Kemana …

Hari ini saya bertemu dengan sahabat kanker saya, seorang gadis muda yang memiliki senyum sangat manis, sekilas ia tidak terlihat sakit meski saat ini ALLAH sedang menitipkan padanya satu penyakit yang menurut banyak manusia adalah penyakit mematikan dan memang itu pula yang terlintas di benaknya saat saya menemuinya, terbaring di salah satu rumah sakit di barat Jakarta, hati saya berbisik  ia tak akan lama lagi menapak di bumi ALLAH ini, bahwa ALLAH tidak akan lama lagi menitipkan napas kepada sahabat saya :( begitu banyak pertanyaan diusia mudanya ketika vonis itu menghantam jiwanya, yaitu KEMANA? :(

Kemana Ayahnya akan melabuhkan kasih sayang saat ia pergi menghadap ALLAH nanti? Kemana kekasihnya akan melabuhkan cintanya setelah ia tak lagi disampingnya? Kemana para sahabatnya akan mencari pundak untuk menampung tangisnya ketika ia tak lagi mampu menolong? Kemana cita cita, harapan dan cinta yang selama ini menjadi semangat hidupnya… kemana ijazah s2 nya akan ia bagikan ilmunya jika waktu tak lagi menjadi milikinya :(

ah sungguh manusia akan diuji dengan kekhawatiran, ketakutan, kemiskinan dan penyakit :(  

Iya, ketika menemuinya sore ini saya tidak mampu berbicara banyak selain mengelus elus punggungnya untuk menghentikan tangisnya, selain menatap mata indahnya yang kini mulai sayu, selain menggenggam erat jari jemarinya sambil sesekali meletakan tangan saya diatas punggung tanggannya yang putih dan memucat, tertusuk jarum yang mengalirkan air makanan melalui botol diujung kepala saya :( tenggorokan saya tersumbat ketika melihat air matanya jatuh, meski bibirnya tersungging senyum manis nan lembut, ia memang gadis yang sangat lembut… sangat lembut.

De, gue pengen nikah sebelum ajal menjemput, gue pengen meninggal dipelukan orang yang paling mencintai gue De, pengen banget tapi De, sangat tidak adil jika lelaki sebaik cowok gue cuma akan dapat gue yang penyakitan, apa ia rela ngelapin muntah darah gue, gendong gue pas pingsan, atau harus selalu khawatir takut kanker gue ngamuk” ehm… saya jadi ingat keinginan saya sendiri yang pernah bermimpi menjadi cinderella yang merasakan mencinta dan dicintai oleh pangeran berkuda, tapi untuk sahabat saya rasanya tidak mungkin memiliki mimpi itu, keterbatasan, perjalanan takdir, kekurangan, sakit dan segala cacat membuat semuanya rasanya terlalu mahal dan terlalu berlebihan bahkan sangat istimewa untuk dimiliki, iya untuk sahabat saya rasa itu entah akan berlabuh kemana?

Awalnya saya merasa tidak adillah jika harus meminta kekasihnya mencari gadis lain sementara cintanya terpaut kepada sahabat saya tapi kemudian logika saya mulai bermain, laki laki sebaik pacar sahabat saya sangat layak mendapatkan gadis yang sehat, sangat berhak mendapatkan kebahagian dan membentuk keluarga yang sempurna, seperti sahabat saya bilang “melihatnya bahagia dengan keluarganya kelak akan sangat membuat gue bahagia De, bahagianya adalah bahagia gue juga” ah indahnya ikhlas :)

Sebelum pulang saya memeluk erat sahabat saya, tak mampu membendung sungai kecil di ujung mata saya sendiri dan membisikan di telinganya “ikhlaskan semuanya yah, ALLAH adalah tempat kita mengembalikan semuanya, jangan lagi bertanya KEMANA karena kita hanya hamba, jika bukan kepada ALLAH kemana lagi kita meminta dan mengembalikan semuanya, kemana lagi?” dan pelukan saya kian erat, dengan harapan mampu membagi bebannya….

Ya ALLAH berilah sahabat saya kesembuhan dan cinta yang sangat ia dambakan untuk dimiliki, kabulkanlah doa kami ya ALLAH, jika tak ENGKAUkabulkan, maka kemana lagi kami meminta ya ALLAH, kemana lagi? :(

Semoga sahabat saya bisa sembuh, dan kekasihnya tidak harus mencari penggantinya, walaupun saya tahu arti stadium IV untuk penderita kanker seperti sahabat saya … pulang terasa lebih dekat dari jalan hidup yang katanya panjang ini dan sangat adil dan dewasa untuk meminta kekasihnya mencari pengganti toh kekasihnya berhak bahagia, memiliki istri dan anak anak kelak :(  

*ah tangis saya tak jua mau berhenti, meski telah puluhan kilo menjauh dari Dharmais … *

:(

 

53 thoughts on “Kemana …

  1. syafakillah… sabar, syukur, optimis dan tetap SEMANGAT. Everthing is possible, Allah Maha Kuasa dan Sebaik-baiknya Penolong.

  2. Kalau saya sang pria…. Demi Allah yang Maha Penyayang, Yang telah menanamkan cinta itu dihati saya…
    Saya akan mencintai sang wanita dengan segenap jiwa saya…
    Bagaimanapun keadaannya…
    Biarlah setiap tindakan, kasih sayang, kesulitan yang saya dapatkan dengan ‘dalam menyayanginya (baca:mengurusnya)’ menjadi ladang amal saya disisi Allah Ta’ala :)

    Gitu Mbak Rindu

  3. Klasik ya permasalahan cinta itu. Selalu pincang. Tapi jika hari ini adalah hari berandai-andai. Dan seandainya saja saya berada di posisi laki-laki yang teramat dicintai dan diharapkan oleh tuan putri yang sedang terbaring lemas itu. Walaupun kenyataannya saya tak mungkin lebih baik dari pemeran aslinya. Ada satu hal yang ingin saya sampaikan : “Keadilan itu adalah menyimpan bahagia pada tempatnya.

    Tak ada yang mampu menyentuh realitas kebahagiaan seseorang, selain orang itu sendiri. Seorang ibu tentu punya hasrat untuk membahagiakan anaknya. Lantas apakah karena ketiadaan harta membuat sang ibu tega menaruh anaknya dalam kardus di depan rumah keluarga kaya atau panti asuhan? Padahal bahagia bagi sang anak adalah mengenal dan bisa bersama dengan sang ibu kandungnya. Kadar kemewahan menjadi tak berarti karena keberadaan sang ibu disisinya.

    Realitas kebahagiaan pun tak bisa digeneralisasi. Karena toh bahagia itu miliki pribadi. Jika kita menyukai secangkir coffee tidak lantas semua tamu yang berkunjung kita suguhi coffee, karena ada yang lebih menyukai teh atau mungkin hanya air putih.

    Kebahagiaan yang tuan putri tunjukkan bukanlah kebahagiaan yang saya harapkan. Adalah sebuah ketidakadilan ketika tuan putri memaksakan keadilan bagi saya. Karena kebahagiaan saya adalah ketika Allah ridha dan menghalalkan tuan putri untuk menyempurnakan separuh dien saya. Hidup sehari bersama orang yang mengenal Allah lebih baik daripada hidup ribuan tahun bersama orang yang tidak mengenal diri dan Tuhannya.

    Lalu apalah artinya stadium IV. Karena kita hidup bukan untuk bermanja di sini. Melainkan di sana. Di sebuah tempat yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Suaranya gemericik indah di telinga. Sebagian berbau susu, yang lain seperti anggur dan madu. Pohon-pohon disana ranum dengan buah. Dengan istana megah untuk kita. Di sana…. sebuah tempat yang bernama SURGA.

    Orang lain boleh menganggap salah satu diantara kita mati. Tapi ingatlah cinta membuat kita hidup sebagaimana firman-Nya : ‘Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur (mencintai) di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. Al-Baqarah : 154) ‘.

    Tuan putri…. Yakinlah tuan putri akan sembuh, karena masih banyak yang harus kita lakukan. Stadium IV hanya ukuran manusia. Sedangkan kesembuhan ada dalan ukuran Allah. Senantiasa mendekatlah kepada Allah, karena jika sudah dekat, permohonan apakah yang akan ditolak-Nya?”

    *berandai-andainya sudahan…
    tapi kok sudut mata saya mengeluarkan air ya… :(

    Sampaikan salam saya untuk sahabat tersebut. SYAFAKILLAH (Semoga Allah memberikan kesembuhan). Allah punya jutaan cara untuk membahagiakan dan menuntun kita mereguk kenikmatan terbesar-Nya.

  4. Ya Allah.. tak kirain kmu yang sakit De..

    Yuk bareng2 berdo’a…

    ‘A’udzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadzir’u

    Amiin

  5. Sesungguhnya,, dengan rahmatnya Allah hendak mengampuni dosa2 hambanya, tetapi kebanyakan dari hamba2nya itu menolak.. yaitu salah satunya ketika diberikan penyakit dia berkeluh kesah dan tidak sabar menerimanya(mdah2an shabat teteh bkan salah satu hamba yang menolak kasih sayang Allah),karena orang yang sakit dan menerima dengan Ridho apa yng menjadi ketetapan Allah akan digugurkan dosa2nya seperti dedaunan yng berguguran dari pohonnya. oia teh, titip salam perjuangan ‘tuk sahabatnya & tetep ikhtiar dalam mencari kesembuhannya.. Dan apabila aq sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku (QS. 26:80)

  6. Slamat pagie, Inong…
    senang dengar kabarnya pagie ini dengan ceria….semoga hari ini selalu diliputi kebahagiaan ,kemudahan, dan jauh dari segala ketidakbaikan ya,De…

  7. Di luar negri pernah liat, ada orang yang nikah, dalam keadaan kritis, jadi sebelumnya mereka mau nikah, mereka kecelakaan mobil, cowonya baik2 aja, ce nya sekarang, trus mereka tetep melangsungkan pernikahanya, dan akhirnya ce nya meninggal setelah beberapa jam mereka menikah….

  8. malam diajeng rin
    u suka matematyika>
    hmm……selamat malam
    selamat berm,impi indah
    salam hangat dalam dua musimnya blue

  9. assalamualaikum…..
    sist, pkb? smoga slalu bahagia dlm cahayaNya.

    banyak yang doain,sy jg doain.. Insya Allah.
    sejuknya.. bgitu banyak doa di kebun ini…
    :)

  10. salamat sore,Inong…
    hari ini saya seharian istirahat menggantikan apa yang kurang kemaren setlah banyak kegiatan….
    Terima kasih ya atas segala dukungannnya,De….saya akan selalu mendoakan Ade dimanapn dan kapanpun…doa untuk yang terbaik.. :)
    ehm…

  11. hm, jadi sedih.
    cinta Allah lebih besar. jadi inget sebuah hadits,
    “jika Allah menghendaki kebaikan untuk seorang hamba, Dia menguji hamba itu”
    jadi inget juga postingannya kang insan yg laen(bukan saya) yg judulnya
    PENGANTIN SURGA…

  12. Tak ada cinta sejati jika tak ada ujian. Sakitnya teman Ade merupakan ujian cinta bagi sang pacar. Jika ia hanya berharap kebersamaan secara fisik semata, berarti cintanya belum lulus ujian.
    Bisakah Ade juga merasakan betapa sulitnya ujian cinta saat harus hidup bersama sang kekasih yang telah bocor jantungnya? Doakan aku juga bisa lulus ujian itu, De.

  13. sabar en bersyukurlah.

    “bila sabar dan syukur adalah dua tunggangan”, kata ‘Umar ibn al-khaththab, “aq jadi tidak peduli harus mengendarai yang mana.”

  14. Saya hanya bisa ikut berdoa untuk teman Ade semoga semua penyakit yang dideritanya dapat menjadi ladang amal dan menjadi penghapus dosa di dunia..

    Itu juga yang saya doakan setiap selesai sholat untuk istri saya agar penyakit yang dideritanya dapat menjadi penghapus dosanya selama di dunia dan mendapatkan tempat yang mulia disisi-Nya Amin..

    Syafakillah, titip salam buat temanmu yah..

  15. malam mingguan saat ini
    blue harap u selalu berdzikir ya jeung rin………….

    kalau postingan yg ini u boleh berkunjung karena kagak bakal nakal pikiran blue hehehhe……….
    salam hangat dalam dua musimnya blue

  16. Kadang di pikiran kita terlintas, seandainya kita yang berada di sana, menggantikan mereka yang sedang menderita ujian sakit yang parah, apakah kita masih bisa tegar, sabar dan ikhlas menjalaninya?

    Bagi mereka yang saat ini sedang diberikan cobaan dengan sakit, tetaplah tegar, sabar serta ikhlas, karena amat sedikit orang yang dapat melakukannya dan di sanalah ada ‘ridha-Nya’. Gapailah ridha-Nya agar mendapatkan predikat Shaabirin (Orang-orang yang sabar).

    Syeikh Abdul Qadir Al Jailani mengatakan:

    “Relakanlah dirimu dalam menerima sesuatu yang ‘sedikit’ dan bersungguh-sungguh dalam sikap itu, niscaya kamu akan berpindah pada (tempat) yang lebih tinggi dan lebih baik, dan dengan perasaan senang itu kamu akan bahagia, tentram dan terpelihara, tidak merasa lelah (berat) di dunia dan di akhirat, kemudian kamu akan meningkat lagi kepada sesuatu yang lebih kamu senangi.”

    Tambahan: Untuk temannya, tetaplah menjadi pejuang cinta. “Impossible is nothing”. Bukankah ada saatnya mengedepankan usaha itu lebih utama dibanding ‘pasrah’ menerima sesuatu hal/situasi?

  17. mas harsa yg boleh nemenin ade itu. suaminya.kalau dikau apanya?

    *sory bro becanda*

    Akupun membaca ini trenyuh, terus terang de. ada kegundahan di hati ini.kalau kau baca postingan aku judulnya. Sahabat tersenyumlah. hampir sama masalahnya.ya tentang penyakit juga.
    Mari kita berdoa bersama, moga di beri kesembuhan untuk saudara kita. moga Allah mengahpus dosa 2 mereka. Amin

  18. ngomong2 saya boleh ga ikut majelis kebun hikmah, De?… atau ga boleh ya?..hehehehe.. :P …hebat nih kebun ada majelisnya :D …*bangga sama Ade*

  19. *senyum*…. Ade jangan bingung mau kemana, kalau pun Ade mau kemana2 pasti saya temenin biar ga sendirian dan ga bingung… :) insya Allah dalam hidup dan waktu terberat pun,De…
    selalu berdoa yah agar selalu diberikan kemudahan dan kekuatan… :D

    salam untuk temannya semoga cepat sembuh dan insya Allah sembuh….

  20. it is one of some reasons why our life’s called ‘life’

    suddenly found your nice blog while blog-walking
    keep writing !

  21. Semoga sakit yang di derita sahabatmu menjadikan ladang amal baginya, sungguh ada hikmah dibalik sesuatu yang Allah berikan kepada hamba2nya…. :( :( :(

    salamat bermalam minggu majelis kebun hikmah …………

  22. kemana pun u melangkah jeunf Rindu
    blue harap selalu mengingat ALLOH ya rin.

    do yg sempurna mendekati keinginanmulah yang sellau u berikan

    salam hangat dalam dua musimnya blue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s