala yang saya lakukan dan terjadi dengan saya, berceloteh dimakam Ibu dan mengatakan betapa saya sangat merindukan Ibu :( iya, sangat merindukan Ibu, sangat ingin dipeluk Ibu, sangat ingin sungkem di pangkuan Ibu dengan membenamkan kepala menumpahkan airmata, ya ALLAH sampaikan salam saya untuk Ibu yah :( katakan pada Ibu bahwa saya sudah dewasa sekarang :)

Lebaran untuk saya adalah menerima puluhan sms dari para sahabat dan mengirim sms ke puluhan sahabat, meminta keikhlasan mereka untuk memaafkan segala kesalahan saya selama bersama, meminta maaf atas segala dusta saya yang kerap tanpa sengaja keluar dari mulut mungil saya dan saya tak mampu memperbaikinya dengan kata kata, berharap maaf dari para sahabat yang kerap terluka oleh kesombongan saya, oleh ketidak tahuan saya akan suara hati nurani mereka, atas ketidak sanggupan saya bertoleransi apalagi berempati atas luka yang mereka alami, bahkan saya kerap tidak ada pada saat mereka membutuhkan saya untuk berada disamping mereka dan berbagi luka :) iya, MAAFKAN saya jika ternyata saya belum mampu menjadi sahabat terbaik :) meskipun saya telah mampu menjadi sahabat termanis :)kalimat terakhir gak penting De” he eh, centil emang si Ade :)  !!

Lebaran untuk saya adalah meminta maaf di kebun saya yang indah ini, sebagai tuan rumah kadang saya lupa membalas komen yang masuk, kadang saya belum sempat berkunjung balik ke blog para pengunjung, kadang saya menjawab namun tak nyambung dengan komen, kadang saya terkesan sombong dengan rangkaian kata yang saya himpun bahkan sombong untuk sekedar menaruh link diblog saya  :) ah, terlalu banyak khilaf saya sebagai manusia :)

MINAL AIDIN WAL FAIDIN, mohon berikan ikhlas untuk memaafkan segala kesalahan saya selama kita bersama yah, mulai detik ini, kita mulai dari nol lagi :) Selamat jalan Ramadhan, semoga tahun depan ALLAH masih menitipkan napas untuk saya hingga saya bisa bertemu lagi dengan Ramadhan nan indah, tempat mencuci segala keruh jiwa saya :)

 

Minal Aidin Wal Faidzin … Mohon Maaf Lahir dan Batin, NOL ya De? Sippp !!    saya tunggu sms nya yah, isinya Reg spasi RINDU kirim ke 7584 

 

 

Bismillahirrahmaanirrahiim

gerimis

Ya ALLAH, Engkaulah pemilik kehidupan, tuntunlah saya dengan hidayah dan inayahMU, guncangkan dada saya dengan namaMU, penuhi dada saya dengan NurMU, sinari saya dengan germerlap asmaMU. Wahai yang meninggikan langit tanpa tiang, yang mengedarkan galaksi galaksi, yang maha mengetahui apa apa yang saya sembunyikan TUTUPlah aib aib hamba ya ALLAH wahai yang lebih dekat dari urat nadi saya, yang menciptakan urat nadi saya, menjaga nurani saya, menitipkan ruh dalam raga saya, SESATkan saya di jalanMU

 Ya ALLAH, lidah saya sering berkeluh kesah, sering bergunjing, sering berkata kasar, sering menyakiti, jarang menyebut namaMU, sering menyakiti sesama, kelu memanggil namaMU. Dengarlah ya ALLAH, bergetar hati saya mengingat segala dosa dosa yang pernah singgah di jiwa saya, mengingat kesalahan kesalahan yang berulang ulang saya lakukan lagi dan lagi, saya dzalimi diri, saya jauhi ENGKAU, saya lupakan ENGKAU, saya anggap tak ada ketika saya melakukan kesalahan itu, saya anggap tak nyata kehadiranMU, padahal ENGKAU sedang menyaksikan apa apa yang saya perbuat. ya ALLAH, saya mohon ampunanMU, dengan segala kerendahan hati saya memohon maafMU, dengan meletakan kepala saya yang penuh ego untuk bersujud saya memohon ridhoMU wahai ALLAH…

Ya ALLAH, kini saya tahu ENGKAU melihat saya meski dengan mata saya, saya tidak mampu melihatMU, kini saya tahu ENGKAU mendengarkan saya, meski telinga saya tak mampu mendengarMU maka tundukan kepala saya, rundukan bahu saya untuk mengakui bahwa ENGKAU ada, Asyhaduallaailaaha illallah waasyhaduanna Muhammadarrasulullah, jangan biarkan saya mencintai dunia, mencintai diri saya melebihi cinta saya padaMU. Ya ALLAH jangan biarkan hati saya kosong, jadikan hati saya tempat mengalirkan kebahagian, tempat meneteskan kedamaian, hati yang tanpa amarah, hati yang penuh cinta kasih, hati yang memaafkan

Allahumma ya ALLAH, lindungi saya dari rasa takut kepada selain ENGKAU, rasa kagum, rasa cinta, rasa mengharap kebahagiaan, rasa patuh kepada selain ENGKAU, sungguh saya tak akan mampu melindungi diri saya sendiri, sungguh tiada daya dan upaya pada diri saya tanpa lindunganMU, kini saya percaya ketika ENGKAU katakan “Maka kemana pun engkau hadapkan wajahmu, disitu wajah ALLAH“  :) indahnya perlindunganMU wahai nurul qolbu, jauhkan saya dari kemunafikan, jauhkan saya dari ingkar janji, jauhkan saya dari kebohongan, dari kepura puraan, dari kesombongan dan bangga atas apa apa yang saya miliki didunia ini ya thawwaab

Allahumma ya ALLAH, kabulkan doa saya dalam diam ini, Allahumma inni asaluka salamatan fiddin, wa afiatan fil jasad, wa ziyaadatan fil ilmi, wa barokatan firizqi, wataubatan qoblal maut, warahmatan indal maut, wamaghfiratan ba’dal maut, Allahumma hawin alaina fi sakaratul maut, wanajatan minannaar wal afwa minal hisab…

ya ALLAH kini dalam diam saya mampu untuk tidak lagi mengatakan “ya ALLAH, besar nian ujian ini” Dan kini dalam diam saya mampu mengatakan “wahai ujian, sungguh besar TUHAN saya ” sungguh tak ada lagi yang mampu membuat saya terluka ketika saya menyadari betapa maha besar nya ALLAH :)