Hachiko: Arti Sebuah Kesetiaan
Kemarin sore saya menghabiskan waktu dengan menonton film, “Hachiko a dog stroy” kisah yang menarik tentang arti sebuah kesetiaan, kesetiaan yang dapat saya pelajari dari seekor mahluk ciptaan ALLAH dan lama saya berpikir dan mengingat ingat lagi arti kata SETIA.
Iya pengertian sederhana saya setia adalah tidak pernah meninggalkan dalam keadaan apapun, dalam bahagia atau luka, dalam sehat maupun sakit, namun belajar dari apa yang terjadi dalam hidup saya, saya koq jadi berpikir yah, apa iya saat ini kata setia itu masih ada, apa bukannya setia itu hanya dimiliki oleh mahluk ALLAH yang berekor dan berlidah liar seperti Hachiko? apakah kata setia itu masih berlaku untuk manusia yah?
ah… KEJAM dan pasti salah lah De, kalau berpikir begini
![]()
Saya jadi teringat pada seseorang yang dulu pernah berjanji kepada saya atas nama ALLAH [semoga ia ingat] untuk terus bersama saya, mencintai saya apa adanya, menerima ketika saya sakit dan sebagainya dan seterusnya. Jujur, saat itu saya bak bidadari yang tanpa sayap tapi mampu terbang
[how stupid I am to believe on it] saat itu saya dan dia lupa bahwa ALLAH maha membolak balikan hati, bahwa cinta itu hitam putih, bahwa setia itu kadang datang, kadang pergi, bahwa didunia ini tak ada yang abadi dan bahkan saya lupa pada pesan lembut dari sang pemilik napas “janganlah mencintai mahluk lain berlebihan, karena suatu hari mungkin saya akan membencinya… “
Maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA
dan cinta sudah jadi berhala kalau saya memuja dan melupakan pesan ALLAH, nauzubillahinminzalik. jadi perpisahan yang menyayat itu menyelamatkan saya dari menyembah berhala, menyembah cinta. Begitu bukan?
Ketika saya mengakui bahwa cinta itu tak ada yang abadi kecuali cinta kepada sang pemilik keabadian, mustinya saya juga berpikir bahwa setia itu tidak ada, iya TIDAK ADA
seberapa lama saya mampu menggenggam jari jemari kekasih saya tanpa lelah dan kemudian terlepas jua? seberapa lama saya mampu menahan ego untuk terus bertoleransi? seberapa besar rasa penerimaan sang kekasih ketika melihat diujung jalan ada perempuan berparas lebih manis? seberapa mampu sang jejaka menolak cinta yang fresh from oven, seger :) jadi berharap ada yang setia itu hanya mimpi
hanya mimpi…
Jadi apa yah arti setia itu? saya jadi teringat ucapan guru mengaji saya, salah satu ciri orang munafik adalah “ketika ia berjanji ia ingkar“ nah tidak setia itu kan mengingkari janji yang sudah terucap ketika jatuh cinta “De, I love you and I will never leave you, pokoknya mas gak akan ninggalin Ade deh” haih
masih bisa dipercayakah ketika suatu hari kulit saya akan mengeriput, rambut saya tidak akan lagi berwarna coklat tapi jadi abu abu, punggung saya akan membengkok termakan usia, masihkah janji itu bisa dipegang. duh, aduh !!
Jadi setia itu ada atau tiada? ada yaitu “setia kepada banyak perempuan”
ah sulitnya mengartikan setia, sesulit mengartikan cinta, masih mampukah saya memberi arti kata setia dalam hidup saya, masih mampukah saya melihat bahwa setia itu bisa dimiliki oleh mahluk ALLAH yang mengaku berakal, atau setia itu baru ada ketika kita sudah kehilangan akal, berekor dan berlidah liar seperti dog name Hachiko
Katanya manusia berakal, mustinya bisa lebih setia dari si Hachiko dong, katanya gak mau dibilang munafik mustinya gak ingkar janji dong …”tapi kan De !!”
iya, selalu ada kata tapi dibelakang kata bernama setia.
Kali ini saya kesulitan menyimpulkan tulisan saya sendiri, karena saya kehilangan arti kata setia
saya tutup rangkaian kata kali ini dengan merenung dan buka kamus bahasa Indonesia, mencari arti sebuah kesetiaan.
Comments
135 Responses to “Hachiko: Arti Sebuah Kesetiaan”Lacak Balik
Check out what others are saying...-
[...] Posted by Rindu on Maret 22, 2010 · 134 Komentar [...]



setia itu pait…
kesetiaan memang masih ada…………
tapi satu kali pernah hilang………..
dan akupun bingung,mengembalikan rasa percayaku kepadanya…………
harus bagai mana aku?……..
agar rasa percayaku ni padanya tumbuh lagi………..
Setia..kadang menyenangkan kadang menyedihkan..jangan pernah kita mengucap dengan apa yg kita anggap tidak mungkin kita lakukanlah,kita hanya perlu tau apa yg dirasakan pasangan kita’ jangan pernah melihat smuanya dari casing luarnya..(Kalau masih ada orang yg melihat dr casing luarnya mungkin orang itu belom melewati masa mudanya yg penuh dengan perjalanan panjang,dan gak pernah belajar dari pengalaman),lihatlah hati pasanganmu jangan melihat casing pasanganmu’ casing itu bisa dibeli tapi kesetia’an tidak bisa dibeli..memang manusia makluk yg tak sempurna tapi lakukanlah sesempurna mungkin pada pasangan kalian..
Kita tidak akan pernah bisa mengatur kehidupan seseorang,yg ada hanya mencoba melengkapi kehidupan seseorang..
Good luck’
kesetiaan yang tak pernah ada Arti,, kesetiaan hanyalah hiasan awal dalam sebuah percintaan, kata manis yang mampu memperindah suatu hubungan.. tapi tak pernah dijalani dalam kenyataan hidup.. hari ni dy akan berkata setia pada kamu,, ke esokan harinya akan setia pada seseorang yang dy anggap lebih dari kamu.. yach,, mungkin itu arti setia;) setia pada seribu wanita!!:)
bener kweh…………setia gawe mumet
tulisannya membuat saya ingat ama seseorang yg sama pernah berjanji “apapun yang terjadi gag akan pernah ninggalin” jd senyum-senyum dewe kalo inget itu
kesetian adalah adalah suatu muda diucapkan oleh semua orang namun sulit untuk diimplementasikannya, memang……………… karena banyak yang terjebak loh….hh. dengan janji-janjinya sendiri…i.i.i.i
slm, mba ijin share,blh ya?
selalu membuat kita berpikir dengan tulisan mu mba….
selalu merasa terenyuh…
betapa bodoh na q mw pcaya
itu namanya ‘Alam takambang jadi guru’.
jadi kita tidak hanya di ruang segiempat saja bisa belajar, namun di alam kita bahkan mendapatkan yang lebih.
kesetiaan biasanya membawa kita ke jalan ug benar . . .
hehehehe
Jangan lakukan apapun yang tak ingin dilakukan orang lain padamu. Namun ketika kamu sudah setia, yang perlu dilakukan adalah evaluasi. Apa yang mesti diperbaiki, atau memang salah pilih dari awal.
Dan kata nenekku, jangan mencintai dengan sepenuh hati. Karena ketika mencintai dengan penuh, akan sangat sakit bila terjadi sesuatu yang membuat kita berpisah.
Yth. RINDU
kembali ke sifat mahluq yg mengalami kerusakan /fana. dan anda benar .
hanya kesetia,an sang holiq pada mahluqnya yg ga pernah pudar.
dan itulah hakekat kehidupan ;
bahwa; tak selamanya yg pahit itu racun ,kadang jg bisa jd obat bg kita.
sperti yg mbak rindu rasakan.
jika kita merasakan manis janganlah langsung kita telan siapa tau ada racunnya, begitu jg jika merasakan pahit jgnlah langsung kita buang siapa tau jdi obat bg kita.
jd manis /pahitnya hidup pasti ada hikmah dan manfa,atnya.
kesetiaan akan membawa kepercyaan!!
kesetiaan membawa kepercayaan ^_~
Assalamu’alaikum
Insya ALLAH saya akan jadi pembaca setia..
salam kenal, cerita yang menarik keep post yah
nice posted tulisan mbak rindu jg mengingatkan saya pada kebodohan saya dulu
hufff,,, blog mbak rindu bnr2 membuka hati saya tentang banyak hal,,,
(belajar memahami setia)
Setia adalah:
1. Mbak Rindu yang tak henti dan setia menulis tentang rasa.
2. Konsistensi kita pada pilihan yang kita putuskan dengan melibatkan pertimbangan 2 komponen anugrah terbesar Allah SWT “Akal dan Nurani”
Salam Kenal..
hmmm,,, cinta yang haqiqi hanyalah cintaNya…
hehehe….
klo manusia gag tau dech…
meskipun inginnya di ingat selamanya…
tapi nyatanya pasti terkikis juga oleh masa…
HIDUP!!! ^_^
Apakah kata KESETIAN hanya merujuk dengan kata CINTA?
setia itu ada koq.. tapi kebanyakan orang justru menyalahgunakan artinya..
kala susah,semestinya kita tawakkal kala senang,dimestikan juga kita tawakkal..ujian tawakkal sangat berat. tapi kehidupan ini amanat.. semesti-mestinya dijalani dan dialami.. yg akan banyak kisah terjadi.. hanya 1 kisah saja belum bisa menguji ketawakkalan kita..aku pernah merasa jadi benda yg tawakkal.. ucapanku terasa bagaikan aku telah bertawakkal. hingga tulisanku pun demikian..
tp suatu saat,aku mnjadi sperti orang munafik.. aku melihat betapa indahnya dunia ini.. betapa cantiknya kamu..aku tergiur ingin memilikimu..dan aku berjanji km akan kubahagiakan selamanya..aku tk akan menduakanmu..maukah km jd pasanganku? tanpa aku/km pernah tau raut wajah yg sbnarnya.. percayakah km akan tulisan ini?klo aku,sangat mmpercayainya.. krna keajaiban itu akan terjadi jika kt tetap hidup dan menjalaninya..jadi jangan coba akhiri kehidupan ini dg sia2. maaf klo tulisan ini membuat bingung.
saya akan jadi pembaca setia insya ALLOH
mbak rindu bisa kontak via facebook ga…??? bagus bgt tulisan tulisannya
setia = g kemana mana-mana,masih disini, di titik ini..sampai kapanpun
anjing emang banyak yg setia pd tuannya, tapi manusia justru td sedikit yg menghianati tuannya bahkan pasangannya
saya rasa manusia yang mudah goyah hatinya sangat wajar… mungkin suatu saat hatinya tertarik dengan wanita lain atau pria lain… tetapi komitmen dan tanggung jawabnya yang membuatnya tetap setia…
filmnya bagus ga sis….bole tuh ikutan nonton..alangkah bagusnya nontonnya duduk disampingmu sis…hihihi….
setia adalah hal yang abstrak
tak terukur
dan hanya bisa dinilai dari apa yang terlihat saja
ya, soal ginian
kau lebih ahli, de
Asalm wr wb.
salam kenal
Fotonya bagus banget… artikelnya juga
jazaakillah
kesetiaan memang susah diukur, susah dinalar bahkan semakin susah dimengerti… disaat qta berharap kesetiaan itu datang dan berpihak pada qta, disaat itu pula muncul luka baru yg menyayat luka lama… spt yg de bilang luka itu bagai tersiram air jeruk… uwihhh… perihnya…:’( lalu, apa memang kesetiaan itu benar2 tidak ada… ??
saya berusaha setia membaca tulisan² di kebun hikmah ini saja..
salam, ^_^
saya menikmati tulisan ade aja deh kali ini..g bisa komen ttg arti sebuah kesetiaan..takut salah kaprah hehe..
–> setia = setia ke setiap wamita hahaha *lucu juga de* hihihi
gmn keadaannya de? semoga selalu sehat, kuat dan sabar yah…amin
Saya selama ini mengalir saja, entah itu sebutannya cinta entah yg lain yg pasti dengan istri sy tak kuasa berbohong hingga kini, semoga selamanya.
subhanallah.. indah bgt kata2 yg ada di blog ini.. gak pernah bosan2 mampir kesini..
semoga sy bisa mengambil banyak hikmah di blog ini. tulisan yg sangat menggugah hati..terus semangat ya.. sebarkan ilmu Allah..
Kesetiaan itu pasti ada! meski dalam batas-batas yang relatif. Ibarat kata adil, tidak ada adil yang mutlak. Sebagai manusia kita pasti masuk ke wilayah relatif itu sendiri [mmh, kayaknya terlalu berfilasafat nich mas!].
Ya, Cinta, setia, dikhianati bahkan tangis adalah khazanah jiwa. Yang penting kita harus belajar mencari hikmah dan belajar memandang secara bijak. Semakin sering jiwa kita menderita, semakin kita belajar arti DEWASA. Saat kesetiaan terkoyak jiwa sontak remuk redam, luluh lantak, pontang panting, centang prenang [ ... dan banyak lagi rasanya] Itulah kenikmatan yang tersembunyi. Dibalik tawa ada tangis, dalam tangis ada air mata. Air mata itu rasanya asin, sebab itu dia jadi garam kehidupan. Bayangin makan tanpa garam! Jadi penting juga untuk belajar menikmati penderitaan!
Semua peristiwa dalam hidup ini temporer dan pasti ada akhirnya. Maka jalan terbaik adalah bermaiyah,…..bermaiayah itu membangun kebersamaan, mendekat, mendekat dan bermesra dengan DIA, RABB SANG PEMILIK CINTA DAN KESETIAAN DAN DALAM SPEKTRUM INILAH KATA CINTA DAN SETIA ITU BOLEH KITA LABUHKAN.
Ketika cinta dan kesetiaan kita gadaikan kepada yang RELATIF: pacar, guru, teman, partai politik, SBY, gubernur, jabatan, suku, ras …. maka bersiap-siaplah untuk kecewa [hus! ngomong apaan sich kamu? Asal !!!]. Maaf De, komennya agak kurang nyambung …….
klo bwt ak..film hachiko”a dogs story..kyk penbelajaran bwt diri kita sendiri…klo setia itu ga hny terjadi sesama manusia tetapi hewan pun bs mengerti arti rasa setia bwt persahabatan…..
kesetiaan pasangan memang selalu jadi tuntutan utama setiap orang, namun tidak semua orang bisa mempertahankan karakter dan perilaku yg baik untuk membuat pasangannya setia
betul……..betul……….betul
Saya juga selalu berusaha utk setia pada satu wanita saja: satu di bandung, satu di jakarta, satu di palembang, satu di kampung halaman…
salam
memang begitulah manusia, ia tidak akan pernah tahu arti sebuah kesetian. janji akan terus mengalir dalam bibirnya. akan tetapi ia menginkari janji itu. saya suka dengan kalimat terakhirnya,”merenung dan membuka kamus bahasa indonesia”..haa..ha..
kalo sudah tahu artinya, kabari saya.
———————–
di sela-sela waktu…. akhirnya mampir juga..
Setia kepada Allah, hanya Allah cinta tertinggi..
Pengakuan cinta seseorang itu belum tentu benar.. apalagi antara 2 orang yang belum menikah.. itulah sebabnya Islam tidak memperbolehkan pacaran, karena syaitan kan terus ikut campur tuk menjerumuskan manusia ke dalam kesengsaraan. Janji setia pun ternyata palsu hanya rayuan gombal,lagi-lagi perempuanlah yang jadi korbannya.
Ketika ternaungi lembaga pernikahan pun, seseorang harus melandasi cintanya dengan cinta kepada Allah, sehingga ia tidak mendzholimi pasangannya karena takut akan murka Allah jika ia berbuat jahat pada salah satu makhluk-Nya atau mengingkari janji setianya.
Maka syarat “baik agama & akhlaknya” merupakan syarat wajib dalam memilih pasangan hidup. Dan jalan pernikahan merupakan solusi terbaik tuk meresmikan & menjaga cinta sepasang kekasih.
Cinta dan Setia kepada Allah dengan menjalankan konsekuensinya merupakan hal termulia dan satu-satunya hal yang bisa membawa kebaikan sempurna dalam hidup.
Semoga Allah senantiasa membimbing, merahmati, mengampuni, menenteramkan, menjaga, melindungi dan menyayangimu..
———————-
Terus terang de, mengetahui ceritamu sangat menohok hatiku.. ingin sekali memberikan limpahan kasih sayang padamu, dan memberikan siksaan pedih pada orang-orang yang mendzolimimu..
Semoga Allah senantiasa memberikan limpahan rahmat kasih sayang padamu de, mengampunimu, memberimu hidayah, menyelamatkanmu di dunia dan akhirat. Allah menyayangimu..
————————–
Kalo bisa dibilang sih, jika ada cowok yg bilang “aku tak akan meninggalkanmu” bagi saya itu adalah kalimat yg mendahului Allah SWT.
kalo ada yg berjanji “tak akan meninggalkanmu” << itu kan kalimat takabur. Benar tak ? tulisannya asik. lama saya tak kesini.
Sangat Menarik
Setia itu ada,
Orang yg setia juga ada,
sudah banyak malah contohnya.
semoga suatu saat nanti kmu bertemu sama orang-orang yg setia.
Wake up dink
^^
Yes, tell me what dink
Emangnya mau kita apain yah hehehe
Dimaafkan aja kali yah, agar hati kita bisa kembali bergoyang-goyang lucu ^^
hummm jadi senyum baca ini ^^
masih ada kok mb rindu hamba-hamba pilihan Allah yang bisa kita contoh. kesetiaan Khodijah pada Rasulullaah, kesetiaan para sahabat pada Rasulullah dimana kesetiaan mereka telah teruji hingga mereka menghadap ALLAH ‘Azza Wa Jalla.
kalo saya pribadi sih merasakan bahwa saya bisa setia apabila apa2 yang saya setiakan itu dalam rangka ketaatan kepada Allah meski banyak cobaan di dalamnya, tapi kesetiaan emang akan diuji termasuk khodijah dan para sahabat pada saat mendampingi perjuangan Rasulullah.
ujian kesetiaan kita saat ini ga sebanding dengan ujian mereka.
semoga kita tetap setia dan berpegang teguh di atas agama Allah itulah kesetiaan tertinggi, kesetiaan yang akan menyebabkan kita mendapat rahmat untuk diijinkan masuk ke dalam surga yang telah dijanjikan.
insyaAllah, tetap istiqomah ya mb rindu ^^
assalaamu’alaykum..:)
=======
Tertegun melihat ilustrasi foto di atas..
Betapa mesra dan lembutnya..
*ngiri.com
*
=======
Gak mau janji macam-macam ah.. takut gak bisa memenuhi janji …
Cuma bisa bilang …
kalo sudah menyangkut hati ya ndak bisa ada rumus pastinya mbak, setia itu mungkin penerapan dari prinsip istiqomah, konsisten.
mungkin memang benar, yang baik itu yang sedikit tapi istiqomah, karena hati manusia memang ndak mampu njaga yang banyak-banyak.
saya sangat suka membaca tulisan mbk
wah.. keren.. setia banget..
wah nonton gak ngajak2..
Alhamdulillah saya masih setia
=======
Waktu;
Hanya waktu yang bisa mengukur dan menguji kesetiaan seseorang kepada pasangannya. Kesetiaan tidak bisa didapatkan hanya dalam waktu sehari-dua hari, sebulan-dua bulan.. butuh waktu dan proses yang relatif cukup lama untuk dapat menyimpulkan seseorang tergolong tipe setia atau bukan. Dalam rentang waktu yang lama tersebut akan muncul berbagai macam ujian, cobaan dan godaan yang bisa menggoyahkan kesetiaan seseorang kepada pasangannya. Di situlah makna setia dan tidak setia akan muncul..
Kepercayaan;
Kesetiaan yang sudah ada akan terasa semakin kuat jika ada rasa saling percaya di antara kedua belah pihak. Dengan diberi kepercayaan oleh pasangannya, seseorang akan menjadi termotivasi untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan yang mana akhirnya akan semakin memperkuat ikatan kesetiaan yang telah ada tersebut.
Rasa Syukur;
Kesetiaan terhadap pasangan akan semakin terasa indah, jika kedua belah pihak selalu bersyukur atas karunia ALLAH SWT yang telah mengirimkan dan menghadirkan seseorang yang terbaik yang mampu mendampinginya baik dalam susah maupun senang. Mensyukuri apa apa yang dialami bersama pasangan akan membuat hidup menjadi terasa lebih hidup, hidup terasa lebih ringan dan nyaman.. apalagi ditemani oleh pasangan yang setia
=======
Kalo ngomong setia, aku kurang yakin dengan yang namanya kondisi kita meminta seseorang untuk setia ?
kesetiaan kepada manusia bisa berkurang berlebih. Cinta kita kepada istri atau suamipun demikian. apabila pasangan kita berbuat ketaatan dan kebaikan, layaknya cinta kita kepadanya semakin naik. Demikian pula sebaliknya, apabila pasangan kita berbuat maksiat dan durhaka kepada Rabb, maka cinta kita padanya layak turun, bahkan bisa habis jika telah melewati batas syar’i.
Blog yang bagus, mengajak kita semua untuk banyak tafakkur…
Ditunggu kunjungan baliknya ya…
Komentar Anda sedang menunggu moderasi.
kesetiaan kepada manusia bisa berkurang berlebih. Cinta kita kepada istri atau suamipun demikian. apabila pasangan kita berbuat ketaatan dan kebaikan, layaknya cinta kita kepadanya semakin naik. Demikian pula sebaliknya, apabila pasangan kita berbuat maksiat dan durhaka kepada Rabb, maka cinta kita padanya layak turun, bahkan bisa habis jika telah melewati batas syar’i.
Blog yang bagus, mengajak kita semua untuk banyak tafakkur…
Ditunggu kunjungan baliknya ya… di http://singgahsejenak.wordpress.com
assalamu’alaikum…
^_^ De, saya kangen ma tulisan Ade,
hanya Tuhan yang memiliki kesetiaan yang sesungguhnya, manusia mempunyai rasa cinta dan kesetiaan yang kan datang dan pergi,
yang setia menemani kehidupan kita adalah perubahan ntu sendiri
De, smg Ade kan elalu setia dalam kebaekan, ameeen…
Ade, terimakasih telah membuat saya ntuk selalu merindukan tulisan-tulisan Ade
wassalamu’alaikum…
Aku jadi pingin setia nih sama Mbak Rindu..
Boleh gak yah??
hmm.. hmm..
Artikelnya Bagus banget, makasi sharingnya
met pagi mbk rindu,.
gmn kbrnya..,?
oia, hbs bca tulisan mbk rindu td aq mo ngash pndapat nih,.
kl mnurut aq, setia itu masih ada kok,.
buktinya (d lingkungan skitar ja deh) orang tua sya msh tetap setia sampai sekarang,wlwpn mreka dh nggk muda lg,. dn smg akn sll sprti itu,.
amin.,
sukses yh bwt mbk rindu,,.
^^
Iya mbak rindu,.
maaf yah, sampai buat mbak rindu marah.
^^
yupz,.
sama-sama mbak rindu..,
semoga sukses selalu,.
aduh tulisannya bikin bertanya-tanya pd diri sendiri, apa saya bisa setia?
Begitu banyak ladang ibadah yang walaupun bukan tergolong ibadah ‘formal’ tetapi sesungguhnya nilainya sangatlah tinggi, seperti membuat orang lain tersenyum, memberi makan binatang yang sedang kelaparan atau kehausan, menyingkirkan batu besar yang ada di tengah jalan ataupun yang lainnya.
Segala kebaikan yang dilakukan oleh manusia, kita yakini itu adalah sebuah peluang untuk mencari pahala, rahmat dan keridhoan Allah Swt sehingga membuat kita terpacu untuk selalu berbuat baik detik per detik di dalam hidup ini.
Seorang Muslim yang baik itu adalah mereka yang totalitas (Kaaffah) menjalankan Islam, totalitas dalam arti mereka tidak hanya rajin dalam ibadah yang sifatnya formal saja, seperti rajin sujud atau puasa sunnah, tetapi juga mereka yang di dalam kesehariannya selalu diisi dan diiringi dengan akhlak yang terpuji lagi mulia, baik kepada sesama manusia maupun kepada makhluk-makhluk Allah yang lain.
Dalam sejarah peradaban sebelum Islam, dikenal istilah perbudakan dimana setiap pemilik budak berhak sepenuhnya atas diri si budak dan si budak pun wajib mentaati majikannya selama dirinya belum dibebaskan. Seperti yang dialami oleh Sayyidina Bilal bin Rabah ra., seorang budak hitam yang akhirnya dibeli oleh Sayyidina Abu Bakar ra.
Meski Islam hadir dengan membawa ajaran bahwa setiap manusia derajatnya sama di sisi Allah dan hanya dibedakan dari derajat ketakwaan tapi Islam tidak semena-mena menghapus sistem perbudakan yang sudah ada. Bahkan ketika itu Islam mengajarkan agar seorang budak harus taat serta setia kepada majikannya.
Jadi bersikap setialah sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.
Seorang suami/istri yang setia pada pasangannya dengan tidak menceritakan aib pasangannya, seorang pegawai yang setia kepada atasan/perusahaannya dengan tidak membocorkan rahasia perusahaan, dan sebagainya.
Cinta pada sang Khalik lebih abadi karena kekal selamanya. tidak seperti cinta pada manusia yg sering syarat dengat kepentingan juga nafsu
kami berusaha setia menunggu tulisan2x ade..bisa tahu emailnya ade..?
hihi, baca tulisannya kok kayak tulisan baru patah hati yah?
apa emang?
kalau begitu, setia kepada Sang Pemilik Nafas saja de,yang tidak pernah meninggalkan kita saat kita terjatuh, membuka pintu maafNYA ketika kita bersalah, dan menyayangi kita ketika kita makin mendekat padaNYA…
Jangan Mencari kesempurnaan di Bumi yang Fana ini, karena pasti diri kita juga jauh dari sempurna…Namun saya yakin, sikap setia itu tetap ada, dalam pemahaman yang berbeda, dari sudut pandang yang lain bahwa kesetiaan yang dimaksud adalah sampai batas garis pengharapannya, ketika hal tsb harus dipisahkan oleh takdirNYA, karena kadangkala kesetiaan terjebak dalam wujud perilaku dan sikap, padahal bisa jadi ia tumbuh dalam rasa yang tetap disimpan hingga maut datang…
kalau bagi saya, Jangan ada lagi luka, kalau ternyata sudah menyadari bahwa semua urusan kembali kepadaNYA, kalau ternyata kesetiaan itu masih diragukan, kalau ketika kita bercermin, tenyata bukan cermin yang retak, tetapi mata kita yang “sakit” karena tak mampu membedakan mana kebaikan dan keburukan…
Jadi setia kepada pemilik keabadian aja de, biar doa ade untuk dipertemukan dengan orang yang mampu setia itu dikabulkanNYA…
Aku jadi ingat postingan seorang akhwat (sahabatku)..kata-katanya seperti ini…
Ya Allah jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang telah melabuhkan cintanya padaMu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu.
Ya Allah jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Allah jika aku menikmati cinta kekasihMu, janganlah kenikmatan itu melebihi nikmatnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu
Ya Allah jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu.
—–berdesir rasanya,aku (hanif) mampu tidak ya—–
InsyaAllah dia sedang tidak merayuku De…tulisannya bukan ditujukan untukku, lagipula aku tahu akhlaknya, ghodul bashar (menundukkan pandangan)nya. InsyaAllah dia akhwat yang benar-benar menjaga hijabnya. (hatiku berdesir karena aku bertanya kepada diri sendiri “Kapan aku bisa seperti pernyataan itu?”)
saya hanya dapat melihat kesetian pada.
Pertama:Kesetiaan nabi kita kepada umatnya.Dimana diakhir hayatnya dia masih saja memikirkan umatnya..
Kedua:Kesetiaan ibu saya kepada ayah.Ketika dia sakit stroke hampir 4 tahun iu merawat tiap hari tanpa sedetikpun mengeluh.
Semoga saja saya bisa meniru mereka dalam seuah kesetiaan.
yang sabar yach mbak Rindu, lupakan yang telah berlalu,walaupun itu sulit dan tataplah kedepan perjalanan masih panjang dan gapailah mimpi yang masih membentang luas,semoga ALLAH SWT selalu melindungi perjalanan mbak Rindu
Dua tahun sudah seorang gadis luka mengumbar dukanya. Masa yang cukup lama. Namun tidak cukup lama untuk bisa menghapus torehan dalam luka di hati!
Manusia memang bisa memaafkan namun memang tidak akan pernah bisa melupakan, apalagi jika luka hati itu teramat dalam.
Seseorang akan merasa kehilangan selama dia masih merasa memiliki. Seorang kekasih akan merasa kehilangan ketika ditinggal pergi kekasihnya jika ia merasa memiliki kekasih itu. Seorang ibu akan kehilangan anaknya ketika anak itu meninggal, jika ia merasa memiliki anak itu. Rasa “kehilangan” itu akan sirna ketika kita menyadari bahwa kita sebenarnya tidak memiliki apa-apa, bahkan diri dan jiwa ini pun bukan milik kita, tapi hanya titipan Sang Maha Kuasa.
Dua tahun berlalu. Rindu. Kapan engkau benar-benar bangun dan mulai dengan gagah menggapai masa depan yang lebih indah. Bangkitlah nak, bahkan jika seandainya segenap tulangmu patah dan hatimu hancur, engkau masih punya iman yang dalam menghunjam ke bumi dan tegak menjulang ke langit!
Memang tidak mudah mempercayai adanya kesetiaan, jika pernah dikhianati. Namun, jika seekor anjing saja dapat memiliki kesetiaan maka SUDAH PASTI manusia juga bisa. Kesetiaan yang berdasarkan keimanan kepada Allah azza wa jalla. Seorang muslim atau muslimah yang benar imannya pastilah ia setia kepada pasangannya sebagai wujud kesetiaannya kepada Allah. Setidaknya ia tidak akan pernah berani berlaku dzalim kepada pasangannya. Bukankah sang Teladan Agung telah mengatakan, sebaik2 lelaki ialah yang memperlakukan dengan baik istrinya.
Sedih hatiku, membaca bahwa engkau bahkan tak dapat lagi mengartikan kata setia.
Bangunlah nak, harimu masih panjang. Satu hari aku ingin melihat blog ini berganti warna putih bersih dan penuh optimisme.
Tapi semua terserah padamu. Karena hidup itu adalah pilihan.
dengan lantang saya berani berkata,, setia itu ada…insya Allah
karena itulah pesan terakhir Rasul dalam khutbah di haji wada’nya.. nggak mungkinkan Rasul berpesan untuk sesuatu yang tidak mungkin..
coba baca ini
http://rafiqjauhary.wordpress.com/2009/12/23/ibu-itu-menangis-kado-arafah-untuk-kawanku-tersayang/
yang jelas arti setia itu bukan “selingkuh tiada akhir” atau “setiap tikungan ada”…
Setia itu masih ada kok, kalau sekarang kita belum mendapatkannya.. mungkin dengan kesabaran, nantinya setia itu akan menghampiri.. InsyaAllah..
Tulisannya selalu menginspirasi.. jadi setia berkunjung deh, hehe..
hemat saya, di dunia ini bukan tempatnya kesetiaan. mungkin di akheratlah tempatnyu….. klo gak [percaya, tanya ja orang yang baru ja putus cinta.
penulisnya bingung

jadi saya juga bingung mau komen apa.
cintailah seseorang yang menjadikan kamu lebih mencinyai tuhan mu #sok tau mode on#
Ndoe…kayaknya masih terluka ya sama sang mantan?…hope not. Leave the bad memories for good. Wake up Ndoe.
Kesetiaan bukan fatamorgana tapi ada meski di ujung sana. Menerima ketidak sempurnaan adalah bagian dari kesetiaan.
selalu ada 2 sisi yang berbeda dari setiap manusia. ketika berjanji selalu ada pengingkaran ketika bicara kesetian tentu ada perselingkuhan ketika mengatakan bahwa akulah yang benar namun selalu saja ada kesalahan.
entah dimana kita ini ?
Selalu saja ada 2 sisi yang berbeda
Postingan ini selalu inspiratif bagi diriku. Terima kasih ya atas nasehat kesetiaannya
de kalo mau nonton bilang2 dunk nontonnya dimana? kalie aja ketemu
kalo di masjid bintaro dikenali ga de , wah kalo dibioskop banyak yang kenal ya. wah ade gaul juga rupanya
Setia selalu mengikuti dan mengambil hikmah di blog Rindu.
InsyaAllah tetap setia menemani Ade, selama Ade masih selalu setia di jalan-Nya. Semoga Ade selalu istiqomah di jalan dienul Islam
Intinya De.. Mengharapkan keabadian kepada mereka yang fana akan menimbulkan luka. Walau mereka menimbulkan luka, tetap ada manfaatnya bagi kita. Berangkat dari luka ini kita mencari dan mencari. Siapa yang tidak akan mengecewakan kita? Siapa yang janjinya pasti.
Kalo kita perempuan bisa ditanggung deh SETIA nya, tapi gimana dengan pepatah rumput tetangga lebih hijau, trus, dirumah udah ada daging, masih suka tulang tetangga…
salam,,,
blog yang memuat banyak hikmah disini,,
tulisannya bagus dan sangat inspiratif,,,
banyak cerita renungan disini,,,
salam kenal,,
langitsenja ^_*
Assalamu’alaikum wr wb… de’
hmn… tentang kesetiaan ya…
Pendapatku kesetiaan itu adalah salah satu bagian dari mencintai de’, seperti halnya tanggung jawab…, pengertian.., dan lain-lainnya yang juga merupakan bagian bila kita ingin mencintai, dimana mencintai itu adalah suatu keputusan.., keputusan yang kita ambil dengan ijin dan kehendak Allah SWT (insyallah) bukhan keputusan yang kita ambil hanya karena ego kita ^^”,
tapi…. Kalau bisa… seperti tulisan de’ “ janganlah mencintai mahluk lain berlebihan, karena suatu hari mungkin akan membencinya… “(maaf ya kata “saya”nya aku hiden..^^”), karena segala yang berlebihan itu akan memberikan dampak yang kurang baik kedepannya…, insyallah wallahu’alam… ^^”
“apa iya saat ini kata setia itu masih ada dan masih berlaku untuk manusia yah? “ hmn…pendapatku masih de’, ^^” tergantung pada pribadi masing-masing makhluknya de’..insyallah wallahu’alam…,
Aku sependapat…cinta yang abadi hanyalah cinta kita kepada sang pemilik keabadian.. Allah SWT, dan saat kita meyakini tuk mencintai Allah.. maka kitapun harus juga mencoba tuk setia kepada-Nya seperti menjalankan perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya…, tapi jangan kaget juga ya.. karena Allahpun insyallah akan menguji kesetiaan kita kepadaNya… ^^”,
“ jadi berharap ada yang setia itu hanya mimpi
hanya mimpi…” mungkin hanyalah mimpi.. tapi alangkah indahnya jika mimpi itu bisa menjadi suatu kenyataan khan de’
, so cobalah meraih mimpi tersebut dengan memulainya pada diri kita sendiri..
hehe…
Jadi apa yah arti setia itu? Hmn… pendapatku setia itu…dapat juga di artikan suatu sikap yang kita ambil karena kita menyadari bagaimana rasanya di hati bila ada yang ga setia sama kita…,sehingga kita ga ingin orang lain merasakan rasa yang pernah kita rasakan..
“ketika ia berjanji ia ingkar“ aku jadi inget kata temen kantorku…. Dia bilang… “ semakin banyak kita berjanji maka semakin kita menjadi pembohong…. ( maksudnya ga ter-tepat-i hehe..), jadi janganlah terlalu banyak beri janji-janji….” Mungkin lebih baik bila kita akan berjanji jangan lupa tuk bilang insyallah.. krn hanya Allah lah yang maha mengetahui akan segala sesuatunya.. ^^”
“Jadi setia itu ada atau tiada? ada yaitu “setia kepada banyak perempuan” hahaha..
mungkin de’ bener juga…, aku jadi inget kata temenku yang lain.. katanya.. “ pada dasarnya semua laki-laki itu adalah mata keranjang dan pada dasarnya semua wanita itu mata duitan” hehehe… (^^)v…. piss de’, tapi aku yakin insyallah setia itu ada de’ tergantung dari pribadi masing-masing makhluknya..
Mungkin karena manusia itu berakal de’ jadi sulit tuk melakukan setia hehe…, mengapa…? Karena manusia cenderung banyak berpikir akan dampak-dampak negatip yang akan terjadi bila manusia melakukan sesuatu di banding dampak positipnya..
wallahu ’alam…,insyallah.. ^^”
Wah.. ternyata komenku panjang jg ya.. ^^”…, mohon maaf ya de’ kalo ada kata-kata yang salah, ini hanya sekedar pendapatku hehe… piss… (^^)v….
makasih ya de’..
insyallah.. amin…
waduh jd merasa tersindir neh…he he…
=======

Maaf ya De.. Aa’ gak bisa berpaling ke Liverpool, karena Aa’ terlalu cinta sama MU, terlalu setia sama MU..
=======
Mmm aku suka kata setia,selama ini aku udah sekian lama menunggu ‘dy’ selama bertahun tahun lamanya hanya untuk ‘dy’ yang kusayang dan tidak mengalahkan rasa sayangku pada AllAH dan kedua ortuku…apa itu udah bisa dikatakan setia/cinta gila by ungu.Setiap hari ku berdoa agar ku diberi ketetapan iman agar ku tak berpaling darimu ya ALLAH,
Setiap hari ku berdo’a agar ku selalu bersama pujaan hatiku hingga akrir waktu.
Ndak ada tidak yang mungkin,semua pasti bisa asal kita mau berdo’a dan berusaha.ALLAH telah bersabda saya ratu,saya ratu memintalah kalian padaku.
Berdo’alah maka akan saya kabulkan…
ALLAh tidak akan merubah suatu kaum apabila kaum itu tidak mau berusaha.
Itulah janji dari ALLAH yang khak dan tak pernah ingkar
ALLAH maha mengetahui,mengerti dan mengabulkan.
Jadi kalau ingin setia jangan lupa do’a plus usaha dengan diniati karena ALLAH dan ingin mecari rahmat,ridho dan surganya ALLAH.
setia pada janji2-nya kali de
janji pada apa yang dia ucapkan, karena janji adalah hutang
ketidaksetian pada janji artinya dia harus membayarnya de
sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar
setia = setiap tikungan ada…
klo di setiap tikungan ada es krim dan coklat, saya mau banget…
Sudut pandang tiap orang akan kesetiaan berbeda menurut history yang pernah terjadi padanya.
Kesetiaan itu ada,tapi dunia ini fana.
Ketika hati berharap lebih pada makhlukNYA,maka kecewalah dia.
“Suami bukanlah soulmate.Suami adalah imam yang dipilihkan Allah untuk bekerja sama dengan kita menegakkan agama Allah dan menyebarkan kebaikan agama Allah kepada orang orang disekitar kita.
Sepatutnya kita mencintai suami hanya karena Allah meneteskan rasa cinta itu di dada. Sepatutnya kita mentaati suami hanya karena Allah dan Rasulullah Shallallahu ’alayhi wa sallam memerintahkan demikian.”
Jadi di sini,setia itu lebih pada keimanan kita.
disaat kita lebih mencintai makhluk-Nya, hari-hari terasa manis dan janji begitu mudah terucap.
perpisahan memang menyayat tapi kita harus yakin kalau itu yang terbaik.
seandainya kita tahu di depan akan ada yang lebih baik dari yang kita miliki sekarang, maka kita akan siap untuk menjalani perihnya perpisahan.
kesetiaan menurutku sih, ketika tidak perasaan kita tidak goyah karena alasan apapun.
setia kepada pasangan, setia pada negara, setia pada agama…
Mbak Rindu pernah juga di khianati ?
Wah kayaknya aku nich orang ketinggalan jaman ga tau tuch film “Hachiko a dog stroy”
ga bisa koment apa – apa nich?
mencoba sedikit
tp kalau ini bercerita tentang anjing yang setia kita coba kembali ke kisah as habul khafi disitu juga ada anjing yang setia menunggui para pemuda
“Ali bin Abi Thalib : secara tiba-tiba di depan gua itu tumbuh pepohonan berbuah dan memancur mata-air deras sekali. Mereka makan buah-buahan dan minum air yang tersedia di tempat itu. Setelah tiba waktu malam, mereka masuk berlindung di dalam gua. Sedang anjing yang sejak tadi mengikuti mereka, berjaga-jaga ndeprok sambil menjulurkan dua kaki depan untuk menghalang-halangi pintu gua. Kemudian Allah s.w.t. memerintahkan Malaikat maut supaya mencabut nyawa mereka. Kepada masing-masing orang dari mereka Allah s.w.t. mewakilkan dua Malaikat untuk membalik-balik tubuh mereka dari kanan ke kiri. Allah lalu memerintahkan matahari supaya pada saat terbit condong memancarkan sinarnya ke dalam gua dari arah kanan, dan pada saat hampir terbenam supaya sinarnya mulai meninggalkan mereka dari arah kiri. ”
alangkah setianya anjing itu menjaga para pemuda yang sholeh…
eh nyambung ga ya mba rindu.a.k.a.ade komenku diatas
siap betul sekali
Semoga aku bisa setia hadir disini… hahaha…
Ade, ada apa kah gerangan….? ada yang kurang setia kah diantara kami? atau bahkan tidak setia?
Kesetiaan adalah sebuah proses pembelajaran dari suatu ikatan yang memakan waktu panjang….., kesetiaan itu bisa dilihat jika telah memakan waktu yang begitu lama..tetap bersama , itulah yang dinamakan kesetiaan.
Kesetiaan tidak untuk membatasi pergaulan, kesetiaan tidak untuk membatasi kehidupan sosial…dan kesetiaan tidak bisa dilihat hanya dalam sekejap.
Kesadaran yang penuh bahwa kehidupan terikat suatu ikatan , adalah kunci untuk tetap setia pada apapun atau pada siapapun. Kesadaran bahwa kita telah Bersaksi pada Illahi, yang memberikan konsekuensi ..akan mengesampingkan hal lain yang akan mengurangi kesetiaan kita pada Illahi.
Dalam lingkup lebih kecil, kesadaran seorang suami atau istri bahwa dirinya telah terikat perkawinan, adalah kesetiaan dalam lingkup lebih kecil.
Ada banyak cara untuk menunjukan kesetiaan dalam lingkup kecil ini, al.memperkenalkan diri kita sebagai seorang suami atau istri.
Yang jelas , saya akan tetap setia berkebun di sini……sampai saatnya saya tiba di ujung akhir perjalanan.
Hal yang sama Sist…
Kita diselamatkan dari ‘menyembah berhala’, dan dari orang-orang yang bahkan sudah berjanji dengan nama ALLAH pun, mereka masih mengingkarinya.
Semoga nanti kita dipertemukan dengan seseorang yang hatinya tertata rapi untuk tulus mencintai, karenaNya, amin.
SETIA= SElingkuh TIada AKHIR…. hehehee
buka2n
Alhamdulillah dapet ilmu baru tentang SETIA
sukron mba
saya belajar kesetiaan dari nenek dan kakek saya …. nenek menikah usia 14th kakek berusia 20th …. sepanjang hidupnya mereka adalah romeo dan julliet bagi saya … kakek lembut … nenek sabar, 9 anak, 25 orang cucu, 15 orang cicit adalah buah cinta kasih mereka yg setia. menghabiskan 65 tahun hidup hanya pada satu cinta… saat ini kakek berusia 85th … sakit2an … nenek dengan setia membuatkan bubur atau menyerut pisang untuk kakek, dengan tangannya sendiri meski tertatih tatih … meski ada 2 orang khadimat di rumahnya …. bercanda … setumpuk album foto di samping tempat tidur nampaknya menjadi “dongeng” sebelum tidur bagi mereka …. melihat napak tilas hidup mereka yg sungguh …. (mungkin) malaikatpun iri …
Inspiratif banget… Semoga saya bisa setia.. Setia pada janji saya ketika terlahir di bumi ini, bahwa saya hanya hidup untuk mengabdi pada-Nya…
ari masih setia berkunjung ke kebun hikmah lho, walaupun kadang2 tidak absen
yang jelas aku akan setia mengunjungi kebun hikmah ini…
duh…masih kesulitan buat setia komen di blog ini..
masih fakir benwith buat blogwalking soalnya (worship)
Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh Ade Meutia
Semoga saya dapat menjadi pembaca Setia kebun hikmahmu.
perihnya luka lama terasa lagi ya de?
Wassalamu’alaikum
iya, saya sependapat dengan komen ini. Terasa sekali dari tulisannya. Sabar aja ya kakak.. masih banyak hal yg menarik dan menyenangkan lagi diluar sana.semangat!!
Hmmm..untuk pertama kalinya saya masuk jajaran komen 10 besar, moga next time 5 besar…
berbagi pengalaman saja de, setia itu ada, yg saya alami justru setelah menikah, yang pasti berusaha mencintai dengan bentuk cinta yang berbeda…,indah deh…, setia merupakan suatu usaha mendampingi suami atau istri untuk dunia akhirat yg lebih baik..,mengenai sampai kapan jodohnya,biar Allah yg mengatur, yakin deh setia itu ada….semangattt…
Kata orang tua saya dulu, bukalah matamu lebar-lebar sebelum memilih. Dan setelah memilihnya, pejamkan matamu dari melihat yang lainnya.
Setelah memilih, mampukah menjaga pandangan dari godaan melihat yang lain? Hal ini tergantung bagaimana ybs. melatih, mengelola dan menjaga nilai2x kebaikan yang dianutnya.
Saya meyakini jumlah yang setia masih lebih banyak daripada yang tidak setia. Namun jumlah yang sedikit ini merusak nilai yang banyak.
JFS ya Ukhti…..
SETIA ada yg mengartikan sebagai SElingkuh TIada Akhir
kalo gak mau sakit hati lagi jangan pernah mencintai sesuatu yg tidak abadi ,cinta hanya kepadaNYA yang maha sempurna dan maha membalas cinta kita.
setia itu ada,tapi bukan setia selamanya,setia sampai jodohnya,sampai waktu yg telah ditetapkan, karena semua punya takdirnya masing2.
mungkin kita gak bisa mengharapkan kesetiaan sebelum kita yang memberikan kesetiaan kita kepada yg lainnya. karena hakekatnya kita melakukan segala sesuatu adalah untuk diri kita sendiri,maka sesuai hukum alam,pasti kesetiaan itu akan menghampiri kita suatu hari jika kita terus berbuat baik dan setia.
saya yakin semua akan bisa diatasi apabila ada kasih sayang,gak usah perduli dengan balasan setia atau tidak dari yang lain,kita cukup ikhlas dalam memberikan kesetiaan kita. Allah pasti tau dan gak akan menyia2kan perbuatan baik kita
Give then Receive,itu aja de,semua kembali ke kita lagi. gak usah dipikirin soal hasil.
just do the BEST,and Allah will do the REST
de,kamu tinggal di jakarta kan sekarang?? mau nambah ilmu gak? kita ada kelas setiap sabtu ngebahas kita fikih sunah kalo kamu tertarik.
ajak teman gapapa kok,insya Allah berpahala mengajak orang untuk belajar ilmu agama,kan konsep investasi dalam islam cuma ada 3 : ilmu bermanfaat,amal jariyah dan anak yg sholeh. nah buat yg nomer 3 ade pasti belum punya kan??
lokasinya cukup strategis kok adanya di tengah kota jakarta,kalo berminat kabarin ya,hari sabtu jam 1 siang. saya udah pernah ngajak mas atma juga,tapi beliau lagi sibuk ngurus anak yatim di bandung,jadi mungkin nanti2 kalo udah bisa waktunya mau gabung juga insya Allah
kebetulan tadi yg bersangkutan telepon saya ,kok bisa pas ya?hihihi
yawes nanti biar diatur,dia sabtu ini gak bisa,tapi mungkin jumat kita mau ketemuan kalo jadi,saya mau ngobrol2 dulu aja sama beliau
hahaha… merendah meninggikan mutu kamu de, kamu juga ilmunya udah bagus kok, kalian berdua bahasanya bagus kalo nulis. udah jangan pada terbang ya denger pujian ini, kan mau jadi orang ikhlas katanya?hehehe
kalo ikhlas kata guru saya :tidak bangga jika dipuji,tidak marah ketika dihina,dan semuanya hanya karena Allah.
haha.. dan karena Allah jugalah insya Allah kita semua kenal di dunia maya ini… ya udah ntar saya cek ,saya jarang buka YM sih hehehe.. males chatting sebenernya. makanya belum merasa perlu juga punya BB sampai hari ini
Huehehehe.. saya bingung mao koment apa..
salamualaikum ade, how r u today ?? i hope u fine end healty
Allah Bless for u
Wah, dapat hadiah gak ya saya sekarang? Sudah 3 kali lho
Ntar balik lagi deh. *Nunggu hadiah*
Tentang anjing yang setia kepada tuannya itu apa juga setia kepada pasangannya?
Oke, saya cuma mau berbagi aja deh dari apa yang saya dapat dari Ustad saya dalam pengajian.
Kalau yang dimaksud setia itu menetapi janji hingga akhir masa, maka siapa yang bisa mengerti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang kecuali ALLAH. DIA-lah tuan kita.
QS 11 At-Taubah 111.
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
Orang yang beriman itu telah berjanji dengan kesaksian atas ketuhananNYA.
QS 7 Al-A’raf 172.
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (ketuhananNYA)”
Iman itu tidak hanya percaya, tetapi juga mencintai sepenuhnya (sampai habis tandas ruang yang tersisa). Kita bisa percaya adanya iblish, tetapi kan kita tidak beriman kepadanya. Sedangkan rukun iman itu mengharuskan agar selain percaya juga dapat menerima sepenuhnya dengan suka rela karena mencintai ALLAH.
QS 2 Al-Baqarah 165
…Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah…
Kalau yang dimaksud setia itu tidak akan berpisah dengan segala sesuatu yang disukai atau dicintai di dunia ini maka itu hal yang mustahil. Dengan dunianya saja sudah pasti berpisah bukan?
Jadi bila ada manusia yang bisa berjanji dengan cara seperti yang kau katakan itu yah, bisa dipastikan bahwa dia tidak mengerti benar apa yang dia ucapkan. Atau bahkan dia tidak mengerti dirinya sendiri. Orang yang menikah saja hanya diikat dengan janji bahwa dia akan memperlakukannya dan mempergaulinya dengan baik sesuai dengan kewajiban dan hak masing-masing, sehingga Allah akan turunkan kepada keduanya sakinah, mawahdah wa rohmah. Tidak ada janji untuk bisa hidup bersama selamanya. Karena bagaimanapun jodoh adalah sesuatu yang ditentukanNYA. Dengan satu perempuan saja hanya ALLAH yang tahu, apalagi kalau dengan lebih dari satu perempuan. Kan semuanya terserah DIA. Kematian pun menceraikan pernikahan dengan sendirinya.
Kita terima saja ALLAH sepenuhnya dengan segala karunianya. Tak layak kiranya bertanya “adakah kebaikan bagi kita” dengan segala yang dapat dibayangkan manusia. Bukankah DIA tak akan mengingkari janjiNYA?
Wallahu a’lam.
he..he..setia hny di bibir aj de..saat kita susah atau kita udah jelek dikit aj lupa deh ama kita….