Esok Kan Masih Ada
Wajahmu kupandang dengan gemas, mengapa air mata slalu ada di pipiku.. Hai nona manis biarkanlah bumi berputar, menurut kehendak yang kuasa. Apalah artinya sebuah derita, bila kau yakin itu pasti akan berlalu.. Hai nona manis biarkanlah bumi berputar, Menurut kehendak yang kuasa.
Tuhan pun tau hidup ini sangat berat, tapi takdir pun tak mungkin selalu sama, coba-coba lah tinggalkan sejenak angan mu, esok kan masih ada
Ehm.. syair diatas milik Utha Likumahua (almarhum) dan untuk mengenang beliau kali ini saya akan membahas lagunya, sekaligus meniru life is beautiful mas Ariel di LiteFM, lagu diatas adalah nasehat untuk sang gadis bahwa derita itu tidak akan ada artinya lagi ketika kita tahu bahwa semua pasti akan berlalu.
Iya, bahwa dunia ini berputar, tak akan kita bermurung duka ketika kita tahu bahwa derita pasti akan berlalu karena sebentar lagi kita pasti akan tersenyum, bahagia, dan saya rasa semua itu memang betul, coba renungkan apa ada yang abadi didunia ini? tentu tidak, jika hari ini luka esok pasti bahagia, jika hari ini bahagia besok pasti luka … dan itu pasti berulang seumur hidup saya, sepanjang saya masih bernafas, lalu mengapa saya harus khawatir lagi?
menghawatirkan yang pasti terjadi hanya akan menggilas waktu saya terbuang percuma
Jadi, biarkan bumi berputar menurut kehendak yang kuasa, yaitu ALLAH, karena apa yang sudah ALLAH takdirkan suka tidak suka pasti terjadi, enak gak enak harus ditelan, “kaya minum obat ya De?” he eh
jadi ingat sahabat saya yang mau bunuh diri kerena kekasihnya dibawa pulang oleh ALLAH katanya agar bisa bertemu disana,
kemudian saya tertawa “apa iya bakalan ketemu?” kemudian sahabat saya ini menambahkan “gue gak bisa hidup kalau gak ada dia De” kali ini saya lebih terbahak lagi “emang yang bikin elu hidup itu perempuan yah? seperti tidak mengenal ALLAH, tiga bulan setelah kejadian itu berlalu sahabat saya ini menggandeng perempuan lain. Oh dunia dunia
Kembali ke syair diatas, ke paragraf berikut “Tuhanpun tahu... “ inilah suatu bentuk pengakuan ke-Tuhan-an (iddi’aul ilahiyyah) bahwa ALLAH itu ada dan tahu. Kemudian selalulah ingat bahwa ALLAH tidak pernah menguji diluar batas kemampuan, artinya setiap ujian yang datang kepada saya itu karena ALLAH percaya saya mampu, dan ujian saya tentu beda dengan ujian pada sahabat saya, kan ujian SD beda sama ujian SMA kan yah? jadi setiap kali ujian datang, setiap kali gelombang meninggi, setiap kali riak menggempur “tenangkan diri” ini pasti bisa saya lewati, kan ALLAH tahu saya kuat, kalau ALLAH saja yakin saya mampu melewati gelombang ini lalu mengapa saya harus takut, tidak mampu melewati minta bantuan sama ALLAH, jadi tidak ada masalah yang berat loh, kan ALLAH yang bilang ujian ini enteng buat saya
Menjadi berat adalah karena saya merasa tidak mampu, padahal ALLAH janji saya mampu, dan ALLAH tidak pernah ingkar janji loh. Menjadi berlarut larut karena saya senang bersedih, bahkan senang diperhatikan oleh sahabat saya, padahal apa sih enaknya dikasihani? sudah gitu bangga menjadi cenggeng, lemah koq bangga !!!
Jadi, apa yang perlu ditakutkan? apalagi yang perlu disedihkan? jika kita tahu bahwa ALLAH itu ada dan menepati janjinya, tidak akan ada masalah besar lagi karena ALLAH jauh lebih besar dari masalah yang saya hadapi, terpuruk hanya akan membuat waktu saya terbuang sia sia, jadi biarkanlah bumi berputar JANGAN mendzalimi diri sendiri dengan menyedihkan diri, yang bikin sedih itu kita sendiri
tidak ada hujan yang tidak berhenti kan yah?
Sekali lagi bahwa setiap ujian menegaskan bahwa segala yang menimpa manusia adalah sebuah sunnattullah yang harus dijalani. Sebuah konsekwensi dari menjadi manusia, konsekwensi hidup
Jadi, memang tidak ada yang aneh dan berat dari hidup ini, jikapun terasa berat dan aneh itu kita yang membuatnya menjadi aneh, jikapun terasa berat biarkan waktu yang menyembuhkan, membuatnya cari … dan biarkan bumi berputar menurut kehendak ALLAH, bukan kehendak kita !!
Comments
26 Responses to “Esok Kan Masih Ada”Lacak Balik
Check out what others are saying...-
[...] Esok Kan Masih Ada [...]
-
[...] Esok Kan Masih Ada [...]



ɪ̣̝̇ı̣̣̣Ɣўɑ̣̣̝̇̇ɑ̤̥̈̊ά̲̣̥α̇̇̇°˚º˚° apa yg telah diuraikan diatas benar adanya..tp terkadang kenapa selalu ada pertanyaan..ko selalu saya
setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya, tawakal dan berusaha.
esok kan masih ada. hari yg lebih cerah. ujian membuat kita lbh bijak dalam menjalani hidup.
konsisten dengan blog ini membuat pagerank anda tinggi
nice
Jadi mengerti saya De, ujian yang menimpa kita yang selama ini kita anggap penderitaan yang teramat berat ternyata menunjukkan kelas kita ya De. Wah jangan-jangan saya sudah di program master ni De hahaha soalnya kemarin ujiannya berat banget. Mudah2an hasilnya memuaskan. Jadi kalo ada ujian datang gak boleh sedih ya De yang penting belajar menyikapi biar lulus. Terimakasih ya De atas pelajaran berharga dari Ade.
Yg penting saat ini kita lakukan yg terbaik, esok??? Sapa yg tahu ???
Banyak lagu yang memberi motivasi dan selaras dengan akidah. Banyak pula sebaliknya. Lagu Utha termasuk kriteria yang pertama.
seni menikmati ujian..
salam kak rindu saya copy nibleh tak?? im relly in lov wif ur blog aldy.. hehe..
tanks ats arahannya ini membuatku paham akan hari esok ,skrg adalah sabar
menarik artikelnya…esok masih ADA …dengan harapan yg lebih baik itu lebih bagus, ” tuhan tau”, tau apa??? tau kita telah berusahakah atau belum ???, agar sang khalik bisa memberikan impian kita dengan segala usaha dan doa yg ikhlas tentunya…:) , berat adalah alasan manusia bila mendapatkan kesulitan di tengah jalan, impian yg hebat -=harganyapun pastilah lebih berat..:)) nice posting gan..i like it
hmmm….menyegarkan penjelasan ade’ dah ngerefresh otak ku…
Jadi yg bisa saya ambil makna dari tulisan ade’ adalah
bersabar di depan
bersyukur dibelakang
bersabar,ikhlas atas segala keputusan ALLOH.percaya bahwa inilah yg terabaik untuk kita menurutNYA
Dan PASTI kelak kita akan bersyukur karena mendapatkan kebahagiaan yg kekal abadi untuk selama lamanya atas kesabaran kita
gitu yach de’? Koreksi bila salah yach….
Inspiring…”this too, will pass”.
Terimakasih atas pencerahan dari ade
Yup…
Allah sutradaranya sedang kita adalah pemainnya
Iya, Allah selalu menghendaki hambaNYA bahagia, walaupun kadang ujian/cobaan itu terasa amat berat, tapi harus Yakin semua bermuara ke Kebahagiaan.
ia, esok kan masih ada….
jika hari ini luka esok pasti bahagia, jika hari ini bahagia besok pasti luka … dan itu pasti berulang seumur hidup saya,dan mungkin kita semua, kecuali kita tidak ada di dunia lagi.
dan semua itu atas kehendak ALLAH.
siip mbak
ALLAH Menghendaki Kemudahan Bagimu Dan Tidak Menghendaki Kesukaran Bagimu …
he em
makasih mbak…….
biar waktu yang menyembuhkannya
^^
Kata Aa’ Gym, “Orang TIDAK LULUS ujian bukan karena persoalannya (soalnya yang sulit), melainkan karena SALAH MENJAWABNYA. Yang menjadi masalah sebetulnya bukan pada persoalannya melainkan SIKAP kita terhadap masalah.”
like this part, “emang yang bikin elu hidup itu perempuan yah? seperti tidak mengenal ALLAH, tiga bulan setelah kejadian itu berlalu sahabat saya ini menggandeng perempuan lain. Oh dunia dunia
” … dan biarkan bumi berputar menurut kehendak ALLAH, bukan kehendak kita !!”
like this!!
Setiap ujian yang kita terima pasti telah sesuai dengan pelajaran yang kita dapatkan sebelumnya. Dan tujuan setiap ujian hanya satu; lulus!