Janji Diatas Takdir
Selama tiga bulan memiliki fesbuk, saya belajar banyak hal, mengambil hikmah dan berbagi hikmah (insya ALLAH) iya ada banyak hal dari yang aneh, yang lucu, yang ngeselin, yang bikin saya bengong heran koq ada yah manusia yang seperti ini, belum sempet hilang kaget saya ada lagi yang bikin saya bingung, ada yang ngotot, ada yang ngebual, ada yang merayu, hahahah… yang nyenengin juga ada, dan yang paling banyak saya temui dalah adalah perempuan yang patah hati
duh wahai perempuan segitu lemahkan kita sampai terseok seok, termehek mehek dibuai oleh kaum Adam
Iya saking banyaknya sampai saya berpikir, apa iya kita perempuan ini isi otaknya hanya cinta yah? apa iya tidak ada yang jauh lebih penting yang seharusnya kita pikirkan untuk membuat diri lebih baik dan lebih baik lagi dimata ALLAH dan apa iya tidak ada satupun yang bisa membuat kita berarti bagi hamba hamba ALLAH yang lain, apa iya seumur hidup kita hanya cinta yang membuat kita hidup dan bahagia, I dont think so
terlalu picik lah kalau diumur 25 masih berkata “kenapa kamu pergi meninggalkan saya sayang...” so what gitu loh kalau orang itu mau pergi, kan gitu yah?
Guru mengaji saya sering sekali menasehati “De, takdir itu tidak perlu dicari, dia akan datang jika saatnya datang, termasuk jodoh pastinya” artinya tugas kita dibumi ALLAH ini adalah menjalankan takdir bukan mempercepat takdir dan memperlambat takdir, takdir adalah apa aapa yang menjadi ketentuan ALLAH atas kita, jodoh salah satunya, kalau takdirnya tak berjodoh sama si itu, yah mau sampai muntah darah nangis nanah juga tetap aja berpisah, kalau memang jodoh mau benci dan gak mau sama yang itu yah tetap aja nikah … jadi jodoh itu masalah takdir dan bahagia itu bukan HANYA dari jodoh !! berapa orang yang tak bahagia setelah menikah? wak waw !!
“ah elu terlalu rasional De” engga juga menurut saya, meski saya menggunakan hati dan perasaan saya kemudian saya nangis 7 hari 7 malam karena si dia menikah dengan yang lain apa iya kemudian takdir saya berubah? kan tidak kan? dan ada sejuta pelajaran dari patah hati loh, yang salah duanya adalah mengajarkan saya bersyukur “ridho itu bagian dari syukur, jangan sampai kita kehilangan syukur kita atas napas yang diberikan gratis, atas makanan yang tak ada habis habisnya, atas uang yang selalu ada didompet meski tak banyak, atas sahabat yang selalu ada, atas orang tua yang selalu disisi” lalu kita lupa mensyukuri ini hanya karena kekasih kita diambil ALLAH, padahal ALLAH mengambil si dia untuk digantikan dengan yang lebih baik, iya gak sih?
“Dan ALLAH tidak mengambil sesuatu dari hambanya kecuali untuk menggantikannya dengan yang lebih baik” ini janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup kita ingkari … tidak ada !! semua nikmat, semua indah meski luka sekalipun
“Jadi gak boleh dong De kita berjanji untuk sehidup semati?” hehehe… emangnya kita siapa bisa mengatur ALLAH, emang hidup kita yang punya apa? disetiap shalat saya dan shalat kita semua berjanji bahwa “hidup kita, mati kita hanya milik ALLAH“ masih inget kan? atau asal baca gak tahu artinya?
*galak banget sih De, ampun dah* jadi saudra saudara sekalian (gaya ustadz) ketika saya berjanji akan sehidup semati dengan kekasih saya itu artinya saya sudah menjadikan kekasih saya berhala, menyembah selain ALLAH, berjanji dengan menyamakan ALLAH dengan ciptaanNYA dan dosa yang tak terampuni adalah dosa syirik, dosa menTUHANkan selain ALLAH, masih berani apa saya berjanji begini … padahal saya belum mati saja si dia sudah sibuk menggoda yang lain.
Kemudian ketika saya sibuk mengurusi jodoh, cari lelaki kesana kemari, meminta para sahabat untuk menjodohkan saya dengan sahabatnnya yang lain yang juga ngebet nikah seperti saya, kenapa saya tidak sibuk memperbaiki diri, bukankah ALLAH menjanjikan laki laki yang baik untuk perempuan yang baik, dan ALLAH tidak pernah salah apalagi ketuker
tugas saya hanya memperbaiki diri, mengejar akhirat maka urusan dunia biarkan ALLAH yang mengatur, rejeki dan jodoh sudah diatur bukan? ikhtiar itu memperbaiki diri dan tawakal itu menyerahkan kepada ALLAH, kan gitu kan yah? *garuk garuk kepala sendiri, gemes*
Jadi sudahlah wahai pemuda, saat ini cukuplah ALLAH menjadi satu satunya yang ada dihati kita, jangan racuni dengan racun racun dunia, ketika dunia menguasai hati maka akhirat akan jauh loh … kan gak mungkin pegangan tangan sama pacar sambil dzikir kan yah? kan gak mungkin melamunkan wajah si tampan sambil memikirkan nama nama indah ALLAH kan yah?
Yok benahi diri … jika ALLAH belum memberikan kita jodoh saat ini, masih ada jutaan jalan menuju roma, ibadah ibadah yang lain menunggu, jadilah pemuda yang cerdas, pemuda yang wajahnya bersinar karena kecintaaannya pada ALLAH, mari…



mngkin peyempuan
mslh brbgai mcm krtr manusia..itu sm halnya gado2 yg akn smkn cmpur bawur ,smkin sulit kita tau ,mna yg kcng pnjng,mna yg toge,mn yg2 yg laen untk di ktarani tp smkin enak pula di nikmti..yah wanita,ni ungkpn plng jjur dr mulut wannita tntng wanita..g’tau mrndh untk di puji ,atau pngn di comen,tpi sy kira bnr2 rndh diri,rasa rndh dri yg brlbihn itu gk baek..kalian mhluk hbt kok.edison.enstein,socrtes,dkk lahr dr rahimmu,cinta sy kira bkn klmhnya ,tp enrgi pstfny…tntng pth hati smp trmhek2 bhkn depresi…itu gk bolh tp gmn lg itu kn manuswi,,dan bs di byngin jk manusia udh tdk manusiawi lg….smua tulsn ni trinsprsi dr kmanusiawian mansia kan,.mslh takdr tak ad jln lain slain mnkmtinx..
Wow, keren!
hhmmm..setuju nich mb,,”perbaiki diri lebih baik dari pada memikirkan sesuatu yang sia-sia karena sebenarnya telah Allah SWT takdirkan,,,dan ana setuju paragraf yg terakhir..
.”.Yok benahi diri … jika ALLAH belum memberikan kita jodoh saat ini, masih ada jutaan jalan menuju roma, ibadah ibadah yang lain menunggu, jadilah pemuda yang cerdas, pemuda yang wajahnya bersinar karena kecintaaannya pada ALLAH, mari…
tiuplah balon takdirmu sekuat sejauh y engkau bisa, lepaskanlah ke udara dan biarkanlah hukum2 alam Tuhan, menentukan sejauh &ke arah mn balon takdirmu mengarah,…
I like this, thx for share
Subhannallah sy bnar2 terharu mmbaca nya mbak sampai meneteskan air mata….
Sy bnar2 tak mnyangka ad tulisan spti ini, bnar2 yang slama ini ad di dlam pikiran sy,
sy sangat setuju.. Sekali n spendapat dg stiap rangkaian kata2 yg mbak tulis… Sy jg tdak setuju dengan yang namanya pacaran… N bnar bgd tu di fb sy aj capek bgd kalu bc fb terutama mhasiswa n mhsisiwi tp kbnyakan mhsisiwi statusny tentang cinta melulu…. Apka dipikiran mreka tdk ad yg lain
Bnar yakin saja kalau orang baik pasti akan berakhir baik…
Yang terpenting berusahalah untuk mnjadi hamba yg dicintai Allah…
Semoga kita slalu dibawah lindungan Allah amin….
soal jodoh ini emang paling kontroversi. Ada yang bilang duduk manis memperbaiki diri udah cukup untuk mendatangkan seorang pria datang ke kita lalu melamar. Lalu si cowok juga pikir gitu, duduk manis memperbaiki diri udah cukup untuk membuat datangny hari pernikahan suatu hari nanti. kalau gini yang saya lihat kayak ga ada yang berusaha mencari jodoh donk kalau semua orang berpikir duduk manis memperbaiki diri..
saya kurang paham adanya takdir tanpa usaha. yang saya tahu hidup itu pilihan. bergerak dan hasil akan tumbuh sesuai pilihan. kalau pilihannya mengajar anak2 di jalanan yang berarti hasil rezekinya ga seberapa. kalau memilih untuk kerja buka usaha pribadi, ya kalau hasilnya berlebih itu berarti hasil sesuai pilihan juga. yang saya yakini hidup itu pilihan dan berjalan sesuai hasil yang diusahakan. jumlah rezeki kita tak terbatas seperti usaha kita yang teka terbatas, dan rezeki kita juga akan berbatas kalau usaha kita juga hanya sebatas.
1 pertanyaan saya.
seandainya jodoh memang sudah ditakdirkan,, berarti untuk apa berusaha menjadi diri yang lebih baik? toh jodohnya udah ditetapkan? Contoh dari lahir jodoh saya udah ditetapkan si A, dan katanya itu takdir, berarti mau saya clubbing, mau saya ke mesjid, mau saya ke paris, mau saya ke kolong jembatan, jodohnya ama si A juga kan? berarti mau saya jadi cewek baik, mau saya jadi cewek buruk jodohnya si A A A A A A juga…
saya ga bilang bahwa jodoh kita yang menentukan tapi menurut saya jodoh itu Allah yang menentukan tapi tidak ditetapkan. Ditetapkannya berdasarkan usaha kita nanti. Kalau saya ke club2 terus yaudah Allah akan menetapkan jodoh saya dnegan co anak clubbing, tapi kalau saya dtgnya ke mesjid2, yaudah Allah akan menetapkan atau meridhoi jodoh saya anak Mesjid. Jadi tetap ada istilah bahwa kalau diri kita semakin baik, maka jodoh kita semakin baik, dan kalau kita semakin buruk ya jodoh kta semakin buruk. dan Allah akan menentukan hasil sesuai usaha, menentukan jodoh sesuai kebaikan kita. (ini versi saya)
tetap Allah yg punya ketetapan,jika memang si A,ya si A,klo anda doyan ke clubing,mungkin si A jg doyan clubbing,tp jika anda suka ikut2 pengajian,suka ke masjid,mungkin si A juga Allah takdirkan begitu,karena hanya Allah yg bisa membolak-balikan hati manusia…tetap berbaik sangka sama Allah…
yg di perintahkan kan, do’a dan usaha…semua tergantung ketepan Allah..
Patah hati itu bukan hal yang diinginkan dan juga bukan hal yang mudah untuk melaluinya dengan ikhlas jika telanjur mengalami. Tapi Alhamdulillah, setelah menjalaninya dengan bersandar padaNya, akhirnya kumenyadari bahwa seharusnya aku bersyukur pernah melewatinya, karena ujian itu salah satu yang telah membawaku makin mencintaiNya…sampai kutersadar…bahwa pacaran itu sebaiknya dihindariii….yang perlu adalah terus berbenah diri makin dekat denganNya, terus melembutkan hati untuk ikhlas menyambut lelaki pilihanNya…entah itu di dunia atau pun di akhirat….AMIN…
mbak, saya numpang copas kalimat dari artikelnya ya …^_^
salam mbak
Uraian yang baik….Ya, saya setuju….
siiip! tetap semangat! do the best, bismillah..
lama sudah tidak berkunjung ke tempatmu de, syukurlah kebun hikmah ini semakin Teduh meneduhkan..
bagus banget artikelnya…aku suka….^_^
seharusnya istri saya harus baca artikel ini. terlalu mencintai kadang lupa akan cinta kepada Allah SWT. saya sering mengingatkan, jadi nanti ketika salah satu dari kita dipanggil oleh Allah duluan jangan terlalu larut dalam kesedihan. semua ada kadarnya. yg penting selalu ingat siapa yg menciptakan dan mengatur kita.
salam
Halo si cantik yang suka galau… Semoga cepat sembuh. Banyak istirahat dan minum obatnya ya.. Teruslah jalan tanpa terlalu banyak ragu.
Wish you luck and healthiness. Amin.
Assalamualaikum
assalaamu’alaykum …
Afwan ,, ada yang tahu tdk nma aqun Fbnya Rindu , klu ada tlong ana di ksih tahu yah .
Jazakillah koir sebelumnya .
^_^
=======
Wa’alaikumsalaam wr. wb.,
Itu ada badge-nya di sebalah kanan, diklik aja..
=======
memang banyak manfaat dan mudharat
tapi tergantung “pelakunya” sih
tulisan ini mengena bangets
sebuah nasihat juga buat saya, sebab saya sedang menantikan jodoh saya …
dan itulah kadang kita tanpa sadar telah berbuat saah dengan sebuah ucapan sehidup semati. padahal hidup dan mati kita hanya milik Allah. sudah lama tak berkunjung ke blog mbak rindu, Alhamdulillah bisa mendapatkan hikmah lagi setelah membaca postingan ini. jazakillah ukhti
^_^ Ketika akan melewati suatu Kota yang sedang terkena wabag penyakit, Umar Bin Khatab memerintahkan kepada pasukannya untuk mengambil jalan memutar.
Kemudian seorang sahabat bertanya, “Wahai Umar, kenapakah kita harus memutar? Bukankah kita yakin pada Takdir Allah Ta’ala. Jika sekiranya Allah Ta’ala menakdirkan kita untuk tidak tertular penyakit yang sedang mewabah di Kota itu, niscaya kita tidak akan tertular”.
Umar menjawab, “Saya berusaha untuk menghindari Takdir Allah Ta’ala yang buruk untuk memperoleh Takdir Allah Ta’ala yang lebih baik.”
Mbak Rindu yang Insya Allah dimuliakan-Nya, Takdir Allah pasti berlaku atas seluruh makhluk nya diatas muka bumi ini tanpa terkecuali dan hal tersebut tidak bisa diubah.
Tapi bukan berarti kita kemudian diam saja berpangku tangan dan kemudian berharap Takdir Allah yang baik akan kita peroleh.
“De, takdir itu tidak perlu dicari, dia akan datang jika saatnya datang, termasuk jodoh pastinya”
Aku tidak sependapat dengan guru mengaji Mbak Rindu dalam hal ini. Takdir yang baik harus kita USAHAKAN dengan segenap daya dan upaya. Perkara kemudian Allah Ta’ala ternyata menetapkan lain, kita selaku hamba wajib ikhlas.
Jodoh yang baik pun tidak akan datang jika TIDAK KITA UPAYAKAN untuk memperolehnya. Harus ada upaya yang kita kerahkan, kemudian bagaimana ketetapan-Nya, sepenuhnya kita serahkan pada-Nya.
mbak ijin sharing ke twitter ya!!
=======
Hari ini, tepat 3 tahun blog Rindu beredar di dunia maya.. Selamat ulang tahun Rindu, selamat ulang tahun Perempuan Di Kebun Hikmah! Semoga semakin banyak ilmu, pelajaran dan hikmah yg bisa Ade bagi dan tebarkan melalui rangkaian dan jalinan kata yg Ade buat.
Aamiin..
Sisihkanlah sedikit waktu untuk kembali menulis, pasti banyak yg merindukan tulisan2 Ade. Semoga setelah kesibukan Ade sedikit berkurang, Ade bisa menulis lagi di blog ini..aamiin..
Have a beautiful weekend!
=======
Kalau kata Bang Haji: “merana boleh merana, serananya saja… tetapi jangan sampai jadi putus asa dan juga jangan sampai jadi gelap mata.”
Wuah!mantafff…!!!
Tp jodohny blm ketemu ya?
yah smoga kita berjodoh!haha…
Nice post and point of view.
Saya juga kadang berpikir “segitu sempitkah definisi cinta menurut kebanyakan pemuda/pemudi kita…”.
Meskipun demikian, ia tidak hanya dinanti, tapi juga diusahakan.
I believe that you got what “ia” refers to
Sukses deh.
Salam kenal
Pa khabar de?
ade curhat ya disini? hehehehe
doanya sama aja “semoga cepat diberi jodoh yg terbaik oleh Allah”
assalammu’alaikum mbak..sebelumnya salam kenal ya ^^
jodoh memang tidak bisa kita tentukan kapan dapatnya, saya juga percaya bahwa hanya Allah lah yang mengatur itu semua. jadi nggak perlu terlalu memaksa,,juga tidak boleh terlalu cuek. cukup jalani saya sampai akhirnya kita bertanya “dia kah jodohku ya Allah?”
*jadi curhat, ini cerita sebelum saya menikah
*
mbak ade… saya kangen hehehee ^^ wah saya suka deh bikin postingan patah hati (tapi bukan saya yang patah hati)
saya suka menulis kisah orang lain dan seolah2 saya sendiri yg merasakan (dan akhirnya bikin orang lain salah sangka)
aslmu’alaikum wr,wb… sy ingin mampir selalu dikebun hikmahnya mbak rindu.. slm kenal..
kalo kita siap berjanji.. berarti kita siap ingkar….
salam bloger…. rindu rasanya hati ini setelah kian lama tidak bertemu rindu…
hmmm…
jodoh ya, mbak?
jodoh itu nggak perlu dicari, tapi nanti datang sendiri….
itu prinsip waktu kita remaja dulu…..hehehe
sekarang seringnya jodoh sudah dikejar juga masih susah ajah…
lari muluw2 siyh….
kata orang, jodoh itu ibarat gunung.
“takkan lari gunung dikejar”…
Lalu, pertanyaannya, siapa yang mau berjodoh dengan gunung?
*komentar yg tidak menyelesaikan masalah*
Jazakallah….
Assalamualaikum….bagaimana kabarnya mbak rindu?saya lama tak berkunjung kekebun hikmah ini,….
Assalamu’alaikum…
Terimakasih sudah mengingatkan…
Alhamdulillah….
sy yakin, menggantungkan semuanya kepada Allah,pasti lebih baik
lama tak menyapa mbak ade …. ternyata masih seperti yand dulu …. menebar kebaikan insya Allah …..
di sela sela banyak hujatan pada Facebook, ternyata memang bermanfaat juga……..
#
#salam. sdh lama nggak mampir, De. Maaf ya…
kangen lama nengok kebun hikmah, …Alhamdulillah masih menyejukan…
hahahahha bener tuh mba,,anak2 ABG termasuk saya bisa dibilang dibutakan oleh cinta,,padahal kalo ada ALLAH dihati,,semua sakit hati bisa disembuhin,,iya gak mba?
Semoga baik kesudahannya… Salam,
saya pernah denger bhw nasib bisa dirubah, sementara takdir tidak bisa dirubah. tp itu dari siapa ya?
Rasanya disindir Allah melalui jemari Ade…
Hiks.. Thanks a lot De… :’)
dari fesbuk kita bisa liat banyak kepribadian orang. ada.. aja status mereka.
Tdk panjang lebar,sy hanya ingin brkenalan dg.anda di fb..boleh tdk?,oy sklian blsn’y jg tolng dikirim ke’fb sy jg..smua trserah anda,trmksh..oy st lagi,nama sy di’fb adlh Black burn rovers trimakasi s’kl lagi..
Hmmmmm,,,jdi jdoh bkn dcari tpi dnanti n dia pasti akn datang,,,,,
Slma mnnti itulah qta istiqomah n qonaah,,,,amin,,
Assalamu’alaikum Warahmatullah ya Ukhti Rindu kekasih ALLAH ‘Azza wa Jalla..
Ukhti…tolong ajarkan saya yg pendosa ini untuk menggapai keridhoan-NYA..
kata2 yg indah pasti keluar dari jiwa yg bersih. Insha Allah didoakan agar segera mendapat jodoh spt yg diinginkan dan selalu tetap istiqomah dalam ridho-NYA. Dah lama nggak mampir ke blog ini, ternyata tampilannya dah berubah…:D
pastinya aku jadi part yang ngeselin
Salamu’alaika Wr.Wb..
Trims atas trik untuk memahami takdirnya… semoga perasaan “berserah pada ketentuan Allah” semakin tumbuh besar dan subur dihati. (seperti tanaman kali yah, semakin sering dapat pupuk dari “pemahaman” yang menyejukkan…ha..ha).
Yaa Allah, tanamkanlah rasa tawaqal di kalbu hambamu ini, karena masih sering hamba merasa duka jika ada hal yang belum didapat, serta sering pula sombong dan ujub hinggap bila ada nikmat-Mu yang tercurah pada diri ini.. Amiiin.
Makasih buat mba Ade yang selalu mengingatkan pada Allah
Iyah bener yang mba Ade bilang saya + Allah = Cukup
semua biar Allah yang mengatur, tidak ada sebaik2 pengambil keputusan selain Allah
iya kan ya?
Like this
kalo nggak berjanji sehidup semati???trs ngucapinnya gmn ya kalo kita berjanji [ingin setia ama pasangan, kalo menurut saya seh, mungkin ini seperti ungkapan aja, lambang gmn setia-nya kita ama pasangan, tapi nggak boleh ngalahin gmn setianya kita ama Allah jg tho
untuk menjadi lebih baik semuanya butuh proses mbak.. saya yakin mbak ade juga mengalami proses itu dulu.. dan saya yakin seakrang pun sebenarnya mbak ade masih berproses..
ya semoga tulisan-tulisan mbak ade dapat menjadi bagian dari proses orang lain menjadi lebih baik.
“pasangan sehidup semati?” haha lucu.. kenapa ga “pasangan di dunia dan akhirat (dlm menggapai ridho Allah tentunya)”
Banyak menjumpai hal hal aneh di facebook ya Mbak? Hmmm… sama dong, hehe…
Meskipun saya termasuk orang yang kaget saat tau Mbak punya fb, tapi saya percaya Mbak pasti punya alasan yang kuat. Setidaknya seperti yang saya lihat, fb sampean jadikan media untuk berkarya dan berbagi. Tetap semangat Mbak;
It’s blue indeed … ^_^
Jadi keinget ucapan Pak Bos tentang cinta sejati. Kata beliau, cinta sejati itu adalah bila bertemunya di dunia (menikah) lantas hidup kekal bersama di surga.
Menikah adalah sarana ibadah, karena dengan menikah banyak hukum-hukum Allah yang akhirnya bisa kita laksanakan, yang itu juga bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepadaNya, itulah mengapa menikah adalah ‘menggenapkan separuh dien’, yang artinya banyak ibadah yang bisa kita sempurnakan dengan menikah…
ya, jodoh mutlak dari Allah, maka dengan diiringi niat untuk semakin mendekatkan diri kepadaNya, mintalah sama Allah, dan yakinlah Allah akan memberikan orang yang tepat disaat yang tepat, jika tidak di dunia maka di akhirat… jadikan diri kita siap dan layak mendapatkan jodoh dari Nya
tak akan pernah ada patah hati dalam kamus Islam… yang ada adalah ikhtiar dan tawakal, dan khusnudzon sama Allah pastinya, karena Allah sesuai prasangka hambaNya…
tak perlu juga berjanji sehidup semati, karena cinta yang tumbuh antara dua manusia karena Allah, maka Allah akan menghimpunkan keduanya kelak dalam surgaNya.. ya, janji berdua untuk mengabdi kepadaNya akan dipenuhi Allah dengan kebersamaan yang hakiki…
Buat saya, tak perlu ragu untuk mengatakan, “saya ingin menikah, karena Allah”, dan raihlah keberkahan dalam biduk rumah tangga yang dibangun dalam ketaatan kepadaNya…, yang selalu ada pahala bahkan disetiap detik senyum kita untuk suami
maka raihlah cintaNya, dengan kesempurnaan syariatNya… wallahualam
ALLAH tak akan pernah membiarkan kita sendiri, karena DIA tak menciptakan kita seorang diri… dan kecintaan ALLAH tetap akan kita dapatkan selama kita mencintai orang lain karenaNya… insyaAllah… kalo ini menurut saya…
http://qousa.wordpress.com/2011/02/22/jodoh/
jazakillah sharenya… semoga bisa menjadi sebaik-baik manusia di hadapanNya.. Amin ya Rabb..
De…!!! mestinya patah hati ya secepatnya cari ganti… kasarnya mati dua tumbuh dua ribu…
“Dan ALLAH tidak mengambil sesuatu dari hambanya kecuali untuk menggantikannya dengan yang lebih baik”
Amin.. semoga begitu..
hem…..mba ade bener2 muslimah yang sempurna….cantik luar dalem.. :’)
sekali lagi tulisannya mengena bgt di hati indah..yang masih banyak menangisi hal hal duniawi…
:’(
mudah muadhan indah bisa terus memperbaiki diri yah mba… :’)
tanpa kita sadari kadang – kadang jodoh itu ternyata ada di skeliling kita..hmmmm.. siapakah dia..??