ALLAH, Dalam Bahasa Cinta
“Ada banyak hal sederhana yang mampu membuat hidup menjadi lebih hidup, mampu menjadi hidayah dan hikmah, let’s find it !! “
Kalimat diatas menjadi hentakan tersendiri disenja terakhir dipenghujung tahun 2011, seperti menarik saya untuk kembali memainkan jari jemari saya diatas tuts hitam notebook tua saya, seolah mendorong saya untuk duduk dan membuka gerbang kebuh hikmah yang kerap saya tinggalkan, rongga kehidupan saya yang kerap saya catat sejak tahun 2008 ini menimbulkan rasa rindu sendiri, menulis disini memang memiliki getar yang berbeda
*rasanya nano nano ya De”
Iya, saya adalah perempuan yang menulis apa saja yang saya pikirkan, menulis bukan sekedar hobi tapi telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya, saya menulis tentang rasa, tentang luka, tentang yang datang dan yang pergi, tentang yang mampu saya lihat, yang bisa saya dengar, tentang berbagi, tentang kehilangan demi kehilangan, tentang amarah yang tak mampu saya bendung, bahkan tentang cinta yang datang dan pergi, yang diam diam dan terang terangan (sama sakitnya ya De, ah sudahlah maafkan saja) dari semua rangkaian kata yang mampu saya susun menjadi kalimat, saya belajar bahwa hidup adalah sebuah perjalanan seorang hamba menuju kepada pemiliknya, dan saya menulis setiap langkah hingga akhir 2011 ini
2008 awal saya menulis, sebenarnya dari 2006 saya menulis tapi perjalanan hidup memaksa saya untuk menghapus lembaran lama, untuk tidak mengingat ingat lagi, untuk membakar menjadi abu, meski memori tersimpan di lubuk, membakar tak menghapus ternyata, dan kemudian saya sesali mengapa harus menghapus luka lama, toh luka tetap akan datang dan datang lagi hanya bentuknya berbeda, dari orang yang berbeda pula, toh cinta akan menyembukan dari orang yang berbeda dalam bungkus yang berbeda pula, iya hidup memang permainan hati
Karena jika hidup tanpa luka maka dimana bahagia, toh tak akan terasa bahagia jika tak tahu rasanya luka bukan? hehehe … bahagianya saya saat ini karena saya mampu mentertawakan luka, mampu berdiri diatas hujan selebat apapun, karena perjalanan hidup telah mengajarkan saya bahwa ALLAH ada dan selalu ada, disetiap luka dan bahagia
Pada akhirnya hidup ini berat dan tidak adalah dari bagaimana kita memandangnya “Jangan pernah mengukur tinggi gunung sebelum sampai dipuncaknya, karena begitu saya berada dipuncaknya saya akan melihat betapa rendahnya gunung” jadi apapun makanannya teh botoh minumannya, hehehe … canda dink!
Artinya ketika ALLAH hadir dalam bahasa cinta maka tak ada lagi yang sulit dalam hidup ini, hati tenang jauh dari galau, pikiran jernih tanpa terganggu hal hal yang menyesakan dada tentang prilaku orang lain terhadap saya, tak ada yang mampu membuat saya bersedih kecuali ALLAH, tak ada yang mampu membuat saya bahagia pula kecuali ALLAH !! TOP deh memang ALLAH.
Lalu bagaimana mencapai level itu De? seorang sahabat saya bertanya “De, kapan pertolongan ALLAH itu datang?” lalu saya jawab sekenanya, “pertolongan ALLAH datang ketika kita mendatangi ALLAH” kalau butuh pertolongan tetapi tak mendatangi ALLAH jadi gimana ALLAH mau nolongnya dong, begitu juga dengan cinta ALLAH, tak akan ada, tak akan datang ketika saya tidak mencintaiNYA, gak enak kan rasanya bertepuk sebelah tangan, nah ALLAH tak mengenal istilah itu, saya datang selangkah mendekat, ALLAH telah sehasta menghampiri, Subhanallah …
Selamat jalan 2011 dan selamat datang 2012 dan selamat melangkah mendekati ALLAH, tak ada cara paling benar dalam merayakan pergantian waktu selain Hijrah, memaksa hati dan diri untuk terus menjadi hamba ALLAH yang lebih baik dan lebih baik lagi, untuk mencintai ALLAH more and more, kan kita gak tahu kalau tahun ini napas kita berhenti yah? nah loh !!
Yang lalu sudahlah, maafkan dan biarlah berlalu, biarlah kesalahan kemarin menjadi mati dan terkubur dalam pusara yang terbuat dari semen, alisa sumur mati
dan berjanjilah untuk tidak mengulangi lagi, biarlah cinta yang lalu pergi dan petiklah pelajaran bahwa mencintai selain ALLAH hanya akan kecewa, karena kebahagiaan adalah milik ALLAH, selain itu semu, jikapun indah bertabur bunga tapi fana, walaupun menggebu penuh getar asmara tapi semua hanya main main
ALLAH memang memberi makan dan kehidupan ke semua hambaNYA, tanpa cintaNYA hanya diberikan kepada yang mencintaiNYA melebihi apapun, jangan bilang cinta jika tak teruji bukan? yuk buktikan cinta dalam bahasa ALLAH
Irhamanna ya ALLAH … Irhamanna
Comments
30 Responses to “ALLAH, Dalam Bahasa Cinta”Lacak Balik
Check out what others are saying...-
[...] source : http://rinduku.wordpress.com/2011/12/31/allah-dalam-bahasa-cinta/ [...]



Sesuatu banget..
numpang men-Copy ya… terimakasih
maha agung nya engkau ya ALLAH
seperti biasaaaa….klo main kesini selalu ada HikmahNya bwt ky….yg selalu bikin bulu kuduk berdiri……Irhamna Yaaa Allaahhhh……:)
Begitulah kehidupan, ada sedih yang membekas luka, ada bahagia yang fana..
Ketemu lagi Ade.. Lama tak berkunjung ke blog Ade aka. Rindu…
ah, namanya juga kehidupan
Wah lama juga gk datang ke kebun ini. Ternyata udh makin banyak aja tanamannya. Btw, bunga-bunga yg indah, saya petik ya! RINDUKU.COM – MODE ON.
Wah lama juga gk datang ke kebun ini. Ternyata udh makin banyak aja tanaman yang. Btw, bunga-bunga yg indah, saya petik ya! RINDUKU.COM – MODE ON.
ijin share ya teh ^^ di blog saya di marhendrika.wordpress.com
Reblogged this on marhendrika and commented:
Mbak Rindu… ijin share ya mbak. Saya tersentuh dengan sudut pandang mbak tentang berat tidaknya hidup ini ^^
Udah lama ga baca tulisan mba rindu, jadi rindu sama blognya. tapi kok ada kejanggalan sama penulisan “di” untuk menunjukan tempat dengan “di” sebagai preposisi ya?
Semoga semuanya baik baik saja…
Salam kenal …
bagaimana kabarnya..??
bersiap untuk menanti merah sinar mentari diufuk timur de..
Subhanallah….
Alhamdulillah
Subhanaallah . . .
kta2 nya menentramkan . .haty
“kapan pertolongan ALLAH itu datang?” lalu saya jawab sekenanya, “pertolongan ALLAH datang ketika kita mendatangi ALLAH”
Bener banget mba Ade. Emang harus sering dateng ke Allah ya
Trims sharingnya.^^
salam kenal,
happy new year juga,,,
teduh sekali rasanya setelah baca postingan ini, hehe
jadi ingat sesuatu,
inspiring
Alhamdulillah krn Allahlah sy menemukan blog ini saat merasakan kegalauan krn patah hati.. Sabar tak bertepi ikhlas tak berujung adalah kata2 yg sangat membekas dan mjd motivasi sy hingga kini.. Jazakillah ahsanal jaza!
Subhanallah, bener” menentramkan hati lo tulisanya..
terimakashi Mb atas hikmahnya
Akhirnya, ad posting br. Sdh lama g baca tulisan di kebun hikmah Mb..
masalah seberat gunung, atau sebanyak bintang di langit, cuma Allah yang mampu meng-NOL-kan, bukan begitu diajeng.
selamat berhijrah rindu.. semoga tahun depan menjadi manusia yg lebih baik dalam menebar manfaat
Allah ma’ak ya ukht..
insyaallah…..tahun 2012 saya akan buktikan ….cinta dlm bahasaNYA……..(amiin)
Jika sudah berada dalam cintaNya…maka semua adalah Cinta
seperti biasa.. tulisan d blog ini selalu bkin teduh… I hv nothing 2 say…