Hati, segumpal daging pemilik sejuta rasa, kalau kata bimbo hati adalah cermin tempat pahala dan dosa berpadu
saya punya satu hati, yang didalamnya bersemayam bahagia, bersemayam luka, bersemayam sejuta rasa, dari semua bagian tubuh saya, hatilah yang paling dominan berperan, si tuli punya hati, si buta punya hati, saya punya dan kamu punya, si baik akan berjulukan si baik hati, si jahat agar bergelar manusia tak punya hati, jadi memang hati lah yang memegang peranan penting dalam hidup setiap yang bernyawa, jadi hati hati dengan hati
Jika hati adalah bagian penting dari raga ini, mustinya saya merawatnya untuk tetap kelihatan cantik seperti saya merawat tubuh saya agar selalu harum, ketika saya tahu bahwa hati adalah bagian dari tubuh saya maka harusnya saya mengerti bahwa hati butuh makanan agar tetap sehat, tidak jadi hati yang mati akibat kelaparan
begitu bukan? memberi makanan hati dan menyehatkan hati, selain itu hati hati dengan penyakit hati, betapa pentingnya hati
Jika begitu pentingnya hati, saya akan belajar menata hati, merawat hati dan menjadikannya indah. Caranya De? yang pertama pasti jauhi penyakit hati, penyakit hati itu memburamkan hati, kalau hati kusam dan hitam bagaimana cahaya ALLAH bisa masuk dong kalau kaca hatinya buram :) hati yang sakit itu hati yang isinya iri, dengki, amarah, dendam, dusta dan ini semua membusukan hati, terbayang gak hati yang busuk, baunya kaya apa? gimana mau bahagia dong kalo hatinya busuk dan bau, gak ada yang mau deket sama orang yang hatinya busuk, dijamin itu, bau soalnya
Penyakit hati ini bisa jadi justru memiliki pengaruh yang lebih destruktif dibandingkan penyakit fisik. Dan orang yang mengidap penyakit hati tidak akan pernah menggapai kebahagiaan yang hakiki.
Rusak hati maka rusaklah seluruh hidup, hidup dengan amarah, hidup dengan rasa sakit hati dan dendam, gak deh, gak mau.. emang mau apa hidup dengan hati yang sakit, saya sih gak mau
![]()
Jadi gimana dong agar hati gak sakit? atau kalaupun sudah terlanjur sakit apa dong obatnya De? ini resep dari guru mengaji saya …
- Ambillah akar pohon kefakiran dan akar pohon ketawadhu’an artinya saya wajib mengosongkan hati saya dari sombong, kerendahan hati akan menjauhkan saya dari iri dengki … tidak boleh bangga dengan apa yang saya miliki, karena semua akan punah, hanyut tanpa bekas, jadi kalau liat ada orang sombong, itu artinya hatinya udah sakit tuh orang
harus di opname
- Masukkan akar taubat ke dalamnya, saya dan kamu punya dosa kan? kan kita manusia tempatnya khilaf, masih berani apa gak mohon ampun setelah berbuat dosa, mau apa napas terhenti ketika belum mendapat ampunan, jadi harus buru buru taubat, setiap hari, yo beningkan hati dengan istighfar disetiap hembusan napas, bisa dong?
- Masukkan semua itu ke dalam panci taqwa, ketika saya mengaku mencintai ALLAH, maka saya wajib taqwa, jauhi laranganNYA dan jalankan perintahNYA… bahagia tinggal ngikutin nih kalo dah gini, asik kan
- Didihkan semua itu dengan api tafakur, lakukan di setiap tahajud, mengadulah kepada ALLAH, mintalah cintaNYA, keridhoaanNYA, mintalah semua yang ingin diminta, ALLAH maha mengabulkan doa yang mencariNYA di sepertiga malam, percaya kan kalau ALLAH tidak pernah ingkar janji, jadi tunggu apalagi? hati bening, hidup tenang dan bahagia plus semua doa akan diqobul, maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA.
- Hidangkan dalam piring dzikrullah, tak ada yang mampu mengobati hati selain dzikir, ketika ada terasa iri dan amarah dihati, dzikirlah. Ketika didzalimi oleh hamba yang lain maka dzikirlah… dzikirlah disetiap helaan napas maka ALLAH yang akan menjaga hati saya agar gak sakit, terbayang gak ketika sang maha penjaga yang menjaga, setan gak akan tembus deh
subhanallah.
Jadi mulai sekarang hati hati dengan hati, ketika saya tidak mampu mengisinya dengan kebaikan maka sang hati akan terisi dengan keburukan, kan gak mungkin bersemayam dalam satu hati antara kebaikan dan keburukan, kan gak mungkin kan dzikir sambil mabuk
Ibarat cermin yang sudah penuh kotoran maka jangankan untuk bercermin orang lain, untuk dirinya sendiripun tidak bisa… buram gitu.
Semoga ALLAH menyingkapkan hijab dihati, menjernihkan hati kita sehingga nyatalah ALLAH dan kita menemukan ALLAH dalam setiap apapun yang terjadi, inilah bahagia yang hakiki…
Siapa sih yang gak mau hidup bahagia, sumber bahagia dan ketidak bahagiaan itu kan hati yah? jadi hati hati menjaga hati kalau mau bahagia

Copast .. ada yang menarik juga nih hhe
kopast mbak.. thanks
selalu rindu berkeliling di kebun hikmahnya mb ade ^_^
setiap kali baca semua tulisan yang ada di kebun hikmah , selalu dapat pencerahan .
pengen minta deh nomor haendphone penulisnya .
pengen sharing sama dia
Nice!!,..
Masya Allah, betapa indahnya orang yang memiliki hati yang suci, bercahaya yang tampak jelas pada pancaran mukanya..selalu berzikir kepada Allah dan merendahkan diri kepada Nya..hati adalah raja..raja yang beriman maka rakyatnya akan beriman, raja yang busuk rakyatnya akan serakah..
salam sahabat..
cintailah pada hati pasti kita akan lebih menghargainya nanti..
saudari minta kebenaran link boleh ke??
…mampir dulu ah….sejuk bgt…
ae.. salam kenal.
hai.. slam kenal
heart, let me dive in you
kalo alamat YM ku disini…. thx bgt ya….*aduh senengnya bs sharing ma ade rindu gitchu….
)*
hati itu bagaikan sebilah pisau
bila kita gunakan dengan baik akan bermanfaat dan bila kita gunakan dengan salah akan mudharat
Selamat berakhir pekan ria, semoga bahagia penuh cinta bersama keluarga dan handai taulan. Sukses selalu untuk sahabatku nun jauh dimata namun dekat di lubuk hati
Salam hangat dari ruang hati terdalam
menjenguk pemilik kebun hikmah ini..
semoga selalu sehat amin
wah.. dikebun lagi ada resep mengobati hati.. pas banget si de.. hehehe…
sist… kadang hati ini sakit melihatnya, namun ketika dia tersenyum, hati ini luluh dan membalas senyumnya…
jangan kebanyakan makan hati… asam urat…. ^_^
Baca komentar2 di tulisan Ini, rasanya lengkap banget ya de…semoga semua yang ada tidak hanya mampu dituliskan, tapi juga dilakukan…karena pekerjaan menjaga hati, mensucikan hati…itu harus kita lakukan seumur hidup…hingga akhir nafas kita.
Hati itu, selin menjadi raja bagi anggota tubuh kita, juga Muaranya semua anggota Tubuh kita, jadi jika kita ingin membersihkannya, jangan lagi mengalirinya dengan kotoroan2 yang akan membuat hati menjadi keruh dan kotor…karena tidak mungkin memantul Cahaya-NYA, dalam hati yang Kusam…
Semoga kita semua bisa Istiqomah, mensucikan hati, menjaganya dari segala penyakit hati…Amin ya Rabb
Baca komentar2 di tulisan Ini, rasanya lengkap banget ya de…semoga semua yang ada tidak hanya mampu dituliskan, tapi juga dilakukan…karena pekerjaan menjaga hati, mensucikan hati…itu harus kita lakukan seumur hidup…hingga akhir nafas kita.
Hati itu, selain menjadi raja bagi anggota tubuh kita, juga Muaranya semua anggota Tubuh kita, jadi jika kita ingin membersihkannya, jangan lagi mengalirinya dengan kotoroan2 yang akan membuat hati menjadi keruh dan kotor…karena tidak mungkin memantul Cahaya-NYA, dalam hati yang Kusam…
Semoga kita semua bisa Istiqomah, mensucikan hati, menjaganya dari segala penyakit hai…Amin ya Rabb
Kunjungan Pertama nih. Sallam kenal aja dulu deh. Nice Post
Hati Hati Dengan Hati, Karena Hati diciptakan dengan sangat Hati Hati olah Maha Pemilik Hati, Hati lah yang akan membuatmu Menghormati Yang Memiliki Hati, Hati Hati lah dengan yang membiarkan hidup tanpa Hati, karena bisa membuat Hati mu tak berarti.
*baru absen…ternyata ada tanaman baru di kebun ini…baru nyampe hbs ta’ziah dr Kampung nenek dari bp mertua meninggal…innalillaahi wainnalilaahi raji’un..*
mandak arep komen ae audoh medune…
hadoh….
mengamankan tempat ke seratus…
mamad like this! Two tumbs up for ade. Teruskan de.
Merenung, menyelami setiap kata..
Hebat, salut dengan postingannya mbak
di sini rame banget yah..
met malam..
seperti kata orang…
“mengherankan sekali melihat orang membasuh wajahnya berkali-kali dalam sehari, tapi tak pernah membasuh hatinya sekalipun dalam setahun….”
semoga kita bisa menjadi orang yang rajin membersihkan hati kita, serajin kita membersihkan wajah kita….
hehehe…..
Hati bagaikan seorang raja atau panglima perang yang mengawasi perajurit dan
tentaranya. Dari hatilah bersumber segala perintah terhadap anggota badan.
Mka hati-hatilah dengan hati yang lembut ini, dengan terus mengingat kebesaran dan keagungan Allah Swt. Melalui segala ciptaan-Nya.
jadi inget lagu..
“jagalah hati..jgn kau nodai..
jagalah hati
belalang kupu-kupulentera hidup ini..”pakabar de? semoga selalu sehat dan kuat yah..amin
salam, ^_^
sungguh hati memang benda kecil namum semua kehidupan ada didalamnya, luar biasa bila kita merawat hati dengan ke ikhlasan.hidup akan terasa indah dan luas….
persis di hari yang sama (kemarin.red), temen saya juga (dengan) panjang lebar mendiskusikan soal hati, ada fenomena apa ya, atau kebetulan saja (sambil berharap Mba Rindu ndak mbatin kalau saya berlebihan
) . . .dengan selalu mengingatNya lah, yang Maha membolak-balikan hati, setiap langkah, sikap, tindak tanduk, dkk-nya itu mendapat ridhoNya. . .
artikel yang bagus
salam,
pembaca dari jepara
iya…betul… skali lg makasih byk ya…
boleh tau, dimana sy bs kontak mbak selain di blog ini ? utk bs sharing…
byk hal yg ingin sy pelajari… thx
Hati memegang peranan penting dalam kehidupan seorang anak manusia, hati bisa membawa seseorang ke dalam surga maupun ke dalam neraka. Hati yang bersih, tanpa dikotori oleh rasa iri, dendam maupun rasa-rasa negatif lainnya bisa membawa seseorang masuk ke dalam surganya ALLAH.
Subhanallah, hati yang bersih yang kosong oleh segala rasa yang negatif ternyata sanggup membawa seorang hamba memasuki surganya ALLAH yang sangat diidam-idamkan oleh semua umat Islam. Mampukah kita??? *bertanya kepada diri sendiri?*
=======
Ade…
=======
Seperti firman-Nya, “Jangan kau campur adukkan kebenaran dengan kebatilan.” Saat hati diisi dengan kebenaran, kebatilan pun menjauh. Sebaliknya, saat keburukan memenuhi hati, kebaikan pun menyingkir dengan sendirinya.
Rasulullah saw. bersabda,
Sering kita dengar istilah “berbicara dari hati ke hati” atau mendengar nasehat “coba nilai dan pertimbangkan matang-matang tentang pilihanmu dengan menggunakan hatimu”.
Dari contoh kedua istilah tersebut sebenarnya kebanyakan dari kita sadar bahwa penilaian yang obyektif hanya dapat kita temukan berdasarkan penilaian yang muncul dari hati. Namun memang anehnya meski sadar tapi banyak dari kita yang mengerdilkan peran hati dalam menilai seseorang atau menimbang sesuatu.
Tak jarang kita dapati karena ego dan hawa nafsu, peran hati tertutupi sehingga yang menonjol justru sebuah penilaian yang subyektif yang hanya berdasarkan sesuatu yang sifatnya material semata. Boleh jadi tertutupnya hati atau tidak cemerlangnya hati menjadi penyebabnya dan lima tips di dalam tulisan di atas tentang membersihkan hati mungkin bisa dicoba.
Sebuah munajat:
Ya Allah, kembalikan kami padaMu, tempatkanlah kami di pintuMu, jadikanlah kami bagiMu, dalam DiriMu dan besertaMu. Ridhoilah kami untuk bakti padaMu. Semua cobaan dan anugerah hanya bagiMu, maka sucikanlah batin kami dari selain DiriMu. Janganlah Engkau biarkan kami ketika Engkau melarang kami, dan janganlah Engkau tinggalkan kami ketika Engkau memerintahkan kami. Janganlah Engkau jadikan lahiriyah kami maksiat kepadaMu, dan batin kami musyrik padaMu.
Raihlah jiwa-jiwa kami hanya bagiMu. Jadikanlah kami semua merasa cukup kepadaMu dibanding berpaling pada selain DiriMu. Ingatkanlah kami dari alpa padaMu. Kehendakilah kami untuk taat padaMu dan munajat padaMu .
Jadikanlah kenikmatan qalbu dan rahasia qalbu kami dengan mendekat padaMu. Pisahkanlah kami dengan maksiat seperti engkau pisahkan antara langit dan bumi. Dekatkanlah taat padaMu sebagaimana Engkau dekatkan antara hitam dan putihnya mata kami. Pisahkanlah kami dengan hal-hal yang engkau benci, sebagaimana Engkau pisahkan antara Yusuf dan Zulaikha untuk maksiat padaMu.
Sekali lagi terimakasih telah mengingatkan kami semua utk selalu membersihkan hati.
Seperti penghantar listrik atau konduktor bila kotor maka aliran listrik akan terganggu. Sebaliknya jika konduktor itu bersih, maka aliran listrik akan berjalan lancar. Dan hati kita yg bersih adalah konduktor (baca:penghubung) antara kita dengan Allah SWT. Subhanallah walhamdulillah..
Salam,
Tukanglistrik
listrik yg bertegangan tinggi atau rendah ibarat iman kita De. Jika kita semakin rajin mendekatkan diri ke Allah SWT, maka iman kita semakin tinggi dan kuat. Jika suatu saat “kesetrum” oleh bisikan-bisikan setan, maka Insya Allah tidak akan terbelokkan iman kita
Allahuakbar.
Salam,
Tukanglistrik
posting yg menyentuh..
sebuah hati..
kelak jika datang waktunya untuk membagi..
ALHAMDULILLAH….
BANYAK2 INGAT ALLAH ya mba
mkasih ya mba udah share ilmu
Allah tidak melihat hamba dari parasanya yang cantik/tampan, pakaian, status atau kekayaannya, tapi Allah melihat hambanya dari hatinya. Hati adalah mi’rajnya hamba dalam menampak kehadirat-Nya. Semua ibadah bermuara dari hati dulu baru keperbuatan.
Saya masih mencoba meresapi makna dan kandungan obat yang ada didalamnya, walaupun dengan perasaan bengong masih ra mudheng saya tetap mencoba untuk terus memahaminya.
Saya melihat Air menjadi begitu keruh, karena tertahan oleh sampah. Jika mengalir menjadi jernih, bening … kalau hati ini adalah sungai, mungkin kita harus betul2 membersihkan sampah sampah dan membuangnya jauh jauh, agar sampah2 itu tidak kembali tertiup angin, dan kembali mengeruhkan sungai hati…
Iya, sungai hati
Ade a.k.a RINDU
*koq jadi seneng komen di blog sendiri De, kangen dengan blog sendiri, blog ini adalah perjalanan hidup saya, tempat saya bertafakur, inspirasi untuk diri saya, dengan harapan akan jadi inpirasi untuk yang lain, mencari ridho ALLAH*
KALAU HATI INI SEPERTI SUNGAI dan sungainya seperti sungai dikampung saya di Sumatera sana, airnya masih jernih De, tempat anak-anak mandi bergurau sembari terjun dari batu-batu gunung. Airnya jernih sejernih mata kucing, sejuk dan bisa diminum! Tapi KALAU HATI ITU SEPERTI SUNGAI CILIWUNG gimana ya De, ngebersihnya?
Komen diblok sendiri itu belajar merefleksi diri De, kadang kadang tulisan kita sendiri bisa mengingatkan orang lain dan belum tentu bisa mengingatkan diri sendiri. Sang penulis kadang lupa dengan tulisannya sendiri. Yang menbaca selamat sedangkan yang menulis hanya punya nama. Maka Memabaca, mengulas, meresapi tulisan sendiri itu bisa jadi obat bagi penulisnya De!
Saya teringat dengan cerita Buya Hamka ketika dia didalam penjara kedapatan asyik membaca buku Tasauf Modern, tulisannya sendiri.
Temennya tanya : Hamka kok baca bukunya Hamka? Jawab Buya : Hamka lagi mengingatkan diri Hamka sendir!
Gitu De!
Ohya De, mumpung Ade lagi menganalogikan hati itu ibarat sungai, saya jadi ingat kampung dan sungai di desa saya di Sumatera. Percaya gak De, desa saya itu bernama Desa: RINDU [kayak nama blog Ade!] dan sungai dengan airnya yang jernih yang saya sebut itu bernama SUNGAI RINDU HATI. Nama RINDU dan HATI punya sejarah panjang dimasa lalu, yaitu terkait perang kerajaan Aceh dengan kerajaan SUNGAI SERUT di daerah saya dan keinginan raja dari Aceh menculik sang putri kerajaan untuk dipersunting. Panjang ceritanya De ……. [cerita rakyat ini amat masyur di daerah saya].
Makanya kalau lagi baca blog Ade ini saya berasa pulang kampung, he he he
Ah, jadi ingat kampung dan sungainya yang tenang. ingat …. desa yang sudah lama saya tinggalkan DESA RINDU di lingkar bukit yang sejuk dan nyaman senyaman membaca blog RINDU ini!
Jangan marah ya De, komennya jadi ngelantur ke kampung saya!
Semoga sungai hati kita tidak sepekat sungai Ciliwung ya De!
Kiranya sungai hati kita selalu bening dari serekan sampah-sampah dunia yang menghijab kita kepada Allah …..
Dan semoga juga air sungai rindu hati di kampung saya itu masih bening dan jernih …….
Assalamu’alaikum wr wb de’…
Wah de’ komen di kebunnya sendiri..:D, tapi ga apa-apa, pendapatku berarti de’ mau berbaur dengan semua yang mampir di kebun ade..
(aku sok tau ya de’ hehe..(^^)v..)
De’ aku mohon ijin ya tuk komen di komennya ade.. ^^”,
Kalo…di ibaratkan hati adalah sungai… hmn.. aku ibaratkan tubuh ini adalah lingkungan yang di lewati sungai tersebut… ^^”,
De’ coba kalau kita amati seksama.. ternyata banyak juga yang memyebabkan sungai yang mengalir itu menjadi penuh sampah, keruh, bau dan tidak jernih ya….
, dan bial di cermati.., sampah-sampah yg berada di sungai tersebut bisa datang dari lingkungan kita sendiri (kita membuang sampah ke sungai) atau dari lingkungan lainnya yang membuang sampah ke sungai yang melalui lingkungannya…,
Hmn…bila kita bayangkan sungai yang mengalir itu terlalu penuh dengan sampah-sampah.., selain akan menyebabkan kedangkalan dasar sungai (akibat sampah yang mengendap), tidak mengalir (karena penuhnya sampah), bau (karena bercampurnya macam-macam sampah dengan air) menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri lingkungan kita, sehingga lingkungan kita menjadi tidak sehat bau dan kotor.. ^^”,
Sehingga…. Agar hal-hal tersebut tidak terjadi kita harus menemukan cara yang efektif agar sungai yang mengalir tetap bersih dan jernih kembali…, seperti memasang saringan sampah pada hulu dan hilir sungai yang melalui lingkungan kita, mengangkat sampah sampah-sampah yang berada di sungai yang melalui lingkungan kita dan membersihkan serta merapihkan pinggiran-pinggiran sungai agar menjadi indah dan membuang sampah-sampahnya ke tempat pembuangan akhir dan di lakukan dengan rutin dan gotong royong lingkungan, serta mensosialisasikan dan menyadari bahwa betapa pentingnya sungai bagi lingkungan, insyallah sungai yang melalui lingkunga kita akan menjadi bersih…, sehingga lingkungan kita menjadi sehat…,
(pendapatku hehehe.. ^^”)
Hmn… Tapi ternyata ga semudah itu ya agar sungai menjadi bersih.. ^^”, karena sampah-sampah masih banyak yang di buang di sungai di luar lingkungan kita sehingga sungai tetap menjadi tidak jernih…, oleh karena itu mungkin agar sungai dapat menjadi bersih.. lingkungan kita pun harus mau menyebarkan rahasia (cara yang kita pakai) mengapa sungai di lingkungan kita menjadi bersih dan asri kepada lingkungan-lingkungan lainnya agar sungai yang melalui lingkungan mereka juga menjadi bersih kembali..
(tapi tidak dengan memaksa, melainkan dengan menyadarkan betapa pentingnya sungai bagi lingkungan ya hehe.. ^^”), sehingga sungai menjadi bersih dan lingkunganpun menjadi terlihat bersih dan asri..
Lho.. kok jadi ngomongin tentang pembersihan sungai ya de’, panjang lagi.. hehe..^^”,
Jadi pendapatku de’….
jika di ibaratkan…
Hati ibarat sungai yang mengalir,
Tubuh ibarat lingkungan yang di lalui sungai tersebut,
Sampah-sampah ibarat ujian yang Allah berikan melalui lingkungan kita sendiri atau lingkungan lainnya
Maka..
Iman dan taqwa ibarat saringan sampah
Dzikirullah dan sholat ibarat mengangkat sampah sampah-sampah yang berada di sungai yang melalui lingkungan kita
Taubat ibarat mensosialisasikan dan menyadari bahwa betapa pentingnya sungai bagi lingkungan
Tawadhu, tafakur dan dakwah ibarat mau menyebarkan rahasia (cara) mengapa sungai di lingkungan kita menjadi bersih dan asri kepada lingkungan lingkungan lainnya…
Jadi pendapatku.. insyallah bila kita melakukan seperti di atas insyallah kita akan mendapat ridho Allah SWT, insyallah wallahu ‘alam..:-)
mohon maaf ya de’ klo ada yang salah.. ^^”, hehe.. (^^)v.. piss…
yups… ^^,hmn.. mungkin kalau boleh ku ibaratkan lagi de’, orang-orang diluar sungai itu ibarat di tubuh kita adalah mata, telinga, mulut, tangan, kaki, otak (pikiran) dan lain-lainya yang ada ditubuh kita de’ hehe…:-) ,
jadi insyallah jika kita inginkan sungai menjadi bersih maka kita harus menyadarkan orang-orang dahulu akan arti sungai bagi kehidupan..,
begitupun dengan hati…, jika kita ingin hati kita bersih.., insyallah sadarkanlah anggota tubuh kita terlebih dahulu.., sudah baikkah yang mata, telinga, mulut, tangan, kaki, otak (pikiran)kita lakukan..
, (pendapatku hehe.. ^^”)
( jagalah hati dengan menjaga juga prilaku kita )insyallah wallahu ‘alam
hmn.. jiwa ya… ^^”?, hmn coba nanti ku cari dulu ya.. insyallah kalau sudah ketemu …, aku kabarkan ke ade ya..
^_^ assalamu’alaikum… Ade, makasih dah berbagi resepnya
hati adalah panglima yang memberi perintah kepada tubuh ini ntuk melakukan segala hal… pbla hati baek insyaAllah segala tindakan kita baek pula.
sukses selalu buaat Ade, makasih ^_^ wassalamu’alaikum…
tuhan, tetapkan hati ini kpd agamaMU… jalan yang benar, jangan biarkan hati ini kotor oleh Nafsu yang hanya membuat kerusakan, berikan kami kekuatan ntuk bisa selalu memngingatMU,ameen…
Baik tidaknya seseorang sebaiknya tidak hanya dilihat dari casing luarnya (lahiriah) aja, tetapi juga batiniah-nya alias hatinya. Fisik dan wajah yang menarik (ganteng atau cantik) tidaklah menjamin bahwa hatinya pun akan otomatis bagus. Dan ALLAH SWT pun tidak melihat fisik seseorang sebagai ukuran yang utama. Rasulullah saw. bersabda,
Ada sebuah hadits yang indah.. Ali bin Abi Thalib r.a. menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda,
Hadits di atas menyiratkan bahwa pada dasarnya setiap hati manusia itu bersih, seperti bulan yg tidak tertutup awan. Tetapi adakalanya bulan tertutup oleh awan gelap sehingga sinar atau cahayanya tidak dapat terlihat dengan jelas. Begitu juga dengan hati manusia, adakalanya atau bahkan sering tertutup oleh dosa-dosa dan kemaksiatan. Oleh sebab itu harus dibersihkan, dijernihkan.. Caranya? Ya seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw.,
Seseorang yang qolbu-nya, hatinya atau batiniah-nya bersih, bening dan kinclong.. insya ALLAH perilakunya juga akan sesuai dengan hatinya tersebut. Karena perilaku yang kita keluarkan adalah cermin dari hati kita, qolbu kita yang sesungguhnya. Teko yang berisi air teh maka akan mengeluarkan air teh, yang berisi kopi keluarnya juga kopi bukan susu atau air bening
Wallahu’alam
waaah,.
di sini selalu ramai,.
ada yang bagi – bagi obat sih,..
manteb tu buat bekal di pagi hari,.
sukses selalu yah mbak rindu..,
^^
hahahaha,.
makanya selalu ramai,.
sama jual makanan toh,.
yaudah, kalau gitu sering – sering aja ke sini.sekalian sarapan di sini,,.
gpp kn.. ^^
okey deh mbak rindu,,.
nanti aq borong semuanya..,
—————–
Semoga Allah menyelamatkan hati-hati kita.
Sebenarnya terjemahan dari Qolb = Heart = Jantung, namun dalam bahasa kita lebih sering / lebih enak menerjemahkan dengan “hati”.
Hati tidak dapat disucikan selain dengan Tauhid kepada Allah, mengikhlashkan peribadahan hanya pada-Nya, cinta, takut, harap, tunduk pada-Nya. Merendahkan diri menjalankan Syari’at-Nya. Mengikuti Petunjuk-Nya, menjalankan yang diperintah-Nya, menjauhi yang dilarang-Nya. Semua itu butuh ilmu, belajar petunjuk-Nya, Al-Quran & As-Sunnah dengan pemahaman yang benar. Dan juga butuh Hidayah Taufik-Nya.
Semoga Allah mensucikan hati-hati kita dengan Hidayah-Nya.
————————-
Terima kasih Ade..
Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan rasa cinta dan kasih sayang kepada makhluk-Nya..
Maka seseorang akan menginginkan kebaikan bagi yang dicintainya..
Dan cinta kepada Allah, cinta di dalam syari’at Allah, cinta karena Allah, dan mencintai apa yang Allah cintai..
Semoga Allah memberi kebaikan cinta kepada kita..
—————————-
Isi hati ini adalah kebaikan dan keburukan dikenal dgn penyakit hati. Dimanakah hati kita berada? Perbuatan, akhlak kita lah yg menjawab. Jagalah diri kita dari penyakit hati. Sukses selalu.
Akan kucoba De…
rindu dengan hati yang moga belum mati… mari berhati hati menjaga ati…
thanks tausiyahnya….. bener2 kebun hikmah….
seneng ketemu link ini…
salam kenal…
Dongkrak terus biar tambah tinggi
Allah segala pengobat penyakit….. Blognya bagus semoga terus berkarya… salam ukhuwah
Disaat mendung….
Tak banyak yang dapat dirasakan…..
Tak banyak yang dapat dipikirkan….
Dan tak banyak pula yang dapat dikhayalkan…
Hanya ada satu rasa…
Satu pandangan…
Dan satu hasrat…..
Yang ada dalam diri kita…
Buat kita harus lakukan itu…..
Dan tak inginkan yang lain…
Buat kita rasakan sesal…
Sedih…
Serta hancur….
Dan tak tau harus bagaimana tuk perbaikinya…
Tapi ada satu cara….
Satu cara tuk cegah suatu penyesalan karena kelam mendung – dihati….
Adalah bayangkan cerahnya langit…..
Disaat hatimu mendung…..
mono
saya rindu datang ke kebun ini…
seperti matahari……
yang selalu pergi menjelang malam, katamu,
inilah hidup yang datang untuk pergi.
kau wariskan beku airmata dan pengap senyap
seperti bulan……
yang selalu tabah menerangi kelam, kataku,
izinkan aku mengirim bencah cahaya
agar kau tidak disandung gelapnya malam
seperti roda…….
yang terus berputar, katamu,
lebih baik kita memilih tunduk pada ketentuan nasib.
kau abaikan kasih paling cinta sepanjang perjalanan rindu
seperti embun……
menggantung di ujung daun, kataku
biarlah aku menunggumu.
Sajak-sajak.Atisatya.Arifin
terimakasih ilmunya, ada makna tergali dari sini …(lagu x).. mantap suguhan menu “HATI” hari ini …
Kunjungan perdana, masuk kebun yang penuh buah dijamu dg ramahnya, jazakallah ukhti
jadi ingat lagu jagalah hati
salam kenal ya
Minta do’anya de…
Yaa Allah…bukalah pintu “qolbun saliim”nya Ade Istiqomah, sehingga hidayahMU masuk ke hatinya seakan tiada hijab yang menghalangi.
mohon maaf buat penulis, resep yg pertama kok kurang mengena yah..?
klo boleh minta penjelasan dari kata kefakiran dan ketawadhuan
sekali lagi mohon maaf
mungkin klo di tambahi resep ini bisa ngga yah..?
buanglah biji-biji kekufuran atas nikmat alloh yg telah kita terima.
dan jadikanlah syukur sebagai bumbunnya.
dan yg ke 3X mohon maaf bila menyinggung perasaan
maaf ya de…
kalo saya membuang kotoran di blog ini
tapi terkadang kotoran sangat baik, buat memupuk pohon di kebun hikmah ini.
supaya tambah rimbun daunnya,dan berbuah bayak.
dari seonggok daging yang berusaha jadi manusia
salam damai dan salam kenal mas farid

bukan masalah dari sudut mana kita memandang masalah mas..
cuman kok kayaknya janggal yah untuk resep yang pertama dengan pengertiannya/artinya dilihat dari segi arti kata itu sendiri…
mungkin mas farid bisa lebih memperjelasnya… makasih mas sebelumnya
buat ade…
:D
kalo boleh usul nih…
biarlah kebun ini juga bisa di jadikan kebun kajian ilmu
selama masih dalam batas kesopanan dan engga keluar dari topik
memang kebenaran milik alloh tapi kita di karuniai akal untuk berpikir,dan banyak sekali dalam al quran yg menyebutkan untuk menggunakan akal kita
hatiku hitam
terima kasih mbak Ndu..
semoga Alloh melindungi kita semua… amin
Bingung….hati lagi ……*sedih*:-/
absen wae?
segumpal daging/darah maknanya tetap sama..
wah kebunnya penuh dengan obat hati.he2 iya, mata. telinga, kaki, kepala dan anggota badan akan baik2 saja, kalau hatinya baik. begitukan rindu….
berhati hati dengan hati..
lama ga comment, comment saya dpt urutan nomer brp yah??
datang terus kok De, tp sembunyi2 ga isi daftar absensi
obat mujarab buat nyembuhin hati yg luka nich… makasih ya de… dah diingetin…
terkadang kalo hati dah sumpek jd lupa segala… (Astaghfirullah…)
Dah lama gak main ke kebun ini… katanya dah di tutup… eh ternyata sekarang dah selesai skripsi malah beralih profesi menjadi mbok jamu khusus mengobati penyakit hati…
Makasih untuk sharingnya kawand…
asslmkm wr wb,
setuju ma ade,
jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati lentera hidup ini..
(mangga lanjutkan^_^)
heehh, kayak lagu..
baik hati baik pula akhlaknya
inner beauty…
hmmm…
[ yes that i'am looking for
Sesungguhnya Allah itu maha pengabul doa ]
Terima kasih atas postingannya yang bisa membukakan mata ini, dan semoga bisa menjadi “Sumeleh” selalu.
he..he, Sorry “sumeleh” (bahasa jawa) itu Qana’ah,
mbak dari semalam kepikiran tulisan2 njenengan serasa saya jauh ketinggalan kereta…. makasih saya ikut menikmati buah di kebun anada….
iya semoga selalu sehat eh..dah lulus kuliah belum mbak??
oke saya tunggu ya mbak…
sekarang domisili di mana ???
sering ke jogja ga??
Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya hati ini benar-benar berkarat, dan sesungguhnya (cara) menjernihkannya adalah (dengan) membaca Al-Qur’an, mengingat mati, dan menghadiri majelis-majelis dzikir.”
Ya Muqallibul quluub tsabbit qalbii fi diinika, begitulah doa saya terhadap Sang Pemilik Hati..
Menentramkan hati sejenak di kebun penuh hikmah, …Alhamdulillah… ada ketenangan.
“Setelah baru saja ia terkagetkan oleh suara lembut Ayahanda, di seberang sana…”
Rindu ini bikin hati tak menentu, ya Mbak,?
kalo patah hati gimana de obatnya ?
ingin selalu berhati-hati dengan hati agar tidak ada yang sakit hati,
hati2 dengan hati betul sekali sist!! Penyakit hati membuat hati yg seharusnya seluas samudra menjadi dangkal, keruh, laksana bantaran sungai yg penuh sampah … Sampah iri, dengki, ujub, riya, su’udzon dan lainnya …
Semoga pertaubatan… Keikhlasan … dan ketawadhuan mampu menyaring sampah2 hati .. Agar hati tetap bening dan seluas samudra
Berhati hatilah dengan segumpal darah … Jika dia baik maka baiklah seluruhnya … Jika dia buruk maka buruklah seluruh … Segumpal darah itu adalah hati …
Alhamdulillah,,,
yang punya kebun dan para pengunjungny mantab seberataan.
=======
Beberapa pesan/kata-kata bijak dari dua orang guru dan murid, Imam Ibnu Taimiyyah dan Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkaitan dengan dzikir dan hati:
“Orang yang terpenjara adalah orang yang terpenjara hatinya hingga tidak dapat berjumpa dengan ALLAH Azza Wa Jalla. Orang yang tertawan adalah orang yang ditahan oleh hawa nafsunya”. (Imam Ibnu Taimiyyah)
“Dzikir bagi hati ibarat air bagi ikan. Bagaimana kondisi ikan jika terpisah dari air?” (Imam Ibnu Taimiyyah)
“Dalam hati ada sebuah ruangan kosong dan hampa yang tidak dapat ditutup kecuali dengan dzikrullah”. (Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah)
=======
=======
Sesuai dengan janji ALLAH SWT pada surat Al-Baqarah ayat 152,
Dengan banyak berdzikir dan memperbanyak dzikir, jiwa akan terasa lapang, hati akan merasa tenang, diri pun akan merasa bahagia dan hati nurani pun akan merasa nyaman. Sebab dalam dzikir terkandung makna tawakkal dan percaya kepada-NYA. Berdzikir juga berarti menganggap-NYA sebagai tempat kembali. Dalam dzikir juga terkandung arti husnuzhon (persangkaan yang baik) kepada-NYA. ALLAH adalah Dzat yang Maha Dekat untuk dimintai pertolongan. ALLAH juga Dzat yang Maha Mendengar jika dipanggil dan Maha Memberi jika dimintai pertolongan.
=======
Assalamualaikum ..
)
Hati-Hati dengan Mata,
Hati-Hati dengan Mulut,
Hati-Hati dengan Telinga,
Hati-Hati dengn Hidungmu,
Hati-Hati di Jalan sodaraku hehehe..
Pissssss aah
Cuman bisa nyumbang :
“Qolbu mu’min baitullah”.
Bagi orang yang beriman, hatinya sudah ada yang punya, yaitu bukan selain DIA.
Sudah ah, kuatir jadi dosen nih
Wuaduuh, Jeng Isti kebangetan deh, masa sampai segitunya
Saya hanya berani bilang begitu karena sepanjang perjalanan saya menempuh perjalanan ruhani, maka persoalan hati ini adalah hal yang paling utama dan rumit kurikulumnya. Seluruh ajaran agama mempunyai target yang berkenaan dengan hati.
Tetapi kalau mau dijadikan pokok masalah, maka memang benar seperti yang kau katakan, bahwa hati adalah pemimpin bagi anggota tubuh yang lain. Namun juga sebagaimana diterangkan dalam hadits yang saya sebutkan sebelumnya (Qolbu mu’min baitullah), maka hati sebagai pemimpin ini hanyalah merupakan agen dari Sang Penguasa Tunggal. Hati adalah singgasana bagiNYA. DIA telah menciptakan hati itu untukNYA saja. Dari singgasana itulah kemudian DIA melaksanakan semua urusanNYA.
Disadari atau tidak, semua cahaya dan kegelapan adalah milikNYA semata (QS 6:1). Karenanya itu kewajiban kita yang diamanatiNYA sebagai khalifah adalah agar apa yang menjadi milikNYA itu tetap menjadi milikNYA. Tidaklah patut bagi kita untuk mengalihkan kepemilikan itu kepada siapa pun termasuk kepada diri sendiri. Karena inilah pangkal penyelewengan segalanya. Ustad saya menyebutnya sebagai “KEAKUAN”. Tanda-tandanya : Riya’, dengki dan sombong. Tiga hal yang menghancurkan.
Orang yang beriman dengan persaksian akan ketuhananNYA dan kasih sayangNYA yang diwujudkan dengan diturunkanNYA petunjuk melalui bimbingan seorang hambaNYA yang terpilih, seharusnya telah menyerahkan keakuannya (perlu perang besar/mujahadah nih
). Setelah itu tinggal membuktikan penyerahan itu melalui ketaatan terhadap segala perintah dan laranganNYA, baik yang bisa dipahami secara akal maupun yang harus diyakini saja kemutlakan kebaikanNYA di dalam semua hal tersebut (meningkatkan ketaqwaan). Melaksanakannya karena kecintaan kepada Sang Pemberi Kebaikan, yang telah menganugrahkan cinta ini kepadaNYA (Muroqobah). Dan tak tersisa sedikitpun bagi diri, kecuali keridloanNYA yang tak tertandingi (muwajahah).
Maaf, saya baru bisa menjabarkannya sebatas ini dulu. Maaf juga kalau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Kalimat saya mungkin malah telah membatasi pemahaman yang seharusnya dari hadits tersebut.
Wallahu a’lam bishowab.
Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh Semuanya
Ini jawaban untuk menghilangkan perihnya luka yang tersiram air jeruk kemarin ya?
Guratan Wisdom Booknya sudah sampai berapa % de?
Semoga Wisdom booknya cepat kelar, en Bang Nicholasnya juga siap menemui ayahmu(ngapain coba). Jikalau ALLAH berkenan, semua itu dapat terwujud disaat yang tepat (bukan terlambat). Wujudkanlah keinginan adeku ini ya ALLAH. Amin
Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh
Hmmm..hanya iman yang jadi pembeda, “warna” (iman) kita dengan warna orang lain…. LIke this….
Kebetulan belum mbak ,oh ya add YM juga belum dink… link aja mbak ke blognya mas didot, di sana ada koq alamat blog saya…
5 resep menjaga hati dari guru mengaji kak ade sangat manjur ^^
Ya muqallibal qulub, tsabbit qulubana alaa diinika…
Mampir dipagi hari dikebun yang indah dan harum ini. Ternyata Ade sendiri yang pertamax
Iya De, hati-hati dengan hati kita, karena dia begitu mudah terbolak-balik. Semoga Allah SWT menjaga hati kita agar tetap taat pada-Nya. Amiin
Ingin rasanja mengajakmoe ke roemahkoe
Namun maloe rasanja ketika koeketahoei
Akoe tidak poenja roemah
Dan jikapoen akoe poenja, apakah itoe memang roemahkoe ?
Dahoeloe kala berabad jang laloe pernah koebangoen seboeah roemah
Tepatnja seboeah goeboeg tempatkoe bersimpoeh kepada-Nja
Beratap djerami, beralas tanah liat, berdinding kardoes loesoeh
Berkoentji batang poehoen singkong
Selembar tikar warisan keradjaan madjapahit tergelar di soedoet goeboeg
Tiada perabot apapoen digoeboekoe apalagi loekisan dan penari-penari molek lajaknja di istana radja ataoe ratoe. Tiada poelak mengitari goeboekoe loeasnja keboen ataoe taman jang menjedjoekkan hati tatkala mata memandang berdjoeta matjam boenga dengan keindahan beraneka roepa terpantjar dan keharoeman jang beraneka aroma semerbak.
Laloe akoe berkelana mentjari djatidiri menapaki jalan jang koelaloei mengikoeti kata hatikoe jang paling ketjil.
Ingin rasanja mengajakmoe ke roemahkoe
Namoen bingoeng rasanja tatkala koesadari, dimanakah roemahkoe berada, lagi poelak koentji goeboekkoe telah hilang entah di mana
Akoe pernah singgah ke beberapa istanamoe jang amat indah di kelilingi keboen2 dan taman2 jang mempesona.
Entah mendapat ide dari mana akoe penggemar berat sepakbola ini laloe main bola di istana, keboen dan tamanmoe nan amat indah itoe.
Tentoe sadja kamoe marah.
Laloe akoe dioesir.
Akoe memang salah main bola boekan ditempat jang semestinja.
Oentoek itoe ampoeni akoe, karena akoe loepa minta ampoen pada saat itoe
Bersediakah bantoe akoe kembali ke goeboekkoe dan memboekakan koencinja
Wahai Wanita di keboen hikmah
Pada saatnja koe mampoe membangoen seboeah istana dikaoe boleh bermain,menari, menjanji sepoeasmoe sampai kelelahan datang dan dikaoe tertidoer di pangkoeankoe
..sedang menikmati hidangan hati yang lezat dari chef Ade
Assallammuallaikum…
Hati hati dg hati wah bener banget toe de,musti perlu ada yg ngejagaain pak hansip/satpam biyar ndak main hati…
Tapi adek ndak perlu repot-repot cari hansip/satpam wat ngejagain hati ade cukup iman dan taqwa aja deh biyar kita ndak main hati dari AlLAH…
Tp kalau adek minta abang ngejagain hati adek boleh juga toe he…he…;-)
Kebayang gak sih kalu kita main hati dari AlLAH,ndak malah seneng mala murkanya AlLAH yang menanti.Murkanya pak guru/dosen/majikan aja dah seremnya minta ampun apa lagi murkanya AlLAH bisa bisa di deportasi deh dari calon penghuni surga.
Setiap kita melakukan satu dosa/keburukan maka diberi satu titik hitam di dalam hati kita,seterusnya dan seterusnya.
Bayangin kalau hati dah penuh dengan titik hitam,betapa suramnya hidup kita.Makanya jangan sekali kali meremehkan dosa kecil,karena yang besar itu di awali dari yang kecil… Hati hati dg hati…
dah lama bgt ga mampir di kebun hikmah. bgm kabarnya ni..?
Syukurlah kalo baik-baik saja.Mohon doanya De biar bisa semangat nge-blog lagi..
Tubuh itu ibarat kerajaan maka hati adalah rajanya. Betapa besarnya peran sang hati di dalam kerajaan bernama tubuh. Bisa kita bayangkan jika tubuh kita ini jika tidak ada rajanya! Bisa kita bayangkan jika rajanya dhalim senang menindas! HATI-HATI DENGAN HATI! Ya, Segumpal darah bernama hati inilah yang bisa membawa pemiliknya selamat atau celaka dalam mengarungi samudera kehidupan ini!
Terimakasih ya De, sudah ingatkan lagi sahabat di kebun hikmah ini agar memiliki QALBUN SALIM, begitu ya De?
Ah, betapa kita selama ini sering tertipu! Siang malam kita jaga, kita hias, kita bersolek, kita bersihkan dari debu dan kotoran. Kita tatap setiap hari di depan cermin, pada hal itu ternyata HANYA TOPENG! Ya Rabb aku tertipu!
JFS
ingat ,waspada juga dengan 4 racun hati :
1.banyak makan
2.banyak memandang
3.banyak bergaul
4.banyak bicara
silahkan dikurangi keempat hal ini untuk menata hati agar tidak mudah terkena racunnya.
untuk penjelasan lengkapnya silahkan cari di buku
bukan gak makan de,itu sih pasti sakit. secukupnya aja
btw tambahan soal hati :
dengan hati yg lapang masalah jadi kecil, di kolam yg kecil sebuah batu dapat menyebabkan riak yg cukup terasa besar. namun di danau yang luas,batu yg sama hanyalah sebuah riak kecil yg hampir2 tidak mempunyai arti.
hati yang lapang dan bersih mampu menampung Allah yang maha besar,sesuatu yg gak sanggup dilakukan oleh gunung ataupun lautan.
karena itu supaya Allah mau main ke hati kita,kita perlu membersihkan dan melapangkan hati kita dulu de
Assalamu’alaikum…ko masih sepi?mo nyoba koment ah,bismillah…
Seperti pernah dilagukan jugakan, …jagalah hati jangan kau nodai,jagalah hati cahaya Illahi…(A’a gym)
Karenanya hati harus senantiasa kita perbarui,disegarkan agar keimanan juga ga pernah usang,betul?
Disamping menjaga hati juga menjaga pandangan,karena setiap peristiwa bermula dari pandangan,tingkat selanjutnya masuk kehati,jadi hati yang mengolah akan jadi pikiran yang baik atau sebaliknya…
Semoga resepnya bermanfaat ya mbak…
Salam kenal
Assalamu’alaikum…ko masih sepi?mo nyoba koment ah,bismillah…
Seperti pernah dilagukan jugakan, …jagalah hati jangan kau nodai,jagalah hati cahaya Illahi…
Karenanya hati harus senantiasa kita perbarui,disegarkan agar keimanan juga ga pernah usang,betul?
Disamping menjaga hati juga menjaga pandangan,karena setiap peristiwa bermula dari pandangan,tingkat selanjutnya masuk kehati,jadi hati yang mengolah akan jadi pikiran yang baik atau sebaliknya…
Semoga resepnya bermanfaat ya mbak…
Salam kenal
=======
*buka pintu pagar kebun*
Jagalah hati… (Aa’ Gym mode on)
=======
akhirnya masuk 5 besar..tapi klihatannya kebunnya masih tutup..tapi tidak apa-apa..yang penting HATI ini senang dapat siraman HATI..
wah istirahat dikebun dulu ah..biar sejuk hatinya hehe
semua perlu tu bahagia de…dan bener kata lo…bahagia atau enggak tu tgl gmn hati kita….mantab
wah… ternyata tepat aku malam ini main ke kebun ini..
, niat awalnya tuk sekedar duduk-duduk d kebun saja…, tapi ternyata dapet resep tuk menjaga hati tetep sehat..
subhanallah walhamdulillah…., dan masuk sepuluh besar yang pertama komen lagi hehe.. :p, walau blm sempet masuk ke kebun krn pagarnya sudah di tutup.. tp ga apa-apa…, besok masih bisa main lagi ^^” tuk kasih komennya.. insyallah.. ^^”, sekarang baca dulu dan pahamin dulu saja… ^^”
oh ya hampir lupa… Assalamu’alaikum wr wb de..
,
hehe…^^”, kebetulan kemarin malam baru selesai mengerjakan tugas kantor de’, terus sebelum tidur…, pingin mampir dulu ke kebun untuk sekedar duduk duduk untuk ngadem sejenak hehe…
, eh ternyata di kebun ada resep yang de’ hidangkan dari ustad ade tentang hati yang membuat tambah adem diri ini..:-), subhanallah…, terimakasih ya de’ atas hidangannya..
, insyallah dengan hidangan dari resep ini kita merasakan kebahagiaan yang hakiki.. amin…
wah…. wedang jahe..
, boleh..boleh…, nanti kapan-kapan insyallah aku mampir ke kebunnya pagi-pagi ya hehe.. :p
ups… maaf lupa belum jawab pertanyaannya hehe.. ^^”, kerja yiapin dokumen dan foto-foto pekerjaan proyek de’, soalnya pagi-pagi harus di serahkan ke ownernya ^^”
Pertamax di kebun sendiri … tutup pagar kebun, hampir pagi soalnya, gerimis dan mulai dingin.
Kata Buya saya De, hati yang sebenarnya HATI itu adalah hati dari hati itu sendiri. Yaitu “isi” dari hati biologis yang terbentuk dari segumpal darah itu. Utulah yang harus kita obat dengan ramuan yang Ade tulis itu [jadi nambah ilmu lagi nich De, tadinya saya hanya tahu obat dari Mas Opick : TOMBO ATI yang ada 5 perkara itu!]. Kalau yang segumpal darah yang terlihat kasat mata itu kadang-kadang hatinya para koruptor kelihatan lebih sehat dan bugar! Jadi, teori mensano incorpori sano itu tidak selamanya benar! sebab maling-maling yang di penjara itu tubuhnya sehat-sehat kok! yang sakit itu adalah isi dari hatinya.
Benar nggak sich De?
Ya De, Dokter spesialis penyakit hati bisa dicari dibanyak rumah sakit. Tapi Dokter spesilis “penyakit hati” itu susah sekali didapat, ya De? Dan betapa banyak “penyakit hati” itu menimpa pada orang yang kelihatannya sehat dan berada di gedung-gedung mewah. Pada hal “penyakit hati” yang diderita itu sudah sedemikan serius dan menghawatirkan tapi sang penderita masih saja bisa tertawa-tawa, berjingkrak-jingkrak dan menari-nari!
Nauzubillah!
Izakana saifun asabatul jasmi hunaka amalun fissifak, izaqalbun jurihallisan aina muhadharat linnazhar?
Jika pedang lukai tubuh masihkan ada harapan sembuh, jika lidah lukai hati kemana obat hendak dicari?
DARI PADA SAKIT HATI, LEBIH BAIK ENGGAK SAKIT DECH!!!
selamat pagi