Dari Mata Turun Ke Hati

Saya dan kita semua pasti pernah mendengar kata diatas, iya “dari mata turun ke hati” untuk saya pribadi arti dari kalimat diatas pasti ketika saya terpana oleh sosok seorang lelaki tampan :) rasanya otak saya langsung keram, melihat sosok bang Nicholas Saputra dengan  kulitnya yang putih, posturnya yang tinggi, sebaris gigi yang rapi dibalik senyumnya yang tipis, dan bicaranya yang bikin saya meleleh, lumer :) lebih tepatnya yang bikin otak saya keram ini pastinya akibat dari mata turun ke hati :) kemudian saya berpikir ketika mata saya menikmati sesuatu yang bukan milik saya kan itu dosa kan yah? kemudian ketika mata saya melakukan dosa, maksiat kecil itu kemudian turun ke hati maka hati saya juga berisi tumpukan dosa, dan kemudian otak saya keram karena berisi khayalan dari mata turun ke hati, naek ke otak, maka tiga nikmat dari ALLAH telah saya gunakan untuk maksiat, astaghfirullah :(  semoga ALLAH mengampuni saya.

 

Kata guru mengaji saya “De, antara mata dan hati memiliki kaitan yang sangat erat, bila mata telah rusak dan buruk, maka hatipun rusak dan buruk, “ALLAH mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati (QS. Ghafir / Al-Mukmin: 19)”

 

Artinya ketika saya membiarkan mata saya merajalela menikmati kenikmatan dunia maka hati saya akan gelap, hati saya yang gelap akan menyulitkan saya melihat yang baik, semua yang terlihat oleh saya pasti hal hal yang buruk, karena TELAH saya biarkan mata saya berkeliaran melihat yang bukan hak saya, memandang mata si tampan, beradu pandangan dan saling bertukar senyum dengan si tampan akan menggelapkan pandangan hati saya pula, jadi bukan hanya cinta yang dari mata turun ke hati tapi juga dosa dosa dari yang kecil kecil terus bertumbuh dan ini saya pendamkan dihati lewat mata … astaghfirullah :(

Jika demikian adanya maka saya telah khufur nikmat, saya gunakan mata indah saya untuk memasukan dosa kedalam hati saya, lalu jawaban apa yang akan saya berikan jika mata saya dihisab di mahkamah ALLAH nanti, saat itu saya tidak lagi mampu berkata kata untuk sekedar mencari pembenaran kenapa mata saya terus menatap sang tampan nan indah, jika demikian maka saya membiarkan hati saya menghitam, lalu bagaimana cahaya ALLAH akan masuk jika hati saya telah tertutup asap tebal, terkubur lumur lapindo, cahaya ALLAH, kasih sayang ALLAH, ridho ALLAH, ampunan ALLAH, petunjuk ALLAH hanya akan masuk kedalam hati hati yang bening bukan? seharusnya saya jaga mata saya, untuk saya pergunakan menatap anak anak yang kurang mampu, untuk menatap alam lalu menambah cinta saya kepada ALLAH, untuk bekerja ditempat yang diridhoi ALLAH, untuk membaca AlQuran, jikapun tanpa sengaja harus menatap si tampan, harusnya saya tundukan pandangan, bukan menikmati dan berkedip kedip genit plus bonus senyum manis saya :) kacau !!

Kini saya tahu begitu eratnya hubungan mata dan hati, artinya membiarkan pandangan lepas menyebabkan hati menjadi gelap, dan menahan pandangan menyebabkan hati bening dan bercahaya. Bila hati telah bersinar maka seluruh kebaikan akan masuk kedalamnya dari segala penjuru, iya dari segala penjuru, sebaliknya apabila hati telah gelap maka akan masuk kedalamnya berbagai keburukan dan khayalan khayalan yang akan membuat bencana bagi saya, jadi jangan salahkan setan karena maksiat tapi salahkan mata :)

Jadi ingat ucapan guru mengaji saya lagi dan lagi “Barangsiapa mengisi lahirnya dengan mengikuti sunnah, mengisi batinnya dengan muroqobah (merasa diawasi ALLAH), menjaga pandangannya dari yang diharamkan, menjaga dirinya dari yang syubhat (belum jelas halal haramnya) dan hanya memakan yang halal, pasti firasatnya tidak akan meleset? matanya adalah pandangan ALLAH, langkahnya adalah langkah ALLAH, dan ALLAH berada dihatinya” bayangkan pacar aja ada dihati rasanya udah gak keruan, apalagi sang cahaya ALLAH :) subhanallah.

Jadi mulai sekarang [terutama untuk saya yang suka nyuri nyuri natap si tampan :) ] jaga mata, dan ingatlah bahwa apa yang kita tatap itu yang akan berada dihati kita, hati hati dengan mata, karena dosa itu darimata turun ke hati :) sulit banget pasti, dan saya yakin ALLAH tahu itu sulit, semakin tinggi tingkat kesulitan maka semakin besar pahalanya…

Ketika saya berharap cinta  ALLAH berada dihati saya, maka saya harus menjaga mata, sulit memang tapi gak mustahil kan menjaga mata, ketika ada hambaNYA yang mampu masa saya gak bisa menjaga, insya ALLAH … bulatkan mata, eh bulatkan tekad untuk menjaga mata dan hati :)

gimana, bisa gak? coba aja dulu kali yah, hasilnya kan milik ALLAH kan? :)

 

 

 

About these ads

90 thoughts on “Dari Mata Turun Ke Hati

  1. Assalamualaikum wr.wb. Salam kenal ya mba, semoga Allah swt. memberikan yang terbaik untukmu ukthi..dan kalo saya boleh berpesan, tetaplah konsisten terhadap prinsip hidup anda MSR.

  2. Mba, mohon izin aku mengcopy artikelnya: dari mata turun ke hati, untuk dimuat diblog-ku. Syukron

    Rindu: silahkan, dengan syarat cantumkan sumbernya yah … karena mencuri namanya kalo gak nyantumin sumbernya :)

  3. Mampirr, slm knal yaaa… please follow me, I’ll follow u + tar aq taro link u di Friends’ Links q … tq

    Rindu: follow kemana yah? :)

  4. Kebetulan lagi merasakan hal yang sama.. *tapi memandang si cantik lho ya*
    so, jadi merasa pas banget taujihnya..
    Jazakillah ukhti…

    Rindu: gak boleh pandang2an loh … dosanya menggelapkan hati :)

  5. saya selalu merasa sejuk setiap kali membaca postingan mba ade.. makasii, mba..

    Rindu: kebun ini memang selalu sejuk, bunganya mekar indah harum mewangi, pendoponya bersih dari kotoran, rumputnya hijau, dan ada gemericik air mengalir, saya suka hijau .. I love Green [peace] :)

  6. jd nget pilem aadc klo ngom nicholas saputra
    oiaah sesuatu yang gak bisa kita miliki anggap ajah sebagai keberentungan…bener pa enggak iah? gak tauuu :)
    dan dgn gituuh pagii esok smile morning :)

    Rindu: yang pasti, jangan tangisi apa yang bukan milik kita, karena itu pasti bukan keberuntungan kita, ALLAH akan memberikan yang pas dan lebih baik untuk kita :)

  7. Asal jgn bosan yah,Ketika ketertarikan fisik disebut cinta tapi kemudian kandas ditengah jalan. Atau ketika cinta tulus pada kebajikan jiwa tak tumbuh berkembang sampai waktu yang lama. Bias dalam jiwa ini terjadi karena ia selalu merupakan senyawa spritualitas dan libido. Kebajikan jiwa merupakan udara yang memberi kita nafas kehidupan yang panjang. Tapi pesona fisik adalah sumbu yang senantiasa menyalakan hasrat asmara.

    Musim hujan banyak yang ga connect, keep smilling ya

    Rindu: :) kalau dingin otak beku ya mas? :) *itu elu De*

  8. Jadi trenyuh nih… baru sadar kalo semua berawal dari mata…

    Rindu: iya, dari mata lah nikmat, dan ibadah mengalir, jadi kalau hidup itu adalah pilihan, maka pilih yang penuh nilai ibadah :)

  9. ada mulanya adalah fisik. Seterusnya adalah budi. Raga menantikan pandanganmu. Jiwa membangun simpatimu. Badan mengeluarkan gelombang magnetiknya. Jiwa meniupkan kebajikannya.

    Begitulah cinta tersurat di langit kebenaran. Bahwa karena cinta jiwa harus selalu berujung dengan sentuhan fisik, maka ia berdiri dalam tarikan dua pesona itu: jiwa dan raga.

    Tapi selalu ada bias disini. Ketika ketertarikan fisik disebut cinta tapi kemudian kandas ditengah jalan. Atau ketika cinta tulus pada kebajikan jiwa tak tumbuh berkembang sampai waktu yang lama. Bias dalam jiwa ini terjadi karena ia selalu merupakan senyawa spritualitas dan libido. Kebajikan jiwa merupakan udara yang memberi kita nafas kehidupan yang panjang. Tapi pesona fisik adalah sumbu yang senantiasa menyalakan hasrat asmara

    Rindu: sudah 3x saya membaca komen ini, bicara tentang raga dan cinta, fisik dan jiwa … tapi saya gak tahu cara nyambungnya :D duh, lagi gak connect nih si Ade

  10. Tulisan yang sungguh telah menjadi nasihat untuk saya, yang dulu pernah mendapatkan link blog ini dari sebuah gambar “avatar kecil” yang memanggil penglihatan saya, kemudian otak saya memerintahkan jari-jari ini untuk meng-kliknya …

    walhamdulillah, dari tulisan ini pula saya mengambil sebuah faidah: Alangkah indahnya nasihat-nasihat indah diblog ini tanpa dihiasi hal-hal yang indah dalam pandangan mata, namun tidak semua orang berhak melihatnya, yang memungkinkan dapat menjadi penyebab penglihatan seseorang yang mebacanya berkhianat, dan kebersihan hatinya terkotori…
    Afwan kalau ada kata-kata yang kurang berkenan …

    Rindu: gak ngerti sama komen yang ini, jadi bingung mau bales apa :) maaf ya mas

  11. Assalamualaikum…., salam kenal!!

    saya yakin akan ada bnyak hikmah bisa diambil disini, terimakasih Rindu, kau telah memanfaatkan pemberian ALLAH berupa kemampuan menulis dan merangkai kata untuk bisa dinikmati orang orang yg haus akan hikmah hidup…
    semoga ALLAH Ridho dgn semua ini dan semoga segala yg tertuang disini bisa dijadikan manfaat dan berkah, amin…

    saya mohon ijin utk ikut menikmati tulisan tulisanmu, semoga Rindu ikhlas….

    Rindu: terima kasih sudah mampir, silahkan masuk mas dan semoga hikmah yang saya tanam bisa memberi manfaat :)

  12. Aade, baru kali ini aku baca tulisan ini, agak tidak sengaja memang… tulisan yang menyentuh dan penuh hikmah.

    Ade mungkin menulis dengan sepenuh hati dan jiwa. siapapun yang membaca akan ikut larut untuk kemudian merenungi hikmah di dalam merenungi jalan selintas yang bernama hidup. semoga ade terus menulis …..

    Rindu: makasih ya mas, saya memang menulis dengan jiwa, tidak pernah asal tulis, dan blog ini adalah buku harian saya, jadi saya menulis dengan pikiran yang penuh, menulis apa yang ada di jiwa dan menjiwai apa yang saya tulis :)

  13. =======
    *buka pintu pager kebun*

    gerimis euy.. semoga bunga2 hikmah di kebun ini tumbuh semakin subur :-)
    =======

    Rindu: dapat jatah ronda yah tadi malam? jangan lupa sekalian nyapu yah, jadi nanti saya tinggal nyiram kebunnya… jadi ingat pak Amat yang selalu menjaga masjid dekat rumah, meski tak diminta oleh siapapun, ketika saya tanya mengapa beliau begitu istiqomah menjaga kebersihan masjid jawabannya “saya mencintai ALLAH, dan rumah yang saya cintai selalu bersih” subhanallah, cukup bagi pak Amat mencari cinta ALLAH dengan membersihkan rumah ALLAH, meski tak ada yang tahu :)

  14. Sebuah doa tentang bagaimana semestinya kita menjadi hamba-hamba yang pandai menjaga dan memelihara setiap nikmat yang telah Allah Swt. limpahkan kepada kita:

    Allaahumma innii a‘uudzubika min zawaali ni‘matika, wa min tahwiili ‘aafiyatika, wa min huluuli niqmatika, wa min nuzuuli ‘adzaabika, wa a‘uudzubika min juhdil balaai wa darakisy syaqaa’, wa min suuil qadhaai wa syamaatatil a‘daai, wa min syarri maa yanzilu minas samaai, wa min syarri maa fil kitabil munzal.

    Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari: hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keselamatan-Mu, datangnya siksa dan azab-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari bala’ yang berat dan kesengsaraan, dari takdir yang buruk dan kejahatan musuh-musuh-Mu, dari keburukan yang datang dari langit dan keburukan yang disebutkan dalam kitab-Mu yang diturunkan kepada Rasul-Mu.

    Hilangnya sebuah nikmat baru akan terasa ketika nikmat itu telah dicabut oleh Allah Swt. baik sementara maupun selama-lamanya.

    Mungkin karena sifat dasar dari manusia jualah (sifat lalai) yang memang baru akan menyadari betapa berharganya sesuatu setelah sesuatu itu tidak ia miliki lagi.

    Seorang bijak berkata:
    Seseorang yang bertempat tinggal di pinggir sungai mungkin tidak akan pernah membayangkan begitu nikmat dan berharganya air dibanding mereka yang sedang berada di gurun dan sangat kehausan di tengah teriknya padang pasir yang tandus

    Mampu melihat dengan mata adalah sebuah nikmat yang tiada terkira nilainya dan marilah kita jaga nikmat tersebut dengan sebaik-baiknya.

    Dengan menyadari secara dini bahwa nikmat tersebut dapat Allah Swt. cabut sewaktu-waktu maka mudah-mudahan itu dapat membantu kita untuk menjadi hamba yang selalu bersyukur.

    Rindu: iya kang, saya juga suka berpikir, betapa takutnya ketika saya berulang ulang kali membuat ALLAH marah dengan menggunakan mata titipan ALLAH ini untuk bermaksiat … dan kemudian ALLAH mengambil mata indah ini, maka gelaplah seluruh hidup saya, tak ada lorong cahaya. nauzubillahimindzalik. ya ALLAH beri kami kekuatan untuk terus menjaga nikmat nikmat MU :)

  15. =======
    Salah satu kiat sederhana untuk menjaga mata dari memandang yg tdk halal adalah dg selalu menjaga WUDHU dan rutin ber-PUASA, insya ALLAH..

    *eh itu mah salah dua yah? :-) *
    =======

    Rindu: wudhu dan puasa iya betul dan ikhtiarnya menjaga mata agar puasanya diterima ALLAH, dan wudhu tetap terjaga, jadi tetap jaga mata dulu yah Aa …

  16. Okelah klo begitu aku akan berusaha melupakan Nicho..

    Rindu: jangan ambil bang Nicho saya … halah, apa rasanya yah kalo bang Nicho tiba2 komen dikebun saya, gubrakkk, lumer deh si Ade :)

  17. mau curhat nih..
    kalo jaman dahulu kala enak mungkin ya..perempuan selalu pakai kain samping sampai bawah, atas selalu pakai kebaya,..nggak ada lekbong atau belahan dada.Nggak ada yg pake rok atau celana pendek sehingga tidak mengundang mata lelaki melihatnya.., kayaknya hidup zaman dulu , mata ini bakal bersih…hati juga bersih.. Sekarang?
    Merem juga tetap kelihatan. Gimana caranya dunk…? apa harus UZLAH?

    Rindu: kesadaran tentang uzlah memang sangat jarang sekarang ini mas, saya aja belum sanggup meski ingin banget rasanya … alhamdulillah untuk sementara menjaga dari tatapan mata para lelaki, saya membungkus diri saya dengan pakaian panjang, kedodoran dan berjilbab, sahabat saya bilang “fasion saya kaya baju batman” sementara sahabat saya bercelana pendek dan berkaos singlet keluar rumah, iya kami memang beda :) besok saya pake kebaya ah !!

  18. sebagai seseorang yang sudah mendapat kedamaian saya menyamaikan:
    bertaubatlah, dunia ini dan segala isi nya hanya fana. cinta dan asmara hanyalah ilusi belaka

    salam dari langit

    Rindu: cinta itu fatamorgana ketika tidak menyertakan ALLAH, dan cinta yang menyertakan ALLAH sangat sarat dengan ujian … Takut yah?

  19. Akhirnya sy datang lagi kesini dgn postingan baru…. walau telat baca… tapi terima kasih.. sungguh menyejukkan.

    Rindu: iya selalu telat, dan biasanya akang yang satu ini nunggu saya datang dulu kesana baru kesini deh :) ehm, manja..

  20. Sebenarnya temanya tentang melihara pandangan mata apa nikolas saputra yah? perasaan detil banget saat mendiskripsikan sosok nikolas saputra, pake’ hati kali yah? mudah2an saya salah! kalo benar juga ga pa2!!! hahaha,..

    mengenai tema di atas, menurut pandangan saya sebagai sebagai seorang yang tidak pandai menterjemahkan esensi Agama secara kaffah, mata adalah sala satu media bagi manusia untuk melihat sesuatu yang berada di luar dirinya. Kemudian pertanyaanya apakah salah jika mata menyaksikan sesuatu yang Indah yang bukan haknya? bagi saya mata tidak perna salah! yang salah hanyalah cara pandang kita yang mengkondisikan hati kita ingin memilikinya/ menikmatinya.

    Samudra hati jauh lebih dalam dan luas dari sekedar kemampuan mata menjangkau sesuatu yang berada di luar dirinya, andai saja Hati kita terbiasa merasakan sesuatu yang indah tanpa terlebih dahulu harus memilikinya, niscaya Kehadiran Yang Maha Kuasa terasa begitu nyata di sisi kita,.. _Maha Suci Engkau Ya “Allah”_ perasaan tadi saya cuman pingin nulis titik tiga kali saja, kenapa jadi tulisan beneran yah? panjang pula… benar2 dihadapkan pada pilihan yang susah!!!

    Rindu: senangnya hati saya, akhirnya komen kome dan titik telah terangkai menjadi kata kata yang indah, tuh kan terbukti sebenarnya mas bisa menulis gak hanya fiktif :)

  21. sekarang maksiat de ga hanya lewat mata lalu ke hati, tapi lewat suara juga bisa.

    merenung dan merunduk,
    berintropeksi diri.
    dah lama ga berkunjung, dah selesai berarti neeh tesisnya ya de?
    Selamat ya lalu lanjutkan rencana selanjutnya, emang rencana selanjutnya apaan ya?

    Tulisan yang selalu mengingatkan untuk diri. terima kasih

    Rindu: waduh, kemana aja mas? gimana hasil perjalanan kehidupannya selama ini, bertemu kah dengan DIA?

  22. sudah saatnya untuk meneduhkan diri, usia sudah sampai, kuliah sudah selesai

    Rindu: iya, kuliah sudah selesai, umur sudah cukup, waktunya menepi ke satu pulau, dimanakah pulau yang tidak menyakiti? …

  23. Penghujung bulan sudah datang, ada yg suka karena baru gajian, ada yang seding karena target tidak terpenuhi, apapun yang terjadi ruanghati.com ucapkan selamat berakhir pekan dan berakhir bulan, selamat ngeblog, yang barusan gajian bisa dihemat sampai akhir bulan berikutnya,

    salam hangat san sukses selalu

    semoga hidup Anda penuh dengan Cinta, Kesehatan, kebahagiaan dan Kedamaian selalu

    ruanghati.com

    Rindu: amin ya ALLAH, makasih doanya. Saya belum gajian …

  24. Hm…mata dan hati memang selalu bertaut. Seperti logika telur dan ayam, mana yang salah ketika kita bermaksiat? mata atau hatikah yang menjadi pematik pertamanya?

    Rindu: iya, dan setan sangat halus membuat manusia sulit membedakan mana keindahan yang halal dan haram, jadinya kita bingung ini harus dinikmati atau dijauhi :) semua ciptaanNYA indah.

  25. Salam kenal mbak….pandangan dari mata turun kehati,itu suatu kenikmatan tersendiri,karena dari pandangan mata turun dihatinya ada kebesaran Allah disana…

    Rindu: iya, ALLAH maha besar telah memberi hubungan dekat antara mata dan hati, agar kita tahu kebaikan dan keburukannya … makasih ya sist, sudah kesini.

  26. “Dan dengan beruzlahlah pandangan matanya menjadi terhindar dari melihat perhiasan dan kenikmatannya yang bersifat menipu, gerak hatinya menjadi terhindar dari memandang baik akan perhiasan dan kesenangan dunia yang dicela oleh Allah”

    Rindu: ajak saya dong mas, ber uzlah … janji yah, suatu hari saya boleh ikut

  27. Sangat bergantung pada kesadarannya.

    Ya, tapi itu juga memerlukan perjuangan yang berat dan penuh tantangan. Melawan musuh yang tidak terlihat dan penuh tipu muslihat.

    Semoga diberi pertolongan dan kemudahan….

    Rindu: ALLAH pemilik segala kemungkinan, buat saya usaha dulu yang penting, hasilnya milik ALLAH …

  28. nais inpoh gan… :D

    wah like this, cocok buat bermuhasabah nih buat jiwa-jiwa yang kering kerontang sepertiku…

    it’s worth to try!

    Rindu: like this… kaya di FB yah :D

  29. Susah juga ya melaksanakan ghadul bashor…
    Tapi mesti latihan nih… *bertekad dalam hati*

    Rindu: kalau tidak kita mulai latihan dari sekarang, kapan lagi … yok.

  30. Pandangan mata selalu menipu, pandangan hati itu yang hakiki, kalau hati itu bersih… Menundukkan pandangan dulu ah…nggak boleh mandang gravatarnya lama-lama.

    Rindu: hahaha… kalau gitu besok saya ganti photo deh, dengan photo bunga seroja kesayangan saya :) gitu kali yah mas?

  31. mba rindu.. terima kasih atas siraman ilmunya..

    Rindu: sama sama dek Tedy :) soalnya dipanggil mbak, artinya saya pasti jauh lebih tua dari sang pemberi komen … gitu kan ya mas?

  32. kalau dari hati naik ke mata pernah denger ga ? :D

    Rindu: nah ini berlaku untuk mereka yang jatuh cinta sebelum melihat secara fisik, buat ALLAH apa sih yang gak mungkin, iya kan mas? *balik nanya* :D

  33. semua berawal dari mata, menjaga mata dan pandangan sangat penting

    Rindu: setuju … dan mari kita tunjukan lewat blog yok, menjaga mata pembaca kita dari pandangan yang menyesatkan, aurat misalnya :) hahaha, canda loh ini bukan kritik !! beri saya ruang di hati !!

  34. hamparan bunga yang indah. apa yang dirasa saat mata menatapnya. mata menjadi segar, turun kehati, hati menjadi tentram. saat kita mendekat dan mendapatkan harumnya, maka bertambah tentram hati ini. apakah yang kita inginkan… apakah bunga yang indah dan harumnya?… kalau bunga diganti dengan orang (wanita /pria)mungkin kita ingin mendapatkan seperti saat menatap bunga.

    Rindu: perempuan berhati bening tidak perlu beli parfum karena harumnya menyeruak membelah bumi dan langit, subhanallah.

  35. =======
    Mampir bentar ah.. nengokin Ade :-)
    Baik2 ya Ade..
    Aa’ ingat koq pesan Ade, “jaga mata, jaga hati!” Oke deh kakak :-)
    =======

    Rindu: punya panggilan baru nih saya, kak RINDU … kaya Kak Rhoma yah? hahahha

  36. Alhamdulillah.. jaga mata, trus jaga hati… klo nggak ntar dompet jebol… hahaha
    apa coba :P
    mkasih Ya Allah untuk “tegurannya”,
    makasih mba rindu untuk tulisannya :D

    Rindu: ALLAH menegur dari segala penjuru untuk mereka yang hatinya bening, termasuk dari blog yang sederhana ini tentunya :)

  37. Tadi menemukan dalam sebuah artikel, bahwa yang mengatakan:
    “jika zhahir seseorang mengikuti sunnah, bathinya merasakan pengawasan Allah, menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan, menahan diri dari syahwat dan memakan makanan yang halal, tentu firasatnya tidak akan meleset”.

    Yang mengatakan itu bernama:
    Syuja’ Al-Karmany,
    Syuja’ ini dikenal sebagai orang yang firasatnya tidak pernah meleset.

    Rindu: iya, saya pernah dengar ini, dan saya memiliki satu orang yang benar benar terbukti firasatnya selalu benar, termasuk ketika saya membohonginya, dia hanya tersenyum dan memberi ruang dengan mengatakan “Ade, kita belajar jujur yok” gubrakk ketahuan, cuma bisa tersipu saya dan dia tidak marah, sungguh luar biasa caranya mengungkap kebenaran, dan firasatnya 80% benar.

  38. Ya Allah lindungilah mata dan hati saya!!!

    Rindu: amin ya Rabb … doa kita sama sist, namanya Mila? jadi ingat dengan adiknya si mas, yang juga bernama Mila dan sedang sakit, titip doa semoga lekas sembuh ya Mila :)

  39. Tulisan Anda bagus. Cara menulisnya juga menarik, ringan dan enak dibaca. Pasti banyak penerbit yang suka dengan gaya tulisan seperti ini. Tinggal temanya harus yang cocok dengan keinginan pembaca dan penerbit.

    Rindu: kalau gitu carikan penerbit yang cocok dong mas … nanti uang hasil jualan bukunya kita buat untuk bangun yayasan yatim piatu :)

  40. Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh Ade Meutia

    Sungguh masa ini adalah masa yang berat bagi kami kaum adam, dimana wanita bebas bepergian kemana pun ia suka dan dengan pakaian 1/2 jadi (atas makin turun, bawah makin naik) “open part is free 4 U guys”.

    Ya ALLAH berikan kami istri dan anak-anak yang soleh dan soleha sebagai penyejuk pandangan kami. Amin Ya Robbal’alamin

    bening matamu bening hatimu, halal Yes haram No.

    Wassalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh

    Rindu: bening matamu, bening hatimu … saya suka kalimat ini :) kapan kapan saya akan buat tulisan dengan judul ini

  41. Bener Mbak,…. Kecintaan akan dunia akan membutakan hati,…… Suatu pelajaran bagi diri lagi,… maksih Mbak

    Rindu: sama sama mas, kapan kapan sering sering main ke kebun saya yah, saya tunggu, hati2 pulangnya :)

  42. Dari mata turun ke hati, berat rasanya memandang dari mata hati, penglihatan tajam yang mampu mengurai di balik hati :-?

    Rindu: betul berat, tapi gak mustahil loh … :) ayo coba.

  43. Mata yg sering melihat blog Ade akan bersih.. hatinya jg mudah2an ikut bersih. jadi, mau sering2 ke sini ah, curi2 pandang tulisannya Ade.. :)

    Rindu: curi tulisan atau curi pandang pemilik kebunya nih mas? hahahah … canda mas :)

  44. mataku adalah nikmatNya utkku, alangkah celakanya aku bila nikmat yg sdh dikaruniakan kpdk aku sia siakan utk hal2 yg mudharat. ya Allah jagalah mataku dari sgl pandangan yg menyesatkan…….

    salam

    Rindu: amin semoga doanya di ijabah ya mas, perbaiki lagi cara memandang :)

  45. Benar-benar sebuah ulasan yang membuat hati ini tergetar, teringat bahwa selama ini saya sangat kurang dalam menjaga pandangan.
    Terima kasih atas artikel yang sudah mengingatkan saya
    salam kenal

    Rindu: saat menulisnya hati saya juga tergetar mas, gak nyangka aja selama ini saya lah yang banyak lalai, makanya saya tulis disini, agar yang lain gak melirik seperti saya :)

  46. Jika segala sesuatunya itu dikembalikan KepadaNya, maka segalanya pun akan menjadi baik..
    Silahkan tujukan pandanganmu pada apa pun, namun jangan pernah berhenti cuma di situ.. Berusahalah agar dapat MelihatNya pada sesuatu yg kau lihat…

    Salam hangat dan damai selalu…

    Rindu: kebaikan tak boleh terhenti, setuju !!

  47. Assalamu’alaikum,
    Sudah lama tidak bertemu, pagi ini disuguhi tulisan menarik. Sebuah gaya dakwah yang menarik dan menyejukkan. Satu hal terlalu sulit saya lakukan.
    Terima kasih De.
    Salam.

    Rindu: silahkan duduk dikebun saya mas, sambil baca sambil saya buatkan teh hangat yah :)

  48. Semoga Allah SWT. memberi kekuatan kepada kita agar dapat memelihara pandangan kita

    Rindu: amin ya ALLAH, makasih doanya mas, setiap kali kesini pasti nitip doa mas Erik ini, makasih :)

  49. yup setujuh, karena mata dan hati adalah satu kesatuan heheh
    dengan mata kita bisa mengaji download pahala, dengan mata kita juga bisa upload dosa hehe

    berkunjung ditunggu kunjungan balik makasih

    Rindu: nah mulai sekarang dikurangi tuh pake mata titipan ALLAH untuk meng download gambar dan video yang mengarah ke bawah :D *bingung mau nulis apa*

  50. adalah Dia yg telah memberikan rambu2 kpd manusia lewat nabiNya.

    Hal2 yg buruk pastilah berakibat buruk buat kita. Pandangan mata ibarat panah yg dilepas dan tak bisa ditarik kembali. Keburukannya akan menutup hati yg Dia karuniakan untuk “melihat” cahayaNya. itulah awal dicabutnya kekhusyukan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita…

    Rindu: iya, inilah awal dicabuk nikmat khusu … mata ini memang jendela hati yah :) luar biasa, subhanallah

  51. kalimat judul diatas adalah ungkapan blue untuk pershabataan kita
    salam hangat dari blue

    Rindu: asik, Blue ke saya, dari mata turun ke hati gitu yah … *ditimpuk salah menerjemahkan*

  52. adalah Dia memberi rambu2 kpd manusia lewat nabi-Nya, karena Dia Maha Tahu bahwa pandangan mata ibarat panah yg lepas dan tak bisa ditarik kembali. Jika mata menyentuh hal2 yg haram, tersebab hal itu membuat hati gelap, hitam, dan tak jernih. Sehingga hati yg Dia karuniakan kpd kita tak mampu “melihat”-Nya. Semua karena Allah SWT mencintai kita….

    Rindu: saya suka kata kata ini “pandangan mata ibarat panah yg lepas dan tak bisa ditarik kembali” … masihkah kita membiarkan mata ini terus mengumpulkan panah2 tajam yah.

  53. Kita ngelihatnya dari sisi mana dulu DE,

    kalau kita lihat Cewek cantik di depan kita ya HARUS di lihatlah.. apa lagi yang seksi. kita harus MENGAGUMINYA.
    Mengagumi atas KEKUASAANNYA…

    Gitu kali ya..

    Rindu: ALLAH tidak melarang kita mengangumi yang indah indah mas, tapi ketika kita mengagumi yang bukan hak kita, kalau udah halal sih silahkan aja, tapi ketika gak halal terus ngeces lalu mengeramkan otak dengan khayalan, kira2 khufur nikmat gak? mau apa matanya diambil oleh ALLAH karena sering menikmati yang bukan hak kita, takut ah !!

  54. Pedoman pergaulan antara laki-laki dan wanita yang bukan “mahram”

    Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, … yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

    Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, … Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

    (24.An-Nuur:30-31)

    Rindu: terima kasih sudah melengkapi :)

    • Seorang ulama yang masyhur, Ibnul Qayyim pun memberikan nasihat yang sangat berharga:

      “Allah Subhanahu wa ta’ala telah menjadikan mata itu sebagai cerminan hati. Apabila seorang hamba telah mampu meredam pandangan matanya, berarti hatinya telah mampu meredam gejolak syahwat dan ambisinya. Apabila matanya jelalatan, hatinya juga akan liar mengumbar syahwat…”

      —————-

      Rindu: memang kuat sekali ikata antara mata dan hati mas, jadi memang harus terus waspada :) godaan setan penuh keindahan, dan saya termasuk yang sering terpeleset.

    • “Dari Jarir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma berkata “Saya pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang pandangan yang tidak sengaja. Lalu beliau memerintahkan agar aku mengalihkan pandangan ku” (HR Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzy)

      “Pandangan adalah salah satu anak panah iblis, maka barangsiapa yang memejamkan pandangannya karena Allah, maka Dia akan memberi rasa manisnya iman dalam hatinya, sampai pada hari dimana ia menghadap kepada-Nya.” (HR. Ahmad)

      “Menundukkan pandangan mengandung rahasia hiknah yang banyak, diantaranya ia adalah perintah Allah, melaksanakannya berarti membawa kebahagiaan, mencegah pengaruh negatif akibat pandangan yang berbisa, menghidupkan ketabahan dan memberi ketenangan jiwa, menjadikan hati bercahaya, pelakunya akan memiliki ketajaman firasat, menutup pintu-pintu gangguan syaithan, bahwa antara mata dan hati saling mempengaruhi.” (Imam Ibnul Qayyim al-jauziyah)

      Rindu: lengkap sudah tulisan saya dengan komen ini :)

    • Pandangan akan menyusup ke dalam hati seperti anak panah yang meluncur saat dibidikkan. Jika tidak membunuh tentu anak panah itu akan membuat luka.

      Atau pandangan itu seperti bara api yang dilemparkan kedahan-dahan kering, jika tidak membakar semuanya,tentu ia akan membakar sebagian diantaranya.

      —————-

      Rindu: ini komen mas Danang ke – 6 kayanya ditulisan saya, berikan ruang untuk yang lain agar kebun saya gak terlalu penuh mas, hahhaha :)

  55. dari mata turun ke hati lanjut ke penghulu ;)

    Rindu: dari penghulu, kemana lagi yah arahnya … penghulu membuat pandangan menjadi halal ya :) haih Ade !!

    • =======
      Hehehe..iya yang itu De :-)
      You can count on me.. udah ganti kaca mata soalnya, sekarang gak pake kaca mata minus lagi tapi pake kaca mata kuda, jadi gak bisa larak-lirik lagi..hehehe.. :-D :-P
      =======

      Rindu: tapi buat perempuan baru dikantor gak pake kaca mata kuda kan Aa :) asik !!

  56. Jagalah mata dari hal2 yang mampu merusak hati

    Rindu: betul mas alam, seperti kita menjaga alam agar tak rusak :) tulisan tentang bumi dan seisinya ditempat mas Alam adalah refleksi cinta kepada ALLAH jadi itu nilai ibadahnya, semakin tahu banyak ciptaan ALLAH, semakin besar cinta kita kepada pemilik alam, jadi mas Alam punya siapa?

  57. apabila hati kita baek maka segalanya yang kita lakukan InsyaAllah kan selalu baek, Ameen… :-)

    Rindu: iya, apa yang kita tanam itu yang kita petik :)

  58. Mata,jendela hati menatap dunia,pandanglah kebaikan niscaya kebahagiaan akan memenuhi ruang hati,hindari yg melenakan mata niscaya mata hati trtutup noda hitam. Pasang niat untuk menjaga pandangan !

    Rindu: niatkan untuk membeningkan hati, caranya jaga pandangan dari aurat tercecer :) duh perempuan, andai engkau tahu … *menasehati diri sendiri*

  59. Lama sekali aku mencari-Nya
    tapi yang ku temui hanyalah diriku sendiri
    sekarang aku mencari diriku
    tapi yang ku temui hanyalah Dia.

    Jika kalian temui Dia
    maka kalian akan terlepas dari segala sesuatu
    dan jika kalian terlepas dari segala sesuatu
    maka kalian akan menemui-Nya.

    Lalu mana yang harus lebih didahulukan di antara keduanya?.
    Hanya Allah lah yang lebih tahu.

    Jika Allah menampakkan Diri
    maka kamu tiada
    dan jika kamu ada
    maka Dia menampakkan diri.
    Lalu mana lebih dahulu?
    Hanya Allah lah yang lebih tahu”.

    Abu Sa’id Al Kharraz ra

    Rindu: Berlarilah mengejar cinta ALLAH, jemputlah hidayah dengan menjaga semua titipannya termasuk mata, terbayang gak kalo mata ini diambil ALLAH :) puisi yang indah, makasih ya mas sudah melengkapi tulisan saya dengan syair nan indah.

    • Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu
      Hingga tak ada sesuatu pun menggangguku
      Dalam jumpa-Mu

      Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip
      Manusia terlena dalam buai tidur lelap
      Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup

      Tuhanku, demikian malampun berlalu
      Dan inilah siang datang menjelang
      Aku menjadi resah gelisah
      Apakah persembahan malamku Kau terima
      Hingga aku berhak mereguk bahagia
      Ataukah itu Kau tolak,hingga aku dihimpit duka

      Demi kemahakuasaan-Mu
      Inilah yang akan selalu kulakukan
      Selama Kau beri aku kehidupan

      Demi kemanusiaan-Mu,
      Andai Kau usir aku dari pintu-Mu
      Aku tak akan pergi berlalu
      Karena cintaku pada-Mu sepenuh kalbu.

      Rabiah al Adawiyah

      Rindu: Rabiah adalah idola saya sejak saya bisa membaca diumur 5 tahun, terpatri di benak saya suatu hari saya ingin seperti Rabiah :) semoga saya bisa setidaknya mencontoh kecintaannya kepada ALLAH, amin ya Rabb.

      • Allahu Rabbuna, beri kami cinta-Mu
        biar lepas beban cinta selain cinta dari-Mu
        Allahumma Rabbana, beri kerinduan-Mu
        biar cerah hati ini kelak menghadap keharibaan-Mu

        Rindu: Allahuma Rabbanna … berikan Rindu :)

  60. Pandangan adlah awal dari cobaan, pandangan sekejap mgkn tak mengapa tpi pandangan yg di ikuti pandangan itulah yg bermasalah, dari pandangan akan membuat keindahan objek yg di pandang melekat dlam ingatan, wajah indah pun akan senantiasa terbayang, klu tdk pandai menyikapi maka jelas akan berbuntut dosa..

    Syariat datang dgn kesempurnaan, segudang solusi dan jalan keluar slalu di tawarkan, yang tinggal hanyalah apakah kita mau menempuh jalan penuh hidayah dan keridhaan dari Allah ..

    Maha benar firman Allah.

    Rindu: sebagai manusia tentu berat, ampunan ALLAH sangat kita butuhkan untuk langkah selanjutnya :)

  61. Pemahaman yg luar biasa.. Mudah2an bisa menjadi acuhan bgi kita semua..
    Amin . . .

    Rindu: tersanjung, bergetar hati saya dengan komen ini sist … haih Ade :)

    • Amin Ya ALLAH..

      Terima Kasih Ade.. Rindu rasanya dengan semangat muda dulu (*sekarang sudah agak tua kayanya*) Ketika tekad hati ini bisa bulat membara seperti matahari, mata pun bisa menghindari dari hampir semua panah-panah beracun Iblis itu (pandangan terlarang), Otak pun bisa menangkis syubhat bisikan syetan yang sesat. Bahkan dalam mimpi pun, cahaya iman di hati mampu mengalahkan dorongan kejahatan mata itu.

      Indah sekali waktu itu, manisnya iman pun terasa memenuhi hati. Namun ternyata Iblis dan Syetan tak pernah menyerah, dengan situasi zaman ini yang demikian parah, mereka selalu menyerang tanpa henti hingga bentengpun dapat terkikis.

      Tulisan Ade ini bak bala bantuan datang dari seorang teman yang dikirim ALLAH. Memberi semangat baru tuk terus berjuang di Jalan-Nya. Perbaiki benteng pertahanan dan semangat pasukan kebaikan. Kuatkan keikhlashan, ilmu dan amal. Dekatkan diri pada ALLAH, mohon pertolongan dan perlindungan-Nya.

      ALLAHU AKBAR! kobarkan semangat juang!
      Terima kasih Ade atas bantuan pasukan kata-kata kebaikan. Semoga ALLAH senantiasa mengampuni, merahmati, memberi hidayah, pertolongan dan keselamatan pada kita. Amin.

      Rindu: terima kasih ya mas, sudah gak marah dengan nasehat saya yang kadang galak dan judes :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s