Indahnya Perpisahan…

 

Perpisahan tidak pernah bermaksud membuat kita mati …

Kalimat diatas saya dapat dari sms seorang sahabat saya yang sedang patah hati plus menasehati saya :)  “De, tahu gak perpisahan tidak pernah bermaksud membuat kita mati” sungguh kalimat yang sangat indah ditelinga saya, seneng deh dapat sms ini, karena saya adalah perempuan yang sangat takut dengan perpisahan, lebih tepatnya saya tidak suka dengan perpisahan, apapun bentuk perpisahan itu, padahal ketika saya mempercayai bahwa didunia ini tidak ada yang abadi harusnya saya juga menyadari bahwa ada pertemuan pasti ada perpisahan, tapi saya maunya bertemu tanpa berpisah lagi, which is something impossible, karena hidup adalah hitam putih, ketika ada siang pasti ada malam, ketika ada bahagia mestinya juga ada luka :) tapi kadang otak dengan hati saya  tidak sejalan, percaya tidak ada yang abadi tapi tidak mau menerima perpisahan… hehehehe, iya bukan tidak bisa menerima tapi tidak mau, Malaikat pasti bingung melihat sikap saya yang satu ini.

Perpisahan, apa iya kata yang satu ini selalu identik dengan luka? dengan airmata, dengan patah hati, dengan semua yang menyesakan tenggorokan kata sahabat saya, dulu mungkin saya sependapat dengan sahabat saya ketika sekian tahun yang lalu ketika saya harus melihat punggung lelaki yang sangat saya cintai harus meninggalkan saya untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya, bukan berbakti kepada kekasihnya :) kini seiring dengan waktu saya mulai menyadari bahwa ALLAH hanya memberikan yang terbaik, ketika dia harus dipisahkan dari saya itu karena menurut ALLAH dia bukan yang terbaik untuk saya… dan jika dia bukan yang terbaik untuk saya, kenapa dong saya harus maksa dan merengek rengek agar dia kembali, kan ALLAH akan mengganti dengan yang lebih baik.

ALLAH tidak pernah memisahkan sesuatu dari hambaNYA kecuali DIA menggantinya dengan yang lebih baik. Dan ALLAH tidak pernah ingkar janji… lalu kenapa saya harus tidak percaya atas janji ALLAH?

Tapi bukan pengantinya yang jauh lebih baik yang akan saya bicarakan, saya yakin dengan janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji seperti kekasih saya yang janji akan bersama saya sehidup semati padahal saya mati dia pasti gak mau ikut dan bodohnya saya koq percaya sih? hehehe padahal janji manusia dibawah ketetapan ALLAH, makanya jangan gampang janji :) iya memang bukan janji pula yang ingin saya bagikan tapi maksud ALLAH memisahkan saya dari semua yang indah indah dan memabukan :) 

Satu hal yang harus selalu saya ingat bahwa setiap yang terjadi pada saya karena ALLAH sangat menyayangi saya, ALLAH tidak pernah kejam terhadap ciptaannya apalagi mendzalimi, jadi setiap tahapan hidup ini karena cinta ALLAH, saya dipisahkan dari si dia karena cinta saya sudah jadi berhala, dipisahkan dari kekasih saya karena ALLAH hanya ingin saya mencintainya saja dulu, bahwa ternyata saya belum mampu mencintai ALLAH melebihi saya mencintai kekasih saya, makanya dibiarkan berdua dengan ALLAH saja dulu dan nanti ketika saya telah mampu pasti akan diberikan cinta yang lain…

Iya perpisahan yang dilakukan dengan sadar akan terasa indah, maka berpisahlah secara sadar, kalau lagi mabuk cinta kan gak sadar tuh nah kalau diharuskan pisah emang kolaps, makanya jangan sampai mabuk cinta agar selalu sadar bahwa perpisahan pasti terjadi … dan bukan sesuatu yang kejam lagi.

Karena perpisahan tidak pernah bermaksud membuat saya kolaps dan mati …

Perpisahan yang saya sadari karena kasih sayang ALLAH pasti indah, bayangkan seperti di Ramadhan ini ALLAH memisahkan saya dengan semua nikmat, memisahkan saya dari makan dan minum disiang hari, memisahkan saya dari tidur nyenyak dimalam hari karena saya harus shalat tarawih, tahajud.  Kemudian ALLAH juga memisahkan saya dari novel novel setumpuk yang biasa saya baca dan harus saya ganti dengan tilawah … sekali lagi ALLAH membuktikan bahwa perpisahan ini karena cintaNYA yang luar biasa, coba kalau gak ada perpisahan dengan ikatan dunia seperti Ramadhan, dimana ladang ampunan bagi saya :)  

Dan satu hal yang perlu disadari pula bahwa ketika kita begitu bahagia dengan apa apa yang kini dalam genggaman, sadari pula bahwa ALLAH akan mengambilnya kembali esok atau lusa, jangan kaget ketika itu terjadi dan jangan sombong ketika bahagia dalam genggaman…

Jangan pula jadikan CINTA ini BERHALA:) satu lagi gak perlu iri dengan mereka yang bahagia, suatu hari kan mereka juga akan terpisah dari bahagia itu dan luka dan tak perlu takut menjadi seperti mereka yang luka kan mereka juga akan bahagia suatu hari ini.

Koq jadi belibet gini sih saya bicaranya … :) *ngantuk kali De*

 

 

About these ads

57 thoughts on “Indahnya Perpisahan…

  1. berpisah bukan berarti tidak akan pernah bertemu lagi. walaupun seseorang telah mati.
    perpisahan itu adalah awal yg indah dari sebuah pertemuan

  2. cintailah cinta seperti cinta mencintai kamu,
    kamu cintai cinta melebihi cinta mencintai kamu,,

    dan jangan lupa.
    cintailah allah seperti allah mencintai kita
    kita cintai allah melebihi allah mencintai kita,,

    jadi intinya,:
    ketika kita mencintai seseorang,
    jangan pernah untuk mencintai allah,
    karena cinta allah melebihi cinta dari makhluknya,,

    salam kenal buat semua,,

    kisah inilah yang terjadi padaku saat ini,,

  3. asslamualikum wr wb,
    mba jadi dapat inspirasi ,,,ternyata manusia harus berusaha mencintai allah dengan allah akan kita akan di ridhoi segalah sesuatu yang kita lakukan ,,,

  4. Perpisahan akan terasa sakit bila kita merasa tidak akan berpisah pada saat pertama kita bertemu….
    (sok tau padahal bingun,,,,) heheheheh……

  5. Assalamualaikum
    Salam kenal. Mungkin saya takut dengan perpisahan apalagi dengan orang aq cintai. Untuk mengurangi rasa takut tsb butuh rasa ikhlas. Tapi dengan tulisan mbak kita bisa belajar untuk iklhlas dan mengambil hikmah dari perpisahan itu. Semoga kita tergolong orang yang sabar….

  6. ass..mba,,,salam kenal sebelumnya..
    Mo ikut share niih mba,seju2rnya saat ini sy sdng “takut”dgn kt PErPISAHaN.sy merasa d pisahkan dr sahabat sy yg dgn alasan yg tdk sy ketahui tiba2 meninggalkan sy.stlh sy sadar atas perubahan sikapnya,sy menimpalinya dgn sikap seperti biasa.alhasil….sampai saat ini dy msh tdk merubah sikap terhdp sy.mba,,,apakah ini bsa d kategorikan sbgi tanda Perpisahan yg indah yg ALLOH berikan??mohon nasehatnya…trmksh

  7. assalamualaikum wr.wb mba Rindu, saya benar2 suka sama semua postingan mba di blog ini..
    bener2 bermanfaat buat saya dan memberi pelajaran hidup buat saya :D
    subhanallah..saya jadi sadar cepat atau lambat perpisahan itu pasti akan datang pada kehidupan kita..
    salam kenal ya mba ^_^

  8. T_T seakan udah lupa hidup kalau udah berpisah dengan tercinta…
    hehehe. makasi yah mbak udah menyadarkan kita dengan tulisan mbak ;)

  9. astagfiraLLah huLazim..

    “PERPISAHAN”

    Menyakitkan sekaligus membahagiakan..

    Dan Ramadhan BuLan yg penuH Berkah..
    di mana di buLan itu sdH menjadi saksi PERPISAHAAN itu terjadi.

    Rasa IKHLAS yg sekarang harus aku Miliki.

  10. Subhanallah.. Senja baru aja mengalami perpisahan… sedih… tapi ini yang terbaik…
    Allah insya Allah mengganti yang jauh lebih baik…
    Insya Allah ^_^
    makasih ya teh rindu tulisannya bagus ^_^
    Senja link ke blog ya teh ^_^

  11. Perpisahan memang menyakitkan tapi di balik suatu perpisahan pasti ada hikmahnya,mungkin dia bukan yg terbaik bagi kita di mata Allah.tapi biasanya orang akan mengucap syukur setelah dia mendapatkan pengganti yg lbh baik dari sebelumnya (kita baru menyadari arti dr perpisahan tsb,seperti kata pepatah perpisahan adalah awal dari pertemuan

  12. salam kenal..
    perpisahan mmg sakit kl kita tidak sadar kenapa kita dipisahkan…
    hanya ALLAH SWT yang Maha Mengetahui&Maha Perencana apa yang terbaik buat kita….
    always husnudzon kepada ALLAH SWT :D

  13. Kehilangan memang menyakitkan. Apapun yang terlepas, baik dalam konteks pribadi atau yang lebih luas, tentu terasa menyedihkan. Karena apa yang kita miliki lekat sebagai bagian dari hidup kita. Bahkan ketergantungan terhadapnya mungkin telah tercipta. Ketika itu dicabut atau hilang, kita merasa hilanglah sebagian dari diri kita. Maka sangatlah wajar kalau kemudian ada tangis, minimal kesedihan yang menggumpal di dada. Mungkin tangis ini bisa meringankan sebagian beban hati. Boleh jadi air mata pun bisa membasahi panas hati yang terasa tak menentu. Namun tangis saja tidaklah cukup. Mesti ada tindakan lain yang kita lakukan ketika didera musibah kehilangan…
    betul ga ya ^_^

  14. Berpisah adalah..

    1. Berlepas diri. Dari makna syahadatain, bahwa ” Tiada ilah yang patut kita sembah selain Allah….” ya, berpisah adalah melepas diri dari ilah-ilah dunia.
    2. Ujian cinta. Mus’ab bin umair rela berpisah dengan ibunya tercinta demi memeluk islam. Ya, berpisah adalah ujian cinta.

    Berpisah dan bersamalah karna LILLAH :-)
    Semangat Teh…

  15. Kok bahasanya berat gini ya, tapi saya mau berbagi

    1. Saya pernah berpisah dengan Ibu karena beliau meninggal, 10 tahun lalu
    2. Saya pernah berpisah dengan Bapak juga karena minggal, 2 tahun lalu
    3. Saya pernah berpisah dengan Pacar, karena menikah dengan pria lain beberap minggu setelah saya lamar, 2 tahun lalu
    ( nomer 2 dan 3 terjadi hampir bersamaan )
    4. Saya berpisah dengan keluarga saya, karena saya dianggap mengambil keputusan yang tidak bijak, 2 tahun lalu
    5. Saya berpisah dengan istri, yang saya tidak tahu kenapa saya tiba – tiba menikah. 1 bulan lalu
    ( dari nomer 1 – 5, nomer yang terkahir menjadi perpisahan yang menyenangkan )

    Rindu: semuanya menjadi indah, ketika secara sadar kita pahami bahwa perpisahan demi perpisahan itu akan membawa kita mendekatkan kepada ALLAH, kalau tidak membuat kita mendekat kepada ALLAH memang menderita, dan silhakan pilih, mau menjadikan ini penderitaan dan terpuruk atau bangkit dan cari ALLAH, dan jadikan sabat dan shalat sebagai penolong.

  16. “Perpisahan yang saya sadari karena kasih sayang ALLAH pasti indah, bayangkan seperti di Ramadhan ini ALLAH memisahkan saya dengan semua nikmat, memisahkan saya dari makan dan minum disiang hari, memisahkan saya dari tidur nyenyak dimalam hari karena saya harus shalat tarawih, tahajud. Kemudian ALLAH juga memisahkan saya dari novel novel setumpuk yang biasa saya baca dan harus saya ganti dengan tilawah …sekali lagi ALLAH membuktikan bahwa perpisahan ini karena cintaNYA yang luar biasa, coba kalau gak ada perpisahan dengan ikatan dunia seperti Ramadhan, dimana ladang ampunan bagi saya”

    Subhanallah teh..
    Awal ramadhan, fi ngalamin perpisahan juga..
    perpisahan dengan “dia”..
    ini mungkin adalah bentuk tegurannya, krena terlalu mencintai hambaNYA..
    pdahal fi belum mampu mencinta DIA spenuhnya..
    Astaghfirulloh.. :(

    DIA memisahkan fi dgn hambaNya, krena sesungguhnya DIA tengah cemburu “

    Doakan fi bisa ikhlas y teh..
    fi ingin mencintai DIA..

  17. Di sini kita pernah bertemu
    Mencari warna seindah pelangi
    Ketika kau menghulurkan tanganmu
    Membawaku ke daerah yang baru
    Dan hidupku kini ceria

    Kini dengarkanlah
    Dendangan lagu tanda ikatanku
    Kepadamu teman
    Agar ikatan ukhuwah kan
    Bersimpul padu

    Kenangan bersamamu
    Takkan ku lupa
    Walau badai datang melanda
    Walau bercerai jasad dan nyawa

    Mengapa kita ditemukan
    Dan akhirnya kita dipisahkan
    Munkinkah menguji kesetiaan
    Kejujuran dan kemanisan iman
    Tuhan berikan daku kekuatan

    Mungkinkah kita terlupa
    Tuhan ada janjinya
    Bertemu berpisah kita
    Ada rahmat dan kasihnya
    Andai ini ujian
    Terangilah kamar kesabaran
    Pergilah derita hadirlah cahaya

    (Brothers-Untukmu Teman)

    ….. Perpisahan ini Meyakinkan Aku,
    bahwa tak ada yang abadi………

    *Maaf jika koment tidak nyambung, hhe..

  18. Yth.Ade.
    serta saudara -saudara semua yg saya hormati.

    judulnya kok ” Indahnya perpisahan ” ya De…
    jadi inget kampung pingin cepet pulang kumpul sama anak -anak yatim ,
    seperti dulu…
    eh.. ma,af ya De.. jd ngelantur..
    semoga kita di beri umur panjang utk saling ingat mengingatkan sbgai nikmat dari Allah.
    jadi gak ada perpisahan yg ada hati kita tambah dekat dgn Allah. === ngeles ya De.. ma,af .===

    tuk saudara -saudara semua yg saya hormati ,
    mohon ma,af yg sebesar -besarnya.
    salam hormat.

  19. Assalamu’alaikum ade Meutia

    Biarlah ku berpisah dengan semua titipanMu, asalkan jangan hati ini berpisah dengan Mu ya ALLAH

    Kerinduan mahluk akan sang penciptanya

    Wassalamu’alaikum

  20. subhanallah, 15 menit yg lalu saya menangisi perpisahan, minta dituntun menuju keikhlasan atas kepergiannya. dan detik ini, karna ijin Allah saya baca blok ini :) dalam waktu 15 menit doa saya terjawab yah :) MasyaAllah. terimakasih yah teteh udah jd wakilNya ngejawab doa saya :)

    Rindu: semoga ALLAH ridho … no futur comment :P

  21. Perpisahan bukanlah hal yang istimewa. Sekalipun hal ini bukanlah hal yang sering kali diinginkan, terutama terhadap hal-hal yang kita anggap mempunyai ikatan dengan kita baik secara langsung atau tidak.

    Sebagaimana kehadiran kita di dunia ini, semua hal yang ada di dunia ini juga tentu ada waktunya. Bila keberadaannya saja sudah ditentukan mengikuti waktu, maka ya sudah pasti keterhubungan atau malah keterikatannya dengan hal lainnya juga pasti mengikuti waktu. “Segala yang diciptakannya semua akan sampai pada waktunya untuk kembali ditiadakanNYA”.

    Akan halnya keindahan yang terasa, mestinya dipicu oleh keselarasan daya cerap (penerimaan) terhadap apa yang hadir atau mengisi kesadaran kita. Jadi kalau perpisahan itu dirasakan sebagai keindahan maka mestilah berhubungan dengan kejenuhan terhadap ikatan atau keterhubungan dengan sesuatu yang kurang dapat diterima lagi keberadaannya.

    Namun sepertinya apa yang Ade tulis ini melampaui alasan itu. Sepertinya ada deh firmanNYA yang berkenaan dengan hal ini. “Boleh jadi engkau menyukai sesuatu, tetapi hal itu tidak baik untukmu. Dan boleh jadi engkau tidak menyukai sesuatu, padahal itu sangat baik untukmu”. Jadi keindahan yang dipandang dalam tulisan ini lebih dari sudut pemenuhan/kelengkapan kejadian temu-pisah yang menjadi pengejawantahan kehendakNYA yang maha baik. Tak perlu diragukan lagi tujuanNYA. Mutlak baik dengan kebaikan mutlak.

    Jadi keindahan perpisahan ini adalah pandangan terhadap kesempurnaan pengejawantahan kehendakNYA. Semoga istqomah…

    Rindu: ALLAH maha memberi dan maha mengambil … terima kasih mas atas nasehat diatas *terharu*

    • Oh iya, satu lagi tentang bahagia dengan apa yang ada sekarang, seharusnya itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan luka atau sedih bila kemudian menjadi tiada.

      Kalau yang dimaksudkan adalah kesenangan hidup, maka memang semuanya akan berlalu, lambat atau cepat. Tetapi kebahagiaan tidaklah benar bila diidentikkan dengan kesenangan ini. Kebahagiaan yang benar adalah rasa penerimaan terhadap segala apa yang dihadirkanNYA dalam setiap kesadaran kita yang dengan itu kita dapat meresponnya sebagai suatu anugerah yang patut disyukuri. Jadi mau ada atau tidak kesenangan hidup ini tidak perlu menjadikan kita lepas dari kebahagiaan sebagai hambaNYA, khalifahNYA dan kekasihNYA.

      Seharusnyalah justru hanya DIA sajalah yang dapat menjadikan kita bahagia, tempat kebahagiaan kita bersumber, bergantung dan bermuara. Jangan takut dengan kesenangan hidup, tetapi juga jangan larut dengannya. Sebagaimana juga jangan takut dengan kebalikannya, sedih dan derita pun hanyalah hal yang akan segera berlalu.

      FirmanNYA : “Yang demikian itu kami kabarkan agar engkau tidak terlalu gembira dengan apa yang ada, dan tidak terlalu sedih dengan apa yang ditiadakan”. Kan semuanya ini adalah milikNYA, termasuk kita ini juga. :-)

      Rindu: saya punya seorang sahabat yang baru menikah, kemudian dia menceritakan dengan begitu fulgarnya arti bahagia, yang buat saya pribadi itu ungkapan dari kesombongannya atas apa yang ALLAH berikan, kemudian tanpa bermaksud iri hati saya katakan padanya “jangan berlebihan, tak perlu mengungkapkan sefulgar itu, nanti malu kalau terjadi sebaliknya” saat itu jawabannya adalah marah dan bilang “De, lo iri? iri tanda tak mampu” masya ALLAH sombongnya … 3 bulan setelah pembicaraan itu ALLAH memisahkan pasangan yang baru menikah, sahabat saya menggugat cerai sang suami entah apa alasannya.

      Dari perjalanan sahabat saya, saya belajar memetik hikmah “JANGAN BERLEBIHAN” karena ALLAH maha membolak balikan keadaan, semoga sahabat saya mengerti dan kuat :) amin ya Rabb. Buat yang suka menulis cinta berlebihan, sudahlah … ALLAH maha membolak balikan keadaaan. *balasan komen gak nyambung De*

  22. waduh ga salah tuh mba judulnya…dmana2 perpisahan yg ada ya kesedihan…ini kok malah disebut indah….he he…

    Rindu: iya tidak salah, perpisahan akan menjadi indah ketika kita sadar dan mempersiapkan bekal untuk berpisah, bukankah akhir dari hidup ini adalah perpisahan makanya ALLAH melatih kita dengan perpisahan demi perpisahan agar kita kuat !! cayo :P

  23. Makasih mba ade. .
    Sekali lg mba ade membuka mata indah yang perlahan mulai menutup. .
    Ehm. .
    Tulisan ini special buat indah yah?
    *pede jreng. . :D

    Rindu: rasanya tulisan ini bukan buat indah, kan indah gak mau dengerin Ade :) hehehehe *canda sist* ah ketika saya menasehati seseorang sungguh tugas saya hanya menyampaikan, diikuti atau tidak itu soal lain, ALLAH yang akan menentukan hasilnya, yang penting sudah saya sampaikan. Emangnya saya siapa berani ngatur hidup orang lain kan yah? hehehe …

    “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-’Ashr[103]:1-3)

  24. =======
    Ingat motto kita kan?
    TIADA — ADA — TIADA
    =======

    Rindu: semua yang hidup pasti akan mati, dan unsur tiada-ada-tiada harus dipahami oleh semua yang ada … toh kita berasal dari tiada menjadi ada dan tiada lagi. Kadang kita membutuhkan ketiadaan, membutuhkan kekosongan dari hiruk pikuk dunia, kita butuh tiada, kita butuh ada :)

    • =======
      Terkadang atau bahkan sering kali ketiadaan atau kekosongan justru menjadikan sesuatu lebih indah dan bermakna. Spasi dan paragraf menjadikan sebuah karya tulisan menjadi lebih enak untuk dilihat dan dibaca. Suatu web atau situs lebih sedap dipandang jika ada sedikit ruang kosong di dalamnya, sehingga tidak terkesan sangat penuh dan padat.

      Begitu pun hati manusia, perlu dikosongkan.. dalam hal ini dijernihkan atau dibersihkan dari jelaga dan karat yang menyelimutinya agar dapat menerima dan memantulkan cahaya Ilahi. Salah satu cara untuk membersihkan dan menjernihkan hati adalah dengan banyak mengingat suatu hal yang memisahkan manusia dengan dunia dan isinya yaitu KEMATIAN.

      *Take care yah, jaga diri dan kesehatan Ade baik2..
      =======

  25. Mengingatkanku akan seseorang yang sangat aku sayangi dan aku cintai. Dialah harapan bagi masa depan keluargaku, karena dialah satu-satunya laki-laki dalam keluargaku. Selamat jalan dan selamat berpisah anakku, do’aku selalu untukmu semoga kita kelak di Surga kita kan bertemu.

    Rindu: innalillahi wa inna illaihi rajiun … ALLAH tempat kembali, ketika keluarga berharap dari si buah hati, ternyata ALLAH lebih menyayanginya dan harapan itu milik ALLAH. Semua yang terjadi karena kasih sayang ALLAH, hanya itu. Dan ALLAH tidak pernah mendzalimi hambaNYA dengan mengambil cinta, sayang, kekasih, anak, Ibu melainkan karena ALLAH lebih mencintai mereka dari kita yang mencintainya. *kangen Ibu, ya ALLAH titip salam untuk Ibu di syurgaMU* :(

    • Bagaimana kalau putranya menjawab begini:

      “Wahai ayahku, aku ini hanyalah tabunganmu dan ibu atas keridloan ayah-ibu terhadap ketetapanNYA. Aku juga utusanNYA untuk menjemput ayah-ibu demi kasih sayangNYA kepada ayah-ibu. Hanya saja aku harus menunggu kedatangan ayah-ibu di pintu surga. Ingatlah ayah-ibu, di pintu surga, jangan sampai salah alamat ya :-) . Aku juga senantiasa merengek kepadaNYA agar dimudahkan perjalanan ayah-ibu, dan semoga DIA senantiasa melindungi dan menerangi jalan ayah-ibu kemari”.

      Salam,
      Maaf kalau tidak berkenan…

  26. Setelah baca renungan ini menyadarkan saya bahwa apa pun yang terjadi dalam perjalanan hidup ini semuanya adalah bentuk-bentuk kasih sayang Allah.

    Hanya sayang kita sering melihatnya dari satu sisi yang sempit sehingga kita sering bersu’uzzan kepada taqdir Allah. Ya Allah ampuni cara kami yang sering keliru dalam memandang taqdir-Mu ini, pada hal betapa besarnya kasih sayang Mu pada kami hamba-hamba Mu …

    Btw, Ade bagaimana kabarnya, selalu sehat? Salam ya De untuk semua keluarga Ade …..

    Rindu: Ade? alhamdulillah sehat … iya nanti akan Ade sampaikan salamnya ke Ayah :P

  27. tidak ada perpisahan bila tak ada pertemuan, bukankan semua itu merupakan sebuah hal alamiah yang diciptakan Tuhan pada kehidupan ini. jadi kata kata will neverend adalah ungkapan yang relatif karena keabadian yang hakiki hanyalah milik Allah semata, selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan

    Rindu: Ujung dari kehidupan ini adalah perpisahan kan yah? artinya kita hidup adalah untuk mempersiapkan sebuah perpisahan, jadi tak perlu takut … mustinya. Dan Ramadhan ini kita diajarkan 1 hal, mengisi dengan sebaik baiknya karena diujung bulan ini kita akan berpisah dengan Ramadhan, ah tersadar bahwa kita seharusnya selalu berpikir tentang perpisahan agar tak menyesal dengan apa kita mengisinya …

  28. like…posting…
    pilih mana de”
    ‘berpisah untuk kembali…
    atau berpisah dan kembali lagi…..?????
    kalu ade”” pasti dah tak kembali karena sidia dah hilang larut pada sungai kecil yang ada pada sudut mata ade’ ntoe-toe….heheheheh…
    maaf…..

    Rindu: gak ngerti mau komentarin apa atas komen ini *bingung* :P

  29. Setelah kau berlalu, dari hidupku ,aku semakin tahu,bahwa ketentuan-Nya, adalah hal yang terindah dalam hidupku ;)

    Rindu: ALLAH hanya memberikan yang terbaik … hanya yang terbaik, jika si dia pergi maka dia bukan yang terbaik, dan jangan membaca terbalik, sungguh maha sempurna ALLAH yang maha mengambil dan maha memberi :) tugas kita sebagai manusia hanya meyakini ini, hanya ini, gak perlu repot2 mengambil hak ALLAH untuk mengatur hidup kita, takdir kita sudah pas untuk kita.

      • Al Qur’an Imam Kita

        Hidup ini indah,kalau kita menempatkan Alqur’an sebagai Imam kita,seyogyanya seorang makmum itu selalu mengikuti Imam.Kalau imam takbir,makmum takbir,imam sujud,makmum sujud..

        Alqur’an bilang ke timur ya kita ngikut ke timur,kalau Al Qur’an bilang ke barat ya kita ngikut ke barat,itu kalau Al Qur’an kita jadikan sebagai Imam,namun sebaliknya kalau Al Qur’an kita jadikan Makmum,Alqur’an bilang ke timur ya kita ngikut ke barat,kalau Al Qur’an bilang ke barat ya kita ngikut ke timur.

        Sekrang tanya pada hati nurani kita masing masing “Al Qur’an dalam kehidupan kita,kita jadikan Imam apa Makmum? ” :P

  30. Sempurna dan abadi milik Allah

    Rindu: perhatikan syair ini “KAU begitu sempurna, dimataku KAU begitu indah … Dimataku kau begitu indah, KAU membuat diriku akan slalu memujimu :) Disetiap langkahku, Kukan slalu memikirkan DIRIMU, Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintaMU. Janganlah KAU tinggalkan diriku, Takkan mampu menghadapi semua, Hanya bersamaMU ku akan bisa…” iya, sungguh kesempurnaan hanya milik ALLAH dan lagu ini hanya pantas untukNYA :)

  31. so inspiring me…..
    tetapi terkadang manusia yg sudah terseret dalam indahnya cinta mulai melupakan bahwa suatu saat perpisahan itu pasti ada….
    nice post….

    http://arisyaoran.wordpress.com/

    Rindu: Perpisahan itu nikmat… Begitu kata seseorang, Karena setiap pertemuan dan perpisahan selalu hadir dalam satu paket tak terpisah. Ketika pertemuan terjadi berarti ada perpisahan juga disana. Saat muda beranjak madya, saat madya beranjak nindya, saat nindya beranjak wasana, dan wasana beranjak purna, saat tubuh yang kuat pergi, yang keropos menggantikannya. Saat kehidupan pergi, kematian menggantikannya. Semuanya saling terkait. Hidup adalah perpisahan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s