Andai Lidah Bertulang

 

Kata Aa Gym, “Lidah adalah amanah” bicara amanah bararti sesuatu yang akan dimintai pertanggung jawaban di mahkamah ALLAH nanti, lidah adalah titipan ALLAH dan setiap titipan harus dijaga agar pada saat dikembalikan nanti gak cacat, iya yang harus dijaga karena apa yang keluar dari mulut saya gak bisa ditarik kembali, dan sepanjang yang saya ingat, dosa dosa yang sering saya lakukan adalah dosa lidah ini, saya yang sering bicara seenaknya gak memandang apakah orang lain luka atau tidak dengan ucapan saya, keluar dari mulut saya bercanda tapi tetap menusuk memasuki hati yang mendengar ucapan saya, dan sepanjang yang saya ingat memang yang paling sulit adalah menjaga kata kata yang bak meteor meluncur tanpa mampu saya tahan :)dasar bawel lo De” iya bawel pernah menjadi nama tengah saya :)

Kini saya mencoba merenung, seberapa sering orang orang yang saya sayangi pergi meninggalkan saya karena saya tak mampu menjaga ucapan, seberapa sering lidah saya menjadi lebih tajam mengiris iris hati hingga daging merah bernama hati itu berdarah darah karena pahitnya ucapan saya, seberapa sering saya menyesal karena kata kata yang keluar dari mulut mungil saya telah menjadi bumerang dan membuat kebaikan yang telah saya lakukan hilang dalam sekejap hanya karena sepatah dua patah kata yang tak mampu saya jaga, meluncur menghunus dan meninggalkan luka, nauzubillahimindzalik …

Sungguh lidah tak bertulang, bergerak lincah bak penari jaipong yang mengikuti irama gendang  

Jadi kini saya mengerti benar kata guru mengaji saya bahwa manusia selalu berada di antara hidayah ALLAH dan tipu daya setan karena kelengahan sedikit saja, setan mampu bisa menjerumuskan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seluruh hidup hamba, seberapa sering saya melihat orang orang hebat pada awalnya dan nista diujung hidupnya hanya karena terpeleset lidah alias salah bicara, termasuk saya yang sumbu sabarnya pendek yang gak bisa dipancing dikit langsung emosi dan pengennnya nyerocos, kalo gak buru2 di bekel :P

Mulutmu harimaumu” pepatah lama yang masih terus berlaku, tak lekang oleh waktu, harimau itu binatang buas yang mampu menerkam, hanya harimau lebih beruntung karena terkamannya hanya memakan mangsanya sedang mulut saya mampu menerkam orang orang yang saya sayangi, diri saya sendiri bahkan mungkin hati Ayah saya :(

Kemudian saya mulai berpikir benar adanya bahwa tak ada satu patah kata pun yang saya ucapkan luput dari pendengaran ALLAH, tak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulut mungil saya melainkan dengan sangat pasti harus saya pertanggung-jawabkan di hadapan ALLAH kelak, maka benarlah para guru mengatakan bahwa sebaik-baik dan seberuntung- beruntungnya manusia adalah orang yang sangat mampu memperhitungkan dan memperhatikan setiap kata yang diucapkannya.

Sungguh, alangkah sangat beruntungnya orang yang MAMPU menahan setiap kata-kata yang diucapkannya, alangkah sangat beruntungnya orang yang menahan diri dari kesia-siaan dalam berkata- kata dan menggantinya dengan berdzikir kepada ALLAH, memenuhi lidah dengan istighfar agar setan tak mampu nempel dan ikut ikutan nyerocos :)

 

Mulai sekarang jangan biarkan lidah kita menjadi tempat kesia siaan, menjadi alat setan untuk menyakiti hari orang lain dan menjadi harimau yang menerkam siapa saja, termasuk menerkam kita sendiri… DIAM lah jika tidak tahu, DIAM lah ketika tak mampu jujur, DIAM lah tapi bukan diam ngelamun jorok karena DIAM nya kekasih ALLAH adalah DIAM dzikir, dan bicaranya kekasih ALLAH adalah bicara dakwah

 

Subhanallah sungguh diam tak pernah salah, andai lidah bertulang pasti tak ada dusta yah, kan berat tuh buat ngomong, kalau dusta kan, habis dusta pertama harus dusta kedua dan seterusnya, berat lah :P

 

 

 

About these ads

57 thoughts on “Andai Lidah Bertulang

  1. LIdah manusia memang yang paling tajam di dunia ini meskipun ia tidak bertulang tetapi tajamnya melebihi pedang, semoga kita bisa menjaga lidah kita agar tidak melukai hati siapa pun..^_^

  2. memang begitu..
    dan kata itulah.. yang membunuh kita sendiri,,,,,,,,, ne.. ada pepatah.. juga ne… dari saya sendri lo… hehehe
    ” musuh berat kita itu bukanlaH Oragn lain.. tapi mlainkan
    diri kita sendiri ” karna ucapan kita sendiri,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  3. Memang benarlah,jika Imam Al-Ghazali membuat teka teki kepada murid-muridnya,yakni,”Apa yang paling tajam didunia ini?”,Maka murid pertama menjawab,Pisau.Kemudian,murid kedua menjawab,Parang,kemudian yang terakhir menjawab,Pedang.Akhirnya Imam,berkata :”Itu semua benar,namun yang lebih tepat ialah yang paling tajam didunia ini adalah LIDAH MANUSIA”.

  4. semoga kita bisa menjadi pengemban dakwah yang layak disejajarkan dengan para sahabat, yang tak pernah diam memperjuangkan hukum Islam tegak menggantikan sistem jahiliyah, hingga benar-benar menyadari, bahwa raga ini tercipta hanya untuk menghamba

    salam persahabatan, semoga Allah memberi kan balasan terbaik untuk setiap jejak kebaikan yang kita tinggalkan. Amin

  5. Bila hati kita baik maka apapun yang keluar dari ujung lidah kita akan baik, maka jadilah pribadi yang baik dengan berbuat kebaikan bagi sesama.
    Nice post… :)

  6. Seringkali kita keceplosan, meskipun maksud kita bukan untuk menggores hati lawan bicara. Ah, lidah memang tak bertulang, harus pandai kita mengendalikan. Salam hangat dari kota kecil jember;

  7. lidah…….sulit sekali untuk menahan nya klo gx makan gantinya ngomonk…aduh mudah2an jngn gibah…thanks Allah kau berikan lidah tak bertulang…………..

  8. Selamat jalan Ade, semoga sukses di jalan yang baru.
    Bila selama kita bersama ada kesalahan saya, saya mohon maaf yah.
    Semoga bertemu lagi dalam keadaan yang lebih baik..

    Wassalamu ‘alaina wa ‘ala Rasulullahi Sholallahu ‘alaihi wa aalihi warohmatullahi wabarokatuh.

  9. teh rindu mohon diikhlaskan saya mengcopy tulisan tulisan di blog teteh tuk di baca kembali. semoga teh rindu di beri kekuatan tuk selau menyirami kebun hikmahnya sehingga semakin subur dan selalu menghadirkan banyak manfaat.

  10. Jikalau badan terluka karena pisau bisa disembuhkan,apabila hati teriris oleh lidah amat sangat sulit disembuhkan, semoga ditahun yang baru ini kita bisa memperbaiki diri dan menjaga lisan sebaik-baiknya..Selamat Tahun Baru 2011, semoga Anda sukses selalu..

  11. Assalamu ala’ikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

    Cuman satu kata tuk saat ini ,,

    KANGEN SANGAD sama RINDU ,

    Deeee…… Kak Minta nopenya .. Boleh yah ??

    ¤ Menunggu …..

  12. banyak hal yg tak terungkap karena yg mengerti memilih “Diam”
    banyak masalah yg semakin rumit karena kebanyakan komentar
    jadi sebaiknya kita gmn yah De….?
    diam saat kita tdk tau….!!?
    tapi kalo kita tau gmn yah De…..?

  13. Saya sudah mengalami beberapa bulan terakhir. DIAM, bukan berarti mengalah. kadang diam itu dapat membuahkan hasil seusai apa yg kita inginkan, dan itu tentu atas ijin Allah SWT. hasil dari diam beberapa bulan terakhir yg jelas2 saya tak bersalah membuahkan hasil. Alhamdulilah Allah memberikan titik terang kepada semua lingkungan bahwa saya lah yg benar :)
    tapi tentu saja, semua yg benar itu milik Allah SWT

  14. apa yang terucap oleh lisan, tak kan mungkin lagi ditarik kembali. Seperti kata orang bijak,

    kalau pedang melukai tubuh,
    masih ada harapan untuk sembuh,
    kalau lisan melukai hati,
    hendak kemana obat kan dicari.

  15. Perkataan adalah cerminan seseorang, ya lidah jadinya memang tidak dikasih tulang, karena yang menggerakkannya adalah pemilik lidah itu, mau ngomong apa saja tergantung keputusan empunya lidah. salam kenal mba’.

  16. Betul sekali.. saya merasakan beberapa kali pengalaman pahit akibat “si lidah” ini.
    Btw, kalau lidah bertulang, tidak bisa digoyang lagi dong.. (inget sebuah nama: baso goyang lidah, he..).

  17. Ya… kata-kata yang dengannya kita bicara juga perlu diatur dan ditata.

    Dan bukan hanya mengatakan yang benar; melainkan juga mengatakan yang benar, dengan cara yang indah, di saat yang paling indah. Dan ini perlu dilatih.

  18. Mungkin ini kali ya mbak yang membuat hidup itu balance, dari lidah bisa kita menciptakan benih2 dosa baru, namun melalui lidah bisa juga tercipta tutur kata mulia yang bisa menghasilkan pahala….

  19. menyesal memang datang belakangan, diam memang tak pernah salah tapi berkata untuk kebaikan juga takkan salah
    bagi yang tau yang mana yg haq dan mana yg bathil sudah menjadi kewajiban untuk amar ma’ruf nahi mungkar
    berhati hati dan berlemahlembut dalam berbicara kebaikan akan lebih baik bagi yang menyampaikan dan yang menerima .
    Wassalam.

  20. =======
    *sekalian hattrick* :-D

    Meskipun temanya sederhana dan umum, tapi Aa’ percaya tulisan ini bermanfaat bagi pembaca, termasuk Aa’. Semoga tulisan Ade kali ini mampu mencerahkan dan memberikan kesegaran bagi jiwa2 yg kering.. seperti tulisan2 Ade sebelumnya.
    Jangan layu, sedih dan kaget jika ada kritik yg menghampiri dan datang menyapa. Jangan terlena dg pujian dan sanjungan yg mungkin gak berhenti datang. Sikapi dengan bijak, karena itu semua akan membangun dan membentuk pribadi dan jiwa Ade menjadi lebih kuat dan tegar, insya ALLAH..

    Keep move on Ade! :-)

    Wassalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
    =======

  21. =======
    Kualitas diri seseorang bisa dinilai dan diukur dari kemampuannya menjaga lidah. Kalo kata Aa’ Gym, mulut manusia itu seperti moncong teko..kalo ingin tahu isi teko, cukup lihat apa yg keluar dari moncong teko itu :-).

    Ada beberapa cara yg bisa kita terapkan dalam usaha kita menjaga lidah, di antaranya:
    1. Berkata yg baik atau diam
    2. Hindari fitnah dan ghibah
    3. Berhati-hati saat berbicara
    4. Tidak berdusta
    5. Jangan suka mengadu domba

    Benar apa kata Aa’ Gym yg Ade sebut di atas bahwa lidah adalah amanah. Yg mana setiap kata yg meluncur dari mulut kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan ALLAH.
    Semoga kita mampu menjadikan ucapan2 kita sebagai modal untuk mengundang keridhoan ALLAH, bukan sebaliknya..menjadi sebab datangnya murka dan kebencian ALLAH.
    Semoga ALLAH membimbing lidah kita untuk mengeluarkan kata2 yg berharga, yg sarat dengan kebenaran, bermutu, dan membawa maslahat bagi siapapun yg mendengarkannya.
    Aamiin ya ALLAH, ya Nurul Qolbu..
    =======

  22. =======
    Assalaamu’alaikum Ade.. :-)

    Aa’ seneng deh Ade bisa posting tulisan lagi. Semoga sentuhan tulisan Ade gak hilang lagi yah, supaya bisa terus berbagi hikmah dan kebaikan dengan banyak orang..aamiin ya Rabb..
    =======

  23. Tadinya dikirain pembaca pertama sekaligus comment pertama, Padahal baru saja tadi berbincang-bincang sama penulisnya. Semoga lain kali, masih bisa berbincang kembali..

    Untuk “andai lidah bertulang”, setuju sekali. Memang kita harus menjaga lidah ini. Bukankah jika lidah sudah lukai hati kemana obat hendak dicari.

    Rasulullah bersabda yang artinya : “Tahanlah lidahmu, selain dari membicarakan kebaikan.”
    Bila anda menjaga lidah dari semua pembicaraan yang tidak baik, bukan saja orang lain akan mencinai anda, lebih dari itu, Rasul telah menjamin surga bagi siapa yang menjaga lidah dan kemaluannya. Rasulullah bersabda : “Barangsiapa menjamin untukku apa yang ada antara kedua rahangnya serta apa yang ada diantara kedua kakinya, maka aku menjamin surga baginya.”

    Nabi SAW pernah mengabarkan bahwa seseorang kadang-kadang mengucapkan satu kalimat yang menyengsarakannya di dunia dan di akhirat, serta menjadi penyebab ia ditimpa murka; atau kadang-kadang pula mengucapkan satu kalimat kebajikan yang menjadi penyebab ia mendapat kedudukan yang tinggi dan kebahagiaan.

    Sabda Rasulullah SAW : “Sungguh,kadang-kadang seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang diridloi oleh Allah,ia tidak begitu memikirkan kalimat itu,lantas Allah mengangkat derajatnya lantaran kalimat itu. Dan sungguh,kadang-kadang pula,seorang hamba mengucapkansatu kalimat yang dimurkai,ia tidak begitu memikirkan kalimat itu, namun lantaran kalimat itu ia terperosok ke dalam keraka Jahanam.”

    Sesungguhnya seseorang bisa tertimpa bencana lantaran ketergelinciran lidahnya.
    Padahal, seseorang tidak akan tertimpa bencana lantaran kepalanya. Sedangkan ketergelinciran kaki perlahan-lahan pasti sembuh. Jaga lidahmu, karena lidah itu sangat cepat membunuh pemiliknya, lidah adalah kurirnya hati yang menunjukkan seberapa cerdas para pemiliknya.

    Itu saja..

  24. iyah mbak menjaga mulut bagian dari hal tersulit, tapi bagian tantangan kita utk menghadapi…
    semoga kita senantiasa terlindungi dari kata2 yg tidak benar

  25. lidah mungkin hanya bisa dijaga dengan hati… dikendalikan oleh pikiran…
    Artikel yang membuat saya menyadari, keharusan untuk berpikir sebelum bicara.
    pertamax… :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s