Ketika Takdir Sulit Dipahami

Tidak semua yang saya inginkan bisa saya peroleh, tidak semua ujung dari ikhtiar seperti yang saya rencanakan diawal, bahwa ketika saya merangkai hidup 1+1 dan 2 yang harapkan terjadi namun tidak selamannya begitu, karena pada akhirnya takdir ALLAH lah yang akan terjadi, meski kadang takdir tak mampu saya pahami, iya ketika takdir tak lagi mampu saya pahami apa yang harus saya lakukan? :(

Masih terngiang ditelinga saya kalimat “Man purpose, ALLAH dispose” bahwa hidup adalah rangkaian ikhtiar demi ikhtiar dan ujung dari ikhtiar ini bukan manusia yang menyelesaikan, manusia berikthiar ALLAH yang akan menyelesaikan, yang berawal dari sebuah niat, niat yang mulia maupun tidak mulia maka akan selalu ada dua kemungkinan yang terjadi diujung ikhtiar yaitu apakah hasil yang akan terjadi itu sesuai dengan rencana saya atau sebaliknya, inilah ruang kuasa ALLAH, iya ada ruang yang mesti saya sadari, ruang di mana setiap ikhitiar tak dapat saya ketahui ujungnya, ruang yang benar – benar sangat gelap bagi saya.

Ruang itu adalah kehendak ALLAH… (QS. Ar – Rad : 39)

“ALLAH menghapuskan apa yang DIA kehendaki dan menetapkan apa yang DIA kehendaki”

Dan betul bahwa saya hanya hamba apa yang terjadi pada seorang hamba tak luput dari kehendak ALLAH, yang perlu saya pahami didalam setiap kehendak ALLAH bernama takdir adalah bukan hanya ALLAH menunjukan betapa maha berkehendaknya DIA, tapi juga betapa ALLAH mengetahui segala galanya, bahkan yang menurut saya gelap dan misteri, ALLAH mengetahui itu, yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi semua dalam genggaman ALLAH [subhanallah], untuk itulah ALLAH memilihkan takdir terbaik karena DIA bukan hanya berkendak tapi maha tahu, sedang saya? :)  Saya adalah milik ALLAH dan setiap pemilik akan memelihara apa yang dimilikinya dengan kasih sayang artinya apapun itu, iya apapun yang terjadi saat ini karena ALLAH menyayangi saya, mungkin saat ini terlihat seperti luka yang perih menyayat hati namun tahukah saya bahwa esok ini akan menjadi sesuatu yang saya syukuri, sesuatu yang akan mendekatkan diri saya kepada ALLAH :) lalu masihkah saya marah atas takdir kali ini ketika saya tahu bahwa ini terjadi karena kasih sayangNYA.

Ketika semua tak seperti yang saya inginkan, sedih pasti, kecewa apalagi,  dan akan menjadi kekeliruan yang fatal ketika saya salah menyikapi, haruskah saya marah dengan ALLAH yang telah memutuskan ini terjadi? satu hal yang harus saya ingat “boleh jadi engkau menyukai sesuatu tapi itu belum tentu baik menurut ALLAH, dan boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi itu belum tentu buruk menurut ALLAH” siapa yang lebih tahu, saya atau ALLAH? jadi kalau saya protes sok tahu banget saya merasa bahwa rencana saya yang terbaik dan harus terjadi :)

Hidup memang hitam putih, berliku dan kadang harus memasuki lorong gelap sendiri, namun semua karena kasih sayang ALLAH, bukankah ALLAH tidak pernah membiarkan saya sendiri melalui semua ini, janji ALLAH untuk bersama orang orang yang sabar itu pasti dipenuhiNYA, ALLAH tidak pernah ingkar janji, jadi JANGAN berprasangka buruk kepada ALLAH bahwa luka ini terjadi karena ALLAH tidak sayang saya, nauzubillahimindzalik. 

Dan teruslah penuhi hidup dengan berbaik sangka kepada ALLAH, jangan ada ruang sekecil apapun dalam diri ini untuk berburuk sangka padaNYA, dapat menemui kehendakNYA sejalan dengan prasangka saya kepadaNYA. Percaya deh, dengan berbaik sangka kepada ALLAH akan merubah musibah menjadi anugrah, kesedihan menjadi kegembiraan. Karena ALLAH mengikuti prasangka hambaNYA. Ujian, kehilangan, luka yang terjadi akan berubah dalam sesaat menjadi kekuatan hidup yang kian membuat saya lebih bijaksana dan tenang.

Saya jadi ingat ucapan sahabat saya “kalau semua yang terjadi adalah takdir ALLAH, ngapain dong gue harus sibuk ikthiar De, duduk manis aja nunggu takdir” ini namanya pasrah, kira kira apa yang akan kita dapat ketika kita hanya pasrah tanpa ikhtiar? dapat apa yah kira kira? satu lagi yang perlu diingat takdir ALLAH adalah akhir dari ikhtiar, ikthiar dulu baru takdir, mau apa hidup hanya gitu gitu aja, pahala juga gitu gitu aja, tingkat kemuliaan juga gitu gitu aja, apalagi kasih sayang ALLAH  :) sudah terlalu banyak orang biasa dibumi ALLAH ini, maka kita harus menjadi hamba yang luar biasa !! kan gitu yah?

Ketika takdir ALLAH tak dapat dipahami, maka kembalikanlah kepadaNYA, sebab memang ada ruang gelap yang dengan ilmu saya akan sulit saya pahami, namun tak sulit untuk direnungi. Diruang inilah tempat saya menyandarkan segala pengharapan saya. Diruang inilah energi tawakal saya letakan, kepasrahan saya labuhkan. Akhirnya, sayapun akan mengerti takdir ALLAH adalah cintaNYA kepada saya…

Again, kita hanya hamba, hanya debu, ALLAH lah pemilik segala keputusan, STOP bertanya mengapa begini mengapa begitu, tak akan sanggup kita memahami ruang misteri milik ALLAH :)

ALLAH lebih tahu yang terbaik, semakin ridho semakin cinta ALLAH kepada kita :) yok, raih cinta ALLAH melalui keikhlasan, keridhoan ini, ridho !!

 

 

About these ads

99 thoughts on “Ketika Takdir Sulit Dipahami

  1. Kenapa ya, setiap kali aku punya rencana melakukan sesuatu selalu gagal
    dan setiap yg tidak di rencanakan malah sebaiknya menjadi sukses. Itu kenapa ya?…..

    Misalnya rencana Wirausaha atau dapat projek dan dlln.

    Apakah rencana itu tidak usah kita pikirkan/hayalkan terlebih dahulu. atau bagaimana?…

    karena setiap saya rencanakan selalu ada2 saja halangannya

    tetapi sebaliknya sesuatu yang saya tidak rencanakan atau tidak saya pikirkan
    malah sebaliknya berhasil. kenapa bisa begitu ya?…

    Mudah2 kita semua di kasih keberkahan dan keselamatan oleh Allah SWT. amiin

  2. hari ini kamis 12 juni 2004 berita dari seorang teman telah memusnahkan harapannku. AKU TIDAK DITERIMA . bercucuran air mata ketika mendengarnya. Ya Allah Hamba tidak mengerti apa yang kau rencanakan untukku butuh waktu untuk bisa memahami takdir Allah.
    Bertahun-tahun aku berdoa untuk bisa bergabung dengan sebuah sekolah. SD Muhadiyah Plus Salatiga. satu tempat yang sangat aku impikan untuk bekerja. tempat dimana Akhlak mulia (akhlakul karimah) selalu diajarkan dan digemblengkan dalam diri guru maupun muridnya. “Ya Allah hamba sungguh memimpikan menjadi guru di SD Muhamadiyah plus Salatiga”. Tapi ketika kesempatan itu datang kenapa Allah tidak menjadikannya mudah, kenapa test yang biasanya mudah aku lakukan menjadi sesuatu yang sulit.
    Ya Allah Engkau pasti punya rencana lain yang pastinya lebih baik untukku.
    Ya Allah,kupinta selalu padaMu jaga hatiku dari ketidak ikhlasan. Jangan biarkan diri ini bersedih hati dan lemah
    .Ya Allah, biarkan aku meneteskan air mata saat aku memohon pada_Mu,
    Dan jika tangisanku hari ini karena aku bersedih hapuskan lah dan gantikanlah dengan senyum yang indah.
    Kau pemilik dan yang mengenggam hatiku , kau tau apa-apa yang baik untuk ku. Kau mengetahui isi hati ini dan kau pun tau apa jawabnya.
    Aku memohon yang terbaik dari –Mu dan aku inginkan ridho Mu ya Allah.. Berikan petunjuk dan segala nikmat dan Rahmat Mu. Aaamiin.

  3. Tulisan ini benar2 kena di hatiku..5 bln yg lalu aq kehilangan anakku 2 thn rasanya waktu seperti berhenti anakku br 1 hrs pergi dngn cara tragis,takdir ini sulit aq pahami tp insyAllah dngn membaca ini aq pelan2 bs memahami ini yg terbaik untuk keluarga kecilku..selamat jalan anakku tunggu mama dan ayah di pintu surga ya nak…

  4. Aamiin.. setiap cobaan pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya, kita harus berusaha, berdoa , dan pasrah kepada allah, tamenghadapi cobaan bukan kita sendiri , tapi setiap orang menggalaminya.. jadi teruslah berusaha dan berdoa kepada allah… : ).. salam kenal.. medi junawan

  5. Untuk bisa mengerti takdir Allah itu tak semudah mengucapkannya dengan kata2. Semuanya perlu proses. Ikhlas adl sebuah proses. Sabar adl sebuah proses. Tawakal jg sbuah proses. Dan menjadi hamba yang beriman itu memang adalah sebuah proses…. Salam kenal almayra84.blogspot.com

  6. Alhamdulillah Allah SWT mengizinknq membaca tulisan ini membuat hati tenteram karenay…….semoga Allah SWT membalas dengan yang lebih baik dengan tulisan ini Amien.

  7. Ceritanya bikin adem
    Apalagi dibaca pagi2
    Terasa sangat menginspirasi dan bikin kita lebih berfikir positif dan juga sadar kalo sebagai hamba kita harus melakukan yang terbaik :) masalah hasil itu urusanNya

  8. salam.
    nice stuff. anyway, a bit of correction, Man Proposes Allah Disposes.
    sama2 belajar, ya!
    have a nice day, today n everyday, insyaAllah.

  9. :)
    maaf saya hanya bisa copas dari bag motivasi, karena ini yang salah satu memotivasi saya untuk keluar dari keterpurukan&kesedihan…

    RENCANA TUHAN

    Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang meyulam sehelai kain.
    Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya,
    apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang meyulam sesuatu di atas
    sehelai kain.
    Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah
    benang ruwet.
    Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, “Anakku,
    lanjutkanlah permainanmu,
    sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan
    kupanggil dan
    kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari
    atas.”

    Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu sembrawut
    menurut pandanganku.
    Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil, “Anakku, mari ke
    sini, dan duduklah di pangkuan ibu.”
    Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,
    dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah
    sekali.
    Aku hampir tak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah
    benang-benang ruwet.

    Kemudian ibu berkata, “Anakku, dari bawah memang ruwet dan kacau,
    tetapi engkau tidak menyadari bahwa dia atas kain ini sudah ada gambar yang
    direncanakan, sebuah pola,
    ibu hanya mengikutinya.” “Sekarang, dengan melihatnya dari atas, kamu dapat
    melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.”

    Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada TUHAN,
    “apa yang Engkau lakukan?”
    Ia menjawab, “Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah, “Tetapi
    nampaknya hidup ini ruwet,
    benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna
    yang cerah?
    Kemudian TUHAN menjawab, “kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga
    menyelesaikan pekerjaan-Ku di bumi ini.
    Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukkan kamu di
    pangkuan-Ku,
    dan kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku!”

    SERING KALI KITA TIDAK MENGERTI APA YANG TUHAN INGINKAN DALAM HIDUP KITA ..
    TAPI PERCAYALAH BAHWA SEMUA YANG TELAH DIA IJINKAN TERJADI DALAM HIDUP KITA
    ADALAH YANG TERBAIK.

  10. kita hanya hamba, hanya debu, ALLAH lah pemilik segala keputusan, STOP bertanya mengapa begini mengapa begitu, tak akan sanggup kita memahami ruang misteri milik ALLAH

    saya suka dengan kesimpulannya.

    Tugas manusia didunia hanya ikhtiar, masalah hasil nya bagaimana itu hak Allah.

    • klu kita tidak bertanya tentu kita akan tersesat, itulah gunanya mursyid. mursyid itu allah yg pilih bukan manusia. wali allah itu yg pilih allah bukan manusia. mursyid itu sudah tentu wali allah, tetapi wali allah itu belum tentu mursyid. klu masih bingung inbox saya cools.jackson@facebook.com

  11. takdir yg sulit di pahami ibarat kado dr Allah, cuma bungkusnya aja yg trlihat sulit/buruk, tp isi nya pasti yg
    terbaik.. klo mau dapet isinya.. ya kita terima dulu kadonya.. mksudnya terima dan sabar jalani itu.. dan berusaha “membukanya”…

    setiap ujian itu kado…

  12. He he he, saya komen agak diakhir-akhir saja yah.
    Biarin gak duluan asal tetap bisa menemani.
    Saya suka lho ekspresi puja-puji yang ini.

    Salam,

    • Geseran dikit mas,kita nunggu bareng…,,nunggu yang punya kebun dateng membawa hikmah selanjutnya.hehehe
      *OOT.com* :D

  13. Memahami takdir sama halnya memahami seperti apa ilmunya allah. tidak ada manusia yang paham secara general dan hanya parsial saja yang kita pahami tentang takdir itu. karena apa yang tak pernah diketahui manusia adalah sebaik-baiknya ketetapan allah untuk manusia itu sendiri. kalo takdir bisa dipahami, maka nggak fair donk mbak hidup ini. soalnya kita sudah bakal tau kunci jawaban sebelum allah memberi tes “ujian”

  14. Assalamualaikum mbk rindu…..
    Di tunggu tulisan hikmah selanjutnya,sudh gak sabar menanti nih.hehe :D
    Kalau sudi,singgahlah sebentar di gubugku mbk..*ngarep dot com* :D

  15. Takdir itu sesuatu yang sudah terjadi, kan?

    kalau begitu, untuk apa terlaru dipusingkan, sudah berlaru dan sudah terlambat. sisa usia seorang muslim akan sia-sia jika tidak berusaha berubah dan memperbaiki yang bisa diperbaiki.

    kita harus fokuskan pada takdir akhir kehidupan kita, di surga atau nereka, dan itu kita yang menentukan, karena jalannya sudah dibentangkan secara terang benderang….

    ayooo mengubah dan menentukan takdir kita,

  16. kak, saya mau bertanya sedikit. .

    setelah membaca artikel anda, saya kagum kpada anda k’na saya rasa anda menulis bukan untuk diri anda, melainkan juga untuk orang lain. .
    artikel anda selalu hidup dimata pembacanya. . kata” yang sederhana namun sarat makna. .

    bgaimana menumbuhkan point tersebut?
    krena tak semua penulis dapat menyentuh hati pembacanya seperti yang kakak lakukan. .

    ^^terimakasih^^

    boleh request??
    tolong tulis artikel tentang semangat ukhuwah islamiyah dong kak. .
    (stidaknya memberikan pmahaman sdikit)

  17. Assalamualaikum mbk rindu….Lama tidak mampir kesini,makin teduh saja kebunnya dengan hikmah2 yang ada.Subhanallah

    Ketika takdir sulit di pahami,kepali pada prinsip hidupku yaitu ‘Sabar,berusaha,berdoa dan tawakal” Inysa ALLAH hati kita akan tetap tenang merima takdir ALLAH.Amin

  18. Engkau tidak akan pernah merasakan nikmatnya iman dan tidak akan sampai pada ilmu yang sebenarnya mengenai Allah tabaraka wa ta’ala sehingga engkau beriman kepada qadar, yang baik maupun yang buruk. Bagaimana aku dapat mengetahui baik dan buruknya qadar (takdir)? Engkau mengetahui bahwa apa yang menjadikan kamu bersalah bukan sebagai musibah bagimu. Dan musibah yang menimpamu bukan untuk menyalahkanmu.

  19. Pingback: Tweets that mention Ketika Takdir Sulit Dipahami « RINDU … -- Topsy.com

  20. hmm……….
    Allah memberikan apa yang kita butuhkan,
    ga sekedar yang kita inginkan…
    karena itu ga selamanya yang kita inginkan dikabulkan
    krn blm tentu yg kita inginkan itu benar-benar kita butuhkan…

  21. ketika mimpimu yg begitu indah, tak pernah terwujud ya sudahlah

    saat kau berlari mengejar anganmu, dan tak pernah sampai… ya sudahlah

    Kita sambung satu persatu sebab akibat,
    Tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
    Menuntun ke arah mata angin bahagia
    Kau dan aku tahu jalan selalu ada

    (Bondan Prakoso & Fade2Black)

    ===========================

    Ketika semua tak seperti yang saya inginkan, sedih pasti, kecewa apalagi, dan akan menjadi kekeliruan yang fatal ketika saya salah menyikapi, haruskah saya marah dengan ALLAH yang telah memutuskan ini terjadi? satu hal yang harus saya ingat “boleh jadi engkau menyukai sesuatu tapi itu belum tentu baik menurut ALLAH, dan boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi itu belum tentu buruk menurut ALLAH” siapa yang lebih tahu, saya atau ALLAH? jadi kalau saya protes sok tahu banget saya merasa bahwa rencana saya yang terbaik dan harus terjadi :)

    (Rindu aka Ade)

    Makasih mbak Ade, artikelnya sdh menambah makna tentang takdir

  22. =======
    TAWAKKAL adalah implementasi dari pengakuan kelemahan dan kekurangan kita sebagai makhluk. Setelah segala usaha kita lakukan dengan segenap kemampuan yang kita miliki dan berdo’a sungguh-sungguh, lalu kita serahkan hasilnya hanya kepada ALLAH. Tetap memohon yang terbaik dari hasil usaha atau ikhtiar yang telah kita lakukan.
    =======

    • =======
      Maaf ya mas.. semua orang pun tahu, niat dan do’a itu ada di awal pekerjaan. Niat dan do’a itu pun gak perlu orang lain tahu.. itu urusan kita dengan ALLAH.

      Di antara ketiga hal tersebut (do’a, ikhtiar dan tawakal) gak ada yg belakangan seperti yg mas persepsikan tersebut.

      Ikhtiar adalah bentuk atau implentasi dari kesungguhan kita dalam mancapai atau meraih apa yang kita inginkan dan kita cita-citakan. Dan do’a adalah wujud pengakuan kita sebagai makhluk yg lemah akan Dzat yang Maha Kuasa. Sebagai makhluk yang lemah, kita wajib berdo’a untuk memohon dan meminta kekuatan-NYA agar keinginan/pekerjaan/cita-cita kita tersebut dapat tercapai. Sedangkan tawakal adalah implementasi dari pengakuan kelemahan dan kekurangan kita. Jadi Setelah segala usaha kita lakukan dengan seluruh kemampuan yang kita miliki dan berdo’a sungguh-sungguh, kita serahkan hasilnya kepada ALLAH. Tetap memohon yang terbaik dari hasil usaha atau ikhtiar kita, terbaik menurut ALLAH tentunya..

      Jadi bukan berarti ikhtiar dulu baru berdo’a.. baca deh pelan-pelan kalimatnya..

      Anyway, thanks atas masukannya.. :)
      =======

      • Hmmm,
        Kita memang sedang berusaha untuk dapat mengenalNYA dengan sebaik-baik usaha (ikhtiyar) berdasarkan apa yang kita ketahui, yaitu perintah dan laranganNYA. Namun kan pada kenyataannya apa-apa yang kita ketahui itu sangatlah sedikit kalau dibandingkan yang tidak kita ketahui.
        Kalau pun dalam pengalaman kita masing-masing dapat melihat hal yang tidak dapat dilihat oleh orang lain, maka apakah itu memang harus dipaksakan untuk dapat dilihat? Pastilah DIA yang memberikan segala karunia kepada semua hambaNYA telah mengetahui segala kebaikan yang terkandung dalam segala kehendakNYA sejak dari awalnya hingga akhirnya. Dan itu tidak perlu harus kita ketahui semuanya. Terhadap yang tidak dapat kita gapai inilah wilayah iman kita kepada-NYA.

        Kalau boleh mengusulkan nih, secara mudah sih takdir itu bisa diterjemahkan sebagai realisasi dari kehendakNYA. DIA tentu saja telah mempunyai rencana yang sempurna terhadap segala yang diciptakan-NYA dari awal sampai akhir. Dan segala hal yang telah terealisasi dalam waktu bisa kita temui sebagai jejak-jejak (ayat) kesempurnaan af-alNYA menurut kesempurnaan ilmu-NYA dan kesempurnaan kebaikan-NYA.

        Kalau kita pandang secara parsial tentu saja kita bisa melihat setiap kita mempunyai pemahaman akan kebaikan, juga pandangan akan hal-hal yang baik serta jalan-jalan menujunya. Namun kalau kita lihat betapa DIA telah menciptakan semua makhluq ini dengan tiada sesuatu pun yang sia-sia, maka bukankah harus kita akui bahwa kebaikanNYA meliputi semua mahkluqNYA? Mulai dari keberadaan makhluq tsb., kesadarannya, tindakannya hingga akibatnya. Sementara kalau kita hanya berpikir tentang diri sendiri dan kebaikan yang juga berujung bagi diri sendiri, bukankah justru kita sedang berusaha untuk memisahkan diri dari kebaikanNYA tersebut? Apa kita manusia ini bukan makhluqNYA? Pasti iya. Jadi kebaikan yang ada pada setiap kita ini adalah kebaikan-NYA semata.

        Nah, saya kira hal ini cukup kita sederhanakan dengan hanya melihat satu sisi dominan ini saja ya, yaitu DIA sebagai Ar-Rochmaan.

        Untuk membahas dengan cara yang lebih rumit tentu saja ada jalannya, tetapi saya kira hal itu lebih baik dilakukan diruang yang lebih terbatas dan oleh yang benar-benar mumpuni.

        Semoga bermanfaat. :-)

        Salam,

  23. =======

    Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi ALLAH. (QS. Al-Hadiid [57]: 22)

    Segala sesuatu yang ada di dunia ini telah ditentukan, dan semua yang AKAN dan TELAH terjadi, telah ditetapkan. Ujian, cobaan, nikmat.. semuanya telah ditetapkan oleh-NYA. Keyakinan seperti ini yang semestinya kita tanamkan pada diri dan hati kita, agar kita berhenti bertanya dan protes kepada ALLAH SWT. Jika keyakinan seperti ini telah kuat tertanam dalam hati dan jiwa kita, insya ALLAH.. hal tersebut dapat menenangkan hati dan menghindarkan kita dari depresi, stress, putus asa dan tekanan bathin lainnya ketika apa yang kita inginkan dan cita-citakan gak tercapai. Dan pada akhirnya keyakinan tersebut akan merubah ujian dan cobaan menjadi sebuah anugerah..

    *nasihat untuk diri sendiri*
    =======

    • =======
      Salah satu sifat orang-orang mukmin yang paling agung adalah perasaan tenang ketika tertimpa musibah, dan menyerahkan segala yang menimpa dirinya kepada ALLAH, bertawakkal kepada-NYA, percaya akan janji-NYA, berbaik sangka terhadap-NYA dan menunggu jalan keluar yang diberikan oleh-NYA. Itu semua merupakan buah keimanan yang paling besar dan paling berharga. (Aidh al-Qarni)
      =======

  24. Subhanallah, mba rindu… beberapa bulan ini mimi benar2 merasakan apa yang diposting mba kali ini… manusia merencanakan, Allah menentukan…

    kejadian2 beberapa bulan ini begitu unik bagiku dan keluargaku… alhamdulillah, kami menjadi lebih mengerti beberapa hal setahap demi setahap dalam menyikapi takdir Allah bagi kami…

    HANYA DENGAN MENGINGAT ALLAH HATI MENJADI TENANG.

    ternyata kalimat itulah kuncinya!

    segala kesulitan dan kerumitan hidup, menjadi tiada berarti, rasanya begitu plong, hilang dan legaaaa ketika kami menyikapi dengan mengingat segala rahmat Allah yang telah turun pada kami, rasanya segala beban lepas.
    dengan mengucap Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji’uun, kami menyadari bahwa segala apapun akan kembali kepada-Nya.

    Laa haula walaa quwwata Illa billahil aliyyil adzhiim, kalimat menentramkan kami karna kami menyadari bahwa tiada daya upaya melainkan hanya karena kehendak-Nya.

    dan kalimat inilah yang selalu benar-benar menenangkan hati kami Insya Allah 100% : maka nikmat Allah yang mana lagi yang hendak kami dustakan…???
    membaca surat Ar-Rahman benar-benar membuat hati kami tenang, Insya Allah

    mimi gatau bagaimana teori untuk membuat kita sebagai manusia bisa menyikapi segala kondisi yang sudah ditakdirkan kepada kita, tapi yang jelas, kalau kita memutuskan untuk mendekat kepada Allah dengan langkah2 yang diridhoi-Nya, Insya Allah, Allah juga akan membukakan jalan lebar2 bagi kita, untuk dapat mengerti dan menerima…
    Saat kita berprasangka baik pada Allah, Subhanallah, akan terasa indah sekali hidup kita :)
    Wallahualam bissawab…

  25. Manusiawi kalau kita sulit memahami takdir-Nya… tapi apapun itu khendak-Nya yg tak bisa dipungkiri, Allah akan selalu memberikan yg terbaik bagi makhluknya.

    Terima kasih Rindu-ku pencerahannya. :)

  26. takdir mempertemukan sy dengan blog penuh himah ini…alhamdulillah, takdir memang sulit dipahami…apa pun yg ditakdirkan itulah yang terbaik, ketika Dia menakdirkan sy bertemu suami…,sulit dipahami, koq bisa????, tapi itulah takdir, dan itu yg terbaik, nantipun jodoh yg ade dapatkan, itulah yang terbaik..(koq jadi bahas jodoh ade…???)

  27. Assalamu’alaikum ukhti..
    Syukron bwt pencerahan’y..

    Salm knl ne dr medan..
    Ana suka bgtz ma tulisan ukhti..
    Mg dpt meluruskan hdp dn niat ana..

    Izin share y ukhti,

  28. ade pernah baca buku cerita anak-anak, dimana dalam buku cerita tersebut ada pertanyaan dan kita harus pilih jawabannya yang sudah ada disana, bila kita pilih jawaban A maka kita harus buka halman20 (untuk meneruskan cerita tersebut) dan bila pilihan kita B maka kita harus buka hal 25.

  29. saya tulis ini dalam tulisan saya tentang takdir ,dengan judul : semua sempurna sesuai rencanaNYA.

    demikian tawakal bukan sikap pasrah seperti dalam hadist berikut :

    Dahulu Rosululloh pernah ditanya oleh seseorang: “Wahai Rosululloh , aku ikat unta ini dan aku bertawakal atau aku lepas dan aku bertawakal? Jawab beliau: “Ikat lalu bertawakallah!” (HR. at-Tirmidzi: 2517, Ibnu Hibban: 731, dihasankan Syaikh al-Albani dalam Takhrij Musykilatul Faqr no. 22).

    takdir Allah pasti terjadi,dan itu pasti sempurna,hanya kita mungkin kita yg belum memahaminya saja untuk saat ini :)

  30. takdir ALLAH adalah akhir dari ikhtiar, ikthiar dulu baru takdir,

    sandarkan semuanya… 100% bertawakkal, setelah kewajiban kita lakukan ^-^ :-) neng…
    makasiih dah ingetkan saya, kewajiban padaNYA belum 100% saya tunaikan ^_^

  31. Telah jauh Engkau berjalan diantara beribu harapan
    mencoba merengkuh mimpi yang menjulang di depan
    Tak jarang harus menyingkirkan bebatuan yang berserakan

    Bersandar di puing puing semangat yang mulai memudar
    Ada baiknya Engau berhenti sejenak ditepi persimpangan

    Redakan asa meletakkan dahaga
    Tengguklah rasa tidurkan gelisah
    Biarlah malam memeluk dukamu
    dan sunyinya membasuh lukamu
    kenapa saya jadi sok puitis yah???
    terlihat fals yah!!!

    Rindu: iya kenapa jadi melo begini mas … sini duduklah disamping saya, kita cerita soal rembulan :)

  32. Mb rindu,, thanks… kamu inspirasiq untuk membuat blog,,, awalnya q gak brani tp sekarng akn kucoba… tetaplah berkarya q tunggu artikel selanjutnya,,,,,,

    Rindu: buatlah tapak dengan menulis kebaikan, hingga saat kita wafat nanti ada pahala yang terus mengalir karena dakwah dakwah kita, insya ALLAH… menulisnya dalam rangka mencari ridho ALLAH yah, agar tak sia sia :)

  33. alhamdulillah masih bisa baca tulisan dakwah lagi…..
    keep on sharing ya………..

    Rindu: selama ALLAH memberi saya kemampuan, saya akan terus menulis …

  34. akhirnya yang dinanti datang juga :)
    lama ga’ nulis mba ade?
    kangen uey…

    apa yang terjadi adalah yang terbaik di Mata Allah
    dan semua adalah milik Allah jadi harus ikhlas
    bukan begitu? :)

    Rindu: iya memang begitu bukan? :P

  35. ketika apa yang saya rencanakan dan telah saya perjuangkan berakhir tidak sesuai dengan keinginan,
    hati manusia saya tentu akan berteriak “Mengapa bisa terjadi, apa salah saya …”

    Bahkan kemudian dengan merajuk saya berteriak ke langit “Mengapa Yaa ALLAH? telah kulakukan semua yang KAU perintahkan, kujalani hidup selurus lurusnya .. mengapa ENGKAU tetap saja mempersuilitnya?”

    “Lihatlah mereka yang ‘seenaknya dan semau gue’ dalam menjalani hidupnya tapi ENGKAU beri kemudahan juga kepada mereka … ”

    Ah, saya pun menghakimi ALLAH .. tiba tiba saja saya merasa ALLAH tidak adil … padahal mungkin saja ALLAH memiliki rencana lain atas hidup saya. Dengan segala Kasih SayangNYA, sifat Ar Rahmaan dan Ar Rahiim nya .. masa sih DIA merencanakan sesuatu yang buruk untuk kehidupan saya?

    Duh, Maafkan kami Yaa ALLAH! Yang berburuk sangka kepadaMU ..
    Jiwa dan tubuh ini milikMU, terserah bagaimana ENGKAU memperlakukannya .. mau ENGKAU bolak balik kek, mau ENGKAU lempar lempar kek .. itu semua adalah hak dan kuasaMU sebagai pemilik alam semesta dan segenap isinya ….

    kami minta padaMU, beri kekuatan pada jiwa dan tubuh ini untuk selalu berbaik sangka atas semua ketentuanMU .. beri kami kekuatan untuk menghadapi ujian pembuktian cinta yang ENGKAU berikan .. agar kai bisa menjalaninya dan menjadikan kami benar benar pantas mendapatkan Cinta dan Ridha dari MU.


    hiks …. *lari ke sudut kebun*

    Rindu: Maka sudah sepantasnya kita selalu introspeksi dan evaluasi diri. Jika dalam kehidupan ini kita ternyata dimusuhi manusia, maka jangan bersedih dulu. Sebab Nabipun pernah dimusuhi. Namun selanjutnya kita perlu lihat, apakah manusia memusuhi kita lantaran akhlak kita atau aqidah kita. Jika ternyata kita dibenci lantaran akhlak kita, maka sudah sepatutnya kita ber-istighfar dan memperbaiki diri. Karena Nabi shollallahu ’alaih wa sallam tidak pernah dibenci manusia lantaran akhlaknya. Namun jika kita dibenci lantaran aqidah kita, maka sepatutnya kita bersyukur dan bersabar. Sebab Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dan para sahabatnya-pun dibenci karena aqidahnya. Itupun dengan satu catatan, yaitu kita selama ini memang sudah terus-menerus berusaha meluruskan dan mengokohkan aqidah Tauhid kita setiap hari

  36. Takdir akan dipahami, bila kita melepas persepsi akal.

    Rindu: kata guru mengaji saya, semua yang terjadi dibumi ini bisa dilogikakan … tapi tidak takdir kali yah? wallahu alam

    • Kalau engkau melihat sejenak kembali kedalam catatanku mungkin akan bisa kamu temukan catatan kecil mengenai qodho dan qodar ini de’, dan mungkin engkau akan melihat dengan sebuah persepsi baru.

  37. apa yang kita terima saat ini merupakah pemberian terbaik dari Allah buat kita namun seringkali susah memahaminya karena nafsu duniawi lebih besar dari keihklasan

    Rindu: Saya tidak tahu mau menyebutkannya sebagai apa, tapi menurut saya, bersyukur kala ujian datang akan memudahkan kita untuk berjuang melewatinya. Sebab ketika Allah menurunkan lagi sebuah ujian pada diri kita, saat itu harusnya kita tahu, bahwa Allah menyimpan sebuah kenikmatan lagi di baliknya. Bila kita lulus, maka kenikmatan itu akan terasa jauh berkali lipat. Sesuatu yang diperoleh dengan perjuangan biasanya akan terasa lebih indah. Dan kepuasan seperti itu tidak hanya akan berakibat kenikmatan dunia, melainkan juga merupakan saham pribadi untuk membuka pintu surga. Jadi, kita semua memang harus berjuang untuk menang.

  38. Jangan Pasrah terhadap takdir, semua di tentukan oelh usaha manusia,.. Tuhan hanya memberikan Rahman dan rahim- dan akan meminta pertanggun jawaban usaha manusia kelak,….

    Rindu: kalau tidak pasrah dan berserah diri atas takdir, lalu mau kemana? dilawan tetap aja terjadi … Ujian yang datang kepada tiap diri kita tidak pernah sama. Ia akan turun sesuai porsi kemampuan kita menghadapinya. Semakin baik kualitas keimanan seseorang, maka semakin kencang pula badai menerpa. Hal ini pasti sudah diketahui banyak orang, tapi banyak orang sering lupa bila ia sendiri yang sedang menghadapinya. Menanggapi ujian yang datang dengan lapang hati memang tidak mudah. Tapi itu adalah salah satu cara untuk menjaga keikhlasan dalam diri untuk setiap perbuatan, dan meneguhkan diri untuk menang dari segala macam ujian itu.

  39. Akhirnya.. ada tulisan baru lagi :D

    Miss U Lots Ka.. hehe..

    Rindu: miss you too sist, iya kemarin seminggu terkapar tak berdaya … halah !!

  40. ketika “ridho” dan “ikhlas” itu sulit…..terasa mencekat di tenggorokan dan menekan hati dan perasaan kita…..apa yang harus kita lakukan mba ade..??

    Rindu: innalilahi wa inna illahaihi rajiun … ALLAH lah tempat kembali, ada yang lain?

  41. Percaya akan takdir adalah perwujudan keimanan pada qadha dan qadar. Memang sampai sekarang pun nalar saya belum bisa memaknai kenapa harus ada takdir, dikala kita di haruskan berikhtiar? Tapi seiring waktu berjalan dalam meng-artikan takdir saya menggunakan hati saja, karena otak sampai dunia kiamat tidak bisa memaknainya.

    Rindu: Ketika diri kita sudah terbiasa menghadapi berbagai macam rintangan dalam kehidupan, kita akan mengerti bahwa rintangan itu ada untuk dilewati, dan melewatinya perlu kerja keras dan kesungguhan. Dan bukan hanya itu, setelah kita berhasil melewatinya, kita akan mendapatkan kepuasan dan memperoleh nikmat sesudah kepayahan

    .

  42. jadi ingat kata seorang teman yang menganalogikan hidup ini seperti seorang mahasiswa yang mengambil suatu matakuliah di suatu perguruan tinggi selama satu semester. katanya, hasil itu sudah ada,wan. sudah ditetapkan kamu akan dapat IP berapa. tapi, bukan hasil itu intinya kuliah. yang penting itu adalah prosesnya. bisa jadi ada yang IPnya bagus (katakanlah 4), tapi bisa jadi juga ada yang IPnya jelek (katakanlah 2,5). tapi bukan itu intinya,wan. intinya adalah perjuangan kamu memperoleh hasil 2,5 atau 4 itu. hasil 2,5 boleh jadi lebih buruk daripada hasil 4. tapi, prosesnya bisa jadi lebih baik daripada proses mendapat 4…

    catatan : hasil disini, dianalogikan dengan takdir…

    Rindu: proses menuju takdir … bingung saya dengan komen ini, maaf :P

  43. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

    Ikhtiar > sabar > tawakal > ikhlas > ridho.

    Ahh… Nyimak ajalah….

    *gak bisa koment*

    Rindu: Tidak banyak manusia yang rela bersabar kehilangan surga dunia demi meraih surga akhirat. Tidak banyak orang yang rela menghadapi neraka dunia demi terbebaskan dari neraka akhirat. Hal ini cuma menunjukkan betapa tidak sabarnya manusia. Dan hal ini juga menunjukkan betapa mudahnya manusia terjebak dengan hal-hal yang zahir dari kehidupan dunia ini dan mereka tidak cukup tajam penglihatannya untuk mamandang hal-hal ghaib dari kehidupan akhirat.

  44. kalau Allah sudah menetapkan..kita hanya bisa tunduk.. taat…patuh…,

    Rindu: setuju !! lalu mau apalagi … :)

  45. berkaitan ttg takdir, alhamdulillah saya sudah mulai paham.. ini erat kaitannya dengan Lauhul Mahfudz.
    sebenarnya tidak jauh dengan bidang IT. Mungkin hanya org2 tertentu sj yg paham, yg pernah bergelut dalam bidang IT. InsyaAllah kalo ada waktu akan saya paparkan dalam sebuah novel. mhn do’anya.. :D

    Rindu: ajari saya jika sudah lebih dulu paham soal takdir …

  46. Ini dia nih Ilmu Ikhlas… :)
    jalani hidup dengan sebaik-baiknya.. terima dan syukuri atas apa hasil yang diberikan Allah SWT…

    Rindu: Kata orang, hidup ini layaknya roda kehidupan. Kadang berada di atas, kadang berada di bawah. Ada pula yang bilang hidup ini seperti ombak di pantai. Kadang tenang, namun tak jarang pula menghantarkan gelombang yang begitu kencang. Apa pun perumpamaan manusia terhadap kehidupan ini, intinya adalah hidup ini takkan setenang air di dalam kolam. Akan ada goncangan-goncangan, hambatan-hambatan, dan ujian-ujian yang bermacam-macam bentuknya

  47. Jangan Menyerah – D’Masive

    tak ada manusia, yang terlahir sempurna,jangan kau sesali, segala yang telah terjadi

    kita pasti pernah, dapatkan cobaan yang berat, seakan hidup ini, tak ada artinya lagi

    reff1:
    syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik, Tuhan pasti kan menunjukkan, kebesaran dan kuasanya, bagi hambanya yang sabar, dan tak kenal putus asa
    ~

    Jangan Menyerah de….

    Rindu: D’masive saya suka yang ini “kau hancurkan aku dengan sikapmu, tak sadarkah kau telah menyakitiku…” pas !!

  48. Ketika takdir sulit di fahami…???ya diemin ajjah dek…
    Dzikir,,,sambil senyam senyum gitu dweh…
    Jangan lupa sama secangkir teh nya yar tambah anget toe ati…

    Kan AlLAH bersama orang orang yang sabar…

    Rindu: dan jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu … kurang apa coba? :)

    • Masak senyam senyum sndiri,,
      kalau di lihat orang, dikira orang gila loch… Hehehe

      Rindu: senyum ikhlas … senyum tawakal :)

    • Ada yang kurang de’
      Yaitu seorang yang soleh atau soleha yang diamanahkan oleh ALLAH sebagai pendamping untuk menyempurnakan separuh dari agamanya….
      yar ada yang elus elus toe punggung ketika takdir sulit untuk dimengerti…he..he…

      Kira kira aku diamanhkan ALLAH wat ade’ ndak yach….hmm…

  49. Semoga saya bisa termasuk yg memahami takdir…
    Salam!

    Rindu: Terkadang manusia seringkali merasa tidak mampu untuk menghadapi cobaan-cobaan hidup. Bahkan banyak pula yang tak menyadari bahwa semua nikmat dan semua ujian itu hanya berasal dari satu sumber. Semua itu berasal dari pemilik seluruh jiwa-jiwa manusia dan penguasa seluruh hati-hati manusia, yaitu Allah, Sang Maha Kuasa. Parahnya, ada juga yang menyesali diri sendiri, menganggap nasib diri terlalu sial, sehingga tak pernah mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.

  50. Subhanallah…mengena hati bgt sist,saya hanya debu yg mengharap ridho ALLAH :) makasih sist **peluk sist Rindu :D

    Rindu: peluk cesa, sabar yah … ALLAH bersama orang orang yang sabar, nikmat loh bersama ALLAH itu :)

  51. Bicara masalah takdir memang harus hati-hati, karena membicarakan takdir bisa menjerumuskan kepada kekufuran. Saya juga sulit memahami tentang takdir ini, makanya saya serahkan kepada Allah dan RasulNYA saja.

    Rindu: ini ada pesan dari guru mengaji saya “Apakah yang diperoleh orang-orang yang telah kehilangan Allah dari dalam dirinya? Dan apakah yang harus dicari oleh orang-orang yang telah menemukan Allah di dalam dirinya? Sungguh antara yang pertama dan kedua tidak akan pernah sama. Orang kedua akan mendapatkan segalanya, dan orang pertama akan kehilangan segalanya”.

  52. Iyaa………..dannn………Betapa SOMBONGnya manusia yang suka sok ngeJUDGE keputusan ALLAH itu, hanya karena takdir dari NYA begitu terlalu sulitnya untuk dipahami oleh otak KECILnya itu!

    hiihihi itu tuh kalo kita suka terlalu begitu GEER (gede rasa) nya, ngerasa kita adalah makhluk yang CUKUP PENTING……..untuk di’Jahati’ oleh ALLAH, hingga bikin kita sok ngerasa punya HAK untuk marah ke ALLAH!

    idihhhh!!!, padahal kata malaikat sihh……”EMANG SAPE LOEEEE!!”

    Rindu: Buat yang saat ini sedang diuji oleh Allah, apapun bentuk ujian itu, bergembiralah dan bersabarlah.

    Bergembira karena ujian berarti Allah masih peduli dan sayang kepada kita, untuk itu ia memberikan ujian agar kita lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mulia. Allah ingin kita menjadi lebih baik di hadapan-Nya. Setelah itu, bersabarlah karena sesungguhnya kesabaran akan membuahkan ketenangan jiwa, kekuatan hati, dan sungguh Allah selalu bersama orang-orang yang sabar. Bersabarlah, karena Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang beriman, justru manusia lah yang seringkali meninggalkan sang penciptanya.

  53. Temanya agak serius nih!!! dulu saya dulu sering berfikir apa TUHAN tidak adil? begitu banyak ketimpangan pada tiap sisi kehidupan, betapa sering saya menyaksikan sebuah keadaan yang saling bertolak belakang.

    hingga suatu ketika saya mulai sedikit sadar bahwa saya selalu mencari sesuatu yang datangnya dari luar.

    dan saya harus membiasakan hati dan pikiran saya bebas MERDEKA, sekaligus meyakinkan pada hati saya bahwa TUHAN Maha Adil dan Bijaksana, sejak saat itu saya mulai belajar memikirkan sesuatu yang menyenangkan karena Bahagia adalah Fitrah kesengsaraan adalah sebuah pilihan, Kaya adalah Fitrah kemiskinan ialah suatu pilihan, ketika kawan saya menanyakan tentang perempuan/pernikahan, saya akan berusaha untuk diam, karena saya tidak mau membebanka pada hati pikiran saya dengan sebuah pengharapan akan Keanggunan, kelembutan serta Ketulusan seorang Perempuan, dan saya lebih memilih belajar merasakan Belaian Lembut Kasih Sayang TUHAN,

    Rindu: saya setuju dengan kalimat ini “karena saya tidak mau membebanka pada hati pikiran saya dengan sebuah pengharapan akan Keanggunan, kelembutan serta Ketulusan seorang Perempuan, dan saya lebih memilih belajar merasakan Belaian Lembut Kasih Sayang TUHAN” yakinlah ketika kita mengejar akhirat, dunia akan mengikuti .. no future comment :P

  54. suka sekali pas dengan yang saya alami saat ini makasih mbak . . :)
    * ulur tangan assalamualikum . .

    Rindu: Dulu, seorang teman pernah bilang, kalau merasa diri sedang mendapatkan ujian yang begitu berat, “berbaik sangkalah kepada diri sendiri dan kepada Allah”. Ingat bahwa Allah selalu menurut persangkaan hamba-Nya. Anggap saja saat diuji dengan berbagai masalah, kita sedang dalam masa ujian layaknya anak sekolah. Untuk bisa naik tingkat, harus ada ujian untuk menguji kesiapan. Makin tinggi tingkat, makin tinggi pula level kerumitan ujian yang diberikan.

    Percayalah, kalau kita berhasil menghadapi ujian ini, kita akan berhasil naik tingkat di mata Allah, menjadi mukmin sejati. Allah tidak akan memberikan suatu ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya.

    Kalau Allah saja yakin kita mampu, masa kita sendiri tidak yakin dengan kemampuan diri?

  55. Takdir merupakan jalan menuju ridhonya

    Rindu: bukan takdirnya yang akan berbuah keridho-an ALLAH tapi cara hamba hambanya menyikapi takdir, ini bagian dari keimanan, yang memang ada ujiannya, kalau takdir pasti terjadi tapi ridho ALLAH belum tentu didapat, kan gitu yah?

  56. padahal mau coment no 2 eh dapat nomor antrian ke 4….bahwasanya Alloh tidak selalu memberikan apa yang kita minta…Alloh memberikan yang terbaik…http://denmasfauzi3074.wordpress.com/2010/04/16/alloh-berikan-yang-terbaik/

    Rindu: Ya Allah, bila amal2ku tidak cukup u/ melindungiku, maka cukuplah Engkau sebagai Pelindungku, sebagai Penolongku, sebagai Penjagaku.

    Engkaulah ya Allah Yang Maha Menolong tanpa melihat amalku. Engkaulah ya Allah Yang Maha Mengasihi tanpa sebab amalku. Hanya izinkan aku terus mempersembahkan ibadah terbaik untuk-Mu setelah hanya kemaksiatan yang lbh menghias catatan amalku. Kepada-Mu ya Allah Engkau menjaga hatiku u/ tetap bisa tersenyum kepada-Mu, apapun takdir yang Engkau tetapkan untukku”.

    • Iyah, berbaik sangka pada Allah…cuma Allah yang maha mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya. YAKIN :)

      Rindu: kalau tidak yakin dengan ALLAH, kemana lagi kita meminta, iya kemana lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s