UGD (Unit Galau Darurat)

Kemarin seorang sahabat saya bilang “hidup gue berat banget De” kemudian saya jawab enteng “taruh dong dibawah tanah tuh hidup kalau gak mau berat, terkubur sekalian” dan saya tanya lagi “berat dibanding kan sama apa sih” dan bisa dipastikan sahabat saya tidak bisa menjawab karena memang tidak tahu jawabannya apa, kemudian saya berpikir barangkali pikiran sahabat saya saja nih yang ngaco, yang merasa menjadi orang paling menderita sedunia, paling galau sejagad, padahal dia sendiri yang menciptakan semua itu, dia sendiri yang menjadikan hidupnya yang sebenarnya enteng jadi berat, terbukti pas ditanya dibanding apa tuh hidup jadi berat, dia gak bisa jawab … hehehe kasihan :)

Jadi galau itu sebenarnya gak ada De?” gak ada kalau gak diundang masuk, ada kalau dipelihara karena saya yang bernama manusia ini emang paling senang cari perhatian teman teman lain, cari perhatian sahabat, cari perhatian kecoa tapi bukan dengan cara yang membuat mereka bangga telah memiliki saya yang hebat ini, tapi dengan cara cemen alias dengan cara mencari belas kasihan mereka dengan berpura pura menjadi orang yang paling menderita di dunia ini, padahal dari semua yang saya curhatin itu 80% gak perduli dengan kegalauan saya dan 20% mentertawakan sambil mengejek “gitu aja galau, cemen:P kalau sudah begini masih pentingkah galau, jika galau hanya akan membuat saya makin menderita plus ditertawakan kecoa, rugi !!

Tapi De, masa ditinggal pacar gak boleh galau” hehehe … ini lagi penyakit dunia yang paling akut, cinta kadang membuat penderitanya buta dan tuli plus komplikasi kerusakan otak karena gak bisa berpikir normal, udah tahu orang itu gak suka pengen pergi masih juga ditangisin, padahal ALLAH udah bilang pacaran itu haram, kenapa juga masih dijalanin yah wajar kalau jadi galau, udah untung cuma masuk UGD (unit galau darurat) coba kalau masuk grogol, UGD beneran deh !!

Kata guru ngaji saya “kalau orang yang kita pikir tak akan pernah meninggalkan kita bisa meninggalkan kita maka harusnya kita percaya bahwa dikemudian hari nanti orang yang tak kita duga bisa kita miliki bisa menjadi milik saya, jadi musti dingat nih “jika ALLAH menghendaki sesuatu terjadi maka tinggal bilang “JADI” maka jadilah” tapi dengan syarat dan ketentuan ALLAH berlaku, DIA hanya menolong orang yang sabar dan shalat !! penting nih diinget kalau galau itu bagian dari gak sabar, bagian dari protes atas keputusan ILLAHI, jangan harap dapat ganti yang lebih baik, yang ada dapat yang lebih rusak dan jelek :) rugi lagi deh … udah 3x rugi tuh

STOP GALAU dear, percaya deh apa yang kita tangisi hari ini, 5 tahun lagi akan kita sujud syukuri karena tak memiliki yang itu, kehilangan kali ini akan jadi syukur yang luar biasa kemudian hari, karena keputusan ALLAH tidak pernah salah, yang perlu kita lakukan saat galau melanda adalah masuk UGD :) perbaiki kedekatan kita dengan ALLAH :)

Kan biasanya orang yang sakit jadi ingat ALLAH tuh, begitu juga penyakit galau ini, kata ALLAH “hanya dengan mengingatku hati menjadi tenang” masih gak percaya Istighfar tiga kali aja udah tenang koq asal bener bener dzikirnya, ngaji juga boleh, diam di masjid sambil nangis juga boleh asal jangan meraung raung nanti malu didengar marbot :)

Yuk !! masuk UGD (Unit Galau Darurat) segera buat yang galau sebelum mati muda masuk neraka pula, kalau mati muda masuk syurga sih asik :)

ruang UGD saya di: @rindu_ade    jangan lupa follow

About these ads

11 thoughts on “UGD (Unit Galau Darurat)

  1. Temen saya baru aja bilang sama saya, “Sus, gue lagi galau nih” saya cuman enteng aja bilang “lanjutkan aja” terus dia protes “Ko lanjutkan sih?” saya jawab lagi “yah rasain aja galau lo itu terus tar lama-lama lo juga bosen sendiri” Nah bisa disimpulin kaya yg mba Ade bilang, kalau galau ngga diundang ga bakalan dateng. Kalo ngga dirasa-rasa juga ngga ada. Yang bikin ada kan diri kita sendiri. hihihihi

  2. dulu saya galau, tapi setelah mendapat pencerahan dari blog rindu Alhamdulillah galau saya hilang. terimakasih Rindu…
    yang paling utama,Terima-kasih Allah atas cintaMu yang tak berujung…

  3. Pingback: 1 Syawal 1433 H « FAITES COMME CHEZ VOUS

  4. Mengisi hati dengan cinta kepada Allah, tiada perlu kekhawatiran ya Mba..Subhanallah..memang dahsyat yg namanya Galau itu..penyakit hati yg sering dikonsumsi bahkan didominasi melankolis media sosial ditambah kontribusi mellow musikalisasi..Paling benar memang kembali kepada-Nya.Mengadu kerpada-Nya..Jazakillah khairan sharingnya mba…Semoga selalu berkah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s