Saya baru selesai membaca buku “Romantisme dan Senandung Cinta Sufi” iya, sejak saya ingin mencintai ALLAH melebihi cinta saya kepada semua yang masih bernapas maka saya menjadi suka membaca buku-buku senandung cinta, selain dorongan jiwa romantisme saya pastinya
Didalam buku ini ada nama seorang perempuan yang telah benar benar menemukan cinta ILLAHI yaitu sebuah nama yang indah RABI’AH AL ADAWIYAH, pernah mendengar nama itu? dulu sewaktu kecil saya sering mendengar tapi saya kurang begitu memahami apa yang menjadi cintanya tapi kini dihadapan saya ALLAH memperkenalkan saya dengan tulisan tulisan indah milik perempuan pilihan ALLAH itu dan saya ingin sekali menjadi Rabi’ah Al Adawiyah, yang napasnya hanya untuk mencintai ALLAH :)
Dan kini saya tahu ternyata dunia ini hanya dapat dinikmati oleh manusia yang memahami arti kemesraan bersama ALLAH bukan mereka yang mencintai dunia dan sibuk malam ini akan melakukan maksiat apa, yang kesehariannya adalah menyakiti manusia lain, yang berniat mengambil yang bukan miliknya dan mereka berpikir bahwa itulah syurganya padahal itu adalah tipu daya setan, nauzubillahimindzalik
dan simaklah kata kata Rabiah ketika mendendangkan tarikat cinta ILLAHI:
Aku mencintaiMU dengan dua cinta, cinta karena aku mencinta dan cinta yang menjadi hakMu. Aku selalu sibuk mengingatMU dan melupakan selainMU itulah cinta karena keinginan aku mencinta. Penyingkapan segala tabir olehMu sehingga aku dapat melihatMU.
Aku beribadah kepada ALLAH bukan karena takut api neraka, bukan juga karena berharap syurga. Jika aku beribadah kepadanya karena takut kepada neraka atau karena mengharapkan syurga maka aku tidak ubahnya hanya sebagai sahaya tak tahu diri, yang hanya mau bekerja karena takut, PADAHAL aku beribadah kepadaNYA karena mencintai dan merindukanNYA …
Subhanallah … inilah yang ingin saya wujudkan disisa napas saya
![]()
Saya jadi ingat kata kekasih, kekasih adalah bersamanya kita selalu ingin, bersamanya rasa nyaman itu ada dan bersamanya segala kebutuhan akan jiwa dan raga akan terpenuhi, lalu jika saya menjadikan ALLAH sebagai kekasih saya dan insya ALLAH, ALLAH akan membalas cinta semua umat yang mencintaiNYA termasuk saya maka terbayanglah tak ada batas diantaranya, semua doa pasti akan terkabul dan akan terlindung dari semua yang menyakitkan termasuk sakit karena kehilangan demi kehilangan, terlindungi dari hilangnya semua yang indah yang kita miliki … kepada ALLAH lah saya gantungkan kebahagian dan kepadaNYA lah segala cinta saya titipkan.
Bayangkan menjadi kekasih ALLAH, indahnya tak hanya dibumi tapi di dalam lipatan tanah telah tersedia yang jauh lebih indah … caranya mudah “jalankan semua perintahNYA dan jauhi laranganNYA“ tambahkan dengan yang sunah dan hasilnya adalah cinta ILLAHI, bayangkanlah ketika semua harapan menjadi kenyataan !!
Mau? Mau? Mau? [koq kaya iklan 3] mau kan menjadi kekasih ALLAH.. yok berusaha menjadi kekasih ALLAH, mulai dengan Tahajud malam ini mohon ampun dan katakanlah cinta kita kepadaNYA
I love you ALLAH … Irhamnna ya ALLAH, kemana lagi kami mencinta jika bukan kepadaMU, kemana lagi kami meminta jika tak ENGKAU kabulkan harapan harapan dan doa kami
kemana lagi ya Rabb !!
Pingback: Ku Tahu… « Laki-laki Biasa
cinta adalah pengemudi dalam bahtera kehidupan puncaknya pada ALLAh,,,,karena ALLAH,,,,dan demi ALLAH
salam ukhuwah wat semua…
Subhanallah mbak…
Manusia pada kagum sama sampean..
Seandainya malaikat bisa kagum mereka pun ikut mengagumi sampean..
Semoga saudara ku tidak hanya kagum sama ke sholehan dan kecantikan sampean sampai menginginkan jadi pendampingnya tapi jangan lupa saudaraku buatlah Allah kagum terhadapa kita sehingga kita bisa pantas bersanding dengan-Nya di surga… mau ngga hayo??
**emanknya cantik ya?emanknya manis?suer ngga tahu??aku ngga perlu tahu seperti apa dia dan aku tidak perlu mencari tahu,yang aku tahu dia saudaraku sesama muslim yang dimabukkan oleh rasa cinta kepada-Nya,aku hanya bisa memandang rasa syukur bahwa dimuka bumi masih ada manusia seperti dia dan mungkin banyak lagi tapi masih belum dikenal**
note : sampean ( anda )
Iki kajiane kejeruen koyo 2 ndeleng wong aneh…
Mbak ati2 lo cuma ngilingno jalan pendekatan iku kudu ono sing mbimbing guru yang mursyid biar ngga terjebak oleh jerat – jerat setan..
Jadi apabila ada jalan – jalan pendekatan yang salah ada yang ngingatkan sampean..
hawa nafsu itu cenderung berteman dengan setan masuk nya halus bisa lewat jalan – jalan ibadah..
Kalo ada yang mbimbing sampean yo Alhamdulillah..
kalo ngga ada,kasihan sampean tidak bisa menikmati sejati – Nya hidup yang dianugerahkan..
keliatannya aja cinta tapi cinta yang semu.. hakikat cinta itu cuma sekedar kata – kata indah tanpa makna kosong tanpa isi
Bener jarine mas mandala “rindu apa terbelenggu?” bisa-bisa sampean tidak ingin hidup didunia..
Sudah lama kita terbuai kata2 indah dari kata – kata mutiara seorang sufi..
tapi kita tidak menemukan mutiara yang ada pada diri sendiri..
Sering membaca buku tapi tidak membaca diri sendiri..
Sering melihat orang lain tapi tidak melihat diri sendiri..
Terlalu sering kita melihat keluar dan sedikit sekali melihat kedalam..
Kita terkagum – kagum dengan seorang sufi menjiplak kata2 nya,tapi kita lupa menelusuri jejaknya..
Ealah nduk.. nduk..
Mugo2 ada yang mbimbing ketemu guru sing mursyid supoyo ra kesasar dan ra keblinger..
Temukan hakikat cintamu koyo opo ?
Kalo belum tahu,kata – kata cinta mu itu hanya Omonk doank..
Masalah cinta kepada- NYa itu garis nya selembut rambut terpeleset dikit bisa jadi kufur??
Hati – hati ya cah ayu..
wooww, wanita seperti ini yang dicari para pria yang ingin punya istri soleha
Rindu atau terbelenggu.. ?
Sungguh, tidak mudah menjadi kekasih-Nya. Kisah hidup Rabi’ah sendiri menjadi gambaran betapa terjal dan berliku jalan untuk menggapai cinta-Nya. Godaan duniwi, termasuk internet ini, menjadi dinding tebal yang tak mudah ditembus untuk masuk ke dalam istana Cinta-Nya.
Btw sori de…
baru sempat blog walking lagi nih…
Akhi-akhir ini lagi banya orderan somay, maklum banyak yang hajatan
saya pernah baca,
seorang wanita hebat, ketika beliau wafat surga behias diri menyambut kedatangan kekasih Allah…
Smoga kita semua bisa mengikuti jejaknya…
rinduku rindunya rindu blue pada sang rindu………..
semoga senang ya
salam hangat dalam dua musimnya blue
semoga semua tercapai… amiin
salam silaturahim…
Ungkapan Rabi’ah al adawiyah memang sangat fenomenal dan menuai kontroversi, suatu pencapaian tasawuf tertinggi.
Seorang teman yang kesalihannya tidak saya ragukan sempat mengingatkan tentang jalan sufi, agar berhati-hati dengan hal yang mungkin bid’ah, tindakan ataupun ucapan yang mungkin berlebihan dan tidak ada contoh dari Rasulullah saw. Bukankah Rasulullah tidak suka terhadap sesuatu yang berlebihan.
Mungkin karena keterbatasan kita, pengetahuan kita yang dangkal sehingga kita hanya mengetahui permukaan dari apa yang dilakukan para sufi, dan tidak mengetahui apa yang melatarbelakangi semua tindakan dan ucapan mereka.
Bagi saya jalan terbaik tentu menyempurnakan pengetahuan dan pengamalan terhadap apa yang ada di Al Qur’an dan yang dicontohkan Rasulullah saw. Bagi saya itu cukup sebagai wujud kecintaan kepada Allah dan Rasulullah.
semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada para shalihin, dan semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang shaleh
salam kenal!!
rabiah,, wah… dia pastinya sangat beruntung karena ALLAH pastinya akan membalas cinta kepada setiap hamba-NYA
wah,postingan yang bagussss mba’….salam kenal yaa..maen2 k’Blog saya…www.chalief.blogspot.com …link juga boleh..hehe
Kayaknya aku nggak ada sekuku hitamnya Rabiah ya? (eh, Rabiah kukunya hitam ga ya?)
Robi’ah Al Adawiyah kalo tidak salah Dialah Wanita yang mencintai Allah lebih dari Siapapun!
Sufi wanita yang manshur
Cuma ngopi dari atas ya?
Mampir ke tempat saya ya mbak Rindu!
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Cara Mencintai Allah dan Rasul-Nya
Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya:
“Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q. S. Ali Imran: 31)
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam bersabda:
“Tidaklah beriman (secara sempurna) salah seorang dari kamu sehingga aku lebih ia cintai daripada orangtuanya, anaknya dan segenap manusia.” (HR. Al-Bukhari)
Ayat di atas menunjukkan bahwa kecintaan kepada Allah adalah dengan mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam. Menta’ati apa yang beliau perintahkan dan meninggalkan apa yang beliau larang, menurut hadits-hadits shahih yang beliau jelaskan kepada umat manusia. Tidaklah kecintaan itu dengan banyak bicara dengan tanpa mengamalkan petunjuk, perintah dan sunnah-sunnah beliau.
Adapun hadits shahih di atas, ia mengandung pengertian bahwa iman seorang muslim tidak sempurna, sehingga ia mencintai Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam melebihi kecintaannya terhadap anak, orang tua dan segenap manusia, bahkan sebagaimana ditegaskan dalam hadits lain hingga melebihi kecintaannya terhadap dirinya sendiri.
Pengaruh kecintaan itu tampak ketika terjadi pertentangan antara perintah-perintah dan larangan-larangan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam dengan hawa nafsunya, keinginan isteri, anak-anak serta segenap manusia di sekelilingnya. Jika ia benar-benar mencintai Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam, ia akan mendahulukan perintah-perintahnya dan tidak menuruti kehendak nafsunya, keluarga atau orang-orang di sekelilingnya. Tetapi jika kecintaan itu hanya dusta belaka maka ia akan mendurhakai Allah dan RasulNya, lalu menuruti setan dan hawa nafsunya.
Jika anda menanyakan kepada seorang muslim, “Apakah anda mencintai Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam ?” Ia akan menjawab, “Benar, aku korbankan jiwa dan hartaku untuk beliau.” Tetapi jika selanjutnya ditanyakan, “Kenapa anda tidak meninggalkan kebiasaan yang dibenci Rasulullah SAW dan melanggar perintahnya dalam masalah ini dan itu, dan anda tidak meneladaninya dalam penampilan, akhlak dan ketauhidan Nabi?”
Dia akan menjawab”Kecintaan itu letaknya di dalam hati. Dan alhamdulillah, hati saya baik.”Kita mengatakan padanya,”Seandainya hatimu baik, niscaya akan tampak secara lahiriah, baik dalam penampilan, akhlak maupun keta’atanmu dalam beribadah mengesakan Allah semata.” Sebab Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam bersabda:
“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad itu terdapat segumpal daging. Bila ia baik maka akan baiklah seluruh jasad itu, dan bila ia rusak maka akan rusaklah seluruh jasad itu. Ketahuilah, ia adalah hati.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Suatu contoh, seorang alim bersilaturrahim kepada seorang yang kelihatan shaleh tetapi masih suka memasang gambar-gambart binatang. Orang itu lalu mengingatkannya dengan larangan Rasulullah dalam soal memajang gambar-gambar. Tetapi ia menolak sambil mengatakan, “Ini gambar yang idah dan menarik.”
Suatu hal yang mengherankan, seorang yang kelihatan shaleh dan merasa mencintai Rasulullah SAW tetapi masih senang dengan kesukaan yang kelihatan ringan tetapi termasuk dalam hal yang dilarang.
Dalam hati penulis berkomentar, “Orang tersebut mendurhakai perintahnya, bagaimana mungkin akan masuk dalam kecintaannya. Dan, apakah Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam akan rela dengan perbuatan tersebut? Sesungguhnya kita dan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam berada di bawah perlindungan Allah semata.”
Kecintaan kepada Rasulullah adalah tidak dengan menyelenggarakan peringatan, pesta, berhias, dan menyenandungkan syair yang tak akan lepas dari kemungkaran. Demikian pula tidak dengan berbagai macam bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam ajaran syari’at Islam. Tetapi, kecintaan kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam adalah dengan mengikuti petunjuknya, berpegang teguh dengan sunnahnya serta dengan menerapkan ajaran-ajarannya.
Sungguh, alangkah indah ungkapan penyair tentang kecintaan sejati di bawah ini.
“Jika kecintaanmu itu sejati, niscaya engkau akan menta’atinya.
Sesungguhnya seorang pecinta, kepada orang yang dicintainya akan selalu ta’at setia.”
Sumber: Disadur dari JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
semua pasti mau menjadi kekasih ALLAH
*ngakak* huahahahahax… liat yang komen no engpon
*sukses terguling dari kursi*
Rabi’ah Al Adawiyah adalah salah seorang tokoh Sufi besar yang melegenda sampai sekarang.
Rabi’ah dipandang sebagai pelopor model tasawuf mahabbah (cinta mistik), yaitu penyerahan diri total kepada “Kekasih” (Allah). Hakikat tasawufnya adalah habbul illah (mencintai tuhan Allah SWT).
Bagi Rabi’ah Al Adawiyah, ibadah dilakoninya semata kasih sayang Tuhan kepada dirinya. Kasih sayang itu, menurutnya, mutiara paling berharga bagi manusia, jika saja manusia itu mengetahui rahasia di baliknya.
Sungguh luar biasa memang kalau kita membaca kisah hidupnya serta syair-syair cintanya kepada sang Kekasih. Dan sampai sekarang pun belum ada sosok sufi wanita yang sangat fenomenal dan melegenda layaknya Rabi’ah Al Adawiyah.
Tetapi Rabi’ah Al Adawiyah mendapatkan puncak pengalaman ruhaninya itu bukanlah dengan cara yang instan. Ia lalui banyak proses hingga bisa mencintai kekasih-Nya itu dengan melalui martabat-martabat kesufian dari tingkat ibadah dan zuhud (lebih mencintai akhirat dibanding dunia) ke tingkat ridha (rahmat) dan ihsan (kebajikan), sehingga akhirnya cintanya betul-betul hanya untuk Allah SWT.
Dan agar bisa menjadi seperti Rabi’ah Al Adawiyah kita bisa mulai dengan mempelajari syariat dengan baik dan benar, belajar ilmu Tauhid, belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, belajar tata cara shalat yang baik dan benar, belajar mencontoh akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah Saw., dll.
Hamdun al-Qashshar berkata,
aku ingin menjadikanmu sahabat special buat blue…………..hehehe
salam hangat selalu
datang ke gardu blue yah
Cintailah ALLAH …
dan salah satu caranya adalah dengan berbuat baik bagi sesama …
Kalo gitu saya ingin menjadi kekasih keduanya Ade setelah Allah boleh ya?
Dan Ade juga mau kan jadi kekasih kedua saya setelah Allah juga?..
Duh Rindu… Postinganmu selalu bikin rindu sama Allah… Malu rasanya, ketika jari2 ini hanya asik menulis, tanpa pernah menikmati rangkaian indah kalimah tasbih..
Iri rasanya, melihat Rindu bs sebegitu dekatnya sama Allah..
Keep spirit Sist..
lebih baik jadilah. kalo ingin menjadi berarti bukan diri sendiri. *lewat lagi*
kangen dech lama gak longok nii blog !!!
masih suka make kata2 “makhluk berburung” gak ?????
Setiap tulisan mu selalu menjadi bahan renunganku . Aku kehilangan cinta, tp aku tahu aku masih bisa mencinta tanpa takut cintaku tidak terbalas, tanpa takut dia tak datang dan aku aku dia mencintai tanpa ada alasan apapun, karena aku mencintai . Aku akan belajar mencintai Allah seperti kau menularkan virus cinta ini untukNya .
Makasih rindu .
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS: Ali Imran:31).
Untuk bisa mencintai Allah kita harus mengikuti petunjuk Rasulullah..caranya ikuti semuah – sunnah baginda SAW.
Wallahu ‘alam bi showab.
rindu kami padamu Rasul..
rindu tiada terperi…
(Bimbo mode on)….:)
Mba..mentari kan segera terbenam , cakrawala kian membentang , tetapkanlah sujud sujudmu menyentuh dasar bumi..mencari ridho Illahi rabbi..
anak ke empat yang tak terlalu dikehendaki, tapi ternyata membawa cahaya cinta kepada Rabbnya. Siang bagai harimau dan malam memintal cinta dg khudhu’ tan pa henti…
Pagi kak Ade! Mga hari ini indah…
Menjelang subuh..
Hanya ingin menyapa..
Apa kabar De..?
Jarang mampir sini,
tapi sungguh setiap singgah selalu disuguhi dengan perjamuan kata yang indah dan menyentuh kalbu…
nice
Ya Allah,,,
Izinkan aku mencintaimu semampuku,
Agar cintaku kepadaMu selalu ada didalam jiwa, yang mengiringi setiap detik nafasku.
De,,
Makasih tulisan2 ade slalu jd
Perenungan buat aku.
I LOVE YOU
pada saat kita kehilangan, justru disitulah kita mendapat sesuatu,,yakni kasih sayang Allah
081395692309
081395692309
081395692309
081395692309
081395692309
081395692309
Rindu Bener-bener Perempuan yang sangat……… jadi penasaran nih
nama aslinya siapa? RINDU
Tinggalnya dimana? JAKARTA
No Hpnnya Berapa? 0817 sekian sekian …
Jangan becanda ya yang jujur jawabnbya: JARANG SERIUS SAYA emang !!
kalau malu di tulis disini dikirim ke email aku aja yah oke
dedisprmn@gmail.com
dedisuparmansuparman@yahoo.co.id
waw…………u berani comad di tempat suhu yang sangat panas..hahah……….
dah malam rin……….mimpi indahlah bersama blue