Jadi Kapan Menikah?

Dari judulnya bisa langsung ketebak saya mau membicarakan apa :) jadi begini saudara saudara, tolong duduk manis dikebun saya dan buat lingkaran karena saya akan mendongeng tentang pernikahan yang seumur bumi ini menjadi suatu mimpi setiap pemuda dan pemudi, mungkin saya termasuk didalamnya, tapi buat saya mimpi yang satu ini tidak terlalu saya pikirkan karena kata guru mengaji saya kalau menyandarkan sesuatu ke ALLAH itu harus utuh, sama seperti ketika saya menyandarkan tubuh saya ke tembok dan setengah setengah pasti olang, letoy dan jatuh namun ini tidak terjadi ketika saya menyandarkan diri saya utuh, penuh, kokoh dan nempel dengan yang saya sandarkan, begitu bukan? :)

Kembali ke judul diatas, tadi malam saya bersilaturahmi dengan para sahabat sahabat saya di kampus dulu, setelah sekian tahun kita tidak bertemu maka pertemuan tadi malam benar benar terasa kangennya, mengambil tempat di dekat kampus, tempat kami dulu biasa berkumpul, tempat gelak tawa kami memecah bumi dan langit dan tempat kami sering diusir karena warung akan tutup sementar kami masih asyik bercerita dari yang jelas hingga cerita tak jelas.  Ada hal yang berbeda dari pertemuan tadi malam setelah usia menginjak seperempat abad, maka saya dan temen teman disibukan dengan pertanyaan dari kita sendiri “jadi kapan lo nikah, si A udah nikah tuh, udah punya anak malah” masih santai jika yang bertanya itu adalah teman sepermainan dan akan menjadi beda jika yang bertanya adalah orang tua saya dan orang tua teman teman saya *wak waw* :)

Jadi kapan nikah De?

Biasanya siapapun yang bertanya itu kepada saya maka akan saya jawab dengan senyum termanis, bukan saya tak mau menjawab tapi karena memang saya tidak punya jawaban toh, kata orang yang berilmu konsep jodoh menurut Islam merupakan bagian dari konsep TAKDIR, artinya hal tersebut sudah menjadi ketentuan ALLAH sejak zaman azali dalam kitab lauhul mahfudz Nya. Jadi sesungguhnya ALLAH sudah menciptakan jodoh sesuai dengan kualitas diri serta ke-Imanan yg cocok untuk sang hamba, untuk dipertemukan dengan timing yang tepat, momentum yang sangat tepat bagi Nya, so emang saya ternyata tidak punya jawaban atas pertanyaan klise dan regular diatas kan yah? :P

Lalu apakah si jodoh ini harus dikejar kejar sampe cape kelelahan? atau Ditunggu saja, kan kalu jodoh gak kemana tuh?

Saya tidak setuju dengan konsep mengejar, karena kalo gak jodoh mau dikejar sampe bulan juga gak dapet, udah cape gak adapat lagi gak deh, TAPI saya SETUJU dengan konsep ikhtiar, “ikhtiar yang bagaimana De?” ikhtiarnya pake ilmu ini “Laki-laki yang baik adalah untuk perempuan yang baik, perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik (pula)” (QS AnNur; 26) nah ALLAH kan gak pernah ingkar janji kan yah? jadi ikhtiarnya adalah memperbaiki diri, menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, masak sih ketika kita bersungguh sungguh ALLAH tidak memilihkan kita yang terbaik, ALLAH kan maha pemurah, maha penyayang, kept on BELIEVE it :)

Kemudian sekarang saya tahu ilmunya dan saya akan mulai  mengukur diri saya, jika saya ingin mendapatkan pasangan hidup yang terbaik yang dipilihkan oleh ALLAH maka saya  juga harus introspeksi keimanan saya dan terus memperbaiki diri saya, terus menambah Ilmu & Taqwa agar insya ALLAH pilihkan si abang yang sesuai  dan pantas menurut ALLAH loh yah, bukan menurut saya, karena kalau menurut saya pasti milihnya berdasarkan hawa nafsu, yang tinggi, yang putih, yang mirip mirip Nicholas Saputra lah minimal :)

Nah jadi mulai lah memperbaiki diri, niatkan setiap kebaikan untuk mencari Ridho ALLAH, menggapai cinta ALLAH maka jodoh seperti apapun yg dipilih ALLAH untuk saya niscaya akan sakinah mawaddah dan wa rahmah, Yuk ikhtiar :)

*senyum senyum sendiri nulis kali ini* :) :)

 

 

Comments
73 Responses to “Jadi Kapan Menikah?”
  1. eyour mengatakan:

    salam kenal,,,, :)

    ikhtiar,,bnr jg (^_^)v

  2. djuliana mengatakan:

    koq tulisannya bguz2 y,,,,,,,,,, pengen jg bisa, carany gmn????????????

  3. Rumus Matematika mengatakan:

    kak rindu ini udah banyak yang ngincer :D

  4. rumah kOpi mengatakan:

    orang sepintar dan secantik neng kok susah jodoh, pilih-pilih mungkin :D

  5. salam kenal mbak,membuat saya banyak intropeksi diri

  6. feranita mengatakan:

    assalamualaikum ijin share ya mbak… ^_^ lama ga berkunjung ke kebun..makin sejuuuuk aja alhamdulillah.

  7. naff mengatakan:

    beeeuuhhh mantafffffff!!!!
    anda benar buuuuu!!!!
    baru kali ini ada yang bisa ngasih penjelasan ikhtiar dr sisi lain…
    hehehe…….
    trims ya atas pencerahannya!!!!!!!
    hahahaha……

  8. Azura mengatakan:

    Sabar dlm do’a ,,mnunggu skenario Allah untuk urusan yg special nih…

  9. waroenklaundry mengatakan:

    buat yang belum sabar yaa..hehe bismillah

  10. yulea85 mengatakan:

    pertanyaan yang sensitif tidak hanya untuk perempuan tetapi juga untuk laki-laki

  11. yulea85 mengatakan:

    Pertanyaan yang sangat sensitif bukan hanya bagi perempuan tetapi juga bagi laki-laki… Namun bagi saya, anggap aja sebagai doa…

  12. lemon juice mengatakan:

    thanks, ada manfaatnya baca artikel ini..

  13. heri mengatakan:

    jadi kalau ditanya kapan menikah ga harus senyum senyum doank, jawab aja dg doa

  14. Eko mengatakan:

    Aduh_ adu??

  15. Feri Suhartono mengatakan:

    Aku hadir di kebun mu De ,,,,,,,,,, Assalamualaikum!

  16. ian egx mengatakan:

    Setuju sama ade, intinya kalo mau dapet yang baik kudu jadi orang baik hehehe.. *lumayan ngecor iman saya dari ilmu nya si Ade hehe…

  17. Firdaus mengatakan:

    Alhamdulillah, semenjak lihat picturenya Ade secara tak sengaja waktu buka kaskus.us saya kok jadi terpesona, teringat kembali bahwa pernah dan masih mengimpikan mendapatkan yang seperti ini. Walaupun harus sadar untuk bertanya pantaskah sementara diri masih jauh dibanding dengan yang dicari. Saya juga lagi nyari jodoh (^_^) tapi serius nih.. (^_^), boleh berjumpa dimanakah di Banda Aceh? Aslinya dari mana sih, menunyo lon dari Bireuen, sementara tugas di Banda Aceh…

  18. johnybf mengatakan:

    ini nih, yang kadangkala jadi dilema..
    kapan dapat calon..kapan siap..daann kapan menikah

  19. dewi mengatakan:

    izin share ya mbak

  20. zainab mengatakan:

    hahaha…. yang paling lucu bagian terakhirnya, kalau menurut kita sendiri pasti kita akan pilih yang putih, yg tinggi, yang ganteng, yg ini dan yg itu….. tp gpp kan mb ade berharap begitu… hahaha, tetap mengharap “hadiah terbaik” dari Allah :-)

  21. Assalamulaikum lama ga komen nih, Alhamdulillah yahh… sekarang lagi kumpulin Dollar..

  22. Rony Wijaya mengatakan:

    nanti kl nikah, ngundang para blogger juga gak nih? hehe kak ade kan nikahnya di aceh, jauhhhhhhhhhhhh

  23. mentari mengatakan:

    hmmmmmmmmmmmmmm ilikeit

  24. Endang Dwiati mengatakan:

    kereenn…jadi bersemangat lagiiii he

  25. Endang Dwiati mengatakan:

    kerenn..jadi bersemangat nih…he..he

  26. arofaty mengatakan:

    askum…
    Hmmm…lama ndak berkunjung eee…si ade’ dah mikirin nikah…

    Setuju dengan prinsip ade’ wanita yang baek untuk laki laki yang baek pula, begitu juga sebaliknya…
    Tapi ada yang ketinggalan dalam tulisan ade’ do’a, iya ikhtiar dan do’a bukan kah ALLAH bersabda berdo’alan, memintalah kepadaku pasti akan SAYA kabulkan….PERCAYA kan de’

    jadi berdo’alah,memintalah kepadaNYA…
    YA ALLAH…bila di dalam buku takdirku ENGKAU menulis kan jodohku, semoga ENGKAU menulis kan jodoh yang terbaik untuku menurutMU…
    agar aku bisa bersama sama membangun rumah tasbihku dengan limpahan kasih sayangMU….

  27. JetFire AsTonnie mengatakan:

    Weleehhh… dgn polah tingkah seprti saat ini,, trus ky opo ntar jodohku..??? mugo2 ndang dielingke..(4 my self ) :(

  28. foredi waingapu mengatakan:

    Tips dan Tulisan postingannya bermanfaat, saya dalam ide baru dari postingan ini. Terima kasih banyak

  29. Desudjia / DSK mengatakan:

    tulisan ade menyadarkan saya, makasih ya ….

  30. jelly gamat mengatakan:

    wahh jujurr rtikelnya bagus saya trksimak dengan kata-kata ini “kalau menyandarkan sesuatu ke ALLAH itu harus utuh”…

  31. Alex mengatakan:

    siapa yg mo nikah??

    ***sambil liat kiri kanan****

    akhirnya aku bisa lg bermaen di kebun hikmahmu de….

  32. Nisa mengatakan:

    ^__^ mbak rindu, pripun kabar?

  33. gumilar mengatakan:

    Tulisan yang bagus :)

  34. Sriyono Suke mengatakan:

    Cerita yang mirip, klo beloom jodo, dikejar ampe kaki gempor, dompet ampe jebol beloom didapat pula pujaan hati, (sing a song: pergilah kasih kejarlah keinginanmu… selagi masih ada waktu….) the same old question saat ketemu temen lama,
    Mana istrinya? mmmm…. masih di dealer…
    Anaknya berapa sekarang? mmm… masih inden…
    Terlalu pilih pilih kali? mmmm…. mending juga ada yang dipilih…
    Sukeee, tau nggak, jodoh itu di tangan, tapi klo nggak kau ambil akan selamanya di tangan tuhan…. neh, ini nih yang nggak enak dikuping…
    #lah kok malah curhat….

    emmmm, eniwei ini bukan posting kontes khan Rindu? :)

  35. khat mengatakan:

    saya dah menikah

  36. Nuraeni mengatakan:

    mungkin bila sudah saatnya.. :)

  37. genzoeri mengatakan:

    Ikhtiar itu bukan hanya sebatas kedalam diri sendiri, tapi juga keluar diri. Jadi, kita mulai dari kenalan dulu yah :D

  38. GOOD NIGHT mengatakan:

    permisi asswrwb..sdh lm sy bc pontingn mba ade/meutia..2than lalu.minta Ijin krn dl bc blm ijin..hehe.biar qobul. tp br skrg diberi wkt komen.. jodoh seorg akhwan&ikwan yg beriman spt pemulung mencari besi didlm onggokan tanh dan sampah..akn bertemu dg jenisny”mg tdk mjd salah dlm metode mencri jdh yg hrs mjd benar..menurt allh bkn menurut kt..amien.dr nicho.upupha jogja

  39. sarahtidaksendiri mengatakan:

    dan intinya ttp kapan yah.. hahahaa

  40. eirpass mengatakan:

    terimakasihku…atas segala pencerahan ini, semoga menjadi bekal dalam pencarian pendampung hudup…

    salam.

  41. Fajar mengatakan:

    Wah artikelnya bagus kak, saya jadi terinspirasi untuk segera memperbaiki diri. Saya sudah terlanjur banyak melangkah dalam dosa kak, apakah sya juga akan mendapatkan pasangan yang notabene mantan orang yang telah terjebak dalam dosa ya.?

  42. Rian mengatakan:

    Jadi kapan ? :)

  43. fiko mengatakan:

    kak Rindu, kau punya kata-kata saja……..
    Meng.etrkn . Sukmaku,…
    Bener tu kak,
    kalo udah jodoh mau kemana, ya nggak?
    He_

  44. rafiq jauhary mengatakan:

    kembali lagi menjadi pendengar setia tulisan-tulisan mbak rindu setelah sekian lama gak bisa mampir,, tulisan mbak nyaman banget dibaca, berbagi ilmu dengan bahasa yang halus.. salam dari http://rafiqjauhary.wordpress.com

  45. bhayu mengatakan:

    apakah Allah hanya menetapkan 1 takdir….. apakah bukan banyak takdir….. jika si A mengikuti, berusaha dengan jalan A maka takdirnya A, jika B maka B dst….. jadi yang nampak didepan mata bisa jadi bukan untuk kita jika ada usaha untuk mendapatkan yang tersembunyi yang lebih..

  46. Widhi mengatakan:

    Hmm… btw, menunggu adalah hal yang paling menyebalkan..apalagi klo yg dunggu sama” menunggu…^^

  47. Mulya Arif mengatakan:

    Karena saya sudah menukah, jadi saya hanya bisa mendoakan semoga diberikan Jodo yang terbaik di Mata Allah amiin

  48. Salam kenal mba Rindu..Tetap istiqomah dlm mencari sejatinya hidup bersama Allah Swt…spt ungkapan cinta, sufi wanita yg sangat terkenal Rabi’ah Al-Adawiyah

    “Aku Mencintai-Mu krn Dua Cinta,..Cinta karena diriku dan Cinta karena diri-Mu
    Cinta karena diriku adalah,keadaanku yg senantiasa mengingat-Mu
    Cinta karena diri-Mu adalah, keadaan-Mu mengungkapkan Tabir,hingga Engkau kulihat.
    Baik untuk ini, maupun untuk itu,..Pujian bukanlah untukku,Bagi-Mulah pujian untuk semuanya”.

  49. ipul182 mengatakan:

    lebih tepatnya men-Jemput jodoh kali ya, kalo dicari ya ga bakal ketemu, emangnya siapa yang buang #PasangSorban

  50. miphz mengatakan:

    jodoh itu dicari … kalo belum nemu, ada kemungkinan belon nyari, hehehe …

    numpang iklan tulisan saya ya de … hihihi

  51. Roserina Amika mengatakan:

    makasih ya, mbak… tulisannya memang memberikan motivasi yang tinggi… :)

  52. deee mengatakan:

    kalo kata Pak Mario Teguh, kita harus memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang pantas hehe :)

    btw tulisannya bagus mbak ikutan lomba ini http://bit.ly/VIVAvlog hadiahnya lumayan lohh

    salam..

  53. helmynix mengatakan:

    tundukkan hawa nafsu dan serahkan urusan itu kepada Allah. ikhtiarnya selain memperbaiki diri juga bilang ke ustadz bahwa dirimu sudah siap, terutama kesiapan hati untuk menyempurnakan iman (melalui pernikahan). diniati bismillah semua karena Allah, insya Allah akan indah pada waktunya.. :)

  54. Daisy mengatakan:

    sebenarnya kalau tidak terlalu banyak pilihan, bisa lebih mudah lho… atau bisa juga seperti lagu… judulnya apa ya?!?!?… jadikan aku yang ke 2!…. eh tapi bilnagnya sama yg pertama… bbiar langsung ada jawaban… peace

  55. sukadukakehidupan mengatakan:

    Yakinlah… kalau hari berbahagia itu akan tiba dan menjadi indah pada waktu yang telah Allah rencanakan dengan indah pula,, jadi bersabarlah….

    Salam ukhuwah

  56. sylvia.sylviuu mengatakan:

    super sekali !

  57. utchanovsky mengatakan:

    Lagi musim emang nanya gituan mas :sad:

    Rindu: saya mbak, bukan mas mas :P

  58. Ruri mengatakan:

    Adeee….i like this notes so much…hehehe..jd makin pede dan bisa sll tersenyum manis buat menjawab pertanyaan itu…:))

  59. Invincible Tetik mengatakan:

    sabar ya mbak.. hoh hoo

  60. indra mengatakan:

    lebih baik saya fokus untuk memperbaiki diri dan mendekat ke Allah aja… Allah tau keperluan saya.. tau apa yang baik untuk saya.. yg menggengam hati … kalau Allah telah menetapkan bahwa dia yg baik untuk saya… maka siapa yang sanggup memisahkan? saingan saya bradpit, dicaprio, pattinson dst.. apa bisa ? tentu tidak !! :D

  61. Nayr Sufi mengatakan:

    mksh yah rindu … buat motivasinya…^_^

  62. Wempi mengatakan:

    ntar kalo sudah nikah, bakal ditanya kapan punya anak, hue…

  63. luxsman mengatakan:

    bisa dengan saia,,,,
    xixixixi

  64. myisti mengatakan:

    tapi kalo bisa tetap menjalin pertemanan dg siapa aja..bisanya malah dari sana ketemu jodoh :)

  65. Zen mengatakan:

    Sholehkan dirimu,untuk mendpt jodoh yang sholeh,,,<<kira2 seperti ini gk ya konsepnya,hehe :D

  66. Ari mengatakan:

    hehehe :) *ikut senyum-senyum sendiri bacanya :D

  67. dhika mengatakan:

    i will marry if Allah say that it’s the time that i’ve to marry

Lacak Balik
Check out what others are saying...
  1. Vie « Broncu Zone mengatakan:

    [...] situ saya teringat dengan tulisan ukhti ade (seorang penulis buku) dalam blognya yang berjudul “Jadi kapan menikah?” yang pernah say baca sebelumnya,  isinya seperti [...]

  2. bola | susisarah mengatakan:

    [...] Jadi Kapan Menikah? [...]

  3. rindu | ririnabadi mengatakan:

    [...] Jadi Kapan Menikah? [...]



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 259 pengikut lainnya.