Ridho tidak ridho takdir ALLAH pasti terjadi …
Kalimat diatas baru tadi pagi saya dengar, sungguh membuat jiwa saya tergetar lembut menggelitik serambi nurani saya dan membimbing saya masuk lebih dalam lagi untuk mengerti arti Ridho… flashback ke masa lalu saya ketika saya sering sekali merasa menjadi orang yang paling menderita ketika HP saya hilang, ketika si dia saya diambil perempuan lain, ketika mobil saya diserempet orang, ketika saya merasa kesepian ditengah keramaian, ketika saya kehilangan uang dan kemewahan, ketika semua kehilangan demi kehilangan, ketika gak punya cinta lagi, uuurrrggghhhh
… meteor garden banget sih hidup saya waktu itu, padahal itu hanya cara setan menjadikan nafs saya menjadi raja, gak lagi deh membiarkan setan mengaduk aduk serambi jiwa saya, tak akan saya biarkan
Ketika semua masalah rasanya tak menemui ujung pangkalnya, ketika semua rasanya buntu, ketika kehilangan rasanya begitu menyesakan dada, ketika semua yang gak enak itu menyapa jiwa kita, maka tugas kita sebagai hamba adalah mengembalikan semua masalah kepada ALLAH sang pemilik jalan keluar…
Percayakan kepada ALLAH, yakinlah bahwa ALLAH tidak pernah berdusta ketika DIA mengatakan akan menolong hamba hambaNYA yang bermunajat di 2:3 malam [makanya pasang alarm di jam 2:30 untuk tahajud] mintalah kepada ALLAH apa saja, apa saja loh gak pake di pilih pilih dan ingalah bahwa ALLAH tidak pernah ingkar janji
![]()
Sederhana kan? emang gak ada yang rumit koq dari hidup ini ketika kita menggantungkan segalanya kepada ALLAH, gak punya pekerjaan yah jalani episode ini, toh kemarin kerja kan dan jika sekarang diambil oleh ALLAH mungkin kemarin kurang zakat, maka kini bermohon ampunan kepada ALLAH dan berjanji jika bekerja lagi akan lebih banyak ibadah diwaktu kerja dan rejekinya untuk bayar zakat, untuk sedekah yang lebih banyak dan percayalah ALLAH pasti akan menggantikan dengan yang lebih baik karena kita rihdo atas kehilangan ini … percaya sama ALLAH, dia yang memberi rejeki bukan si boss yang dulu itu
Ketika putus cinta, ketika istri tercinta diambil ALLAH, ketika suami tercinta meminta untuk menikah lagi, ketika perceraian harus terjadi… DUNIA TIDAK KIAMAT karena kehilangan demi kehilangan ini, ketika kita ridho maka ALLAH akan ridho dan ketika ALLAH ridho maka siap siap mendapatkan pengganti yang jauh jauh lebih baik, ALLAH tahu koq kemampuan kita, ALLAH mengerti sekali kapasitas kita dalam menyelesaikan masalah maslaah dalam hidup ini … kita hanya diminta ALLAH untuk ridho menerima pahit ini dan bersabar menanti balasan dari ALLAH, ingat loh tak ada yang abadi dibumi ini, bahagia tidak abadi dan menderita juga tidak abadi … so enjoy aja !! ridho
Jadi, gak ada tuh ngeluh kalo macet, bingung karena banyak hutang, panik ketika pacar diambil orang, kehilangan arah saat penyakit menyapa, gak punya uang banyak didompet, gak punya kerjaan yang pasti takut gak makan, ketika kita ridho maka tak ada lagi yang menakutkan … ridho itu aja dulu, terima setiap episode dalam hidup ini kata Aa Gym, yang penting setiap bangun tidur niat dalam hati bahwa hari ini akan ibadah, menulis di blog juga ibadah koq, kan menyebarkan hikmah, ALLAH yang akan membuat tulisan ini bermanfaat bukan sang penulis [menulislah yang mengandung ilmu dan manfaat JANGAN menulis tentang si ini photo b*g*l, karena berapa mata yang kita beri hikmah dan berapa mata yang kita sesatkan tergantung dari tulisan kita kan :)
Mulai ngelantur nih tulisan saya … intinya ridho itu jangan diletakan di serambi hati tapi masukan kedalam hati dan jadikan ia bagian dari setiap langkah hidup kita, ridho tidak ridho takdir pasti terjadi, jadi mending ridho dan ALLAH akan memberikan jalan keluar, PASTI !!! dan ingat ALLAH tahu koq sebatas mana cobaan itu mampu kita tanggung dan ALLAH maha tahu kapasitas kita mampu menyelesaikan masalah ini dan itu… Kata guru mengaji saya “kalo gak mau diuji yah gak naek kelas dong De, kelas 1 SD terus karena Ade gak mau ikut ujian naek kelas” hahaha … bisa aja ustadz
ALLAH tidak pernah ingkar janji, dan ALLAH tahu koq kemampuan kita terhadap ujian hidup, jadi gak usah takut cukup ridho !!
Alhamdulillah, sangat bermanfaat.
Terima kasih ya ^^
kok banyak amat sih yang comment??? *g redho. hahaha
two thumb de’ ^_^
Yang ini juga mohon izin di-repost di notes facebook ya?
Apabila tidak berkenan, mohon diinformasikan, agar note bersangkutan dapat saya remove.
Terima kasih.
Insya Allah n sama2 berdoa ya, semoga setiap episode kehidupan dapat kita jalani dengan keikhlasan (ridho)
Bakal aku inget nih artikelnya,,,,
terimakasih sudah sharing, salam kenal
Terima kasih untuk tulisanmu ini ya ?
Nice…
jeung rin….sassie…………..
maukan u mendoakan sahabat kita ,jeung…
salam hangat selalu
thanks share nya de…….
Allahu Akbar…
Allah Maha Mendengar dan Mengetahui..
Ridha (atau ikhlas) itu gampang kok ,
]
[maksudnya gampang diucapkan tapi susah dilakukan
siang jeung rin
serambi hatiku…………parah!
salam hangat dalam dua musimnya blue
Amiiinnnn,… semoga ujian yang di berikan-Nya menandakan kita umatnya yang beriman,…..
De, bersabar ya…
… akan selalu ada doa.untuk Ade…
always
mbak,, ada dirimu di postingan baru diriku.. di iamthebilly ya.. yang soal kartini
saat masalah yang gak bisa saia ceritakan kepada orang lain, saia langsung “curhat” pada sang pencipta. dan rsanya, bener” lebih lega karena biasanya mendadak dapat pencerahan sendiri
ini mungkin kalo orang jawa menerjemahkan sebagai nerimo ing pandum, kesannya pasrah, tapi saya pikir sebenernya intinya di ridho, ikhlas
Segala sesuatu berjalan pada porsinya…
hidup kan sesuai porsinya. Hidup ini juga sama kayak nasi yang udah jadi bubur… Ga terlalu banyak pilihan yang bisa kita buat, jadi ya… kita tinggal siapin aja cakwe, krupuk, kecap asin, ayam goreng (kalo ada) kecap manis, kacang goreng… dan nikmati selagi hangat… Yummy… Insya Allah nikmat..!!!
slamat beraktifitas ya, De…
… be safe and be good. Semoga Allah mempermudahkan segala urusannya Ade hari ini dan menjaga selalu…Amin
make me proud again about you. Salam untuk anak2 yang Ade temuin di acara itu.Jaga kondisi badan dan jangan telat makan yah….dan selamat hari kartini juga
assalammuallaikum..
Ridho… kunci ketabahan dalam menerima azab atau takdir Allah.
Ikhlas memberikan segalanya kepada Nya.
Cobaan dan Ujian tetap harus dilewati…
bila gagal… ya minta diulangi dong.
Dan Allah hanya memberikan beban sesuai dgn kemampuan kita… jadi mari kita memohon ridho nya.. halah kok jadi sok dewasa ya
keadaan kt saat ini adalah yg terbaik buat kita.
benar.ridho dan ikhlas atas segala hal. krn itu adalah sebagian dari iman kepada kepada takdir…slm kenal..secara jujur saya mengalami hal yang berkaitan dengan ridho dan ikhlas ini. beraaaaaaat rasanya….cobaan yang membuat fikiranku cukup terkuras…..
klo gtu mw beljar ihlas ah
yup.
setuju. ridho. percaya. kalo Allah itu pasti punya rencana lain bila ternyata rencana kita ternyata “tidak sesuai harapan”
siap menyimak
biar blog rame dikunjungi gimana ya?
saya bandingkan, dengan blog laen seperti GBM (Gue Bukan Monyet), Nonadita, tikabanget dll, gaya bahasanya dan maksud tersampaikan dengan baik.
mohon maaf jika ada salah kata,
regard,
yang pengen punya “blog” rame pengunjung.
Nice posting. Ustadz saya dulu pernah mengatakan tentang arti ridho, yaitu :
سكون القلب تحت مجاري الأحكام
yang artinya “tenangnya hati dibawah berjalannya ketentuan-ketentuan Allah”
De, slamat tidur ya
tidur yang nyenyak dan cukup karena besok ada kegiatan penting yang harus Ade lakuin…..
have a nice sleep,De…good night.
Assalamuallaikum
makanya harus ikhlas ya?
wwooo ship sebuah pencerah untuk ahti sang anak adam salam kenal dan silaturahmi hidup kita semua mencari ridhone gusti ingkang maha kuwaoss
Iya, saya juga ridho aja Mbak berkunjung ke weblog saya. Terimakasih mau berkunjung ya..hehehehe. Semoga ridho juga saling silaturahmi. Amin. Wish you al the best lah pokoknya. MATURNUWUN SANGET….
Semua pasti ada hikmahnya….Selamat Menempuh Ujian Nasional Semoga Success…STIE Tunas Nusantara Jakarta Jl. Budhi No.21 Dewi Sartika Jakarta Timur 13630. Tlp. 021.32358269/081219062627
insya Allah…
Slamat malam, Ade..
terima kasih ya hari ini sudah memberikan semangat dan mengingatkan kepada saya akan hal-hal yang baik, semoga Ade mendapar ridhoNya dalam memberikan segala kebaikan…
jaga diri ya,De…
ridho yah… ridho.
jadi speachles nih.
makasih de atas hikmahnya.
tp….
)
bkn ridho Rhoma kan???
wikikik
Allah tidak ingkar janji, kita harus yakin itu adanya
Allah Ridha dengan kita dengan memberikan nafas dalam kehidupan ini mengapa kita tidak Ridha?
Semua hanyalah titipan yang semuanya pasti dimintai pertanggungjawaban.
Masa lalu adalah cerita usang tiada manfaat untuk dikenang kembali, setan menghembuskan kenikmatan – kenikmatan masa lalu yang pada hakikatnya adalah jurang – jurang kegelapan agar kita lupa kepada Allah.
Jangan mudah tertipu dan terjebak dan marilah kita mengharapakan pertolongan Allah agar kita tidak tersesat.
” Ya Allah kami mengharap Ridha dan surga – Mu”
Mampir berkunjung cari yang hangat-hangat
semoga saya dapat terus ikhlas dalam menjalani hidup ini.. yang terpenting kita udah berusaha dengan baik..
siip….. ridho ny mba rindu.saat kt trpuruk dngn 1001 masalah yg tdk berujung pangkal.mau menangis air mata sdh kering mau teriak sdh hbs suara. tak ada lg yg mampu kt perbuat akhirny hny satu yg mampu kt lakukan ridho dngn apa yg tlah Allah brikan ..ridho dngn apa yg Allah tlah hilangkan dr hidup kt .mb rindu sy lg belajar untuk bisa ridho nih .mkasih tulisan nya pas ma suasana hati yg lg ngejlimet.slm slalu untuk rindu .tulisanmu slalu ku rindukan
Insya Allah… saya selalu berusaha untuk ikhlas dalam menjalani hidup ini mbak Rindu, apa lagi selalu mendapat pencerahan dari mbak Rindu…
Ikhlas deh pokoknya….
Insya Allah akan dimasukkan di dalam hati ukhti
Hidup ini memang ga ada lagi selain mencari untuk mendapatkan ridhoNya…setiap langkah, nafas, pandangan, genggaman akan selalu saya jaga dan menyebut kebesaranNya agar dijaga dan mendapatkan ridhoNya…
Semoga Allah meridhoi kita,De..
hati2 dijalan dan jaga kondisi badan yah…semoga Allah meridhoi segala kebaikan yang Ade lakukan hari ini…
tuhan tidak berikan apa yang kita inginkan, tapi tuhan akan berikan apa yang kita butuhkan…
DAN PERHATIKAN APA YANG TERJADI (dikit nyontek kata mario teguh)
& kak Ade juga tau kan, betapa susahnya yg namanya Ridho itu…
hmm… ya mbak. suatu yang mestinya paling kita syukuri adalah kemampuan untuk bersyukur itu sendiri.
“Ridha gak ridha pasti terjadi. Jadi lebih baik ridha.
Khusyu gak khusyu shalat juga. Jadi lebih baik khusyu.
Ikhlas gak ikhlas sedekah juga. Jadi lebih baik ikhlas.”
Petikan kalimat diatas pernah disampaikan Aa Gym saat Daarut Tauhiid belum seluas sekarang. (jadi pengen pulang…). Dalam sebuah buku yang saya lupa judulnya, dikatakan bahwa ridha adalah tingkatan lebih tinggi dibanding sabar. Jika sabar masih merasakan “perih” ketika musibah menimpa, namun jiwa berusaha untuk tetap ikhlas. Sedangkan ridha sudah tak mengalami lagi rasa tersebut. “Perih” yang ada telah berganti menjadi “syukur”. Karena dia telah menemukan dan merasakan sisi lain dari musibah yang ditimpakan. Sehingga bukan lagi sekedar hikmah yang dia dapatkan, melainkan juga kenikmatan dibalik musibah yang ditimpakan.
Bagi kita yang masih ada di tingkatan “belajar sabar” (belum dapat gelar Sb. Sobirin
), mungkin agak susah menerima pengertian ridha tersebut. Apalagi benar-benar merasakan ridha yang sempurna, tanpa lagi bersabar dan merasakan “perih”. Tapi mudah-mudahan Allah yang Maha membolak-balik hati dan yang Maha mengukuhkan hidayah dan rahmat, mengkaruniakan kepada kita kemampuan untuk sampai pada tangga orang-orang yang ridha, yang mampu melihat “nikmat” dibalik musibah.
Jadi ingat dengan salah satu quote yang saya tak tahu siapa sumbernya. Bunyinya begini : “Sesungguhnya kebahagiaan itu tidak datang dari keberhasilan mendapatkan apa-apa yang kita cintai, melainkan kebahagiaan yang sesungguhnya ada pada kemampuan mencintai apa-apa yang kita dapatkan” Dan disanalah ridha dan ikhlas bertemu…
Sampaikan salam saya untuk ustadz-nya. Kapan-kapan ingin ketemuan di majelisnya ah…
Disebutkan bahwa hakikat ridha adalah :
Ada yang menganggap sikap ridha ini merupakan gerbang Ilahi yang teragung. Untuk menggapainya diperlukan untuk ‘bisa menguasai’ beberapa akhlak lainnya seperti ikhlas dan qanaah.
Abu Sulaiman ad-Darany berkomentar,
Mulailah dengan belajar bersikap qana’ah jika ingin menggapai hakikat ridha.
“Qana’ah adalah meninggalkan keinginan terhadap apa yang telah hilang atau yang tidak dimiliki, dan menghindari ketergantungan kepada apa yang dimiliki.
“Qana’ah adalah menemukan kecukupan di dalam apa yang ada dan tidak menginginkan apa yang tiada.
mbak.ini..tulisannya bikin merinding..
gaya bahasanya tinggi,,
belajar dimana ?
hebat lahh
Berbahagialah dengan apa yang telah Allah pilihkan untuk kita .Boleh jadi kita tidak mengetahui hal yang terbaik menurutNYa . Seringkali kesulitan lebih baik bagi kita daripada kesenangan.
Cobaan pasti mendekatkan jarak antara kita dan Allah. Cobaan mengajarkan kita untuk selalu berdoa .Ujian akan menghilangkan kesombongan,kepongahan dan egoisme kita.
Terima kasih potingannya.
Sambut hari ini dan esok jauh lebih indah dari hari sebelumnya Amien
ya semua jadi mudah atau rumit tergantung orangnya sendiri, karena hidup kita nih selalu ada didua persimpanangan BENAR atau SALAH, KAYA atau Miskin, SUKSES atau Hancur
semua kembali kepada manusia itu sendiri
Untuk menghadapi takdir kita dituntut untuk sabar… Sedangkan ridho yang dimaksud diatas mungkin pasrah… sebenarnya kesabaran inilah merupakan keridhoan kita kepada takdir Allah, dengan itu Allahpun akan ridho kepada kita. Bukankah setiap amalan dan perbuatan kita mencari ridho Allah…
“Wardho bima qasamallah, takun aghnannas”
ridho pangkal kaya…
Assalamu’alaikum..
Kemaren jam 1 siang saya juga mendapatkan ilmu yang sama nih dengan apa yang ditulis oleh Ade di blog ini.. Menurut Ust Yusuf Mansyur Ikhlas dan Ridho sama pentingnya, Ikhlas itu before jadi manusia hanya bisa berusaha dan ikhlas terhadap semua hasil akhirnya, sedangkan Ridho itu after jadi yah harus sabar dan pasrah terhadap semua keputusan dari Allah..
Cuman memang tidak mudah karena sayangnya manusia selalu merasa “memiliki”, memiliki harta, memiliki keluarga, memiliki pasangan hidup. Padahal kita dulu terlahir di dunia ini tanpa membawa apapun kan
Wallahualam bishowab..
Wassalamu’alaikum..
Assalamu’alaikum…,
ka diajeng, enak ya dpt tabungn akhrt yg mngalir truz, dengan berbagi ilmu Allah pnuh hikmah, Assyukru Lillah…
‘OB’ nih. Org baru ka. Juga baru baca beberapa tulisan indah ka2. Afwan ya panggil k2.
Allah slalu punya rahasia indah dalm setiap iradahnya….
Semoga qt smua diberi rahmat dan hidayah untuk ridho disaat menerima keridhoan dri Allah…………….
Amin.
mamang setiap ujian harus kita hadapi dengan ridho tapi untuk mencapainya tidak semudah yang di ucapkan apalagi kalau ujian itu sangat sulit tapi memang kita di janjikan kenaikan kelas kalau kita ridho dan ikhlas menerima dan menghadapinya.
yup.. ikhlas dan ridho slalu.