Surat Cinta Sang KEKASIH

Surat cinta ternyata bisa menggugah hati, membangkitkan kerinduan, mendorong semangat, menumbuhkan kepercayaan diri, merubah suasana dan membuat terlena. Surat cinta seperi air laut yang semakin diminum tidak bisa menghilangkan rasa haus. Surat cinta bagaikan lecutan halus bagi jiwa yang sedang lemah…

Bagai bahan bakar api cinta yang mulai meredup. Bagaikan pelita ketika sang kekasih masih samar-samar meniti jembatan cinta menuju ke seberang jalan. Surat cinta adalah nyanyian jiwa, suara hati, ungkapan kerinduan dan hembusan angin sorga. Surat cinta adalah gambaran kanvas hati sang kekasih, lukisan jiwa dan bingkasan rindu…

Al Quran adalah Ayat Ayat Cinta sebagai titian antara hamba dan ALLAH, guru mengaji saya bilang bahwa ciri-ciri orang yang beriman adalah ketika disebutkan nama ALLAH, bergetarlah hati mereka, dan ketika dibacakan pada mereka ayat-ayat Allah, bertambahlah iman mereka :) kini pertanyaan itu saya ajukan kepada diri saya :)

Benarkah saya mencintai ALLAH dengan sebenarnya? Ataukah kata-kata itu hanya penghias bibir mungil saya belaka? Adakah hati saya bergetar ketika ada yang menyebut nama ALLAH atau terbaca pada saat saya mengaji? Adakah cinta, kerinduan dan iman saya bertambah ketika dibacakan pada kita ayat-ayat ALLAH? jawabannya BELUM

Mengapa BELUM karena saya belum menempatkan ALLAH sebagai kekasih saya, karena saya belum menjadikan Al Quran sebagai surat cinta dari ALLAH yang seharusnya ketika membaca surat cinta merupakan hobi seperti layaknya orang yang sedang sedang jatuh cinta, saya belum menjadikan membaca Al Quran sebagai petualangan menuju ke alam penuh kasih dan kerinduan… Saya belum membaca surat cinta dengan penuh rasa haru, rindu dan khusyuk. Bahkan karena derasnya aliran sungai kerinduan dalam hati saya belum mampu membuat saya menangis, air mata belum lagi tumpah….

Iya, saya sedang berusaha untuk membaca surat cinta ALLAH [Al-Quran] paling sedikit satu “Ain” setiap hari, karena saya ingin merasakan getaran dahsyat ketika rasa rindu itu hadir untuk membaca dan membaca lagi.. :) semoga saya mampu :)

Jadi, bagaimana kalau mulai malam minggu ini kita berjanji untuk membaca surat cinta ALLAH sekali saja sehari, kemudian jika masih dirasa kangennya belum hilang kepada ALLAH kita tambah lagi? :)

Pecinta sejati tak akan pernah bisa bertahan untuk berjauhan dengan sang kekasih bukan? Sesungguhnya keinginan yang sulit untuk dibendung adalah ingin selalu berdekatan dan berada dalam dekapan sang kekasih, dekapan penuh kedamaian dan ketentraman bukan? Begitulah semestinya hati orang-orang beriman, orang yang mengaku mencintai Penguasa jiwanya, Pencipta dirinya dan yang selalu tanpa pernah henti melimpahkan rahmat dan karunia-Nya. :)

*separuh tulisan ini saya kutip dari OASE di EraMuslim.Com sebagai peringatan untuk diri saya yang sedang mencari ALLAH, semoga berguna yah, insya ALLAH … Selamat malam minggu dan Selamat menikmati surat cinta ALLAH, semoga malam ini ada surat cinta di email saya setelah saya selesai mengaji, Loh De? ah masih saja dunia, ampuni hamba ya ALLAH*

 

 

About these ads

109 thoughts on “Surat Cinta Sang KEKASIH

  1. bismillah

    masyaAllah…. semoga Allah menambahkan al ilmu pada kaka …

    oya, yg saya tahu kalau ingin mencintai seseorang pasti kita juga harus tahu perasaan dia kpd kita. Mungkin sudah sering kita baca dan dengar kisah-kisah cinta yg bertepuk sebelah tangan alias orang yg dia cintai tdk cinta pada dirinya (kesian kesian kesian)
    nah begitu pula dengan Yang Maha Cinta….
    so, boleh siapa saja mengaku mencintai Allah, TAPI apa Allah jg cinta padanya???

    jadi cintailah Allah sebagaimana dengan cara yang Allah MAU dan telah tetapkan agar Allah juga membalas cinta kita. Dan yg saya tau caranya yg BENAR cuma 2 yaitu Al Qur’an dan Al Hadits.
    so, Bacalah surat cunta Allah dan Rasul-Nya agar tau caranya….

    barakallahu fikum

  2. kesalahan diperlukan untuk kita agar menjadi kuat, tuk kita mencari arti, jadi teruslah bergerak, teruslah bekerja, semoga ALLAH memberikan arti yang kita cari.. dengan Al-Quran dan As-Sunnah semoga kita bisa menjadi muslim sesempurna yang kita mampu,,Amin.
    ” Kita hidup di dunia ini dengan menelan sejuta kata untuk merajut sebait makna “

  3. Surat Cinta itu belum sempat kubaca, Lusuh terlihat bukan karena sering kubuka tetapi karena terlalu lama dalam kelembaban ruang hampa, Surat Cinta yang tak pernah kusadari Bahwa disanalah ada Cinta Sejati yang selama ini kucari, “minta Do’anya ya teh … Biar dapat kembaliku temukan Cinta itu”

  4. ukhti..
    subhanalloh kata2 nya luar biasa
    ana jadi terharu ukhti…
    bulu kuduk ana merinding…
    ternyata ana selama ini,belum bisa apa eank ada d catatan ukhti…
    dan ma’af ana mengcopy tulisan anda…

  5. he…he..he….ampyun dewh yang bertamu……tok…tok..tok…punten….!
    setuju ama si “kodok” kayaknya faktor kesuksesan ramainya blog ini adalah mbak rindu (jiah mbak..dah tuwir dunk..maap)….namanya rindu sih jadi pada rindu bertamu dewh…(lebay mode on :activated) ya…mudah2an kita dicondongkan pada kebaikan…terutama jika sering “bertamu” ke blognya mbak rindu….jadi tepuk tangan semuanya bwat mbak rindu…..(prok…prok…prok…..rame pisan nu tepuk tangan)ya udah….maju terus mbak…..

  6. Assalamu’alaikum….
    wah neh mbak Rindunya bikin kita semua jadi pada rindu neh….. heheheheh…
    salam kenal dari ku mbak Rindu…

  7. -

    Bukti cinta kepada Allah -subhanahu wa Ta’ala- :

    31. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Nabi Muhammad -sholallahu ‘alaihi wa sallam-), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    ( lihat Surat Ali Imron : 31 )

    Semoga kita dapat mengamalkannya.

    Rindu: iya, mengingatNYA adalah hidup :)

  8. kata2 di dlam web mbax memang menyentuh bnget….

    tadinya Q hampir meneteskan air mata….

    makasih yachh mbax…

    salam knl jach dri LELA

    Rindu: saya agak bingung kalo pake bahasa singkat gini sist … pake “X” dibelakang itu maksudnya apa yah? :)

  9. smoga kita bisa meraih teduhnya membaca Alquran seperti atau lebih dari teduhnya membaca surat cinta dari sesama manusia…

    ~salam kenal mbk..

    kalimatnya bagus deh…

  10. hihi,,,
    kalao w suka blog ini karena nyang punya tantik euy,,

    knp sya ikut tertarik buka blog ini jg krene lyat phutu mbak yang,, brrrrrr,,,,, alamak tantiknya,, so meurut w faktor terbesar ramaiya pengunjuna disini karena kecantikan mbak,,

    hanya saja mash pada pura-pura malu kalo to the point.. ato bs jadi hany strategi sosial untuk dapet perhatian mbak, so mpe sya tdk liyat 1 comen pun yang miring, hew,,hew,,

    aduh mbak,, sebenerya saya jg pengen bs menikmati kenikmatan dan keindahan yang disebut surat cinta tuhan

    tapi apalah daya saya sdh terlanjur terkontaminasi beberapa faham yang akirnya menuju pada satu persimpangan akan keraguan terhadap tuhan(agnostik)

    mohon maaf dan pliiiiiiizzzz bantu w nemuin tuhan,,,, huuuaaaaaa,,,!!!(emote mewek)

    mbak,, cie,,cie,,cie,, ehem,,ehem,, tantik banget cih mbak,, enak diliyat wajah mba teduh,,

    jadi rada ngarep hihihi,,,

  11. Mungkin sehabis baca ayatnya baca juga maknanya (pake Al Qur’an terjemahan kalo bisa) + tafsir ayatnya. Asbabun nuzulnya kenapa ayat tersebut turun. ini tips dari seorang ustad yang kukenal. Selamat mencoba

  12. Syukron…
    Terima kasih, artikelnya telah mengingatkan saya. Semoga semakin memperkuat ikatan cinta pada Allah…

    Ingin sedikit berbagi, dari kisah sahabat Rasulullah, semoga kita bisa meneladaninya.
    Ada kisah seorang sahabat di masa Rasulullah. Ketika pertempuran di masa Rasulullah. Ketika pertempuran berakhir, rasulullah memberikan padanya bagian dari rampasan perang. Tetapi dia menolak dan berkata, “Demi Allah! Bukan untuk ini saya berjuang bersama engkau. Saya berjuang bersamamu agar saya terkena anak panah di sini lalu saya mendapati janji surgaNya!”. Dia menunjuk pada tenggorokannya. Setelah sahabat ini beranjak, Rasulullah bersabda, “ Jika dia jujur pada Allah, Allah akan memenuhi kata-katanya!”

    Benar. Ketika perang usai, sahabat ini ditemukan dalam kondisi syahid dengan anak panah menancap di lehernya. Shadaqallah, wa shadaqa Rasulullah..

  13. mbak rindu… mirip temen baikku, tutur bahasanya, inteleknya, kelembutannya… menebarkan cinta dimana2, banyak yang menyayangi… senang deket2 dengan orang seperti ini… aya berharap semoga bisa ketularan hehe

  14. Kekasih ? Apakah saya cinta DIA ?
    Yang pasti senantiasa dalam doaku Aku mohon jangan ditinggalkannya walau hanya satu kedipan mata.
    Aku ingin disetiap kedipan ini ALLAH ada dalam hati,qolbu,dan pikiranku.
    aminnnn

  15. De, sering-sering baca surat cintaNya ya dalam keadaan apa pun…dan sering-sering juga mengucap nama-nama kebesaranNya selalu….

    U’ll be fine… :)

  16. Diajeng…! untuk meraih cinta Illahi sangatlah sulit… maka aku masih belajar untuk mencintai Allah, Diajeng kalau boleh tanya: Untuk mencintai Allah dimulai dari mana? Tolong tanyakan ke guru ngajimu ya Jeng! jangan tanyakan kepada rumput yang bergoyang… nanti jawabannya ngawur… (bukan sedang bercanda)

  17. Kalau perlu surat cintanya dibawa kemana pun kita pergi De…
    Sekarang kan bentuknya sudah beraneka ragam tuh…
    Ada yang kecil yang muat dalam tas kita

  18. Berusaha mengenal Allah!

    Terima kasih mbak, Postingnya Indah dan membuat saya berhasrat untuk lebih mengenal Allah!

    Salam kenal dan mampir ketempat saya ya mbak!

    Semoga kita bisa berteman!

  19. Akan lebih dahsyat lagi kecintaan kita kepada Allah, jika diwaktu sepertiga malam kita bangun, tahajjud dan bersujud kepada-Nya, subhanallah..!!

  20. Pertanyaan diatas jika ditanyakan kepada saya, jawabannya juga sama : BELUM
    dan buah yang saya petik di kebun hikmah kali ini rasanya seperti melecut dan mengingatkan betapa seringkali kita melukiskan cinta kepada manusia melebihi cinta kepada Allah SWT

  21. Mari membangun energi (cinta) untuk dapat menemukan jalan yang diridhoi-Nya.

    Karena energi bisa menyentuh tidak hanya zahir, tapi juga batin.

  22. Makin sering dibaca makin indah taman yang ada di dalam hati. Makin sering dimaknai makin terang lentera hati. Menjadi penyejuk dan penglipur lara. Penghibur jiwa-jiwa yang tengah ditimpa musibah dan ujian.

    Setelah memperindah bacaan, saatnya mulai sedikit demi sedikit menghafal. Meskipun kita jauh dan tak mungkin lagi mendekat, jadikanlah menghafal Al-Quran cita yang dituju. Karena sang Pemilik Surat Cinta senang kepada mereka yang menjaga surat cinta-Nya dalam ingatan. Bahkan tiap kalimat yang dibaca saat hari penghisaban, menaikkan satu derajat kedudukan di sisi-Nya hingga seluruh hafalannya habis.

    Syukran atas tulisannya. Mudah-mudahan di pagi ini Allah senantiasa melindungi dan merahmati.

  23. assallamualaikum mba,Janganlah engkau mencintai seseorang dari kesempurnaanya,tapi lihatlah dari ketidak sempurnaanya orang tersebut,karna akan indah jika kita sama2 menjalaninya secara sempurna

  24. kenapa?
    kenapa selalu gini?
    kenapa selalu rindu pada blog ini? :P

    oh ya mbak, udah pernah baca buku “Bertemu Allah Tak Harus Di Surga” belum?

  25. Sup Kaldu

    Yang Bumbunya dimakan Dulu

    Saat Dirimu Hadir

    Ia tumbuh dikelembaban usia

    Lhoh, kok lembab ? . . .

    Dikelambaban bersama Ayah dan Bunda

    Dikelembaban bersama tokok anutan

    Bergeraklah, sang tulang-tulang perkasa !

    Wow, ku sambut engkau, Cinta.

    Jujurlah Padaku, Ini Cinta atau Nafsu ?

    Nafsu itu, . . . Ah’ kasihan cinta

    Siapa yang ngomongin cowok, ikhwan lagi !

    Ingin kukatakan arti cinta, kepadamu . . .

    Wo’oW tapi tunggu dulu

    Cinta yang aku maksud . . .

    Cinta Allah, Pada Yang maha Abadi, sebabnya pun Abadi

    Cinta Rasulullah, “Ummatii. . . Ummatii . . .”

    Cinta karena Allah, Mimbar Cahaya Lhow

    Emmmm . . .

    Seolah Aku bukan diriku

    Sup kaldu, Sayur lodeh ; apun namanya dech !

    Rabbi, selamatkan Saudaraku-Saudaraku yang Kucintai

    Dari Sahabat yang dicintainya, dengan CintaMu

    Cinta kita Cinta sehat, Makanya Taubat !

    . . . Hiks _ Hiks _ Hiks . . ..

    Identitas Keberdosaan

    Agar Aku dan Kau, tak lagi Membuat syaithan Bahagia

    Katakan !

    Tulis !

    Lalu komitmen pun diuji

  26. melalui Quran Dia berbicara kepada kita, tinggal kita sendiri selanjutnya, maukah kita jadikan Quran sbg pedoman ?

  27. kadang juga, tutur kata dan ahti tak selalu sejalan. kenapa ini.

    kalau iman sudah menerangi hati
    ilmu sudah menerangi pekerti
    kita akan bergerak ke arah taqwa.

    *di kutip dari buku etimologi islam*

    Yup !

  28. meski tergugah, aku masih menyisakan beribu pertanyaan, seperti, apa ya….
    terjebak kehidupan. setiap orang pernah di titik ini, pesimistis membuat kita serasa menjauh dariNya.
    thanks dah ngingetin lagi ke jalur yg sepatutnya.
    saya segera menuju rumah pa salim, ngajak mengaji

    Yup !

  29. kita harus benar-benar yakin kalau kta adalah…
    “pecinta ALLAH”

    agar setiap langkah yang kita tempuh…
    Dia selalu menyertai kita… :-)

  30. Orang yang beribadah karena cinta (senang), maka diantara tanda-tandanya adalah bahwa ia akan mengamalkan suatu perbuatan yang dapat membuat benci nafsunya, seperti berbagai bentuk amal kebajikan.

    Menyambung dari ‘surat cinta’ diatas maka tentu saja ibarat sebuah surat cinta menjadikan ayat-ayat Qur’an begitu menarik untuk selalu dibuka, seolah-olah kekasih kita sedang menuliskan sebuah surat cinta dengan kata-kata romantis nan manis, kata-kata indah nan membuncah, kata-kata menenangkan nan menentramkan, kata-kata adem nan menyejukkan.

    Surat dari kekasih itu selalu kita buka tiap kali diri kita merindukannya, seperti halnya surat itu sudah menjadi ‘menu’ untuk melepas rasa rindu kita terhadapnya.

    Tapi itu kasusnya untuk surat dari kekasih, lalu bagaimana dengan Sang Kekasih yang itu?

    Sebagian dari kita masih belajar untuk mencintai-Nya, menjadikan Kekasih kita itu selalu hadir dalam rangkaian tiap aktivitas yang kita lakukan.
    Dan sebagian dari kita masih belajar untuk menghidupkan-Nya, menjadikan Kekasih kita itu seperti halnya sosok seorang kekasih dalam hidup keseharian kita yang membuat rindu selalu.

    Proses belajar untuk mencintai-Nya bisa dimulai dengan mengakrabkan diri dengan Al-Qur’an, sebuah kalam Ilahi yang begitu ‘mulia’.

    Bagi yang belum bisa membaca Al-Qur’an maka mulailah proses belajar mencintai Allah dengan belajar untuk mengenal huruf-huruf Al-Qur’an.
    Bagi yang sudah bisa membaca Al-Qur’an maka mulailah proses belajar mencintai Allah dengan belajar untuk membaca Al-Qur’an sesuai tajwid.
    Bagi yang sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan tajwid maka mulailah proses belajar mencintai Allah dengan belajar untuk mengetahui arti dari ayat-ayat yang dibacanya.

    Begitulah seterusnya.

    Hidup itu adalah sebuah proses dan mencintai itu pun sebuah proses. Mulailah proses mencintai Allah itu dengan merutinkan membaca Al-Qur’an.

  31. jadi ingin membaca surat cinta lebih banyak lagi malam ini..
    insyaallah..

    terima kasih telah mengingatkan, Rindu..

    regard

    • cinta itu sperti mata dan tangan….
      ktika mata mnngis tngn yg mnghpusnya n ktika tngan terluka mta yg mnngis…
      n kdua anggota tbuh i2 d’cptakan oleh ALLAH SWT…

  32. surat cinta, terkadang malah di ganti SMS :D surat undangan terkadang di ganti e-mail namun surat kehieupan tidak bisa di ganti, karna? apa ya?!?#*?

  33. Subhanallah Mbak…
    pemikiran Anda ini patut menjadi contoh bagi kawan2 muslim lainnya..

    begitu besar nikmat yang telah Mbak Ade terima, cantik paras luarnya, dan alhamdulillah Allah mmeberikan cahaya-Nya melalui pemahaman akan kebesaran-Nya..

    Semoga Mbak Ade bisa mendapatkan pendamping hidup yang bisa bersam-sama di surga..

    Allah akan sangat menanti Mbak Ade, karena surat cinta-Nya dibalas dengan kesucian hati untuk kembali ke pankuan-Nya..

    terima kasih Mbak sudah berbaik hati menyempatkan diri membaca tulisan saya…

    Salam hangat Bocahbancar….

  34. Mas fauzi kayaknya bukan koment deh tapi lagi ngrim surat tuh*becanda*
    yang lagi semangat wah aku sih ngajinya hari *senin*
    kata – kata tak mampu menghasilkan apa yang menjadi keinginan.tapi berbuat lebih penting.de kaupun belum membaca suratku.bacalah mungkin itu untukmu.

  35. Saya jadi teringat, hari ini saya belum sempat membaca surat cinta-Nya. Makasih, De, sudah mengingatkan.

  36. Beberapa hari yang lalu… ketika mendengar seorang rekan saya, Hendi Kurniah, menyampaikan tentang ‘The Power Of Shadaqah’ hati saya tergetar begitu hebat, sampai rasanya ingin keluar air mata ini…

    Itu sudah mendekati cinta belum ya? :)

  37. :)…De, saya tadi menunggu isya sempet membaca surat cintaNya..alhamdulillah..

    nanti malem saya mo baca juga surat cinta yang dari Ade, abis maen badminton… :P….

  38. Ass.
    Membaca tulisan ini.
    Harapku masuk surgaMu, bagi kita semua.
    tempat ucapan indah. saling mengucap salam.
    dengan setulus-tulusnya dan lepas. wassalaam.

  39. Gimana kalo baca ayat2 al-quran itu setiap usai sholat fardhu,walopun hanya 1 ayat minimal..kalo mlm minggu baca smpe pagi jg malah bagus..ya kan diajeng?
    Btw suratku udh di trima blm?alamatnya yg di jepang itu bukan? *di bekep* –> rinduku mode on

    Salam silaturrahmi, ^_^

  40. Bila Al – Qur’am dapat berbicara

    Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
    Dengan wudlu aku kau sentuh dalam keadaan suci
    Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
    Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
    Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
    Sekarang engkau telah dewasa…Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
    Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
    Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
    Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
    Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimanamenyimpannya
    Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
    Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
    Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
    Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
    Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan
    Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
    Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu disurau…..
    Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nontonberita TV
    Waktu senggang? engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
    Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa
    Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
    Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Basmalah)
    Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
    Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu
    Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
    Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
    Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
    Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
    Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
    E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
    Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
    Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
    Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
    Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
    Waktupun cepat berlalu… aku menjadi semakin kusam dalam lemari
    Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
    Seingatku hanya awal Ramadlan engkau membacaku kembali
    Itupun hanya beberapa lembar dariku
    Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
    Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku
    Apakah Koran, TV, radio, komputer, dapat memberimu pertolongan?
    Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
    Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
    Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya
    Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…Setiap saat berlalu… kuranglah jatah umurmu…
    Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu
    Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
    Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu
    Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…Di kuburmu nanti….
    Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
    Yang akan membantu engkau membela diri
    Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu
    Dari perjalanan di alam akhirat
    Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu
    Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
    Peganglah aku lagi… bacalah kembali aku setiap hari
    Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
    Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
    Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah
    Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
    Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu.
    Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
    Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
    Sentuhilah aku kembali…Baca dan pelajari lagi aku…Setiap datangnya pagi dan sore hari
    Seperti dulu….dulu sekali…Waktu engkau masih kecil, lugu dan polos…Di surau kecil kampungmu yang damai.
    Jangan aku engkau biarkan sendiri…Dalam bisu dan sepi….Maha benar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

    ======
    maaf agak panjang mbak ga pa pa kan??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s