Pernahkah terpikir di jiwa kita bahwa bahagia itu sebetulnya ada digenggaman tangan kita?
Iya ditangan saya bukan ditangan siapa siapa, Ayah saya sekalipun bukanlah tempat saya mencari bahagia
tapi bahagia ada pada sikap saya, SIKAP NEGATIF saya terhadap suatu keadaanlah yang membuat saya tidak bahagia dan sebaliknya.
mari kita telusuri apa yang membuat jiwa kita keruh kaya air got
Ternyata ada banyak hal yang membuat hidup saya tidak nyaman, salah satunya adalah kegemaran saya menyimpan ”memori-memori buruk”, “kenangan kenangan yang menyakitkan” jika otak bisa diibaratkan wadah penyimpanan yang akan kotor ketika kita mengisinya dengan sampah maka pahitlah hidup dan ketika “memori memori yang indah” yang saya izinkan mengisi otak saya maka akan indah, ketika kita mengisinya dengan warna padi yang mulai menguning, bunga mawar yang merekah merah dan photo Nicholas Saputra dengan senyumnya yang khas tersipu sipu
maka indah tuh hidup saya, tapi ketika yang tersimpan adalah perbuatan tidak menyenangkan terhadapa saya maka keruhlah, sampah isinya otak saya kalau begini dan bayangan bang Nico yang lembut hilang deh
Pengalaman-pengalaman buruk, seperti penghinaan, perlakukan buruk, cemoohan, ketersinggungan, kegagalan, dan lainnya itu adalah ‘’sampah” yang berpotensi mengotori pikiran. Semakin sering saya menyimpan memori buruk di otak, semakin negatif sikap dan perilaku saya
![]()
Karena itu, kalau mau bahagia maka satu syarat adalah membersihkan kepala dari ‘’sampah-sampah” busuk. “Setuju kan sampai disini, lalu caranya gimana De?”
kalo setuju, saya lanjutkan *motivator mode ON*
Gini caranya: HARUS selalu berusaha mengingat kebaikan orang dan melupakan keburukannya. Saat orang lain menyakiti saya, maka saya akan mencari seribu satu alasan agar saya tidak membenci orang itu, saya harus mencari sejuta alasan untuk menyayanginya agar selalu ada yang indah yang melayang layang dijiwa saya, selalu mengingat kebaikannya dan PANTANG bagi saya mengabaikan seribu kebaikan orang, hanya karena satu keburukan yang boleh jadi tidak sengaja ia lakukan. Kan manusia tempatnya khilaf kan? dengan memaafkan dan menyayangi orang yang telah mengambil bahagia saya maka suatu hari orang itu akan mengingat saya sebagai orang yang baik hati dan tidak sombong, orang yang penuh kelembutan dan penyayang
haih Ade
serta pandai menabung !!
Jadi, segera lupakan semua perlakuan yang gak nyaman, Ibaratnya, kalau tinta mengotori muka, maka tindakan yang bijak adalah segera membersihkannya, bukan membiarkannya, atau menunjukkannya pada yang lain “lihat nih muka gue dicoret coret si itu tuh, jadi gue kaya gini” douh padahal tinggal di bersihin pake tisu basah udah cantik lagi, ALLAH saja maha menutup aib umatnya kenapa juga saya yang cuma manusia sibuk teriak perlakuan orang lain, kan membuka aib sendiri itu namanya bukan? Jadi jika ada yang menghina, memfitnah saya misalnya mending saya belajar bijak untuk segera menghapus, bukan memendamnya, membesar-besarkannya, atau menunjukkannya pada banyak orang tentang perlakukan sahabat saya,
GAK PENTING NIH begini, emang mau apa kalau ALLAH marah dan membuka aib aib kita yang lain dan menghinakan kita, gak mau kan? makanya jangan main main dengan balasan ALLAH deh…
”Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku; dan mudahkanlah urusanku; dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku; agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Thaahaa [20]: 25-28).
Mintalah kepada ALLAH untuk mengganti hati kita yang penuh sampah dengan hati yang baru yang penuh kasih sayang, hati yang pemaaf, hati yang jauh dari dendam, hati yang mengganti setiap luka dengan doa agar mereka termaafkan dan bahagia
amin ya ALLAH.
Jadi, bahagia itu ada dalam genggaman kita bukan? syaratnya BUANG segala penyakit hati dan hiduplah dengan penuh kasih sayang, ALLAH itu maha lembut, maha penyayang, maha memaafkan
Ya ALLAH lembutkan hati saya agar saya dapat mendoakan yang baik baik dan tidak marah
agar saya terus bisa menjadi sandaran dan tempat kembali bagi semua sahabat saya yang telah membuat saya kehilangan semua yang saya miliki, bahkan yang sedikit saya miliki kemarin tergerus hilang oleh fitnah yang kalian tebar lewat sms, kalau tidak ada sms sms itu mungkin saat ini saya sudah menjadi perempuan yang paling bahagia, tapi bagimanapun kalian adalah sahabat teman teman saya, iya kan Girls?
we still gank cantik
haih …
Koq jadi curhat sih saya, gak penting nih De …
Tapi sudahlah, FORGIVE and FORGET
54 Komentar
tentang kejelekan dan kebaikan orang lain, sebagian besar dari kita / saya memang lebih sering mengingat kejelekan orang lain, mungkin kebaikannya kita juga ingat, namun apa yang kita bicarakan dengan orang lain biasanya yang terucap sebagian besar hanyalah kejelekan, dan kebaikannya terucap hanya sebagai seelingan saja,,, itulah kekurangan….
silaturahmi lg.. sy jarang banget ke blog ini.. lg sibuk c..
tulisan ini mksdnya kita hrs slalu berhusnu dhon yah?… tp klo waspada boleh kn..
“kebencian itu diturunkan seperti halnya kebaikan juga diturunkan”, saya percaya itu, dan meyakininya. bagaimana keturunan Rasul Muhammad saw dan Muawiyah tidak akan pernah baikan selalu dalam permusuhan sampai hari kiamat.
Forget it or do it.
Alhamdulillaah saya sudah belajar memaafkan ..
tapi seperti yang dikau katakan … masih ada yang kurang ternyata … gimana cara melupakannya ya?
Forgiven but it will never forgotten .. hehhe …
slot memory kita ini ternyata terlalu canggih untuk menyimpan semua hal yang terjadi dalam hidup …. bikin task managernya ngos ngosan ngatur proses
kayaknya yang juga harus diupgrade itu software ikhlas-nya kali ya?
Smoga kita semua bisa menjadi orang yang sabar dan ikhlas …
haih.., mbak
bikin buku aj atuh mbak.., keren2 bgt kt2 nya.., biar saya yg pesen dan beli duluan deh..
melihat dengan kacamata kebaikan
seperti menulis dan mengingat kebaikan diatas tinta emas.
keburukannya pada tinta air… hilang dalam aliran air sungai yang mengalir.
Apa de isi sms itu? dan siapakah perempuan itu.Postingan ada terbangun dengan image yang baik dan penilaian orang terhadap ade sangat baik ketika membaca setiap postingan ini.bisa jadi ada beberapa orang yang tak mengira kalau dirimu tak sesuai dengan selama ini yang image yang ade bangun. dan kita memang harus membangun image postif . dan masa lalu adalah masa lalu yang harus dimasukin di tong sampah. hidup memang masa datang jadi bersikap postif apa yang pernah terjadi dan mari sama2 menjadikan forum ini menjadi lebih baik
Tiada kata yang tepat bila saudaraku ini terseyum mengembang untuk hari esok
*maaf bila koment ini tak berguna*
aku hanya orang yang sok tau ya , maafin
yak. benar. bahagia sebenernya ada di dalam tubuh kita, ada dalam genggaman kita. karena bahagia sebenarnya ditentukan juga dengan gimana kita ngejalanin hidup.
jadi, jangan selalu negatif.. dan terus tebarlah positif agar bisa menuai positif dan menjadi bahagia..
Kebiasaan saya, ketika melihat kebaikan seseorang, saya akan menilai dirinya sebagai sosok yang baik, utuh.. saya menjadi subjektif. Tapi ketika ketemu keburukannya, saya akan membenci sifat buruknya aja, tapi bukan orangnya.. saya mencoba objektif
jika kita yang menyaksikans endiri bagaimana seorang ibu menangis meraung hanya untuk mengambil haknya sebagai seorang istri
terus seorang ayah datang menitipkan anakna=ya yang notabene adik tiri kita….
antara sosok Ibu dan Sosok ayah bagaimanapun kita harus memilah dan memilih jika mengalami kehidupan seperti itu
kata maaf mungkin bisa buat seorang ayah tapi pendamping hidupnya sulit kita berikan
=======
Kalo misalnya sengaja dilakukakn bagaimana tuh? Kan pastinya beda antara yg tidak sengaja dan yg disengaja..
Kebahagiaan, kesedihan dan juga rasa-rasa yg lainnya, semua adalah pilihan. Sekarang kita mau milih yg mana? Again.. it’s all about choices.
=======
Sepertinya sangat susah untuk membuang penyakit hati karena pada dasarnya manusia kan diciptakan dengan hawa nafsu..
jadi inget kemaren waktu kesel ma abang ….
duh dosa deh…
padahal kalo di bandingin sama kebaikan abang, keburukan yang kemaren itu ga ada artinya…
Thanx yach mba rindu…
sucikan kembali niatan tuk menemukan kebahagiaan hati yang sesungguhnya
Biasanya orang yang sakit hati cendrung susah untuk melupakan, apalagi orang itu punya rasa pendendam yang sangat tinggi, dia akan ingat selalu tentang kenangan buruknya terhadap orang yang telah menyakitinya.
Gimana yah caranya biar orang itu gak jadi pendendam…?
nahh gitu donk, mantabhhh
be positive jgn nangis mulu
krn keseringan nangis malah bikin lemah
semangat ya…
memori buruk jadikanlah suatu pelajaran jangan jadikan suatu trauma
hadapi dengan senyuman…
asalammualaikum mbak,hmm…membuang kisah2 buruk ya…rasanya kok seperti membuang setengah dari proses hidup qta ya
tapi klo ga da cara lain membuang mungkin baik jga hehehehehe…
Assalamu’alaikum Mbak Meutia
Sudah waktunya tiba satu gerakan baru nih, kita namakan gerakan HATI BERSIH (namanya kok mirip seperti kegiatan Jumat bersih imam ??? tujuannya khan biar sama)
Mari kita bersama-sama luangkan waktu paling tidak 5 kali sehari demi membersihkan HATI yang selalu tertutup debu-debu yang berterbangan setiap saat. Dan Semoga ALLAH meringankan langkah kita. Amin Ya ALLAH.
Wassalamu’alaikum
“Jadi, bahagia itu ada dalam genggaman kita bukan? syaratnya BUANG segala penyakit hati dan hiduplah dengan penuh kasih sayang”
saya suka banget sama bagian yang ini nih. salam kenal yah, non. Kalo berkenan mampir ke warung saya yang baru aja saya buka. semoga betah dan akan berkunjung kembali ke warung saya kalo ada waktu….
lam kenal..
waduh… koq nama saya ga ada link ke warung saya ya? kalo gitu saya kasih deh non linknya mampir ya ke warung saya. Alamat warungnya ada di:
http://warungsudimampir.wordpress.com/
maaf nih baru bikin satu “hidangan”. maklum, warungnya baru aja saya buka… mampir-mampir yah non..
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Senang membaca tulisan dalam blog ini. Semoga bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara.
Mohon dibedakan dalam kata Jiwa, karena Ruh, Jiwa, Sukma, sesungguhnya berbeda. Jadi, berhati2lah dalam mengatakan Jiwa. Ditakutkan salah persepsi aja. Syukron..
Wassalam,
Regards,
http://jalod.wordpress.com/
http://salsilah.blog.com/
mudah2an gw bisa dengan segera membuang penyakit hati yang semakin berjamur ini *sambil merenung*
blue harap tak ada sampah di jiwamu jeung rin.
karena blue percaya u akan selalu menggunakan waktu hidupmu dengan hal hal yang menyenangkan jiwamu
salam hangat selalu
Imam Hasan Al Bashri dalam kalamnya (ucapannya) menyebutkan bahwa, “Engkau tidak akan memperoleh hakikat iman selama engkau mencela seseorang dengan sebuah aib yang ada pada dirimu sendiri. Perbaikilah aibmu, baru kemudian engkau perbaiki orang lain.
Setiap kau perbaiki satu aibmu, maka akan tampak aib lain yang harus kau perbaiki. Akhirnya kau sibuk memperbaiki dirimu sendiri. Dan sesungguhnya, hamba yang paling dicintai Allah adalah dia yang sibuk memperbaiki dirinya sendiri.”
source: http://zidaburika.wordpress.com/2009/06/15/meneliti-aib-diri-sendiri/
ternyata masih blogging, gitu atuh..
Tulisan Ade sudah mulai dibukukan ya ?
Wah…Selamat, Tulisan Ade memang sangat layak dibukukan nih…
Sorry…ngak nyambung komennya
Assalamualaikum,
bener de, tuliskan diatas debu jika kita melakukan suatu kebajikan atas orang lain, sehingga dengan cepatnya angin akan menghapus itu (cukup antara Allah dan diri kita yang tahu), dan pahatkan diatas batu jika kita menerima kebaikan dari orang lain supaya kita mengenal jasanya dan mampu untuk berbuat baik kepada yang lain disuatu saat kelak (karena kita pernah ditolong pada saat kita dalam keadaan lemah tak berdaya).
kebahagiaan kamu adalah dalam persepsimu (apa yang kita pikirkan).
dalam suatu hadits nya Rosul saw bersabda “Allah ada dalam prasangka hamba-Nya”
maksudnya antara lain adalah:
1. saat kita berdoa anatara yang keluara dari mulut kita dan yang terpanjatkan dalam hati kita dan yang terjadi dalam gerak kita harus lurus selaras. Saat kita meminta maka kita harus yakin bahwa Allah mendengar doa kita, bahwa Allah adalah Rabbi yang mendengar dan mengabulkan semua doa dan pinta kita (bahkan sebelum kita meminta juga).
2. Allah menghijabahi setiap prasangka (kretek/persepsi) yang terlontar dari hati kita sebagai sikap dalam wujud nyata.
sebagai seorang muslim maka sudah sepantasnya adalah kita saling menjaga antara saudara sesama muslim, yaitu tidak berburuk sangka padanya
pada awalnya dalam kesendirian kita mulai dengan berburuk sangka (su’udzhon) lalu mulut terpeleset dan akhirnya terjadilah ghibah dan fitnah pada saudara kita yang lainnya, akibatnya hati kita semakin buram dengan dosa-dosa yang kita perbuat sehingga cahaya iman tidak mampu lagi menembus keburaman hati dan akhirnya kita terjerumus semakin dalam di dosa-dosa lainnya.
Assalamu’alaikum Mbak Rindu……
sungguh indah sekali postingannya mengingatkan sekaligus mencerahkan
mbak boleh saya numpang Blogroll disini, tukeran link gitu
Do’anya mungkin ditambah lagi dengan
“Allahumma Ya Muqolibal Quluub, Tsabit Qolbi ‘Ala Dinnika”
Sungguh indah sekali mbak
makasih sudah mampir……..
mau gak tukeran link denganku mbak???
Dengan sepenuh hati dan dengan penuh hati-hati, aku turuti kemauan hatiku untuk merajutkan kata hati, karena aku takut akan menodai muka cantik lagi dengan tinta kata, yang aku tidak tau dengan tissue merek apa, aku harus menghapusnya, karena tentunya tidak cukup dengan Tissue basah kan…
“tidak banyak yang ingin aku katakan, aku hanya pingin sampaikan “SALAM..” itu saja sudah cukup bagiku.
Sayyidina Ali Karramallahu wajhah pernah berkata:
Menjaga hati dari hal-hal yang dapat merusaknya bukanlah perbuatan yang mudah sekaligus juga bukan perbuatan yang mustahil untuk dilakukan.
Banyak yang menganggap hati itu ibarat sebuah cermin. Sebuah cermin akan terlihat bening manakala kita selalu membersihkannya. Kita tidak pernah membiarkan debu atau kotoran yang menempel di cermin berdiam diri terlalu lama karena kita tahu bahwa jika debu atau kotoran itu menempel terlalu lama maka cermin akan menjadi kotor dan kusam.
Begitu juga dengan hati kita. Salah satu cara untuk menjaga hati yaitu dengan selalu membersihkannya sehingga ia akan telihat ‘bening’. Jangan biarkan rasa kesal, benci atau dendam berdiam diri terlalu lama dalam hati kita, karena dengan memendam terlalu lama berarti kita akan merusaknya secara perlahan-lahan.
Jagalah hati dari sifat-sifat yang dapat merusaknya, yaitu penyakit hati.
aN9ka 7, SETUJU. . .
saya juga sedang dalam tahap belajar untuk memaafkan dan mendoakan yang baik2 kepada mereka tentang apa yang pernah mereka lakukan kepada saya. . .
seperti motor apakah mau diisi bensin atau mau di isi air
terserah anda. mau yang baik atau mau yang buruk pilih saja…
assalamu’alaikum
ukhti dlm posting ini cukup satu yang ingin joko tulis, seperti pesan Rosululloh pada sahabatnya, cintailah saudaramu seperti engkau mencintai dirimu sendiri………..marilah kita belajar dari hal yang paling ringan yaitu kepada saudara dirumah, dilanjutkan saudara sekitar rumah kita, sampai saudara jauh. takakan kita menyakiti mereka karena kita akan merasa sakit apabila diri kita disakiti ^_^
gmn ukhti dah sehat blm
Assalamualaikum, Ade
apa yang akan manusia lakukan saat dia didzalimi? bolehkah dia menuntut balas? mari sejenak kita tengok firman Allah swt berikut ini untuk menjaga qalbu kita.
Dan ( bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri.
nah berarti saat kita ditampar pipi kanan maka jangan berikan pipi kirimu
Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.
tapi Allah mengajarkan untuk kita supaya memaafkan orang yang dzalim pada diri kita dan bahkan berbuat kebaikan pada mereka, karena kebaikan akan menghapus kejahatan baik untuk diri kita maupun untuk mereka yang mendzalimi kita
Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosapun terhadap mereka.
namun apabila kita tidak mampu berbuat demikian dan membela diri kita dalam kedzaliman tersebut maka tiada dosa atas diri kita, asal membalasnya adalah karena Allah, bukan karena nafsu kita!
.
Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.
kunci keutamaan dalam ayat ini adalah sabar dan ikhlas memaafkan karena Allah.
kenapa kita harus mau memaafkan kesalahan orang yang telah mendzalimi diri kita? karena Allah maha pemaaf maka tidak sepantasnya diri kita menyimpan dendam, emangnya kita sendiri tidak pernah berbuat salah pada orang lain?
ah. mari kita tengok keadaan kita sendiri yang masih banyak aib dan salah kenapa harus sibuk menengok aib dan salah orang lain, bila Allah tidak menutupi aib-aib kita niscaya kita akan malu hidup didunia ini.
maafkanlah karena diri kita pun butuh ampunan dari Allah swt.
notes: semua ayat tadi dari surat Asy Syuura ayat 39 – 43
Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. Org2 yg pertama kali akan dpt merasakan manfaat dr semua itu adalah mrk yg melakukannya.
Seteguk air yg diberikan seorg pelacur kpd seekor anjing yg kehausan dpt membuahkan surga yg luasnya seluas langit dan bumi. Ini mrp bukti bhw Sang Pemberi pahala adlh Dzat Yang Maha Pemaaf, Maha Baik dan sangat mencintai kebajikan, serta Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
Dari Asma’ binti ‘Umais Radliyallåhu ‘anha, dia berkata, “Rasulullah pernah berkata kpdku, ‘Tidakkah pernah aku ajarkan kepadamu kata-kata yg dpt engkau baca tatkala engkau ditimpa kesulitan? Bacalah: Allåh, Allåhu Rabbi, lå usyriku bihi syai`an (Alloh, Alloh Rabb-ku, aku tdk akan menyekutukan sesuatu dengan-Nya)’.”
dalam riwayat lain, “Brgsiapa ditimpa kegelisahan, kesuntukan, penderitaan atau kesulitan, lalu dia membaca, ‘Allåhu Rabbi’, dan ‘Lå syarîkalah’, Alloh akan membebaskannya dr semua itu.”
buang penyakit hati agar hidup menjadi tenang.. makasih buat tipsnya
“Lebih sering muhasabah diri sendiri”
jazakallah khairan ya ukht,!!!
ya, de
aku percaya dan tentu kamu juga percaya
kita semua mengetahui
“Gusti Allah mboten Sare”
“Allah tidak pernah tidur”
berbuatlah apapun semaumu anak adam, namun akan ada datangnya hari saat semua perbuatan mu itu akan dimintai pertanggung jawabannya, baik itu disegerakan didunia dalam bentuk adzab dan peringatan, terlebih nanti di akhirat dalam bentuk adzab yang lebih kekal dan lebih sempurna.
sementara inilah kita, mahkluk yang lemah tak berdaya penuh dengan cacat. Tiada kuasa diri kita melawan kuasa Nya
Allah perintahkan kita untuk memaafkan maka kita (harus mau belajar) harus memaafkan. Selebihnya mengenai balasan setiap perbuatan mereka yang telah mendholimi kita adalah HAK ALLAH bukan hak manusia.
Allah mampukan diri kami memaafkan kesalahan saudara-saudar kami lainnya seperti perintah Mu, berikanlah kami kelapangan dada dalam menerima permintaan maaf saudara kami.
Ulasan yg sarat makna..utuk melengkapi ulasan ini..sy mencoba melihat dari sudut pandang lain
(meski baru belajar).
Rindu: “Ternyata ada banyak hal yang membuat hidup saya tidak nyaman, salah satunya adalah kegemaran saya menyimpan ”memori-memori buruk”, “kenangan kenangan yang menyakitkan”..
” memori-memori buruk ” inilah yang dinamakan MENTAL BLOCK..
Sebagus apapun IQ (otak sadar) kt, tetapi kalau selalu disabotase oleh otak bawah sadar kt..maka kerja otak sadar akan error jg.
Otak sadar kt mudah sekali distorsi..tetapi otak bawah sadar (memori / ingatan) bekerja sangat efektif dan kuat,merekam informasi apa saja yg dikirimkan oleh indra pendengeran,bahkan ketika kt masih dalam kandungan Ibu.
Kabar buruknya otak bawah sadar ini merekam informasi apa saja..baik itu info baik atau info buruk..Kalo kata Rindu : “Sampah – sampah jiwa” juga dgn legowo direkamnya pula
Makanya ketika otak kt penuh mental block..terus kemudian di-rewind tanpa sepengetahuan otak sadar kt..tidak heran kalau yg terlihat “dari perkataan atau tindakan kt” seperti misal bernyanyi, tapi yg keluar “nyanyian” SAMPAH SAMPAH BETERBANGAN lah kira-kira
Bagaimana gak nelangsa..kalau yg direwind memori irama lagu-lagu nelangsa ?..
Kabar baiknya otak kita kurang lebih sama dengan komputer..artinya bisa diinstal ulang.
Salah satu caranya seperti yg sudah di ulas Rindu diatas.
Bagaimana kalau slot memorinya terkunci?..pastinya gemboknya dibuka dulu dong
Kalau dilakukan pendekatan dari sisi agama mungkin masukan @ Al fakir “Lebih sering muhasabah diri sendiri” akan lebih mengena.
Dengan masukan @ Al fakir ini..sy jd teringat sebuah hadits “Kenalilah dirimu sebelum mengenal Tuhanmu”. Tolong dilengkapi yah para Ustadz dan Ustazah..:)
Rindu,maaf ya kepanjangan kale neh
mbak ade sekarang hebat nih, udah bales semua komen2 yang masuk.^_^
mbak, sampah sebusuk apapun pasti punya manfaat, sampahpun bisa didaur ulang…
begitu pula keburukan itu ditakdirkan, ada hikmah didalamnya. Ga mesti buang koq mbak, diolah aja, biar lebih bermanfaat! ^_^
soal mengolah itu, saya yakin mbak ade ahli. sukses mbak! oiya gmn? udah wisuda?
maaf ya aku singgah lagi, takdir manusia dah ditulis sejak pena diciptakan Allah, dan diturunkan ketika umur 4 bln dlm kandungan,dan say menulis skrg ini jg sudah ditakdirkan, tapi ada takdir yang bisa dipilih, begitu pula dengan akal isinya sudah ditakdirkan Allah tapi bisa kita memilih dengan menahan hawanafsu,,,
alhamdulillah buat ukhti semoga diberi kesehatan, kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan dimudahkan urusannya tuk menggapai cita2nya
sore jeung rin………..
semoga semua comand dari blue bukan menjadi sampah di jiwamu yah?
salam hangat selalu
wah..wah..wah..ikhwan semua nih yg kasih comment(dasar ikhwan ga bisa lihat akhwat nganggur
)
btw blognya di ramein dong, misalkan buat di side blocknya ada adsensesnya(lumayan nambah penghasilan
)
Dan bagaimanapun ada juga manfa’at dari sampah-sampah itu….
Coba kalau kita enggak pernah bersalah… pasti sa’at ini kita juga enggak bakalan tau apa itu salah…
namun jangan sampai kita kebanyakan “sampah-sampah jiwa”
Menjaga kebersihan hati dan pikiran agar tak kotor..
bersih itu selain indah dipandang juga mudah terlihat apabila ada secuil kotoran yang datang..
Assalamu “alaikum. Salam knal ihwad. pliss commet di blog saya yah, thanks
kalo saya berpendapat, kebahagiaan itu datangnya dari kita sendiri dan Tuhanlah yang memberikan izin. Semakin kita selalu berpikir positif dalam keadaan apapun, insyaAllah pikiran dan hati kita akan bahagia selalu…^_^…V salam D3pd
sama2 De..
oh ya kesimpulan paradigma diatas..
Ketika “misal” otak sadar kita berpikir tentang sesuatu..secemerlang apapun itu. Tetapi ketika pikiran sadar ini berlawanan dengan otak bawah sadar (ketika memori/informasi yg tersimpan,berlawanan)
maka pasti otak bawah sadar akan meng-sabotase pikiran otak sadar.
Padahal otak bawah sadar bekerja lebih dahsyat ketimbang otak sadar. Artinya kalau di memori kt banyak tersimpan sampah..maka hampir bisa dipastikan “pikiran cemerlang” tadi akan menjadi sampah pula
hmm..dahyat gak tuh tulisan Ade diatas.Subhanallah..
Salam kenal Artikel menarik
bisakah doa merubah takdir diwaktu ajal datang misal diundur ato minta diajukan,
tapi ada juga takdir yang bisa dirubah dengan doa misal dijauhkan dari teman yang buruk, lulus dengan nilai bagus, dan sebagainya, maaf ya,,,
hmm.. temukan kembali FITRAH DIRI.. dalam JIWA JIWA yang TENANG..
Salam Sayang
‘Mintalah kepada ALLAH untuk mengganti hati kita yang penuh sampah dengan hati yang baru yang penuh kasih sayang, hati yang pemaaf, hati yang jauh dari dendam, hati yang mengganti setiap luka dengan doa agar mereka termaafkan dan bahagia amin ya ALLAH.’
Ngena banget mba, betapa ingin saya memiliki hati yang pemaaf dan penuh kasih sayang itu, agar hidup juga menjadi tenang dan tentram, tapi kenapa begitu susah untuk FORGIVE AND FORGET? hehe…Bantu hamba Ya ALLAH.