Hati Hati Dengan Hati…

Hati, segumpal daging pemilik sejuta rasa, kalau kata bimbo hati adalah cermin tempat pahala dan dosa berpadu :) saya punya satu hati, yang didalamnya bersemayam bahagia, bersemayam luka, bersemayam sejuta rasa, dari semua bagian tubuh saya, hatilah yang paling dominan berperan, si tuli punya hati, si buta punya hati, saya punya dan kamu punya, si baik akan berjulukan si baik hati, si jahat agar bergelar manusia tak punya hati, jadi memang hati lah yang memegang peranan penting dalam hidup setiap yang bernyawa, jadi hati hati dengan hati :)

Jika hati adalah bagian penting dari raga ini, mustinya saya merawatnya untuk tetap kelihatan cantik seperti saya merawat tubuh saya agar selalu harum, ketika saya tahu bahwa hati adalah bagian dari tubuh saya maka harusnya saya mengerti bahwa hati butuh makanan agar tetap sehat, tidak jadi hati yang mati akibat kelaparan :) begitu bukan? memberi makanan hati dan menyehatkan hati, selain itu hati hati dengan penyakit hati, betapa pentingnya hati :)

Jika begitu pentingnya hati, saya akan belajar menata hati, merawat hati dan menjadikannya indah. Caranya De? yang pertama pasti jauhi penyakit hati, penyakit hati itu memburamkan hati, kalau hati kusam dan hitam bagaimana cahaya ALLAH bisa masuk dong kalau kaca hatinya buram :) hati yang sakit itu hati yang isinya iri, dengki, amarah, dendam, dusta dan ini semua membusukan hati, terbayang gak hati yang busuk, baunya kaya apa? gimana mau bahagia dong kalo hatinya busuk dan bau, gak ada yang mau deket sama orang yang hatinya busuk, dijamin itu, bau soalnya :)

Penyakit hati ini bisa jadi justru memiliki pengaruh yang lebih destruktif dibandingkan penyakit fisik. Dan orang yang mengidap penyakit hati tidak akan pernah menggapai kebahagiaan yang hakiki. 

Rusak hati maka rusaklah seluruh hidup, hidup dengan amarah, hidup dengan rasa sakit hati dan dendam, gak deh, gak mau.. emang  mau apa hidup dengan hati yang sakit, saya sih gak mau :)

Jadi gimana dong agar hati gak sakit? atau kalaupun sudah terlanjur sakit apa dong obatnya De? ini resep dari guru mengaji saya …

  1. Ambillah akar pohon kefakiran dan akar pohon ketawadhu’an artinya saya wajib mengosongkan hati saya dari  sombong, kerendahan hati akan menjauhkan saya dari iri dengki … tidak boleh bangga dengan apa yang saya miliki, karena semua akan punah, hanyut tanpa bekas, jadi kalau liat ada orang sombong, itu artinya hatinya udah sakit tuh orang :) harus di opname :)
  2. Masukkan akar taubat ke dalamnya, saya dan kamu punya dosa kan? kan kita manusia tempatnya khilaf, masih berani apa gak mohon ampun setelah berbuat dosa, mau apa napas terhenti ketika belum mendapat ampunan, jadi harus buru buru taubat, setiap hari, yo beningkan hati dengan istighfar disetiap hembusan napas, bisa dong? :)
  3. Masukkan semua itu ke dalam panci taqwa, ketika saya mengaku mencintai ALLAH, maka saya wajib taqwa, jauhi laranganNYA dan jalankan perintahNYA… bahagia tinggal ngikutin nih kalo dah gini, asik kan :)
  4. Didihkan semua itu dengan api tafakur, lakukan di setiap tahajud, mengadulah kepada ALLAH, mintalah cintaNYA, keridhoaanNYA, mintalah semua yang ingin diminta, ALLAH maha mengabulkan doa yang mencariNYA di sepertiga malam, percaya kan kalau ALLAH tidak pernah ingkar janji, jadi tunggu apalagi? hati bening, hidup tenang dan bahagia plus semua doa akan diqobul, maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA.
  5. Hidangkan dalam piring dzikrullah, tak ada yang mampu mengobati hati selain dzikir, ketika ada terasa iri dan amarah dihati, dzikirlah. Ketika didzalimi oleh hamba yang lain maka dzikirlah… dzikirlah disetiap helaan napas maka ALLAH yang akan menjaga hati saya agar gak sakit, terbayang gak ketika sang maha penjaga yang menjaga, setan gak akan tembus deh :) subhanallah.

 

Jadi mulai sekarang hati hati dengan hati, ketika saya tidak mampu mengisinya dengan kebaikan maka sang hati akan terisi dengan keburukan, kan gak mungkin bersemayam dalam satu hati antara kebaikan dan keburukan, kan gak mungkin kan dzikir sambil mabuk :)

Ibarat cermin yang sudah penuh kotoran maka jangankan untuk bercermin orang lain, untuk dirinya sendiripun tidak bisa… buram gitu.

Semoga ALLAH menyingkapkan hijab dihati, menjernihkan hati kita sehingga nyatalah ALLAH dan kita menemukan ALLAH dalam setiap apapun yang terjadi, inilah bahagia yang hakiki…

Siapa sih yang gak mau hidup bahagia, sumber bahagia dan ketidak bahagiaan itu kan hati yah? jadi hati hati menjaga hati kalau mau bahagia :)

 

 

  

About these ads

130 thoughts on “Hati Hati Dengan Hati…

  1. setiap kali baca semua tulisan yang ada di kebun hikmah , selalu dapat pencerahan .
    pengen minta deh nomor haendphone penulisnya .
    pengen sharing sama dia :)

  2. Masya Allah, betapa indahnya orang yang memiliki hati yang suci, bercahaya yang tampak jelas pada pancaran mukanya..selalu berzikir kepada Allah dan merendahkan diri kepada Nya..hati adalah raja..raja yang beriman maka rakyatnya akan beriman, raja yang busuk rakyatnya akan serakah..

  3. hati itu bagaikan sebilah pisau
    bila kita gunakan dengan baik akan bermanfaat dan bila kita gunakan dengan salah akan mudharat

  4. Selamat berakhir pekan ria, semoga bahagia penuh cinta bersama keluarga dan handai taulan. Sukses selalu untuk sahabatku nun jauh dimata namun dekat di lubuk hati
    Salam hangat dari ruang hati terdalam

    Rindu: ini komen weekend yah… :P

  5. menjenguk pemilik kebun hikmah ini..
    semoga selalu sehat amin

    Rindu: silahkan masuk mas, nanti saya buatkan teh hangat dan duduklah disamping saya, bercelotehlah :)

  6. sist… kadang hati ini sakit melihatnya, namun ketika dia tersenyum, hati ini luluh dan membalas senyumnya…

    Rindu: jangan termakan rayuan dunia ah sist … malu sama ALLAH :)

  7. jangan kebanyakan makan hati… asam urat…. ^_^

    Rindu: iya, asam urat tuh mas .. makanya makan sayur aja, biar bening. janga lupa minum air putih yang banyak.

  8. Baca komentar2 di tulisan Ini, rasanya lengkap banget ya de…semoga semua yang ada tidak hanya mampu dituliskan, tapi juga dilakukan…karena pekerjaan menjaga hati, mensucikan hati…itu harus kita lakukan seumur hidup…hingga akhir nafas kita.
    Hati itu, selin menjadi raja bagi anggota tubuh kita, juga Muaranya semua anggota Tubuh kita, jadi jika kita ingin membersihkannya, jangan lagi mengalirinya dengan kotoroan2 yang akan membuat hati menjadi keruh dan kotor…karena tidak mungkin memantul Cahaya-NYA, dalam hati yang Kusam…
    Semoga kita semua bisa Istiqomah, mensucikan hati, menjaganya dari segala penyakit hati…Amin ya Rabb

    Rindu: Walhamdulillahi rabbil-alameen, wa sallal-lahumma wa sallama wa baraka ala nabiyyina Muhammadin wa ala alihi wa sahbihi wat-tabi’een. [And all praises are to Allah Lord of the Worlds, and send Your prayers, peace and blessings on our Prophet Muhammad and on his family, companions and followers.]

  9. Baca komentar2 di tulisan Ini, rasanya lengkap banget ya de…semoga semua yang ada tidak hanya mampu dituliskan, tapi juga dilakukan…karena pekerjaan menjaga hati, mensucikan hati…itu harus kita lakukan seumur hidup…hingga akhir nafas kita.
    Hati itu, selain menjadi raja bagi anggota tubuh kita, juga Muaranya semua anggota Tubuh kita, jadi jika kita ingin membersihkannya, jangan lagi mengalirinya dengan kotoroan2 yang akan membuat hati menjadi keruh dan kotor…karena tidak mungkin memantul Cahaya-NYA, dalam hati yang Kusam…
    Semoga kita semua bisa Istiqomah, mensucikan hati, menjaganya dari segala penyakit hai…Amin ya Rabb

    Rindu: Allahumma arinal-haqqa haqqan warzuqnat-tiba’ah, wa arinal-batila batilan warzuqnaj-tinabah, bi rahmatika ya arhamar-rahimeen [ya ALLAH, Let us see the good as good, and bless us with following it. And show us the falsehood as falsehood, and bless us with staying away from it, with Your mercy, ya Most Merciful] amin ya ALLAH

  10. Hati Hati Dengan Hati, Karena Hati diciptakan dengan sangat Hati Hati olah Maha Pemilik Hati, Hati lah yang akan membuatmu Menghormati Yang Memiliki Hati, Hati Hati lah dengan yang membiarkan hidup tanpa Hati, karena bisa membuat Hati mu tak berarti.

    *baru absen…ternyata ada tanaman baru di kebun ini…baru nyampe hbs ta’ziah dr Kampung nenek dari bp mertua meninggal…innalillaahi wainnalilaahi raji’un..*

    Rindu: innalilliahi wa inna illahi rajiun, setiap napas akan berhenti mas, entah hari ini, entah lusa akan jadi giliran kita berpulang :) semoga keluarga diberi kekuatan atas kehilangan

  11. seperti kata orang…
    “mengherankan sekali melihat orang membasuh wajahnya berkali-kali dalam sehari, tapi tak pernah membasuh hatinya sekalipun dalam setahun….”
    semoga kita bisa menjadi orang yang rajin membersihkan hati kita, serajin kita membersihkan wajah kita….
    hehehe…..

    Rindu: iya, insya ALLAH kita terus diberi oleh ALLAH air bening pengganti kopi dihati kita, agar teko nya kembali bersih :)

  12. Hati bagaikan seorang raja atau panglima perang yang mengawasi perajurit dan
    tentaranya. Dari hatilah bersumber segala perintah terhadap anggota badan.

    Mka hati-hatilah dengan hati yang lembut ini, dengan terus mengingat kebesaran dan keagungan Allah Swt. Melalui segala ciptaan-Nya.

    Rindu: semoga ALLAH terus memberi saya kelembutan :) amin ya ALLAH.

  13. jadi inget lagu..
    “jagalah hati..jgn kau nodai..
    jagalah hati belalang kupu-kupu lentera hidup ini..”
    pakabar de? semoga selalu sehat dan kuat yah..amin

    salam, ^_^

    Rindu: kang Didie, alhamdulillah hari ini ALLAH memberi Ade sehat meski masih batuk tapi insya ALLAH segera sembuh. makasih yah. :)

  14. sungguh hati memang benda kecil namum semua kehidupan ada didalamnya, luar biasa bila kita merawat hati dengan ke ikhlasan.hidup akan terasa indah dan luas….

    Rindu:La ilaha illa anta subhanaka, inna kunna minadh-dhalimeen.

  15. persis di hari yang sama (kemarin.red), temen saya juga (dengan) panjang lebar mendiskusikan soal hati, ada fenomena apa ya, atau kebetulan saja (sambil berharap Mba Rindu ndak mbatin kalau saya berlebihan :) ) . . .dengan selalu mengingatNya lah, yang Maha membolak-balikan hati, setiap langkah, sikap, tindak tanduk, dkk-nya itu mendapat ridhoNya. . .

    artikel yang bagus

    salam,
    pembaca dari jepara

    Rindu: karena ALLAH maha membolak balikan hati, maka jangan sekali kali berjanji untuk sehidup semati ya Ndung :)

  16. iya…betul… skali lg makasih byk ya… :) boleh tau, dimana sy bs kontak mbak selain di blog ini ? utk bs sharing… :) byk hal yg ingin sy pelajari… thx

    Rindu: nanti saya add YM nya ya sist … insya ALLAH.

  17. Hati memegang peranan penting dalam kehidupan seorang anak manusia, hati bisa membawa seseorang ke dalam surga maupun ke dalam neraka. Hati yang bersih, tanpa dikotori oleh rasa iri, dendam maupun rasa-rasa negatif lainnya bisa membawa seseorang masuk ke dalam surganya ALLAH.

    Anas bin Malik ra. berkata, suatu ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah saw. kemudian beliau berkata, “Sebentar lagi akan melintas di hadapan kita seorang calon penghuni surga”. Tiba-tiba muncul salah seorang kaum Anshar, jenggotnya masih basah karena bekas air wudhu dan sandalnya dia tenteng dengan tangan kirinya. Keesokan harinya, Nabi saw. megucapkan hal yang sama, dan orang yang pertama itupun muncul kembali dengan penampilan yang sama. Pada hari ketiga, Nabi saw. mengucapkan hal yang sama, dan orang itupun muncul dengan penampilan yang sama. Ketika Nabi saw. bangkit dari tempat duduknya, Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash mendatangi laki-laki itu dan berkata, “Sesungguhnya telah terjadi sesuatu antara aku dan ayahku, oleh sebab itu aku berhasrat untuk tinggal di rumah Anda selama tiga malam, apakah Anda berkenan untuk menampungku?” Orang itu menjawab, “Silahkan saja”.

    Anas bin Malik ra. menceritakan, bahwa Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash menceritakan bahwa selama tiga hari tiga malam tersebut, dia tidak pernah melihat laki-laki itu bangun untuk sholat malam, kecuali dia hanya melihatnya setiap akan tidur dan bangun, dia berdzikir dan bertakbir, kemudian berangkat untuk sholat Subuh. Di samping itu, (kata Abdullah bin ‘Ash) aku juga tidak pernah mendengar kata-kata buruk yang keluar dari mulutnya. Setelah berlalu tiga hari tiga malam, dan aku telah menyaksikan sendiri segala tindak tanduknya selama di rumahnya, akhirnya aku berkata kepada lelaki Anshar itu, “Wahai hamba ALLAH, terus terang, tidak ada kejadian apa-apa antara aku dengan ayahku, tetapi aku mendengar Rasulullah saw. berkata tentang dirimu selama tiga kali berturut-turut engkau melintas di hadapan kami, “Sebentar lagi aka melintas di hadapan kita seorang calon penghuni surga”, dan selama tiga kali itu, ternyata kamulah yang melintas di hadapan kami, itulah sebabnya aku berhasrat untuk tinggal bersamamu agar aku bisa melihat amalan yang engkau kerjakan dan agar aku dapat mengikutinya. Tetapi (selama tinggaldi rumahmu). aku tidak melihat engkau mengerjakan amalan yang banyak, lalu apakah yang mengantarkanmu dapat meraih apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw.?”

    Laki-laki Anshar itu menjawab, “Tidak ada yang istimewa, kecuali apa yang kamu saksikan sendiri”. Ketika aku berpaling untuk pergi, laki-laki Anshar itu memanggilku seraya berkata, “Tidak ada yang istimewa, kecuali apa yang telah kamu lihat, di samping itu, aku tidak pernah menyimpan rasa benci dan iri atas nikmat yang ALLAH berikan kepada saudaraku sesama muslim”. Lalu Abdullah bin ‘Ash berkata, “Itulah yang mengantarmu meraih apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw. dan pekerjaan itulah yang tidak mampu kami lakukan”. (HR. Ahmad)

    Subhanallah, hati yang bersih yang kosong oleh segala rasa yang negatif ternyata sanggup membawa seorang hamba memasuki surganya ALLAH yang sangat diidam-idamkan oleh semua umat Islam. Mampukah kita??? *bertanya kepada diri sendiri?*

    Rindu: ini postingan apa komen yah? :) no future comment.

  18. Seperti firman-Nya, “Jangan kau campur adukkan kebenaran dengan kebatilan.” Saat hati diisi dengan kebenaran, kebatilan pun menjauh. Sebaliknya, saat keburukan memenuhi hati, kebaikan pun menyingkir dengan sendirinya.

    Rindu: Antal-Haqqu wa wa’dukal-haqqu wa qawlukal-haqqu wa liqa’uka haqqun, wal-jannahtu haqqun wan-naru haqqun, was-sa’atu haqqun, wan-nabiyyoona haqqun wa Muhammadun haqq.

    ya ALLAH! You are the Truth, Your Promise is True, Your Speech is True, Your Meeting is True, Paradise is True, the Hellfire is True, the Hour is True, the Prophets are True and Muhammad is True.

  19. Rasulullah saw. bersabda,

    “Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa dan hartamu tetapi Ia memandang kepada hati dan perbuatanmu.” (HR Muslim)

    Sering kita dengar istilah “berbicara dari hati ke hati” atau mendengar nasehat “coba nilai dan pertimbangkan matang-matang tentang pilihanmu dengan menggunakan hatimu”.

    Dari contoh kedua istilah tersebut sebenarnya kebanyakan dari kita sadar bahwa penilaian yang obyektif hanya dapat kita temukan berdasarkan penilaian yang muncul dari hati. Namun memang anehnya meski sadar tapi banyak dari kita yang mengerdilkan peran hati dalam menilai seseorang atau menimbang sesuatu.

    Tak jarang kita dapati karena ego dan hawa nafsu, peran hati tertutupi sehingga yang menonjol justru sebuah penilaian yang subyektif yang hanya berdasarkan sesuatu yang sifatnya material semata. Boleh jadi tertutupnya hati atau tidak cemerlangnya hati menjadi penyebabnya dan lima tips di dalam tulisan di atas tentang membersihkan hati mungkin bisa dicoba.

    Sebuah munajat:

    Ya Allah, kembalikan kami padaMu, tempatkanlah kami di pintuMu, jadikanlah kami bagiMu, dalam DiriMu dan besertaMu. Ridhoilah kami untuk bakti padaMu. Semua cobaan dan anugerah hanya bagiMu, maka sucikanlah batin kami dari selain DiriMu. Janganlah Engkau biarkan kami ketika Engkau melarang kami, dan janganlah Engkau tinggalkan kami ketika Engkau memerintahkan kami. Janganlah Engkau jadikan lahiriyah kami maksiat kepadaMu, dan batin kami musyrik padaMu.

    Raihlah jiwa-jiwa kami hanya bagiMu. Jadikanlah kami semua merasa cukup kepadaMu dibanding berpaling pada selain DiriMu. Ingatkanlah kami dari alpa padaMu. Kehendakilah kami untuk taat padaMu dan munajat padaMu .

    Jadikanlah kenikmatan qalbu dan rahasia qalbu kami dengan mendekat padaMu. Pisahkanlah kami dengan maksiat seperti engkau pisahkan antara langit dan bumi. Dekatkanlah taat padaMu sebagaimana Engkau dekatkan antara hitam dan putihnya mata kami. Pisahkanlah kami dengan hal-hal yang engkau benci, sebagaimana Engkau pisahkan antara Yusuf dan Zulaikha untuk maksiat padaMu.

    Rindu: amin ya Rabb … kang jaffar memang tempat saya mencari keteduhan saat kebun saya dimusim gugur, indah doa ini, seindah penyampainya :) “Dekatkanlah taat padaMu sebagaimana Engkau dekatkan antara hitam dan putihnya mata kami”

  20. Sekali lagi terimakasih telah mengingatkan kami semua utk selalu membersihkan hati.

    Seperti penghantar listrik atau konduktor bila kotor maka aliran listrik akan terganggu. Sebaliknya jika konduktor itu bersih, maka aliran listrik akan berjalan lancar. Dan hati kita yg bersih adalah konduktor (baca:penghubung) antara kita dengan Allah SWT. Subhanallah walhamdulillah..

    Salam,

    Tukanglistrik

    Rindu: hati tegangan tinggi … eh itu listrik tegangan tinggi yah? :) emang ada hati tegangan tinggi mas, halah De…

    • listrik yg bertegangan tinggi atau rendah ibarat iman kita De. Jika kita semakin rajin mendekatkan diri ke Allah SWT, maka iman kita semakin tinggi dan kuat. Jika suatu saat “kesetrum” oleh bisikan-bisikan setan, maka Insya Allah tidak akan terbelokkan iman kita :)
      Allahuakbar.

      Salam,

      Tukanglistrik

      Rindu: makasih mas, kini saya mengerti … :P

  21. ALHAMDULILLAH….
    BANYAK2 INGAT ALLAH ya mba :D

    mkasih ya mba udah share ilmu :D

    Rindu: iya, kalau bisa disetiap hembusan napas itu hadirkan ALLAH tidak hanya menyebut tapi juga hadirkan ALLLAH :)

  22. Allah tidak melihat hamba dari parasanya yang cantik/tampan, pakaian, status atau kekayaannya, tapi Allah melihat hambanya dari hatinya. Hati adalah mi’rajnya hamba dalam menampak kehadirat-Nya. Semua ibadah bermuara dari hati dulu baru keperbuatan.

    Rindu: hati adalah muara :) tempat segala rasa, tempat segala niat, tempat segala ibadah…

  23. Saya masih mencoba meresapi makna dan kandungan obat yang ada didalamnya, walaupun dengan perasaan bengong masih ra mudheng saya tetap mencoba untuk terus memahaminya.

    Rindu: tulisan saya sulit dimengerti ya mas? bikin gak muden gitu …

  24. Saya melihat Air menjadi begitu keruh, karena tertahan oleh sampah. Jika mengalir menjadi jernih, bening … kalau hati ini adalah sungai, mungkin kita harus betul2 membersihkan sampah sampah dan membuangnya jauh jauh, agar sampah2 itu tidak kembali tertiup angin, dan kembali mengeruhkan sungai hati…

    Iya, sungai hati :)

    Ade a.k.a RINDU

    *koq jadi seneng komen di blog sendiri De, kangen dengan blog sendiri, blog ini adalah perjalanan hidup saya, tempat saya bertafakur, inspirasi untuk diri saya, dengan harapan akan jadi inpirasi untuk yang lain, mencari ridho ALLAH*

    • KALAU HATI INI SEPERTI SUNGAI dan sungainya seperti sungai dikampung saya di Sumatera sana, airnya masih jernih De, tempat anak-anak mandi bergurau sembari terjun dari batu-batu gunung. Airnya jernih sejernih mata kucing, sejuk dan bisa diminum! Tapi KALAU HATI ITU SEPERTI SUNGAI CILIWUNG gimana ya De, ngebersihnya?

      Rindu: kalau sudah seperti ciliwung doanya jadi gini mas “ya ALLAH, gantilah hati saya dengan hati yang baru, hati yang bersih hingga masuk cahayaMU, hati yang tanpa luka yang kemarin, hati yang tak lagi akan patah, hati yang hanya mencintaiMU” gitu mas, kan ALLAH bukan hanya maha membolak balikan hati tapi juga maha mengganti hati :)

      • Komen diblok sendiri itu belajar merefleksi diri De, kadang kadang tulisan kita sendiri bisa mengingatkan orang lain dan belum tentu bisa mengingatkan diri sendiri. Sang penulis kadang lupa dengan tulisannya sendiri. Yang menbaca selamat sedangkan yang menulis hanya punya nama. Maka Memabaca, mengulas, meresapi tulisan sendiri itu bisa jadi obat bagi penulisnya De!

        Saya teringat dengan cerita Buya Hamka ketika dia didalam penjara kedapatan asyik membaca buku Tasauf Modern, tulisannya sendiri.

        Temennya tanya : Hamka kok baca bukunya Hamka? Jawab Buya : Hamka lagi mengingatkan diri Hamka sendir!
        Gitu De!

        Rindu: saya adalah pembaca setiap blog saya mas, dalam rangka menasehati diri saya sendiri juga :)

      • Ohya De, mumpung Ade lagi menganalogikan hati itu ibarat sungai, saya jadi ingat kampung dan sungai di desa saya di Sumatera. Percaya gak De, desa saya itu bernama Desa: RINDU [kayak nama blog Ade!] dan sungai dengan airnya yang jernih yang saya sebut itu bernama SUNGAI RINDU HATI. Nama RINDU dan HATI punya sejarah panjang dimasa lalu, yaitu terkait perang kerajaan Aceh dengan kerajaan SUNGAI SERUT di daerah saya dan keinginan raja dari Aceh menculik sang putri kerajaan untuk dipersunting. Panjang ceritanya De ……. [cerita rakyat ini amat masyur di daerah saya].
        Makanya kalau lagi baca blog Ade ini saya berasa pulang kampung, he he he
        Ah, jadi ingat kampung dan sungainya yang tenang. ingat …. desa yang sudah lama saya tinggalkan DESA RINDU di lingkar bukit yang sejuk dan nyaman senyaman membaca blog RINDU ini!
        Jangan marah ya De, komennya jadi ngelantur ke kampung saya!

        Semoga sungai hati kita tidak sepekat sungai Ciliwung ya De!

        Kiranya sungai hati kita selalu bening dari serekan sampah-sampah dunia yang menghijab kita kepada Allah …..

        Dan semoga juga air sungai rindu hati di kampung saya itu masih bening dan jernih …….

    • Assalamu’alaikum wr wb de’… :-)

      Wah de’ komen di kebunnya sendiri..:D, tapi ga apa-apa, pendapatku berarti de’ mau berbaur dengan semua yang mampir di kebun ade.. :D (aku sok tau ya de’ hehe..(^^)v..)

      De’ aku mohon ijin ya tuk komen di komennya ade.. ^^”,

      Kalo…di ibaratkan hati adalah sungai… hmn.. aku ibaratkan tubuh ini adalah lingkungan yang di lewati sungai tersebut… ^^”,

      De’ coba kalau kita amati seksama.. ternyata banyak juga yang memyebabkan sungai yang mengalir itu menjadi penuh sampah, keruh, bau dan tidak jernih ya…. :-), dan bial di cermati.., sampah-sampah yg berada di sungai tersebut bisa datang dari lingkungan kita sendiri (kita membuang sampah ke sungai) atau dari lingkungan lainnya yang membuang sampah ke sungai yang melalui lingkungannya…, :-)

      Hmn…bila kita bayangkan sungai yang mengalir itu terlalu penuh dengan sampah-sampah.., selain akan menyebabkan kedangkalan dasar sungai (akibat sampah yang mengendap), tidak mengalir (karena penuhnya sampah), bau (karena bercampurnya macam-macam sampah dengan air) menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri lingkungan kita, sehingga lingkungan kita menjadi tidak sehat bau dan kotor.. ^^”,

      Sehingga…. Agar hal-hal tersebut tidak terjadi kita harus menemukan cara yang efektif agar sungai yang mengalir tetap bersih dan jernih kembali…, seperti memasang saringan sampah pada hulu dan hilir sungai yang melalui lingkungan kita, mengangkat sampah sampah-sampah yang berada di sungai yang melalui lingkungan kita dan membersihkan serta merapihkan pinggiran-pinggiran sungai agar menjadi indah dan membuang sampah-sampahnya ke tempat pembuangan akhir dan di lakukan dengan rutin dan gotong royong lingkungan, serta mensosialisasikan dan menyadari bahwa betapa pentingnya sungai bagi lingkungan, insyallah sungai yang melalui lingkunga kita akan menjadi bersih…, sehingga lingkungan kita menjadi sehat…, :D (pendapatku hehehe.. ^^”)

      Hmn… Tapi ternyata ga semudah itu ya agar sungai menjadi bersih.. ^^”, karena sampah-sampah masih banyak yang di buang di sungai di luar lingkungan kita sehingga sungai tetap menjadi tidak jernih…, oleh karena itu mungkin agar sungai dapat menjadi bersih.. lingkungan kita pun harus mau menyebarkan rahasia (cara yang kita pakai) mengapa sungai di lingkungan kita menjadi bersih dan asri kepada lingkungan-lingkungan lainnya agar sungai yang melalui lingkungan mereka juga menjadi bersih kembali.. :-) (tapi tidak dengan memaksa, melainkan dengan menyadarkan betapa pentingnya sungai bagi lingkungan ya hehe.. ^^”), sehingga sungai menjadi bersih dan lingkunganpun menjadi terlihat bersih dan asri.. :D

      Lho.. kok jadi ngomongin tentang pembersihan sungai ya de’, panjang lagi.. hehe..^^”,

      Jadi pendapatku de’….

      jika di ibaratkan…
      Hati ibarat sungai yang mengalir,
      Tubuh ibarat lingkungan yang di lalui sungai tersebut,
      Sampah-sampah ibarat ujian yang Allah berikan melalui lingkungan kita sendiri atau lingkungan lainnya

      Maka..
      Iman dan taqwa ibarat saringan sampah
      Dzikirullah dan sholat ibarat mengangkat sampah sampah-sampah yang berada di sungai yang melalui lingkungan kita
      Taubat ibarat mensosialisasikan dan menyadari bahwa betapa pentingnya sungai bagi lingkungan
      Tawadhu, tafakur dan dakwah ibarat mau menyebarkan rahasia (cara) mengapa sungai di lingkungan kita menjadi bersih dan asri kepada lingkungan lingkungan lainnya…

      Jadi pendapatku.. insyallah bila kita melakukan seperti di atas insyallah kita akan mendapat ridho Allah SWT, insyallah wallahu ‘alam..:-)

      mohon maaf ya de’ klo ada yang salah.. ^^”, hehe.. (^^)v.. piss…

      Rindu: sungai itu memang dikotori oleh orang orang diluar sungai … pemilik sungai gak akan buang sampai disungainya, pasti IA inginkan bening, tapi kita yang dititipi sungai ini tidak mampu menjadi khalifah yang baik, menjaga sungai seindah saat pemberian :) ah jiwa, dimanakah kamu kini?

      • yups… ^^,hmn.. mungkin kalau boleh ku ibaratkan lagi de’, orang-orang diluar sungai itu ibarat di tubuh kita adalah mata, telinga, mulut, tangan, kaki, otak (pikiran) dan lain-lainya yang ada ditubuh kita de’ hehe…:-) ,

        jadi insyallah jika kita inginkan sungai menjadi bersih maka kita harus menyadarkan orang-orang dahulu akan arti sungai bagi kehidupan..,

        begitupun dengan hati…, jika kita ingin hati kita bersih.., insyallah sadarkanlah anggota tubuh kita terlebih dahulu.., sudah baikkah yang mata, telinga, mulut, tangan, kaki, otak (pikiran)kita lakukan.. :-), (pendapatku hehe.. ^^”)

        ( jagalah hati dengan menjaga juga prilaku kita )insyallah wallahu ‘alam :-)

        hmn.. jiwa ya… ^^”?, hmn coba nanti ku cari dulu ya.. insyallah kalau sudah ketemu …, aku kabarkan ke ade ya.. :-)

  25. ^_^ assalamu’alaikum… Ade, makasih dah berbagi resepnya :-)

    hati adalah panglima yang memberi perintah kepada tubuh ini ntuk melakukan segala hal… pbla hati baek insyaAllah segala tindakan kita baek pula.
    tuhan, tetapkan hati ini kpd agamaMU… jalan yang benar, jangan biarkan hati ini kotor oleh Nafsu yang hanya membuat kerusakan, berikan kami kekuatan ntuk bisa selalu memngingatMU,ameen…
    :-) sukses selalu buaat Ade, makasih ^_^ wassalamu’alaikum…

    Rindu: amin ya ALLAH, makaish yah telah menjadikan saya bagian dari perjalanan mas, semoga mulai dari langkah yang sekarang mampu membuat kita terus menjadi baik, terus merindukan ALLAH.

  26. Baik tidaknya seseorang sebaiknya tidak hanya dilihat dari casing luarnya (lahiriah) aja, tetapi juga batiniah-nya alias hatinya. Fisik dan wajah yang menarik (ganteng atau cantik) tidaklah menjamin bahwa hatinya pun akan otomatis bagus. Dan ALLAH SWT pun tidak melihat fisik seseorang sebagai ukuran yang utama. Rasulullah saw. bersabda,

    Sesungguhnya ALLAH tidak melihat bentuk rupa dan hartamu, tetapi ALLAH melihat hati dan amalmu.

    Ada sebuah hadits yang indah.. Ali bin Abi Thalib r.a. menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda,

    Tiada satu hati pun kecuali memiliki awan seperti awan menutupi bulan. Walaupun bulan bercahaya, tetapi karena hatinya ditutup oleh awan, ia menjadi gelap. Ketika awannya menyingkir, ia pun kembali bersinar.” (H.R.Bukhari dan Muslim)

    Hadits di atas menyiratkan bahwa pada dasarnya setiap hati manusia itu bersih, seperti bulan yg tidak tertutup awan. Tetapi adakalanya bulan tertutup oleh awan gelap sehingga sinar atau cahayanya tidak dapat terlihat dengan jelas. Begitu juga dengan hati manusia, adakalanya atau bahkan sering tertutup oleh dosa-dosa dan kemaksiatan. Oleh sebab itu harus dibersihkan, dijernihkan.. Caranya? Ya seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw.,

    Sesungguhnya hati ini benar-benar berkarat, dan sesungguhnya (cara) menjernihkannya adalah (dengan) membaca Al-Qur’an, mengingat mati, dan menghadiri majelis-majelis dzikir.

    Seseorang yang qolbu-nya, hatinya atau batiniah-nya bersih, bening dan kinclong.. insya ALLAH perilakunya juga akan sesuai dengan hatinya tersebut. Karena perilaku yang kita keluarkan adalah cermin dari hati kita, qolbu kita yang sesungguhnya. Teko yang berisi air teh maka akan mengeluarkan air teh, yang berisi kopi keluarnya juga kopi bukan susu atau air bening :)

    Wallahu’alam

    Rindu: terima kasih ya mas tambahannya selalu saya nanti, karena komen juga akan jadi hikmah jika singgah di kebun hikmah :)

  27. waaah,.

    di sini selalu ramai,.

    ada yang bagi – bagi obat sih,..

    manteb tu buat bekal di pagi hari,.

    sukses selalu yah mbak rindu..,

    ^^

    Rindu: makanya sering sering pagi kesini … saya jualan nasi uduk juga koq di kebun hikmah :)

    • hahahaha,.

      makanya selalu ramai,.
      sama jual makanan toh,.

      yaudah, kalau gitu sering – sering aja ke sini.sekalian sarapan di sini,,.

      gpp kn.. ^^

      Rindu: silahkan mas, semoga kalau pas sampe dini masih ada nasi uduknya … kalau gak ada kan masih ada pisang goreng. *warung RINDU*

  28. —————–
    Semoga Allah menyelamatkan hati-hati kita.

    Sebenarnya terjemahan dari Qolb = Heart = Jantung, namun dalam bahasa kita lebih sering / lebih enak menerjemahkan dengan “hati”.

    Hati tidak dapat disucikan selain dengan Tauhid kepada Allah, mengikhlashkan peribadahan hanya pada-Nya, cinta, takut, harap, tunduk pada-Nya. Merendahkan diri menjalankan Syari’at-Nya. Mengikuti Petunjuk-Nya, menjalankan yang diperintah-Nya, menjauhi yang dilarang-Nya. Semua itu butuh ilmu, belajar petunjuk-Nya, Al-Quran & As-Sunnah dengan pemahaman yang benar. Dan juga butuh Hidayah Taufik-Nya.

    Semoga Allah mensucikan hati-hati kita dengan Hidayah-Nya.
    ————————-

    Rindu: iya, sungguh hati adalah tempatnya ikhlas, mesinnya napas, wadahnya ilmu, terima kasih ya mas Dan, sudah selalu mendoakan Ade, setiap hari malah dan jarang sekali Ade mampu membalas dengan doa yang lebih indah dari yang mas Dan berikan. Terima kasih.

    • Terima kasih Ade..
      Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan rasa cinta dan kasih sayang kepada makhluk-Nya..
      Maka seseorang akan menginginkan kebaikan bagi yang dicintainya..
      Dan cinta kepada Allah, cinta di dalam syari’at Allah, cinta karena Allah, dan mencintai apa yang Allah cintai..
      Semoga Allah memberi kebaikan cinta kepada kita..

      Rindu: cintai ALLAH dulu mas, jangan dibalik.. cinta yg lain akan kita dapatkan sesuai dengan derajat ketaqwaan kita, ALLAH tidak pernah tertukar dalam memasangkan, kan gitu yah? :P

      • :) Ade benar.. masya Allah.. Semoga Allah senantiasa memberikan Hidayah-Nya pada kita tuk dapat selalu mencintai-Nya dan membuktikannya.. aamiin.

        —————————-

  29. Isi hati ini adalah kebaikan dan keburukan dikenal dgn penyakit hati. Dimanakah hati kita berada? Perbuatan, akhlak kita lah yg menjawab. Jagalah diri kita dari penyakit hati. Sukses selalu.

    Rindu: dan cahaya ALLAH itu masuk kedalam hati, jika hati kita buram, bagaimana cahaya ALLAH mau masuk dong, kan gitu yah? :)

  30. rindu dengan hati yang moga belum mati… mari berhati hati menjaga ati… :-)

    Rindu: :) rindu dengan ketulusan hati kalau saya … semoga dia tulus berada disamping saya, haih bang Nico memang luar kalem dan lembut :)

  31. thanks tausiyahnya….. bener2 kebun hikmah….
    seneng ketemu link ini…
    salam kenal…

    Rindu: terima kasih mas cah buwel, duh nama yang aneh :)

  32. Allah segala pengobat penyakit….. Blognya bagus semoga terus berkarya… salam ukhuwah

    Rindu: kalau blog ini bagus itu karena ALLAH, jika ada kekurangan itu karena saya, makasih sudah mampir ya mas :)

  33. Disaat mendung….
    Tak banyak yang dapat dirasakan…..
    Tak banyak yang dapat dipikirkan….
    Dan tak banyak pula yang dapat dikhayalkan…

    Hanya ada satu rasa…
    Satu pandangan…
    Dan satu hasrat…..
    Yang ada dalam diri kita…

    Buat kita harus lakukan itu…..
    Dan tak inginkan yang lain…
    Buat kita rasakan sesal…

    Sedih…
    Serta hancur….
    Dan tak tau harus bagaimana tuk perbaikinya…

    Tapi ada satu cara….
    Satu cara tuk cegah suatu penyesalan karena kelam mendung – dihati….

    Adalah bayangkan cerahnya langit…..
    Disaat hatimu mendung…..

    mono

    Rindu: akhirnya datang juga mas ini … kirain marah, maafin Ade jika ada salah ya mas, semoga ALLAH ridho kita berbagi disini :)

    • saya rindu datang ke kebun ini…

      seperti matahari……
      yang selalu pergi menjelang malam, katamu,
      inilah hidup yang datang untuk pergi.
      kau wariskan beku airmata dan pengap senyap

      seperti bulan……
      yang selalu tabah menerangi kelam, kataku,
      izinkan aku mengirim bencah cahaya
      agar kau tidak disandung gelapnya malam

      seperti roda…….
      yang terus berputar, katamu,
      lebih baik kita memilih tunduk pada ketentuan nasib.
      kau abaikan kasih paling cinta sepanjang perjalanan rindu

      seperti embun……
      menggantung di ujung daun, kataku
      biarlah aku menunggumu.

      Sajak-sajak.Atisatya.Arifin

      Rindu: seperti bulan…… yang selalu tabah menerangi kelam, kataku ,izinkan aku mengirim bencah cahaya agar kau tidak disandung gelapnya malam :) nice words, makasih.

  34. terimakasih ilmunya, ada makna tergali dari sini …(lagu x).. mantap suguhan menu “HATI” hari ini …

    Rindu: sama sama mas, semoga ALLAH ridho kita berbagi ilmu disini, hingga ada ganjaran pahala :)

  35. Kunjungan perdana, masuk kebun yang penuh buah dijamu dg ramahnya, jazakallah ukhti

    Rindu: makasih udah nyasar ke kebun saya, silahkan masuk mas hampir hujan diluar :)

  36. Minta do’anya de…

    Rindu: “Rabbiy Inniy limaa anzalta ilayya min khairin faqir” (Wahai Tuhan, sungguh aku sangat faqir atas pemberian anugerah Mu), doa ini adalah doa Nabi Musa as, kemudian Nabi Musa as didatangi calon istrinya … baca, insya ALLAH dapatkan segera :) eh bukan ini yang diminta ya mas?

  37. Yaa Allah…bukalah pintu “qolbun saliim”nya Ade Istiqomah, sehingga hidayahMU masuk ke hatinya seakan tiada hijab yang menghalangi.

    Rindu: amin ya Rabb, amin ya nurul qolbu :)

  38. mohon maaf buat penulis, resep yg pertama kok kurang mengena yah..?
    klo boleh minta penjelasan dari kata kefakiran dan ketawadhuan
    sekali lagi mohon maaf

    mungkin klo di tambahi resep ini bisa ngga yah..?
    buanglah biji-biji kekufuran atas nikmat alloh yg telah kita terima.
    dan jadikanlah syukur sebagai bumbunnya.

    dan yg ke 3X mohon maaf bila menyinggung perasaan :D

    Rindu: nanti insya ALLAH ada pembaca lain yang akan membetulkan jika ini salah ya mas, saya gak berhak menilai tulisan saya sendiri :) gak suka debat intinya. jika saya salah itu salah saya mas, jika benar itu karena ALLAH

    • :D
      maaf ya de…
      kalo saya membuang kotoran di blog ini
      tapi terkadang kotoran sangat baik, buat memupuk pohon di kebun hikmah ini.
      supaya tambah rimbun daunnya,dan berbuah bayak. :D salam damai ya de….
      dari seonggok daging yang berusaha jadi manusia

      Rindu: insya ALLAH kotoran yang di lempar ke kebun saya akan menjadi pupuk. jangan dilempar mas, tapi letakan saja di ujung kebun, nanti saya masukan ke tanaman, khawatir jika dilempar akan mengenai saya :)

    • salam damai dan salam kenal mas farid :D
      bukan masalah dari sudut mana kita memandang masalah mas.. :D
      cuman kok kayaknya janggal yah untuk resep yang pertama dengan pengertiannya/artinya dilihat dari segi arti kata itu sendiri…
      mungkin mas farid bisa lebih memperjelasnya… makasih mas sebelumnya

      buat ade…
      kalo boleh usul nih…
      biarlah kebun ini juga bisa di jadikan kebun kajian ilmu
      selama masih dalam batas kesopanan dan engga keluar dari topik
      memang kebenaran milik alloh tapi kita di karuniai akal untuk berpikir,dan banyak sekali dalam al quran yg menyebutkan untuk menggunakan akal kita
      :D:D

      Rindu: saya gak tahu harus menjawab apa mas :) intinya saya tidak suka berdebat tapi saya masih punya akal :)

  39. wah kebunnya penuh dengan obat hati.he2 iya, mata. telinga, kaki, kepala dan anggota badan akan baik2 saja, kalau hatinya baik. begitukan rindu….

    Rindu: iya, insya ALLAH begitu mas :P

  40. berhati hati dengan hati..

    lama ga comment, comment saya dpt urutan nomer brp yah??

    Rindu: kalau telaht dateng yah urutan bawah juga komennya :) kemana aja sih?

  41. obat mujarab buat nyembuhin hati yg luka nich… makasih ya de… dah diingetin… :) terkadang kalo hati dah sumpek jd lupa segala… (Astaghfirullah…)

    Rindu: kalau pas sumpek, lafalnya subhanallah … subhanallah disetiap hembusan napas, dijamin akan tenang, ALLAH tidak pernah ingkar janji ketika mengatakan bahwa dzikir itu menenangkan hati, kalo sumpek itu artinya dzikirnya ketinggalan. gitu kan mbak?

  42. Dah lama gak main ke kebun ini… katanya dah di tutup… eh ternyata sekarang dah selesai skripsi malah beralih profesi menjadi mbok jamu khusus mengobati penyakit hati… :D

    Rindu: saya tutup hanya sementara karena harus menyelesaikan kuliah, kini sudah usai kuliah mau jadi penjual jamu yang mampu mengobati ratusan hati yang luka, amin ya ALLAH.

  43. asslmkm wr wb,

    setuju ma ade,

    jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati lentera hidup ini..
    (mangga lanjutkan^_^)

    heehh, kayak lagu..

    baik hati baik pula akhlaknya

    Rindu: hati itu cermin jiwa, ketika si hati ini sakit bisa dipastikan cerminnya gak bisa dipake, apa iya sih kita bercermin pada si pemarah, si pendengki, si penggibah, gak lah yah :) inilah yang dimaksud jiwa adalah cermin, ketika bening akan terlihat dari tutur kata, tatapan ah indahnya sang pemilik hati yang bening, inner beauty kata sahabat saya :)

    • inner beauty…

      hmmm…

      [ yes that i'am looking for :)

      Sesungguhnya Allah itu maha pengabul doa ]

      Rindu: amin ya Rabb :)

  44. mbak dari semalam kepikiran tulisan2 njenengan serasa saya jauh ketinggalan kereta…. makasih saya ikut menikmati buah di kebun anada….

    Rindu: sering sering kesini ya sist, semoga ALLAH memberi saya waktu yang lebih agar saya dapat terus berbagi :)

    • iya semoga selalu sehat eh..dah lulus kuliah belum mbak?? :)

      Rindu: amin ya ALLAH, sudah selesai kuliah saya alhamdulillah :) sekarang mau meneruskan cita cita menjadi penulis buku best seller, amin ya Rabb

  45. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya hati ini benar-benar berkarat, dan sesungguhnya (cara) menjernihkannya adalah (dengan) membaca Al-Qur’an, mengingat mati, dan menghadiri majelis-majelis dzikir.”

    Rindu: subhanallah … makasih tambahannya yah someone, someone that I know :)

  46. Ya Muqallibul quluub tsabbit qalbii fi diinika, begitulah doa saya terhadap Sang Pemilik Hati..

    Rindu: ya Allah tetapkan langkahku dijalan-Mu.. amin ya nurul qolbu :)

  47. Menentramkan hati sejenak di kebun penuh hikmah, …Alhamdulillah… ada ketenangan.
    “Setelah baru saja ia terkagetkan oleh suara lembut Ayahanda, di seberang sana…” :)

    Rindu ini bikin hati tak menentu, ya Mbak,?

    Rindu: rindu kepada ALLAH iya membuat hati penuh rasa indah :)

  48. ingin selalu berhati-hati dengan hati agar tidak ada yang sakit hati,

    Rindu: menjaga hati dari menyakiti hati orang lain itu ibadah mbak, katanya diam lah jika perkataan kita akan menyakiti, diam itu bukan hanya emas tapi juga ladang ibadah, semoga kata kata ringkas saya ini bermanfaat untuk mbak Lina :)

  49. hati2 dengan hati betul sekali sist!! Penyakit hati membuat hati yg seharusnya seluas samudra menjadi dangkal, keruh, laksana bantaran sungai yg penuh sampah … Sampah iri, dengki, ujub, riya, su’udzon dan lainnya …

    Semoga pertaubatan… Keikhlasan … dan ketawadhuan mampu menyaring sampah2 hati .. Agar hati tetap bening dan seluas samudra

    Berhati hatilah dengan segumpal darah … Jika dia baik maka baiklah seluruhnya … Jika dia buruk maka buruklah seluruh … Segumpal darah itu adalah hati …

    Rindu: komen ini sungguh menjadi pelangi dikebun saya, kini langit diatas kebun saya beraneka warna, makasih ya mbak :)

  50. =======
    Beberapa pesan/kata-kata bijak dari dua orang guru dan murid, Imam Ibnu Taimiyyah dan Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkaitan dengan dzikir dan hati:

    “Orang yang terpenjara adalah orang yang terpenjara hatinya hingga tidak dapat berjumpa dengan ALLAH Azza Wa Jalla. Orang yang tertawan adalah orang yang ditahan oleh hawa nafsunya”. (Imam Ibnu Taimiyyah)

    “Dzikir bagi hati ibarat air bagi ikan. Bagaimana kondisi ikan jika terpisah dari air?” (Imam Ibnu Taimiyyah)

    “Dalam hati ada sebuah ruangan kosong dan hampa yang tidak dapat ditutup kecuali dengan dzikrullah”. (Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

    =======

    Rindu: dzikir itu air peredam api, dzikir itu oksigen bagi napas, dzikir itu matahari untuk bumi … dan dzikir adalah jiwa :) hidup tenang, bahagia digengaman, jadi kalo mau bahagia itu perbanyak dzikir, kalu gak bahagia itu artinya dzikirnya kurang :) as simple as that ALLAH mengajarkan soal hidup bahagia.

  51. =======

    Hidangkan dalam piring dzikrullah, tak ada yang mampu mengobati hati selain dzikir, ketika ada terasa iri dan amarah di hati, dzikirlah. Ketika didzalimi oleh hamba yang lain maka dzikirlah… dzikirlah disetiap helaan napas maka ALLAH yang akan menjaga hati agar gak sakit, terbayang gak ketika Sang Maha Penjaga yang menjaga, setan gak akan tembus deh :) subhanallah.

    Sesuai dengan janji ALLAH SWT pada surat Al-Baqarah ayat 152,

    Ingatlah kamu kepada-KU niscaya AKU ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-KU, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-KU. (QS. Al-Baqarah [2]: 152)

    Dengan banyak berdzikir dan memperbanyak dzikir, jiwa akan terasa lapang, hati akan merasa tenang, diri pun akan merasa bahagia dan hati nurani pun akan merasa nyaman. Sebab dalam dzikir terkandung makna tawakkal dan percaya kepada-NYA. Berdzikir juga berarti menganggap-NYA sebagai tempat kembali. Dalam dzikir juga terkandung arti husnuzhon (persangkaan yang baik) kepada-NYA. ALLAH adalah Dzat yang Maha Dekat untuk dimintai pertolongan. ALLAH juga Dzat yang Maha Mendengar jika dipanggil dan Maha Memberi jika dimintai pertolongan.
    =======

    Rindu: sepertinya komen kali ini beda ya Aa, lebih jelas dan gak becanda lagi :) makasih ya Aa sudah melengkapi postingan saya :)

  52. Assalamualaikum ..
    Hati-Hati dengan Mata,
    Hati-Hati dengan Mulut,
    Hati-Hati dengan Telinga,
    Hati-Hati dengn Hidungmu,
    Hati-Hati di Jalan sodaraku hehehe..
    Pissssss aah :))

    Rindu: titi DJ ya sist … :)

  53. Cuman bisa nyumbang :

    “Qolbu mu’min baitullah”.

    Bagi orang yang beriman, hatinya sudah ada yang punya, yaitu bukan selain DIA.

    Sudah ah, kuatir jadi dosen nih :-)

    Rindu: mas jangan sudah ah, komen mas itu sangat melengkapi tulisan saya, bahkan ada sahabat saya yang bilang komen mas pramu dan kang jaffar itu sangat dinanti karena lebih bagus dari postingan lo De, gubrakkk !! :P bukan saya yang dinanti jadi.

    • Wuaduuh, Jeng Isti kebangetan deh, masa sampai segitunya :-)

      Saya hanya berani bilang begitu karena sepanjang perjalanan saya menempuh perjalanan ruhani, maka persoalan hati ini adalah hal yang paling utama dan rumit kurikulumnya. Seluruh ajaran agama mempunyai target yang berkenaan dengan hati.

      Tetapi kalau mau dijadikan pokok masalah, maka memang benar seperti yang kau katakan, bahwa hati adalah pemimpin bagi anggota tubuh yang lain. Namun juga sebagaimana diterangkan dalam hadits yang saya sebutkan sebelumnya (Qolbu mu’min baitullah), maka hati sebagai pemimpin ini hanyalah merupakan agen dari Sang Penguasa Tunggal. Hati adalah singgasana bagiNYA. DIA telah menciptakan hati itu untukNYA saja. Dari singgasana itulah kemudian DIA melaksanakan semua urusanNYA.

      Disadari atau tidak, semua cahaya dan kegelapan adalah milikNYA semata (QS 6:1). Karenanya itu kewajiban kita yang diamanatiNYA sebagai khalifah adalah agar apa yang menjadi milikNYA itu tetap menjadi milikNYA. Tidaklah patut bagi kita untuk mengalihkan kepemilikan itu kepada siapa pun termasuk kepada diri sendiri. Karena inilah pangkal penyelewengan segalanya. Ustad saya menyebutnya sebagai “KEAKUAN”. Tanda-tandanya : Riya’, dengki dan sombong. Tiga hal yang menghancurkan.

      Orang yang beriman dengan persaksian akan ketuhananNYA dan kasih sayangNYA yang diwujudkan dengan diturunkanNYA petunjuk melalui bimbingan seorang hambaNYA yang terpilih, seharusnya telah menyerahkan keakuannya (perlu perang besar/mujahadah nih :-) ). Setelah itu tinggal membuktikan penyerahan itu melalui ketaatan terhadap segala perintah dan laranganNYA, baik yang bisa dipahami secara akal maupun yang harus diyakini saja kemutlakan kebaikanNYA di dalam semua hal tersebut (meningkatkan ketaqwaan). Melaksanakannya karena kecintaan kepada Sang Pemberi Kebaikan, yang telah menganugrahkan cinta ini kepadaNYA (Muroqobah). Dan tak tersisa sedikitpun bagi diri, kecuali keridloanNYA yang tak tertandingi (muwajahah).

      Maaf, saya baru bisa menjabarkannya sebatas ini dulu. Maaf juga kalau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Kalimat saya mungkin malah telah membatasi pemahaman yang seharusnya dari hadits tersebut.

      Wallahu a’lam bishowab.

      Rindu: mas Pramu, makasih atas tamparan yang indah ini “Disadari atau tidak, semua cahaya dan kegelapan adalah milikNYA semata (QS 6:1). Karenanya itu kewajiban kita yang diamanatiNYA sebagai khalifah adalah agar apa yang menjadi milikNYA itu tetap menjadi milikNYA. Tidaklah patut bagi kita untuk mengalihkan kepemilikan itu kepada siapa pun termasuk kepada diri sendiri. Karena inilah pangkal penyelewengan segalanya. Ustad saya menyebutnya sebagai “KEAKUAN”. Tanda-tandanya : Riya’, dengki dan sombong. Tiga hal yang menghancurkan” maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA.

  54. Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh Semuanya

    Ini jawaban untuk menghilangkan perihnya luka yang tersiram air jeruk kemarin ya?

    Guratan Wisdom Booknya sudah sampai berapa % de?

    Semoga Wisdom booknya cepat kelar, en Bang Nicholasnya juga siap menemui ayahmu(ngapain coba). Jikalau ALLAH berkenan, semua itu dapat terwujud disaat yang tepat (bukan terlambat). Wujudkanlah keinginan adeku ini ya ALLAH. Amin

    Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Rindu: iya mas saya punya mimpi untuk menjadi penulis buku best seller jika ALLAH memberi saya waktu lebih, saya ingin menenami Ayah disisa umurnya jika ALLAH memberi saya kesehatan selalu dan saya ingin mendampingi bang Nicholas Saputra, hahahah :) mimpi terindah sungguh. makasih doanya *tersipu*

  55. Hmmm..hanya iman yang jadi pembeda, “warna” (iman) kita dengan warna orang lain…. LIke this…. :)

    Rindu: like this :P kaya di fesbuk yah :) udah add fesbuk Ade belum mas?

    • Kebetulan belum mbak ,oh ya add YM juga belum dink… link aja mbak ke blognya mas didot, di sana ada koq alamat blog saya… :)

      Rindu: iya, nanti deh saya cari kesana :)

  56. 5 resep menjaga hati dari guru mengaji kak ade sangat manjur ^^ :D

    Rindu: alhamdulillah, kita pake terus yah … jangan dilupakan, resep ini berlaku sepanjang zaman dan tetap enak disadap :)

  57. Ya muqallibal qulub, tsabbit qulubana alaa diinika… :)

    Rindu: Allahumma ya muqallibal qulub, tsabbit qulubana ‘ala diinika (Ya ALLAH Zat Yang Membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami dien-Mu) … amin ya nurul qolbu :)

  58. Mampir dipagi hari dikebun yang indah dan harum ini. Ternyata Ade sendiri yang pertamax :)

    Iya De, hati-hati dengan hati kita, karena dia begitu mudah terbolak-balik. Semoga Allah SWT menjaga hati kita agar tetap taat pada-Nya. Amiin

    Rindu: iya mas, saya harus pertamax karena jujur saya sendiri jarang bisa pertamax di kebun saya, kadang masih ngedit sudah ada yang komen, hasilnya komennya biasanya gak nyambung … mustinya dengerin saya berceloteh hingga selesai yah? :P iya semoga ALLAH tetapkan hati kita setelah berada diruang hidayah.

  59. Ingin rasanja mengajakmoe ke roemahkoe
    Namun maloe rasanja ketika koeketahoei
    Akoe tidak poenja roemah

    Dan jikapoen akoe poenja, apakah itoe memang roemahkoe ?
    Dahoeloe kala berabad jang laloe pernah koebangoen seboeah roemah
    Tepatnja seboeah goeboeg tempatkoe bersimpoeh kepada-Nja
    Beratap djerami, beralas tanah liat, berdinding kardoes loesoeh
    Berkoentji batang poehoen singkong

    Selembar tikar warisan keradjaan madjapahit tergelar di soedoet goeboeg
    Tiada perabot apapoen digoeboekoe apalagi loekisan dan penari-penari molek lajaknja di istana radja ataoe ratoe. Tiada poelak mengitari goeboekoe loeasnja keboen ataoe taman jang menjedjoekkan hati tatkala mata memandang berdjoeta matjam boenga dengan keindahan beraneka roepa terpantjar dan keharoeman jang beraneka aroma semerbak.
    Laloe akoe berkelana mentjari djatidiri menapaki jalan jang koelaloei mengikoeti kata hatikoe jang paling ketjil.

    Ingin rasanja mengajakmoe ke roemahkoe
    Namoen bingoeng rasanja tatkala koesadari, dimanakah roemahkoe berada, lagi poelak koentji goeboekkoe telah hilang entah di mana
    Akoe pernah singgah ke beberapa istanamoe jang amat indah di kelilingi keboen2 dan taman2 jang mempesona.
    Entah mendapat ide dari mana akoe penggemar berat sepakbola ini laloe main bola di istana, keboen dan tamanmoe nan amat indah itoe.

    Tentoe sadja kamoe marah.
    Laloe akoe dioesir.
    Akoe memang salah main bola boekan ditempat jang semestinja.
    Oentoek itoe ampoeni akoe, karena akoe loepa minta ampoen pada saat itoe
    Bersediakah bantoe akoe kembali ke goeboekkoe dan memboekakan koencinja
    Wahai Wanita di keboen hikmah

    Pada saatnja koe mampoe membangoen seboeah istana dikaoe boleh bermain,menari, menjanji sepoeasmoe sampai kelelahan datang dan dikaoe tertidoer di pangkoeankoe

    Rindu: jujur sangat disayangkan komen yang panjang ini tidak mampu dimengerti oleh para tamu kebun termasuk saya mas, karena ini tahun 2010 dimana ejaan lama tidak lagi digunakan :) mohon komen selanjutnya berbahasa Indonesia yang betul mas, buatlah kami mengerti …

  60. Assallammuallaikum…

    Hati hati dg hati wah bener banget toe de,musti perlu ada yg ngejagaain pak hansip/satpam biyar ndak main hati…
    Tapi adek ndak perlu repot-repot cari hansip/satpam wat ngejagain hati ade cukup iman dan taqwa aja deh biyar kita ndak main hati dari AlLAH…

    Tp kalau adek minta abang ngejagain hati adek boleh juga toe he…he…;-)

    Kebayang gak sih kalu kita main hati dari AlLAH,ndak malah seneng mala murkanya AlLAH yang menanti.Murkanya pak guru/dosen/majikan aja dah seremnya minta ampun apa lagi murkanya AlLAH bisa bisa di deportasi deh dari calon penghuni surga.

    Setiap kita melakukan satu dosa/keburukan maka diberi satu titik hitam di dalam hati kita,seterusnya dan seterusnya.
    Bayangin kalau hati dah penuh dengan titik hitam,betapa suramnya hidup kita.Makanya jangan sekali kali meremehkan dosa kecil,karena yang besar itu di awali dari yang kecil… Hati hati dg hati…

    Rindu: hahaha, jujur saya tertawa dengan kalimat ini “Tp kalau adek minta abang ngejagain hati adek boleh juga toe he…he” paling bisa deh becandanya :)

  61. dah lama bgt ga mampir di kebun hikmah. bgm kabarnya ni..?

    Rindu: iya mas Fachri, kirain udah lupa sama Ade … terima kasih ya ALLAH telah membawanya kembali, saya baik mas, alhamdulillah sehat :)

  62. Tubuh itu ibarat kerajaan maka hati adalah rajanya. Betapa besarnya peran sang hati di dalam kerajaan bernama tubuh. Bisa kita bayangkan jika tubuh kita ini jika tidak ada rajanya! Bisa kita bayangkan jika rajanya dhalim senang menindas! HATI-HATI DENGAN HATI! Ya, Segumpal darah bernama hati inilah yang bisa membawa pemiliknya selamat atau celaka dalam mengarungi samudera kehidupan ini!

    Terimakasih ya De, sudah ingatkan lagi sahabat di kebun hikmah ini agar memiliki QALBUN SALIM, begitu ya De?
    Ah, betapa kita selama ini sering tertipu! Siang malam kita jaga, kita hias, kita bersolek, kita bersihkan dari debu dan kotoran. Kita tatap setiap hari di depan cermin, pada hal itu ternyata HANYA TOPENG! Ya Rabb aku tertipu!

    Rindu: ketika hanya raga yang kita percantik sungguh itu hanya topeng mas, makanya ada istilah dont judge the book by cover, artinya kita tidak bisa melihat hanya dari permukaan mulus tapi hanti busuk … tapi baunya tetap akan keliatan koq, Allahumma arrinal haqqa haqqan, yang benar itu adalah nyata.

  63. ingat ,waspada juga dengan 4 racun hati :
    1.banyak makan
    2.banyak memandang
    3.banyak bergaul
    4.banyak bicara

    silahkan dikurangi keempat hal ini untuk menata hati agar tidak mudah terkena racunnya.

    untuk penjelasan lengkapnya silahkan cari di buku ;)

    Rindu: saya belum bisa ngurangin makan kayanya mas, soalnya sakit kalo gak makan :P tapi nanti saya coba deh.

    • bukan gak makan de,itu sih pasti sakit. secukupnya aja :D

      btw tambahan soal hati :
      dengan hati yg lapang masalah jadi kecil, di kolam yg kecil sebuah batu dapat menyebabkan riak yg cukup terasa besar. namun di danau yang luas,batu yg sama hanyalah sebuah riak kecil yg hampir2 tidak mempunyai arti.

      hati yang lapang dan bersih mampu menampung Allah yang maha besar,sesuatu yg gak sanggup dilakukan oleh gunung ataupun lautan.
      karena itu supaya Allah mau main ke hati kita,kita perlu membersihkan dan melapangkan hati kita dulu de :D

      Rindu: kalau mau air yang keluar dari teko rasa air putih menyejukan, maka teko bekas kopinya harus dibersihkan dulu, kalau engga rasa kopinya akan tetap ada … jadi dzikir itu membersihkan sisa sisa sampah di sungai, dan membersihkan sisa rasa kopi di teko :)

  64. Assalamu’alaikum…ko masih sepi?mo nyoba koment ah,bismillah…
    Seperti pernah dilagukan jugakan, …jagalah hati jangan kau nodai,jagalah hati cahaya Illahi…(A’a gym)
    Karenanya hati harus senantiasa kita perbarui,disegarkan agar keimanan juga ga pernah usang,betul?
    Disamping menjaga hati juga menjaga pandangan,karena setiap peristiwa bermula dari pandangan,tingkat selanjutnya masuk kehati,jadi hati yang mengolah akan jadi pikiran yang baik atau sebaliknya…
    Semoga resepnya bermanfaat ya mbak…
    Salam kenal :-)

    Rindu: waaliakum salam warahmatullah, kalo subuh memang kebun saya sepi sist … nanti siang2an deh balik lagi yah :) atau mau bantuin nyapuin kebun?

  65. Assalamu’alaikum…ko masih sepi?mo nyoba koment ah,bismillah…

    Seperti pernah dilagukan jugakan, …jagalah hati jangan kau nodai,jagalah hati cahaya Illahi…
    Karenanya hati harus senantiasa kita perbarui,disegarkan agar keimanan juga ga pernah usang,betul?
    Disamping menjaga hati juga menjaga pandangan,karena setiap peristiwa bermula dari pandangan,tingkat selanjutnya masuk kehati,jadi hati yang mengolah akan jadi pikiran yang baik atau sebaliknya…

    Semoga resepnya bermanfaat ya mbak…
    Salam kenal :-)

    Rindu: betul mbak, dosa itu dari mata turun ke hati :) maka hati hati dengan hati, jangan biarkan dosa bertumbuk disana, bersihkan dengan istighfar disetiap hembuan napas :)

  66. akhirnya masuk 5 besar..tapi klihatannya kebunnya masih tutup..tapi tidak apa-apa..yang penting HATI ini senang dapat siraman HATI..

    Rindu: siraman hati untuk hati yang haus yah? selamat datang di kebun saya diwaktu subuh memang disini sejuk banget mas, masih ada embun :)

  67. wah istirahat dikebun dulu ah..biar sejuk hatinya hehe

    semua perlu tu bahagia de…dan bener kata lo…bahagia atau enggak tu tgl gmn hati kita….mantab

    Rindu: percaya deh mas, ketika kita gak bahagia itu hanya karena kita kurang dzikir, karena pikiran kita dipenuhi oleh keinginan keinginan dunia, semakin banyak keinginan dunia semakin tidak bahagia kita.

  68. wah… ternyata tepat aku malam ini main ke kebun ini.. :-), niat awalnya tuk sekedar duduk-duduk d kebun saja…, tapi ternyata dapet resep tuk menjaga hati tetep sehat.. :D subhanallah walhamdulillah…., dan masuk sepuluh besar yang pertama komen lagi hehe.. :p, walau blm sempet masuk ke kebun krn pagarnya sudah di tutup.. tp ga apa-apa…, besok masih bisa main lagi ^^” tuk kasih komennya.. insyallah.. ^^”, sekarang baca dulu dan pahamin dulu saja… ^^”

    oh ya hampir lupa… Assalamu’alaikum wr wb de.. :-),

    Rindu: waallaikum salam warahmatullah, ronda ya mas? jam segini ada dikebun saya :)

    • hehe…^^”, kebetulan kemarin malam baru selesai mengerjakan tugas kantor de’, terus sebelum tidur…, pingin mampir dulu ke kebun untuk sekedar duduk duduk untuk ngadem sejenak hehe… :-), eh ternyata di kebun ada resep yang de’ hidangkan dari ustad ade tentang hati yang membuat tambah adem diri ini..:-), subhanallah…, terimakasih ya de’ atas hidangannya.. :D, insyallah dengan hidangan dari resep ini kita merasakan kebahagiaan yang hakiki.. amin… :-)

      Rindu: besok besok lewat kebun saya pagi ya mas, saya buatkan wedang jahe :) kerja sampe pagi, kerja apa tuh mas?

      • wah…. wedang jahe.. :D, boleh..boleh…, nanti kapan-kapan insyallah aku mampir ke kebunnya pagi-pagi ya hehe.. :p

        • ups… maaf lupa belum jawab pertanyaannya hehe.. ^^”, kerja yiapin dokumen dan foto-foto pekerjaan proyek de’, soalnya pagi-pagi harus di serahkan ke ownernya ^^”

    • Kata Buya saya De, hati yang sebenarnya HATI itu adalah hati dari hati itu sendiri. Yaitu “isi” dari hati biologis yang terbentuk dari segumpal darah itu. Utulah yang harus kita obat dengan ramuan yang Ade tulis itu [jadi nambah ilmu lagi nich De, tadinya saya hanya tahu obat dari Mas Opick : TOMBO ATI yang ada 5 perkara itu!]. Kalau yang segumpal darah yang terlihat kasat mata itu kadang-kadang hatinya para koruptor kelihatan lebih sehat dan bugar! Jadi, teori mensano incorpori sano itu tidak selamanya benar! sebab maling-maling yang di penjara itu tubuhnya sehat-sehat kok! yang sakit itu adalah isi dari hatinya.

      Benar nggak sich De?

      Rindu: benar mas, mensano incopori sano itu tidak lagi berlaku untuk saya … karena sahabat saya yang menderita kanker, yang menjadikan sakitnya semakin mendekatkan jiwanya kepada ALLAH, maka didalam tubuhnya yang rapuh, terdapat jiwa yang sehat, subhanallah. :)

      • Ya De, Dokter spesialis penyakit hati bisa dicari dibanyak rumah sakit. Tapi Dokter spesilis “penyakit hati” itu susah sekali didapat, ya De? Dan betapa banyak “penyakit hati” itu menimpa pada orang yang kelihatannya sehat dan berada di gedung-gedung mewah. Pada hal “penyakit hati” yang diderita itu sudah sedemikan serius dan menghawatirkan tapi sang penderita masih saja bisa tertawa-tawa, berjingkrak-jingkrak dan menari-nari!
        Nauzubillah!

        Izakana saifun asabatul jasmi hunaka amalun fissifak, izaqalbun jurihallisan aina muhadharat linnazhar?

        Jika pedang lukai tubuh masihkan ada harapan sembuh, jika lidah lukai hati kemana obat hendak dicari?

        DARI PADA SAKIT HATI, LEBIH BAIK ENGGAK SAKIT DECH!!!

        Rindu: lebih baik sakit gigi katanya mas? bener gak.. makanya ada yang bilang lidah lebih tajam dari pedang ya mas, saya sering ngalamin tapi jangan sakit hati, biar aja didzalimi, kan ALLAH maha melihat dan setiap perbuatan kan ada balasannya. bukan begitu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s