
Masih ingat beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis “Bulan Terbelah” iya, tentang poligami, yang saya bisa pahami dan yakini adalah bahwa semua yang ada didalam AlQuran adalah BENAR adanya, dan sebagai hamba saya tidak sepatutnya mempertanyakan mengapa ALLAH menurunkan ini yang menurut sebagian perempuan sesuatu yang menyakitkan dan menurut sebagian lagi sebagai ladang ibadah, pasti setiap yang tertulis didalam AlQur’an memiliki maksud yang baik, itu yang ada dibenak saya
karena tak ada yang buruk didalam ayat ayat itu, jadi saya tidak mungkin memilih hanya ayat ayat yang enak enak saja yang saya ambil kan? kemudian meninggalkan ayat ayat yang gak enak, pilih pilih gitu, gak deh
Begini ceritanya, di pengajian minggu di AlAzhar kemarin ALLAH mempertemukan saya dengan seorang perempuan yang baru saja mengikhlaskan suaminya menikah lagi, iya, perempuan yang masih sangat muda, berwajah ayu dan manis ini begitu ringannya menjalakan hidup “suami kita kan bukan milik kita De, dia adalah milik ALLAH jadi kalau ALLAH berkehendak memberikannya kepada perempuan lain masa saya berani bilang tidak, bukan hak saya untuk menghalangi suami saya bahagia Ade, cinta adalah ketika kita bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia De, iya kan?” jujur, speechless saya mendengar ucapannya sementara diluar sana bergerombol perempuan sampe demo demo sekedar mengumbar keegoisannya untuk menolak hukum ALLAH dengan spanduk “hari gini mau dimadu?” waduh
bahkan ada yang ekstrim adalah mereka menyebut poligami sebagai “pemuas nafsu belaka” gampang yah menuduh emang
Kemudian saya mulai berpikir, kira kira poligami dimata saya itu apa yah? mengambil kata kata ahmad dani “munafik kalo laki laki gak mau poligami” hahaha… artinya mungkin ada satu bagian dari laki laki yang gak cukup dipenuhi oleh satu perempuan [saya juga gak tahu nih bagian yang mana?] *mendadak lugu ya De?* ah hati nurani saya nimbrung lagi, lihatlah berapa banyak kerusakan dimuka bumi ini karena sang istri melarang suaminya menikah lagi, padahal dengan menikah semuanya akan menjadi suci dan sang istri mendapatkan pahala karena menyelematkan sang suami dari hal hal yang tidak benar. Jadi poligami dimata saya pertama adalah sebagai JALAN KELUAR dari kemaksiatan
ini menurut saya loh
![]()
Kemudian apa lagi yah kira kira poligami itu dimata saya? kata teh Nini [istri Aa Gym] poligami adalah ladang ibadah, artinya disanalah kita akan memperoleh pahala ikhas, pahala sabar, pahala ibadah tertinggi tentunya, karena sabar itu bayarannya adalah syurga tertinggi. Mari berpikir ulang ketika ALLAH saja menyetujui poligami dan Rasul menjalankannya kira kira kalau saya menentang itu semua termasuk menentang yang menurunkan AlQuran gak saya? ketika saya mati matian panas panas ikut demo anti poligami maka ketika itu saya tanyakan kepada hati nurani saya mungkin jawabannya akan begini “repot banget sih De, ikut demo untuk menentang Rasul, gak dapet pahala loh De” nauzubillahimindzalik
![]()
Jadi poligami dimata saya sebenarnya bukan sesuatu yang buruk, bukan sesuatu yang harus mati matian ditentang, jadi jika tidak setuju sebaiknya diam saja kan kita belum tentu lebih baik dari mereka yang kita hujat karena poligami kan?
Terlalu sombong rasanya kalau saya ikut ikutan say NO to POLIGAMI, sementara saya mengaku beragama islam dan mengaku sebagai pengikut Rasul
hukum ALLAH tidak ada yang salah bukan?
Sungguh, bicara poligami tak akan pernah ada ujungnya, dimata saya poligami adalah sesuatu yang ada didalam AlQuran, dan semua yang ada disana tidak pernah ada yang salah, mungkin sekarang saya belum cukup mengerti, tapi suatu hari mungkin saya akan mengerti lebih dalam lagi, melihat begitu banyak kerusakan yang terjadi dibumi ALLAH hanya karena perempuan mengikuti egoismenya, terngiang di telinga saya ucapan perempuan di masjid tadi “Suami kita milih ALLAH De, hanya dititipkan kepada kita, ketika ALLAH berkehendak mengambilnya, ridholah” iya, bukankah ketika kita ridho dengan keputusan ALLAH maka ALLAH akan rhidho dengan kita, ketika ALLAH ridho maka curahan kasih sayang adalah balasannya
Jadi poligami itu apa De? apa yah … *bingung lagi* semakin dipertanyakan akan semakin melebar jawabannya bukan? jadi jangan perdebatkan ayat ayat ALLAH, ilmu kita tak akan sampai kesana
sekali lagi saya tak mampu membuat kesimpulan dari tulisan saya kali ini, jadi biarlah mengalir seperti air
124 Komentar
-
..maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], .. (lih.S. 4. An Nisaa’: 3)
[265]. Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah.
[266]. Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja.
-
-
129. Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(lih.S. 4. An Nisaa’: 129)
-
-
Dalam hal cinta, Nabi paling mencintai salah satu istrinya yaitu ‘Aisyah, namun beliau tetap adil terhadap istri yang lain. Dan para istri beliau mengerti akan hal ini.
Bahwa ‘Amr bin ‘Ash Rodhiallahu ‘anhu pernah bertanya kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam: “Siapakah orang yang paling engkau cintai, wahai Rasulullah?” Rasul menjawab: ”’Aisyah.” [lih. dlm Shahih Bukhari dan Muslim]
Ketika Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam sakit sekembalinya dari haji Wada’ dan merasa bahwa ajalnya sudah dekat, setelah dirasa selesai dalam menunaikan amanat dan menyampaikan risalah, beliau lalu berkeliling kepada istri-istrinya sebagaimana biasa. Pada saat membagi jatah giliran kepada istri-istrinya itu beliau selalu bertanya: “Di mana saya besok? Di mana saya lusa?” Hal ini mengisyaratkan bahwa beliau ingin segera sampai pada hari giliran ‘Aisyah. Para istri Nabi yang lain pun bisa mengerti hal itu dan merelakan Nabi untuk tinggal di tempat istri yang mana yang beliau sukai selama sakit, sehingga mereka semuanya berkata: “Ya Rasulullah, kami rela memberikan jatah giliran, kami kepada ‘Aisyah.
-
Tapi pasti setiap perempuan ingin seperti Siti Khodijah yang semasa hidupnya tidak pernah di madu oleh Rosulullah..
Atau seperti istri Sayyidinah Ali..
KCB mode on..hehe
Wah, ikhlas adalah ilmu yang sulit, tetapi bila berhasil mempelajarinya akan terasa nikmat hasilnya…
=======
Udah lumayan sering ngobrolin soal poligami sama Ade.
Jadi sekarang cuma mau ngomentarin foto di atas aja.. Fotonya bagus banget de, selain memang burung tersebut cantik dari sananya. Terasa banget lembut bulunya..
Btw, itu burung mesra amat yah..
=======
=======
abis komentar2 yg ada udah lengkap sih (ada puisi, ada hadits, ada ayat2 Al-Qur’an, ada kritik, dan ada pujian)…
jadi Aa’ cukup ngomentarin gambar ajah
=======
Bukannya menentang isi Al Qur’an atau menentang tindakan Rasul…
Tapi apakah yang dilakukan suami2 di Indonesia itu sudah sama seperti yang dilakukan Rasul??
Apakah mereka sanggup berbuat adil layaknya Rasul?
Apakah yakin tidak atas dasar nafsu belaka?
Kalo Aa’ Gym ane percaya, tapi kalo orang awam yang ilmu agamanya nggak terlalu bagus? Enak banget donk kalo dibolehin poligami…
Kenapa harus menilai mereka (yang berpoligami) sedemikian rupa?, bukankah itu sama halnya kita berburuk sangka pada saudara kita yang muslim?. Adil atau tidak itu adalah urusan mereka dengan Allah swt. Tidak perlu ada yang didebatkan dan dipertentangkan.
LUAR BIASA!!!!!!!!
begitu banyak makna kehidupan yg terkandung dlm tulisan mbak Ade.
membuat Kita merenung kembali arti kehidupan lebih dalam dan harus lebih BIJAK menyikapinya.
Thx Mbak Ade tulisannya yang begitu INSPIRATIF
Sejauh poligami itu nawaitu lilahitaata maka tidak ada yang perlu dipermasalahkan, apa yang keliru?. namun niat manusia siapa yang mengetahui, Only Heaven Knows. Fotonya bagus mbak Ade.
blognya keren mbak
salam kenal …
Diluar topik ini…
Tks sudah kontak ke email saya…Semoga ke depan nnt bisa ngobrol lebih byk masalah pendidikan dan kesehatan…
Oia saya kirim email tadi. Mohon di balas ya…blm tau cerita soalnya…Tks
Salam,
Tjiliwoeng Dreams
Saoeng Tepijan Soengaij Tjiliwoeng
Bogor 16129
Yang jadi masalah dan kebanyakan terjadi poligami dilakukan untuk menghindari kemaksiatan dengan wanita lain. Perintah Tuhan jadinya disalahgunakan oleh manusia.
Dan kayaknya dan kayaknya, yang punya ini Blog mendukung poligami. Iya?
Tapi kalo di poligami gimana, siap?
Secara prinsip tentu sudah jelas.. Tinggal pelaksanaannya, masing-masing pasangan hendaknya mengevaluasi, sudahkah syarat-syarat poligami terpenuhi…??? Kalau gak ada hujan, gak ada angin, suami minta kawin lagi..digoreng aja burungnya.. (maksudnya burung dara yg dia pelihara…:) )
assalamu’alaiki..
gak sengaja ketika sedang search2 bacaan hikmah, jumpa dengan blog kamu, salam kenal dari saya Arrazy mukhtar dari aceh, saya suka dengan tulisan-tulisan kamu, tetap menjadi da’iah ilal haq, keep spirit..^_^
poligami itu seperti ilmu cinta yang mumpuni,tingkat tinggi.
ibaratnya mata kuliah yang ilmu nya enjelimet buanget sekalipun tapi ada dikurikulum,si ilmu bukan buat ditentang to
tapi kalu aku, woooghhh udah jelas. butuh jam tambahan buat bisa mengerti ilmu ini.
untuk berada pada lingkaran yang sama dengan banyak cinta yang berbeda dari pasangan, maaaakkk clekit clekit hati ini
wah..keren……kebuh hikmah yg bagus, yg menjadikan wawasan kita semakin bermakna…
Beberapa waktu lalu teman saya bercerita, dia memiliki teman yang juga masih saudara. Tiba-tiba dia menangis di telepon tak kunjung berhenti, sampai untuk dimintakan bercerita masalahnya apa dia pun belum bisa.
Namun selang beberapa lama akhirnya dia bercerita bahwa suaminya mengucapkan kata talak. Kata yang sangat menusuk hati dan perasaannya. Usut punya usut ternyata si suami mengucapkan kata talak setelah si istri menolak untuk dimadu. Si suami kenal dengan seorang gadis ‘blasteran’ dan jatuh hati dengannya sehingga bermaksud menikahinya. Tapi karena si istri menolak maka dia harus menerima ucapan talak dari laki-laki yang sudah ia nikahi selama beberapa tahun ini.
Si istri ini terbilang wanita yang baik, sabar dan setia. Ketika si suami masih dalam kondisi kekurangan, pernah istrinya hanya diberikan uang 5 ribu untuk belanja satu hari, istrinya tidak mengeluh dan setelah kondisi keuangan mereka membaik rupanya si suami mulai merasa ‘di atas angin’. Terbersitlah niatnya untuk menikahi gadis muda itu, yang sekarang ini sudah ia beri pinjam sebuah mobil mercy miliknya.
Kata talak telah terucap hanya gara-gara penolakan istri baik hati dan setia atas niat berpoligami suaminya dan jika kita memandangnya tentu si suami telah sewenang-wenang menganiaya istrinya karena mudahnya mengucapkan talak ketika solusi dan jalan lain masih terbuka.
Lewat teman saya berpesan ke si istri tersebut seandainya suaminya mau merujuknya maka terimalah dan bersabarlah atas kondisi yang harus ia hadapi nantinya. Akan ada buah dari kesabarannya, yaitu kunci surga selama dia tetap bersikap sebagai istri yang baik kepada suami, walaupun suami itu nantinya zhalim kepadanya. Namun seandainya dia menolak untuk dimadu maka itu adalah perasaan terdalam dia, sebagaimana perasaan sebagian besar wanita, yang hanya ingin pasangannya mencintai satu orang saja.
Di atas fiqih masih ada etika/akhlaq. Jadi walaupun secara aturan fiqih mengatakan poligami itu diperbolehkan tetapi apakah iya terlebih dahulu harus mengorbankan etika/akhlaq.
Aduh jeng, mundur lagi nih. Kayaknya bakal banyak yang tersenggol loh.
Kemarin sudah sampai telaga, eh surut ke “ikut campur”, sekarang malah jadi keraguan dan kebingungan. Inikah yang dimaksud “sesat di jalanNya”?.
Bukankah Allah telah mengutus bagi tiap-tiap kaum itu seorang penunjuk jalan? Agar kita tak kan tersesat dalam perjalanan menujuNya.
Sudah pasti Dia benar. Sudah lumrah pula kita ini termasuk kebanyakan hambaNya yang masih egois.
Apa lagi jodoh itu kan termasuk qodarNya. Emang kenapa kalau Dia jodohkan seorang laki-laki dengan banyak wanita. Apa Dia jadi kejam dan nggak ngerti sama perasaan wanita? Lho, wanita itu apa bukan ciptanNya. Sehingga Dia perlakukan wanita dengan semena-mena?
Laki-laki pun ciptaaNya kan? Kalau laki-laki sulit berlaku adil apa itu karena Dia salah dalam mencipta?
Wah, kalau seandainya kebenaran itu mengikuti hawa nafsu manusia, maka akan hancur leburlah alam semesta ini dalam sekejap.
Oke, ayo maju lagi yah!
mungkin manusia terlalu picik untuk menjadikan kitab sebagai alsan yang sah untuk melakukan/ mengabulkan keinginan.
Semua toh punya cara pandang yang berbeda, tergantung bagaimana kita menyngkapinya untuk hidup yang lebih baik
kira-kira klw gue postingin di FB… terjadi kehebohan gak ya.
hehehe… insya Allah.
Daripada maen2, mending poligami…
Betul sekali tidak ada yang salah dalam Al Qur’an. Poligami di mata saya adalah ujian juga bagi para suami/calon suami. Niatan menikah hanya untuk benar-benar mengharap ridho Alloh untuk 1 istri bagi saya sangatlah berat,jika untuk lebih dari 1 istri pastilah sangat lebih berat lagi.
Tausiah yang baik semoga suatu saat nanti bisa membuat kesimpulannya.
berpoligami itu hukumnya sunnah bagi yang mampu berlaku adil (membagi giliran dan nafkah)
jadi kl mampu silahkan kalau takut tidak bisa, yah cukup satu sajah cintai dan sayangi ampe mati…romantis juga khan??
dari yang saya dapat berpoligami itu juga merupakan bentuk saling tolong menolong di dalam kebaikan dan ketaqwaan
‘mengutip dari brbagai sumber’…:D
salam…
poligami sudah tertuang dan memiliki aturan,syarat dan ketentuan yang jelas dalam Al-qur’an.
dan bagi orang yang siap lahir bathin dan didasari dengan keilmuan yang cukup, maka poligami it’s no problem….
namun bagi yang belum siap,,, ya jangan coba2 ikutan poligami….he he he
btw jeng rindu mau dipoligami ya??
*becanda ding…hwek hwek hwek
memang bukan hal yang mudah, tapi sepertinya juga bukan hal yang sulit..
De,jadi ingat pertanyaan candaan KH.Zainuddin MZ, *madu dan racun mode on* “ibu-ibu maunya di madu atau di racun?”… sesaat ibu2 pada bengong terus kemudian geeerrr berisik dah, khas ibu2 pokoknya
Jadi ingat pula pertanyaan dulu
“kok keluar kotanya bisa berbulan2 sih..udah punya yg baru lagi yah?..”
Pikir2 “punya satu aja udah ribet begini,gimana kalo punya dua yah”..
Dengan gaya becanda tapi serius di jawab juga “tenang aja,kalo gw nikah lagi pasti ijin dulu kok..kalo gak diijinin,yah udah berarti gak jadi nikah lagi..gitu aja kok repot”..
Tapi benar kok..poligami itu bukan hanya ujian buat perempuan tapi juga ujian bagi laki2..setuju ama Ade, “biarlah mengalir seperti air” Allah yang lebih tau tentang kita kok,jadi ikutin aja isyarat Allah..
Kalo dimata perempuan “poligami itu ladang ibadah”.. justru ini yg menjadi berat buat laki2, apa iya sih kita bisa berbuat benar2 adil?..padahal kita kan hanya manusia biasa..
Yang jelas Allah itu Maha Adil,kalo sudah bicara poligami,para perempuan pasti yang kebagian pahala besar..
laki2 dapat apa dong? *paling puyeng di omelin sana omelin sini*
Kalau sudah punya istri seperti Ade, apa masih terpikir yah untuk berpoligami? saya yakin jawaban saya adalah tidak.
saat kerinduan, cinta hanya padanya, maka kenapa mesti ada keterikatan pada yang lebih. jika makan cukup sepiring, maka piring yang berikutnya adalah bagian dari keterikatan.
jika kita menjadi pemberi makan dari banyak piring, akan menjadi lebih membuang keterikatan.
Rasul pasti bukan yang makan lebih dari sepiring, tapi pemberi makan banyak piring.
Poligami Menggelitik hati,mengusik jiwa,tapi ni kuasaNYA,namun biarlah rinduku tetap UntukNYA
-
Waktu ke jakarta sempat ta’lim di bekasi, ustadznya membahas sekilas tentang poligami, intinya agar laki-laki memperhatikan kewajiban dan tanggung jawabnya. Katanya, kalau mau poligami penghasilannya minimal 20an jt trus hafal kitab Riyadhus Sholihin. (mgkn itu gambaran agar sang lelaki tak main-main hanya ingin enaknya saja)
Kayanya sih setuju aja, memang berat amanah yang ditanggung jika poligami. Suami harus menafkahi dan membimbing istri2nya plus anak-anaknya menuju surga, disamping ia harus adil. Berat sekali.
-
Asal memang dapat membimbing keluarganya dengan agama yang benar. Dan pantas saja Rosulullah -sholallaahu ‘alaihi wa sallam- paling banyak pahalanya. Karna memang dijalani dengan ikhlash dan benar
Hampir setiap perempuan, tampak BINGUNG saat ditanya bagaimana bersikap terhadap “hukum” poligami. Ini mensiratkan adanya pertentangan antara NURANI (nur/cahaya suci) dengan NAFSU (nar/api). Atau pertentangan antara “nuruti kareping rasa, dengan nuruti rahsaning karep”. Atau pertentangan antara tuhan (yg lebih dekat dari urat leher) dengan iblis (yg lebih dekat dari urat nadi).
Yang teramat sulit adalah membedakan antara NUR dengan NAR. Sebab, NAR kadangkala terbungkus oleh LYMBIC SECTION atau insting dasar hewani yang diperlembut, diperlunak, dan diPERSANTUN oleh penafsiran ajaran agama sesuai NAR (ke-aku-an). Jadilah NAR yang seolah-olah NUR. Tanyakan hati nurani, jawabnya ada pada detik-detik pertama hingga ketiga. Setelah itu yg menjawab adalah RASIO yg TERBELENGGU oleh LYMBIC SECTION.
Ada yang janggal, saat sebelum Islam lahir, budaya ekploitasi perempuan sdh dilakukan masy arab. Akibatnya banyak perbudakan kaum perempuan, ekploitasi seks, dan pelecehan terjadi secara akut oleh kaum laki2 terhadap kaum perempuan. Banyak jatuh korban jiwa di pihak perempuan, karena perempuan melawan kaum laki2 yg menindasnya. (Di era modern dapat diambil contoh “Perempuan di titi nol”, biografi seorang wanita mesir yg tertindas mjd budak nafsu, ditulis oleh Nawal el saadawi).
Lalu, saat islam lahir, tau2 legitimasi poligami sdh termaktub di dalam kitab. Akhirnya jumlah korban jiwa di pihak kaum perempuan berkurang banyak, sebab perempuan lebih memilih mengorbankan batin dan nuraninya, mencari2 alasan pembenar guna membohongi hati nuraninya sendiri. Mencari2 alasan penghibur agar mengikhlaskan secara terpaksa org yg dicintainya berbagi kasih dgn lainnya. Eksesnya terjadi pada bentuk penindasan tak kasat mata, yakni diam-diam batin yg tertindas. Yah, semua dengan dalih ajaran agama, mau apa lagi ??
POLIGAMI AKHIRNYA BETUL SEKALI MENJADI LADANG AMAL. Tetapi letak amalnya bukan karena istri secara “IKHLAS” BERBAGI SUAMI dgn prempuan lain demi menjalani “perintah Allah”, melainkan karena keTABAHan dan keSABARannya menjalani PENDERITAAN LAHIR DAN BATIN tanpa pernah menggerutu. Inilah yg menjadi ladang amal (bukan bagi kaum perempuan) tetapi bagi KAUM TERTINDAS !!
Begini saja De, buat menilai apakah laki2 melakukan poligami demi ibadah, patokannya sbb;
1. istri kedua/ketiga dst wajahnya kalah cantik dan seksi dgn istri pertama.
2. usia istri ke dua/ketiga dst lebih tua dari pertama.
3. istri ke dua/ketiga dst tidak lebih kaya dari istri pertama.
4. istri kedua/tiga dst adalah wanita yg cacat, atau wanita yg berada dalam bahaya penindasan kaum laki2 lainnya.
nah..dgn begitu kan menjadi fairplay
salam sih katresnan
salam asah asih asuh
subhanallah…
maaf ini pendapat pribadi :
jikalau seorang istri mengucapkan “suami kita kan bukan milik kita De, dia adalah milik ALLAH…dst” dengan ikhlas,
jika tidak dalam kondisi benar-benar syar’i, rasanya seperti memikul langit dan bumi jika harus memadu wanita seperti ini.
wah.. wah… wah.. rame banget komentar-komentarnya, suka banget deh baca argumen masing2.
Ikhlas (melakukan semua perbuatan hanya karena Allah) mungkin bisa jadi dasarnya ya…..
Makasih atas keteduhan kebunnya…..
Poligami, berkah bagi laki-laki atau momok bagi wanita. Saya pernah membaca sebuah tulisan yang menyatakan demikian. Berkah bagi laki-laki? Belum tentu, juga belum tentu momok bagi wanita. Saya punya banyak teman yang mereka melakukan poligami, bahkan punya grup poligami. Ternyata poligami itu berat saudara.
Poligami yang sesuai syariat Islam tentu membuat Iblis dan bala tentaranya tak mau tinggal diam, maka tidak heran kalau poligami syar’i banyak mendapat hujatan dan tantangan. Yang jadi suami, yang mau dimadu, yang rela jadi yang kedua, ketiga, keempat, semua mendapatkan tantangan. Yang jelas, yang mau melangkah ke poligami….siapkan diri anda sebaik-baiknya, karena sesungguhnya pernikahan adalah bersatunya 2 keluarga besar, bersatu untuk menjadi baik. Betul kan De? Buat Ade…. Kalo ada seorang laki-laki shaleh melamar Ade, walau dia punya istri, SIAP??? Siap apa ya…
poligami itu enak lho de.. jangan percaya omongan mereka yang gak pernah poligami. mereka hanya terlalu takut!
alquran itu bukan bualan, itu hukum kita, muslim!
Di Negeri Arab, seorang istri akan merasa malu bila suaminya hanya beristri satu.
ada yang komen: setiap wanita pasti menginginkan monogami, ah tidak juga, bahkan ada beberapa wanita yang justru menawarkan kepada suaminya untuk berpoligami atau sampai mencarikan istri lagi buat suaminya, bukan karena terpaksa.
Saya setuju dengan mbak Rindu…
Ade…baca lagi yang jeli tulisan aku diatas untuk siapa – yang jelas bukan untuk ade, jadi sepertinya ade kurang pas menanggapi isi pesan saya.
Maaf ya de!, oh..iya dan saya juga menulis bukan untuk berdebat.
Emang Kak Rindu ada niat mau poligami atau dipoligami gitu???
Hehe…..piessssss
Ulasan yang bagus, berbobot dan seimbang.Semua harus dikembalikan pada diri kita sendiri, hati nurani gak pernah salah.Dengan niat karena Allah semua akan terasa berkahnya. Tanyakan pada diri sendiri, adakah niatmu itu karena Allah?
absen..hadir
bingung mo comment apa
…
Pada dasarnya saya senang sekali punya pasangan yg mau dipoligami..
iya bener, setuju
Poligami.. monggo asal udah sanggup dengan syarat2 nya… ^_^
Salam Takzim
Menyuarakan Sumpah memang sudah seharusnya untuk menyatukan yang terserak, dan menghimpun yang berbeda bahasa dalam bahasa Indonesia
Salam Takzim Pemudi Indonesia
ehem…
bicara poligamy jadi ingat sama aa Gym. topik ini kayaknya mulai hangat lagi ya..
aku tidak akan comment banyak.
jika kita tidak mampu untuk berlaku adil pada diri kita maka jangan coba-coba untuk berpoligamy. lebih sempurna hidup ini jika kita menjalaninya dengan penuh ketaatan pada Allah.
salam sang pelembut hati
Setuju poligami, asal dengan landasan alasan & niat yg sama persis sebagaimana rasululah memutuskan untuk berpoligami. Dan setahu aq (kl salah tolong dikoreksi), rasululah berpoligami setelah, Khadijah, istri pertama n paling dicintainya wafat.
Terpikir juga untuk di Madu Mbak rindu…?
Assalamualaikum Wr Wb
Hem…saya suka sekali baca tulisan ade.
Yang pasti poligami itu halal kan? Nah yang nggak halal itu klu ke rumah bordir! Emang dunia ini kebanyakan terbalik-baliknya, yang halal diharamkan, dan yang haram dihalalkan!!! Klu poligami didemo tapi kalau ke tempat prostitusi, atau lokalisasi sebagai “pelegalan” prostitusi didiamin saja. Maka jangan heran kalau laknat Allah akan lebih banyak lagi menghampiri bumi ini, nauzubillah minzalik.
cuma 1 komentar’
“rame yah’
Indah sekali aturan-Nya. Ia membolehkan poligami, namun bukan memerintahkannya. Betul, poligami adalah ujian sangat berat bagi laki-laki dan perempuan. Dan Nabi adalah contoh terbaik saat menjalani ujian poligami itu.
Bagi laki-laki, poligami adalah ujian berat untuk berbuat adil. Bagi perempuan, poligami adalah ujian berat untuk mengalahkan egoisme, seolah suami adalah miliknya sendiri. Jika ujian itu berhasil dilewati, kemuliaan di mata-Nya adalah hadiah tak terukur. Jika ujian itu gagal dilewati, kehinaan di mata-Nya dan mata manusia akan jadi sanksi berat.
Wallahu a’lam bishawwab.
..maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], .. (lih.S. 4. An Nisaa’: 3)
Dalam Alqur’an jelas banget De,jadi kenapa harus ada demo segalah macam yah
poligami boleh,monogami juga gak apa2 kan?..
Dan juga gak perlu pake club poligami segala macam seperti yg trend belakangan kan De?..sepertinya terlalu exlusive deh
ehmmm.. mengikuti nurani Ade juga perlu De, lambangnya *burung-cantik* sepertinya mesra banget monogaminya yah
Ade itu terlalu baik,selain alasan di atas,sy ngerti kok kenapa Ade berpikiran seperti itu
meski kalau mau jujur nurani Ade menolak..
benar gak ya De dugaan saya?..maaf yah kalo salah De.
wah saya juga menulis tentang poligami di blog saya.
monggo lo kalo mau dilihat. hehehe.
dan tulisan mbak ini cukup bagus, terutama soal pandangan mbak akan poligami.
salam kenal ya mbak.
Duh..salah paham neh
Jika poligami dipahami sebagai sebuah bentuk kerja tim untuk menyelesaikan permasalahan umat pasti semua akan mendukung. Kenapa? Karena kerja2 tersebut untuk kepentingan menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini. Alangkah indahnya jika itu terjadi. Jika hal itu tidak terjadi maka orang itu harus ditanya, Apa benar dia berpoligami untuk meraih cinta dan ridho Allah semata?
mungkin yang harus diketahui oleh para calon pelaku poligami adalah…konteksnya, sesuai yang tercantum dalam Al-Qur’an…mungkin sekarang banyak yang melakukan tanpa tahu konteks sebenarnya yang terkandung di sana…
mudah-mudahan kita semua diberi petunjuk…
selamat pagi jeung rindu……
aduh mau tidak u blue poligamiin hahaha…….celangak ceenguk sebelum kabur……..
salam hangat selalu
selamat pagi jeung..
pa cabar?
salam hangat selalu
Pastinya poligami sedikit banyak mencegah penyebaran penyakit kelamin, setia pada pasangan walaupun lebih dari satu lebih baik bila berganti pasangan.
Betul mbak saya sepakat…Apapun yang datangnya dari Allah pasti terbaik bagi manusia, hanya kadang manusia yang ilmunya belum ada apa-apanya dibanding dengan ilmu-Nya, mencoba mengutak-atik dengan akalnya…padahal jika air laut seluruh dunia ini dibuat tinta untuk menuliskan ilmu-Nya..sampai kering air laut itu tidak akan mampu menandinginya…Subhanallah..
Ampunilah hambamu yang dzalim ini Ya..Allah
Wassalam..(salam kenal mbak)…
mari kita bicara dengan hati..
dengan poligami tidak bisa sertamerta kemaksiatan (yang katanya berasal dari lalaki) akan hilang…jika mau cari ladang amal,ladang ibadah dst dengan dalih akan ikhlas dimadu,kayanya terlalu wanita sekali de, masih banyak jalan menuju SyurgaNYA ,…
dan tentunya saya sebagai lalaki/suami akan terus berusaha menerima apa adanya pasangan kita,suka ataupun duka sebab hati kecilku berbicara dengan poligami maka saya telah melukai perasaannya,karena sekarang sikonnya berbeda dengan jaman Nabi. salam hangat.
makasih banyak KAWAN!!! jujur cara b’fikir ANDA sedkit mengaburkan keraguan hati saya dalam menilai sosok aeorang WANITA_
duLU sya mengira hanya fantasi FATAMORGANA belaka, tatkala t’besit dalam benak saya ttg seorang WANITA_ di mna dg memandangnya membuat sya lbh bsa mengargai KEINDAHAN ciptaan TUHAN, mendngarkn lembut ucapanyA mengingatkn sya akan teduhNya belaian lembut TUHAN, ketulusan senyumnya mampu menghapus sgala resah jiwa, sprti halnya ktka sya mampu memasrahkan sgla urusan ke Khadlirat TUHAN,. Lho kok jd cURHAt sich!!! ma’ap keceplosan, kembali lg mengenai tema d ats; “Tiada daya kita tuk dpt menilai siapa BENAR siapa SALAH” Song by Bondan and feat Too Black
Semoga Allah -ta’ala- memberikan hidayah kebenaran dan kesabaran pada kita baik yang sedang sendiri, sedang monogami ataupun sedang poligami.. masing2 tetap punya kesempatan untuk dekat pada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
aduh.. jangan mengacaukan istilah dong.. walau hanya permainan kata.. tapi mungkin bisa membingungkan..
Jalan Allah itu petunjuk, yang di dalamnya tidaklah sesat..
ya ALLAH, tunjukilah kami di jalanMu..
maaf ya.. assalaamu’alaiki ya ukhtii..
..paham bu guru.. semoga dengan penjelasannya, kami lebih ngerti lagi..
..semoga Allah -ta’ala- senantiasa memberi kita petunjuk hingga tak keluar lagi dari jalanNya..
bingung mo ngasih komen apa nih. soale udah jelas semua. daripada nanti dikira plagiat. mending ndak nambahin komen dah.
Mungkin pertanyaan seorang “Pria” sebelum melakukan poligami adalah,:
1. Siapa yang harus dipoligami…..
2. Mengapa harus dipoligami…..
3. Apakah memang harus kita yang mempoligami…
Ini menurut pendapatku, tapi kalau dengan si Ade…. saya rasa orang akan mudah menjawab pertanyaan ini….. Hehe..*#*&^!* Ma’af…..
I just wanna say that you have a great opinion on it…salam kenal
hihhi— keren ADe berani bahas ini
saya sih, kalo bisa jangan sampe poligami. kasian sama istri, juga kasian sama anak2nya nanti.
cukup 1 aja deh.
sepakat mba Rindu…
mang paling bisa di Rindu
mba tolong dikirim emailnya dong, mo curhat nich
makasi sebelumnya *_^
curhat apa curhat
ungkapan hati
Makanya, bagi cewek alangkaha baiknya sebelum menikah mengajukan syarat untuk tidak dimadu selama masih bisa memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri. abis itu, take it or leave it aja buat cowokna. mau atau tdk.
Hehe.. hati dan perasaan dilawankan dengan kitabullah.
ko tak mau d madu ya jangan. Klo mo cerai ya cerai aja, halal tho? Maklumlah, masih cinta dengan Indonesia seh dan bukan org arab. org indo khan sensitif. hehehe
Assalamu’alaikum Ade Meutia
Terima kasih tuk adeku Meutia yang tidak bosan2nya mengingatkan dirinya, aku, dan kita semua dalam setiap artikelnya,
Dan buat para komentator yang selalu setia menambahkan, melengkapi, dan mengkritik artikel-artikel adeku ini, salute buat kalian semua.
Saya berharap Diskusi ala kebun hikmah seperti ini, suatu saat bisa muncul di udara (maksudnya disiarkan lewat stasiun radio, ataw stasiun Tivi) formatnya seperti apa ya kira2??? tuing tuing…….10000x
Wassalamu’alaikum
Poligami??? masih blom ngerti banyak…
setidaknya ada 4 golongan manusia yg biasanya beristri lebih dari 1 :
1. Seorang Penguasa(Raja),karena dengan Kekuasaannya diharapkan dia dapat berlaku adil.
2. Orang berilmu(Alim) yg dengan ilmunya diharapkan dia dapat berbuat adil.
3. Hartawan, diharapkan dia dapat berbuat adil dengan hartanya
4. Orang Ngawur, Karena dengan kengawurannya dia merasa telah berbuat adil.
bila anda ingin beristri lebih dari 1, anda dapat berfikir di golongan manakah anda…..?
kesimpulan yang sulit.
kalau tidak boleh, tapi ada contohnya
dibolehkan, apa mungkin bisa adil
Saya blm bisa kasih kesimpulan karena istri saya baru satu
hehehehe
Asalamualaikum
Poligami hanya dimengerti mereka yang telah mengalami, lantas yang belum usah menyelami.
Terima kaseh salam hormat.
poligami ……jangan kau ambil yang enakny belaka …..salam kangen baru sekarang bisa bermain lagiiii
waduh.. ga komen kalo ini de..
Absen pagi… menyapa orang yg siap dipoligami.. (hehe, asik…
)
boleh jg tuh De..usulan imam.
Seru jg emang kalau dibuat one air diskusi sepertini ini,formatnya dibuat berbedalah..
Assalamu’alaikum….
Absen aja boleh ya???…kok belum ada artikel yang baru ya…Rindu nih tuk ngasih komentar…hitung-hitung saling fastabiqhul qhairat..apapun yang kita lakukan selama mengharap ridha-Nya pasti Indah sekali hidup ini…
Wassalam…
Assalamu’alaikum semua
Mas Farid, saya ingat, dulu adeku ini pernah diwawancarai di sebuah station radio, sebagai seorang yang telah memotivator orang banyak melalui kebun hikmahnya ini.
Siapa tau ALLAH memberikan jalan adeku ini untuk mengembangkan media dakwahnya
bukan hanya bagi pemilik komputer + pasang internet, pengunjung warnet atau orang kantoran aja.
Mari kita berdoa, semoga kita dapat berbagi hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, dimana saja, kapan saja dan media apa saja. amin.
Wassalamu’alaikum
alangkah indahnya dunia klau para wanita seperti anda. TIDAK ADA pejabat yg selingkuh. ank sekolah yg berzina.kakek memperkosa cucu,ayah memperkosa anak kandung,anak memperkosa ibu, dll msh bnyk perzinahan ini ngeriiii ah.
izisfm.wordpress.com
Allah telah membolehkan, Rasulullah telah mencontohkan. Mau apa lagi? Bahwa hingga saat ini (kayaknya dan seterusnya) saya tak punya niat berpoligami, itu semata mata sy merasa tak cukup alasan untuk itu. Terlanjur habis aku tumpahkan semua milikku ke satu-satunya penampung hati. Maaf, gak terima penggemar lagi (kapan lg bisa GR)
kebahagian bersama, kenikmatan bersama, ibadah bersama
Salam Rindu, saya rindu lama sudah tidak berkunjung pada Rindu.
Dek saya panggil adek saya sependapat AL-Qur-an benar dan tidak ada keraguan padanya. Tapi menyinggun pendapat Dani, bahwa Kalau dia mau polygami lakukan saja. Dan jangan Kait kaitkan dengan laki-laki lain. Saya percaya pada takdir Allah dan saya tidak mau menghukum orang lain dengan mengatakan munafik bila berbeda pendapat dengan kita. Poligami itu rahasia Allah biarlah Allah yang mengetahui keadaan Hambanya…okey…saya salut dengan cara berpikir rindu dan saya kira agama adalah fondasi yang kuat dalam membina rumah tangga yang bahagia.
Siapapun yg menerapkan hal ini aq kira mreka bnar2 manusia yg sngt brjiwa bsar .
Smoga pahala brlimpah buat klian yg ikhlas mnjalankax . Buat De’ Rindu aq sungguh salut sm Ade’ .
Wassalam . Ita
Assalamu’alaikum,
apa kbr,de? moga selalu sehat ya(fil amanillah)poligami boleh2 sj asalkan si suami adil dan berpoligami bkn krn nafsu.meskipun demikian tetap tidak akan bs,bgt krg lbh yg trdpt dlm Al-quran.mungkin soal harta dan pembagian waktu si suami akan bisa memberikannya dg adil tapi soal RASA,itu tdk akan mungkin bisa sama nilainya.
ohh..itu seh hanya sudut pandang saya,yg lain pun pasti pny pendapat lain.silahkan ramaikan di kolom yg sdh RINDU sediakan.
jika memungkinkan,tolong kunjungi balik ya!thanks.
Salut…
atas tulisan rindu,baru kali ini saya menemukan wanita berhati cerdas seperti rindu…
Tidak ada yang salah dengan POLIGAMI, tapi saya… saya yakin saya bukan orang yang bisa adil…
So… saya Insya Allah hanya mau cari satu istri saja untuk diri saya… Insya Allah…
penuturan yang jujur…mungkin itu mengapa blog ini banyak dikunjungi
satu yang disyaratkan untuk berpoligami, adil, lahiriyah dan batiniyah
apapun yang itu bersifat Ilahi, jika diperdebatkan pada tataran Manusiawi, tidak akan pernah bertemu…. hanya orang-orang tertentu yang bisa menemukan titik singgung dan benang merah di antara keduanya… namun ketika mereka mengeluarkannya dalam ranah manusiawi pula, kontroversi pasti terjadi;
INI BAGIAN DARI REFLEKSI TINGKAT TINGGI DALAM MEMANDANG MISTERI DIBALIK FAKTA SEJARAH BAHWA NABI MUHAMMAD BERPOLIGAMI DAN AL QUR’AN MEMBENARKANNYA…..
ANTARA PEMBENARAN DALAM ALQUR’AN DAN MANIFESTASI DALAM FAKTA POLIGAMI NABI ada wilayah yang saya yakini tidak mampu ditembus dan dijalani oleh manusia seperti kita. Wilayah itu adalah: anasir Ilahi yang terintgerasi dalam diri dan kepribadian Nabi meski Muhammad SAW juga ada dalam ranah manusiawi (manusia biasa.
MOHON MAAF JIKA SAYA MENOLAK POLIGAMI, BUKAN SAYA MENOLAK HUKUM ALLAH, TAPI KARENA SAMPAI HARI INI, SAYA SENDIRI MERASA MASIH BELUM BISA BERBUAT ADIL KEPADA SATU ISTERI SAYA DAN DUA ANAK SAYA….. Setahu Saya, salah satu prinsip dalam Poligami adalah “Mampu Berbuat Adil”….
Sangat jarang , langka wanita yg mau dipoligami,(di Lubuk yg paling2 dlam pasti tdk rela).. krn kita adalah manusia – manusia yg biasa pasti ada rasa egois, rasa u/ mjd special, Anda memang luar biasa… melihat semua aspek melalui al – quran.
Cheers
Assalamu’alaika ya ukhti ade…
Salut dek, ijikan saya mengagumi kamu sebagai ciptaan-NYA yang luar biasa. Sudah sering saya mampir ke kebun hikmah ini, tapi baru kali ini saya bisa kasih komen.
Dek, teruslah bertanam di kebun hikmah, agar kita semua bisa memetik ‘buahnya’, boleh kan?
Wassalam.
hmm
lebih baik poligami daripada selingkuh….
poligami dibolehkan tetapi tidak diwajibkan. kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi dua, tiga atau empat. dan jika kamu takut tidak bisa berlaku adil maka nikahi seorang saja.
semoga kita tidak menjadi penentang hukum Alloh
Alhamdulillah saya ketemu dg blogger yg mau menerima ajaran Islam dg penuh keihklasan. walau (mungkin) dlm hati agak sulit menerimanya. ada hal yg ingin saya tambahkan seperti komen yg lain:
1- menurut hasil sensus bahwa populasi wanita 4 kali lebih banyak di banding laki2. apabila lelaki hanya punya 1 istri tiga orang lain akan jadi wanita malang.
2- Nabi pernah bersabda: seandainya boleh seseorang sujud kpd seseorang, maka akan kusuruh istri sujud kpd suaminya. begirulah pengabdian istri kpd suaminya.
salam kenal dari Jiwaraja dan Kongjaya
sungguh pemahaman yang indah.
salam kenal dari Jiwaraja dan Belajar Agama
ade, cerai mmg halal tapi dibenci Allah…Naudzubillah..smg kita terjaga…
dan ketika sang suami tak punya cukup ilmu sehingga poligami berarti sama dgn selingkuh…salahkah memilih cerai?
Dan jika keduanya bercerai,maka Allah akan memberi kecukupan kpd masing2 dr karuniaNya.Dan Allah Maha Luas karuniaNya), Maha Bijaksana.(QS An ‘Nisa 130)
Semoga Allah mengampuniku sist
oh ya de, aku sepakat dgn teman ade itu..
“Suami kita milih ALLAH De, hanya dititipkan kepada kita, ketika ALLAH berkehendak mengambilnya, ridholah”
Subhanallah…
dan aku sama sekali ga menentang Poligami koq de..asal dijalankan Ikhlas krn Allah dan dgn ilmu yg cukup..Ilmu Agama lho..bukan ilmu kudu..kudu kawin..hahaha…
nice post sis..*peluk ade*
ah daripada poligami mending polopantai
ya…menurut saya sih, semua serba logika… dimana2 sih ngga ada yang mau diduain…apapun alasannya, semua wanita rata2 ngga mau diduain. kalau toh mau, pasti dech ada sedikit perlawanan. setidaknya mereka akan menangis. itu juga belum lagi perasaan anak2nya yang ikut terpuruk. materi bisa saja terpenuhi. tapi untuk kebutuhan rohani, rasanya ada yang hilang di sana.
semoga anda cepat di poligami di dunia dan di akhirat
Harus jadi catatan:
Rasulullah punya istri lebih dari satu itu bukan justifikasi (baca: dalil) poligami. Praktik Nabi Saw. itu di luar kontek ayat dari Surat al-Nisa, tetapi adalah kekhususan. Oleh karena itu, istri Nabi Saw. lebih dari empat.
Kedua, poligami adalah pintu bagi masalah yang sulit diselesaikan dalam rumah tangga. Kebolehannya sangat terikat dengan kondisi. Perhatikan dengan benar-benar bahwa kalimat ayat secara lengkap ada dalam klausa yang saling terikat satu sama lain, tidak bisa diputus begitu saja.
Terima kasih
Saya coba berfikir simple aja sih, De.
Dengan kondisi perbandingan wanita yg jauuuh lebih banyak dari pria, jelas sudah bahwa poligami adalah solusi!
Wanita2 yg belum mendapatkan pasangan tsb juga mempunya hak-hak kewanitaan lain seperti hak untuk mencintai, dicintai, dilindungi oleh pria, menjadi ibu, berumah tangga dll.
Allah SWT jauuuh lebih tau tentang ciptaanNya dibanding kita yg hanya bagian kecil dari ciptaanNya, oleh karena itu disampaikanlah solusi yg bisa kita jalani melalui firman Allah yg dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Semoga bermanfaat.
saya gak tahu ada poligami ada di dalam al quran namun yang saya ketahui penyebab poligami yang dilakukan junjungan kita nabi Muhammad saw dilakukan karena keadaan wanita yang di poligami tersebut memang membutuhkan pertolongan , dan bila nabi kita setuju poligami kenapa tidak dilakukan ketika nabi masih mempunyai istri pertama/ masih kaya selain itu kenapa nabi menentang ketika putri pertama beliau akan di poligami oleh sahabatnya ali.
hal itu disebabkan alasan poligami dilakukan oleh umatnya lebih pada pemenuhan nafsu belaka bukan karena alasan agama(melindungi kehormatan wanita)dan hukum apabila umatnya tidak bisa berlaku adil dalam poligami sangatlah berat(dalam arti adil dalam memenuhi kewajiban rohani, lahiriah dan jasmani bukan adil dalam memenuhi kebutuhan harta atau sex aja( semua pria juga bisa)tapi bisa tidak mereka adil kebutuhan rohani/dalam arti bisa tidak pria itu tidak membuat para wanita itu saling cemburu/ menangis bila di poligami bila bisa maka saya setuju poligami.
ingat wanita diciptakan sebagai pendamping hidup bukan untuk disiksa atau dijadikan budak para pria
Assalamu’alaikum.
Dan bagaimana jika ada wanita yang justru merasa bahagia dengan poligaminya melebihi ketika ia monogami?
Jika anda tak percaya itu ada…
tandanya anda belum pernah menyelami rumah tangga poligami bahagia orang lain.
Menerima kenyataan bahwa poligami itu sebagai kebaikan dari Allah, itu harus sebagai insan yang mengaku muslim. Kendati jika merasa tak mampu kita berhak memilih tak ingin dipoligami (bagi wanita). Bagi laki-laki tak ingin menikah lagi karena merasa tak mampu. Hak manusia memilih jalan hidupnya.
Demikian sebaliknya jika ada wanita yang memilih poligami sebagai jalan perjuangannya menuju Rabb-nya, sebaiknya sebagai saudara sesama muslim kita membantunya agar jalannya tak terusik. InsyaAllah berpahala.
Laqad kaana lakum fii rasulillahi uswatun hasanah. Telah ada bagi kalian pada diri rasul Allah suri tauladan yang baik.
Rasul pernah monogami juga pernah poligami. Keduanya bebas dipilih oleh ummatnya. Tanpa harus saling menyoal pilihan saudara sesama muslim yang lain.
Soal Ali yang tak boleh menikah lagi. Setahu saya saat itu ada rencana dari musuh Allah. Untuk menikahkan Ali dengan anak dari salah satu musuh Allah dan Rasulnya. Rasul sendiri mengomntari kurang lebih : Saya tidak mengharamkan yang dihalalkan Allah, atau menghalalkan yang diharamkan Allah. Namun selamanya tak akan bersatu putri Rasul Allah dengan putri musuh Allah. Wallahu a’lam.
balasan untuk perempuan yang mau dimadu adalah surga mudah2an rindu mau dimadu oleh saya,hehe
Hmm, banyak komentar jg ya diatas… ada yg serius, ada yg bercanda… tp cool..
jujur aja, sy br tau ada wanita yg begitu baik pemahamannya ttg poligami sebaik “rindu”, padahal usianya masih muda, dan bercita cita di poligami atas dasar mengharap Ridho Allah pada dirinya, sebuah pemahaman yg sangat baik atas ayat ayat ALLAH.
saya sempat menghubungkan alasan poligami dengan sebuah Hadist yg mencirikan tanda2 kiamat, “apabila perbandingan wanita dengan laki laki adalah 50 : 1″ jd mungkin menurut saya inilah letak KEADILAN dr sifat2 Allah wa Jalla bagi wanita di akhir jaman, bisa di bayangkan kl 1 laki laki hanya untuk 1 wanita akan terjadi ketidakseimbangan yg sangat tinggi. sesungguhnya alasan poligami menurut saya adalah untuk manfaat bagi kaum hawa itu sendiri pada umumnya, berbagi untuk sesama kaumnya yaitu kaum hawa, dan bisa menjadi ujian yg berat bagi kaum adam, krn ancaman dan adab2 berpoligami jg sangat jelas di dalam Al Quran bagi kaum adam. jadikan penafsiran dari masing2 untuk saling memperkaya khazanah ilmu dr kita yg saling belajar memahami hikmah yg terkandung dr setiap ayat2 dengan jernih dan ikhlas.
wallahu a`lam bisshowab.
Jika terjadi perselisihan diantara dua kaum maka jalan terbaiknya adalah mengembalikan segala sesuatunya kepada alqur’an dan hadist rosululloh Sholallohualaihiwasallam.Dan cukupkanlah diri kita dengan apa kata ALLAH Subhanahuwata’ala dan apa kata Rosululloh Sholallohualaihiwasallam, jangan libatkan hati kita dan otak kita dalam menilai suatu syariat yang sudah jelas/shahih datangnya dari Allah Subhanahuwata’ala dan rosul-Nya.Syariat dibuat untuk mengatur kehidupan manusia dan Allah Subhanahuwata’ala Maha Adil tidak akan memudhorotkan makhluknya dengan syariat-Nya tersebut.
Dan Ilmuilah(Ketahui seperti apa contoh rosululloh Sholallohualaihiwasallam) suatu ibadah sebelum mengamalkan serta Ikhlaskan ibadah karena ALLAH Subhanahuwata’ala (2 Syarat diterimanya Ibadah adalah ikhlas dan sesuai dengan bimbingan Rasulullah Sholallohualaihiwasallam)Jika salah satu dari kedua syarat tersebut tidak ada, maka amalan itu tidak akan diterima oleh Allah Subhanahuwata’ala.
Wallahu a’lam
Bismillah,
Maaf De benerin link aja moga bermanfaat untuk saya dan blogers yang lain(Untuk mengingatkan diri sy “lakukan dengan ikhlas hanya mengaharap wajah allah ta’ala”)
Setuju ngak ‘De dengan cara poligami beliau-beliau sekarang ?
Sesungguhnya banyak hikmah yang tersembunyi bagi kita di dalam syariat Islam. Misalnya Allah mengharamkan daging babi. Para shahabat tidak bertanya mengapa diharamkan. Tetapi kita harus meyakini bahwa apa yang diharamkan pasti lebih banyak bahayanya bagi manusia di dunia dan akhirat. Demikina pula sebaliknya.
Kemudian manusia menemukan adanya cacing pita yang mematikan bagi manusia di dalam tubuh babi. Pada saat manusia bisa membunuh cacing-cacing itu apakah lantas daging babi menjadi halal? Tentu tidak. Ternyata kemudian ada masalah flu babi. Pada saatnya nanti manusia bisa mengatasi masalah ini apakah daging babi menjadi halal? Apakah kita yakin sudah tidak ada masalah lagi? Ataukah kebodohan manusia yang tidak menyadari bahaya yang dihadapinya?
Selama ini bila membahas masalah poligami pasti langsung dihubungkan dengan masalah “jima’”. Seolah perkaranya hanya seputar ini. Padahal masalahnya jauh lebih luas daripada itu. Kelak sang suami harus mempertanggungjawabkan seluruh jiwa yang dipimpinnya. Lebih banyak istri berarti lebih banyak yang harus dipimpin dan dipertanggungjawabkan. Coba bahas poligini sehubungan dengan masalah ini.
Pensyariatan poligini pasti mengandung banyak manfaat yang belum kita ketahui. (Pantas saja kalau sampai akhir artikel Rindu masih tetap terbalut kebingungan.) Yang lebih penting adalah meyakininya. Poligini insya Allah lebih banyak manfaatnya bila dilakukan berlandaskan syariat dan bukan sekedar pemuas nafsu sesaat.
Selain itu pada masa sebelumnya laki-laki bisa memiliki istri tanpa batasan. Hal ini pasti tidak adil. Karena kemungkinan ada istri yang hanya sekali “disentuh” kemudian dilupakan. Dengan dibatasi empat istri insya Allah semuanya “kepegang”.
Mereka yang ikut demo mungkin tidak tahu apa beda poligami dengan poligini.
Sekedar meluruskan istilah.
Poligami adalah seseorang yang memiliki lebih dari satu pasangan.
Poligini adalah laki-laki yang memiliki lebih dari satu istri.
Poliandri adalah perempuan yang memiliki lebih dari satu suami.
Jadi Poligami lebih umum sifatnya.
saya kutip tulisan ade,
hukum ALLAH tidak ada yang salah bukan? tentu kita semua berpendapat bahwa hukum allah benar.
Jadi Yang salah siapa ?
terkadang manusia terlalu pintar untuk mencari alasan, dan itu dijadi2kan alasan karena ingin merasa ingin benar, ayat inilah, sunah rosull dibahas pada dasarnya apa, ? merasa ingin benar, bukan menjadi ingin benar karena mereka membaca ayat2 tersebut bukan mengajinya, seiklas2nya manusia mereka mempunyai rasa , tapi kalau jaman sekarang ini.., bingung juga sih yang dipoligaminya perempuan eh yang …… perempuan juga, cape dech.., karena jaman sekarang poligami cenderung ke arah amarah, loamah, sawiah tidak ada mutmainahnya
mbak ,saya baru baca tulisan yg satu ini,dan terus terang beberapa bulan lalu saya sempet tulis tentang poligami gara2 abis nonton ketika cinta bertasbih. ini tulisannya kalo mau baca : http://universitas-kehidupan.blogspot.com/2009/09/poligami_16.html
nah kebetulan setelah baca tulisan mbak ini,saya buat lagi tulisan ,yg mana isinya saya kutip dari sebagian tulisan mbak ini,saya harap mbak ade/rindu? ikhlas ya tulisannya diambil buat saya kutip di tulisan saya. kalo mau baca disini mbak : http://universitas-kehidupan.blogspot.com/2009/11/poligami-dari-sudut-pandang-wanita.html
salam kenal *ngasih salam dari jauh(bukan muhrim kan mbak?? hehe)
One Trackback/Pingback
[...] dear, setelah sekian lama ga blogwalking, pagi ini mengunjungi blog sahabat saya yg cantik ini, dan menemukan artikel yg sangat sangat menarik….judulnya Poligami di mata saya… [...]