Hari ini saya mencari jiwa saya yang hilang dengan menemui seorang sahabat yang alhamdulillah sedang dihapus dosa dosanya dengan dititipkan ALLAH suatu penyakit, iya bukankah setiap sakit kita meski hanya flu adalah kasih sayang ALLAH untuk menghapus semua kesalahan yang tak pernah luput dari jiwa kita, karena kita adalah manusia tempatnya salah dan bukan malaikat
ia adalah gadis cantik berusia 22 tahun, masih kuliah sambil sesekali menjadi penyiar di salah satu radio di Jakarta, suaranya indah seindah wajah mungilnya, belum lama saya mengenalnya tapi terasa sudah bertahun bahkan berabad bersamanya karena kami memiliki beberapa persamaan… dengannya saya merasa tidak menjadi anak tunggal lagi
“apa kabar hari ini cin? ngamuk lagi yah si putih?” ini adalah kalimat pertama yang meluncur tiap kali kami bertemu, ia namanya Nadia tapi saya memanggilnya ”Cin” untuk Cinta dan dia memanggil saya ”Yang” untuk Sayang dan darah putih adalah panggilan kami untuk si kanker darah yang sedang dititipkan ALLAH di raganya, “kondisi Cin memburuk Yang, si putih dan temen temen kankernya sudah menyebar kemana mana, di kelenjar getah bening, tulang dada, paru paru, pangkreas dan belum puas juga di sekarang bersarang di limpa, dokter bilang stadium IV B, dan itu artinya Cin tinggal menghitung hari kan Yang, tapi Cin gak akan menyerah sekecil apapun peluang yang dokter bilang 1% akan Cin ambil” ah saya ingin sekali menangis ketika mendengar kata-kata itu keluar begitu indah, rasanya saya ingin menutup mulut mungilnya dengan tangan saya karena saya tidak sanggup mendengarnya namun yang saya lakukan adalah menutup mulut saya sendiri agar tak meledak tangis saya yang telah berada di ujung napas
Ya ALLAH, saya tahu persis rasa itu, ketika dokter dengan kejam memvonis akan mati esok, saya tahu persis rasa ingin bangkit dari segala yang menyakitkan dan saya tahu persis ketika harus berada di titik nol atas segala yang menjadi keputusan ALLAH, karena hanya yang terbaiklah yang akan ALLAH berikan bukan sebaliknya … iya ALLAH maha menyelesaikan setiap masalah, maha menyembuhkan semua penyakit, dan titik nol keikhlasan adalah penghujung dari semua usaha, suatu titik balik dimana tak ada yang lain selain ALLAH.
Dan saya hanya memeluknya, menahan tangis yang kian menyesakan dada saya, membelai pungunggnya yang masih mengenakan baju rumah sakit dengan lembut, memberi kehangatan dan cinta yang tak ada batasnya, rasanya saya ingin mengalirkan kekuatan yang sedikit yang saya miliki, ya ALLAH sembuhkan ia, dan jangan beri ia cobaan diluar batas kemampuannya untuk menanggungnya… tubuh Nadia semakin kurus, tangannya semakin melemah tapi tidak semangatnya, pantang baginya untuk menyerah dan dirumah jiwa ini memang tempat mereka berjuang, dilorong rumah sakit ini setiap keputus asaan berubah menjadi harapan, harapan untuk tak kembali kesini, meski kemudian harus kembali dan kembali lagi hingga SEMBUH. Hingga disembuhkan ALLAH dengan caranNYA entah itu pulang atau meneruskan hidup
Dan saya hanya bisa memetikan gitar saya, bersenandung lagu kesayangannya dan kesayangan saya ”Maha Dewi milik Padi” dan petikan gitar saya mampu membuatnya tertidur siang ini yang sejak dua malam tak mampu ia lakukan bahkan memejamkan matapun tak mampu Nadia lakukan tapi kini ada saya yang akan menina bobokannya, bersenandung, membungkus tubuhnya dengan selimut dan ikut tertidur dikaki ranjangnya menunggunya terbangun untuk pamit pulang ….
Nadia … JANGAN menyerah ya Cinta
I love you sist !! I do love you.
“Hamparan langit maha sempurna, bertahta bintang-bintang angkasa, namun satu bintang yang berpijar, teruntai turun menyapa aku … Ada tutur kata terucap, ada damai yang kurasakan, bila sinarnya sentuh wajahku, kepedihanku pun terhapuskan … Alam rayapun semua tersenyum, merunduk dan memuja hadirnya, terpukau aku menatap wajahnya, aku merasa mengenal dia … Tapi ada entah di mana, hanya hatiku mampu menjawabnya, Mahadewi resapkan nilainya, pencarianku pun usai sudah … Mahadewi resapkan nilainya, Mahadewi tercipta untukku
“
:) De, terulah menjadi maha Dewi untuk Restu, Azmi, Nadia, Sassie, Tio … insya ALLAH, beri saya kekuatan ya ALLAH, jadikan sisa napas saya bermanfaat untuk mejadi maha Dewi bagi jiwa jiwa yang rapuh, amin ya ALLAH..
Setiap nafas adalah harapan.
Setiap harapan adalah semangat.
Setiap semangat adalah perjuangan.
Dan setiap perjuangan adalah tanda dari segala kesempatan yang diberikanNya untuk dapat mengumpulkan apa yang terserak dalam hidup ini…
Semangat ya, Nadia..
my beautiful angel…you’re not only the best…but you’re the best of the best…
jadilah selalu malaikan yang baik ya de…jngan nakal
jikalau semua sahabat di dunia bersikap seperti kaw..
ah beruntunglah si cinta..
smoga mendapat himkah dari sakitnya
mendung saya membaca postingan ini.
teringat temen perempuan SMA saya dulu…
ia divonis demikian…gak tau lagi adakah istilah lain yg lebih dapat menjelaskan sellain perasaan empati (saja)?
Mari bersama-sama bergabung dalam aksi kemanusiaan untuk membantu manusia perahu ( muslim rohingnya )yang terdampar di Aceh , saatnya kita bergerak bersama untuk membantu mereka .
http://www.saverohingya.com
info:
http://www.acehblogger.org
http://baiquni.net/wp-content/uploads/2009/02/muslim-rohingya.png
mudah2an, mereka diberi kekuatan yang sesungguhnya, agar selalu kuat dan mampu menjalani apa yang sudah diberikan oleh Allah SWT..
dan blue akan menitipkan pesan nafas di dahagamu,rinduu……….halah.
salam hangat selalu
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(Q.S. At Taghaabun:11)
Memang sakit adalah salah satu bentuk dihapusnya dosa-dosa kita. Maka dari itu, sabarlah kita jika menerimanya.
moga ALLAH memberikan kesembuhan itu..yakinlah dan percayalah….karena IA sayang pada kita….IA begitu sayang…..
Assalamu’alaikum Wr,Wb…
Pagi de….
Saya datang kemari untuk pamit , mungkin ini terakhir kalinya saya berkunjung….
Karena saya harus kembali kedunia nyata, dengan kesibukan saya sebagai salah satu anggota organisasi Islam untuk kemasahalatan Umat dan sebagai pembina salah satu Yayasan yang bertujuan untuk kaum saya wanita, agar wanita kembali kepada Qodrat nya sebagai seorang wanita tanpa harus terpengaruh oleh kemajuan jaman. Wanita boleh saja pandai, boleh saja memiliki segudang aktifitas, boleh saja mempunyai cita-cita yang tinggi, boleh saja setangguh kaum pria. Akan tetapi satu hal yang tidak boleh di lupakan wanita adalah wanita yang tidak boleh melebihi dari kaum pria, karena itu sudah menjadi ketentuan alam.
Saya ingin wanita-wanita di jaman sekarang tidak mudah menyerah begitu saja dengan keamajuan jaman yang semakin penuh tantangan….
Kami wanita adalah pondasi atau tiang agama bagaimana Islam dan Negara akan bangkit kalau kami kaum wanita jatuh dan terpeuruk, mungkin hal ini adalah yang mustahil untuk merubahnya tetapi tidak ada salahnya untuk di coba…
Maaf ya de, saya jadi ngoro-ngidul begini….
Yang jelas saya sedih banget, tetapi karena kesibukan saya bakalan lebih menguras tenaga saya, dengan suka hati blog MUJAHIDAH WANITA saya hapus(hilang dari peredaran)terimakasih sudah sering singgah ke gubuk saya.
Senang rasanya bisa mengenal ade ang begitu mansia dan selalu ramah…, semoga ade tidak menjadi serorang bidadari yang terluka…
Semoga tetap semangat dan sukses selalu…
Dan Allah seantisa memberikan kemudahan kepada ade di dalam menjalani kehidupan yang penuh liku dan jurang terjal….
Jika Allah mengijinkan kita akan berjumpa lagi…..
Salam Persahabatan dan Persaudaraan
Salam damai penuh cinta di dalam Rahmat dan Ridho Allah SWT.
Wanita yang fakir serta tiada daya upaya…..
mudah mudahan segera diberikan kesembuhan ya si cin …
walau hanya duri yang masuk kedalam tubuh kita allah akan menggantinya dengan ampunan dosa
allahuma amin
Semoga cepat sembuh..
Saya kagum dengan teman-temannya(cerita yang sebelum ini juga)..
Syafakallaha syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman. [Semoga Alloh menyembuhkannya secepatnya, dg kesembuhan yg tiada sakit setelahnya]
pada-MU
kutitipkan secuil asa
KAU berikan selaksa bahagia
pada-MU
kuharapkan setetes embun cinta
KAU limpahkan samudera cinta
btw, nama2 yg disebut itu temannya yg diganggu jg oleh ‘si putih’ ya mbak?
*turut prihatin
semoga sahabatnya cepat sembuh …….
satu kata yang hanya bisa terucap :
“Smoga ujian Allah ini dapat segera selesai dan berakhir dengan baik, Insyaallah…”
yaa.. walaupun cukup singkat, tapi doa dri seorang sahabat ini ‘tulus dari dalam hati’.. smoga saja ‘Dzat yang maha menyembuhkan’ mendengarnya… Smoga aja temennya cepet sembuh yaa… Amiin.
semoga para sahabat mbak bisa sembuh ya,,,,,,,,,
penulis novel ya?!
pandai nian menguraikan kata penggambar peristiwa
nice words
salam kenal
http://firman.web.id
entah, hanya orang2 terpilih yg diberi kenikmatan o/ Allah dmn kematiannya bisa diperkirakan, meski tidak mutlak dan mmg tak ada manusia yg tau secara mutlak. setidaknya itu menunjukkan betapa kasih dan sayangnya Allah pada hamba2 yg berserah diri tersebut. untuk cintamu, semoga Allah menetapkan rahmat dan berkahnya untuknya, semoga diberi kekuatan batin yg prima, shg setiap sakit yg dirasa adalah untaian tasbih dan tahmid yg dengannya Allah menghapus segenap dosa seperti pada nabi Ayyub.
salam…
tau kotak pandora?
*gelagat OOT nih, tapi biarin deh*
dimana isinya berbagai keburukan! Tapi ingat, didalamnya masih ada sesuatau, HARAPAN. ya!
selama kita tak berhenti berharap, maka sesuatu yang gak mungkin pun bakl jadi mungkin–bahkan diluar dugaan kita
moga cepat sembuh buat sahabat mbak Rindu
mantab Coy…. jurnalis banget
kereeeeeennn…
google page rank nya 5…
pengennya lagu diana ross, when you tell me that you love me..
Salam kenal ya mbak.
Semoga sahabatnya cepet sembuh. Ya saya tahu gmn rasanya klo org yg kita sayangi harus sakit. Memang hrs ikhlas & tabah, namun jg tetep berdoa memohon kesembuhan…
allah masih sayang pada kita kan….
artikel-artikelnya selalu membuat hati saya merenung,tersentuh
thanx banget ya
Teruslah bernyanyi suaramu kan damaikan dan tergarkan bagi semua dan semua.
Salam dari SIDIK buat temen karindu semoga lekas sembuh.
Oia temen kaka dirawat dimana,,,klo ada waktu ane pengin jengun boleh ga….. klo boleh kirim alamatnya via Emailya..
berdoa danbnayak berdoa
berserah diri kepada Allah…….. karna Dia yang memberi kehidupan, Dia pula yang berhak mengambilnya………. keep in touch, sistha……….
Sabar dan Ikhlas..InsyaAlloh jaminan tidak akan gagal…,
YAA BAARI…..Yang Maha Melepaskan…
Angkatlah penyakitnya, jika itu yang terbaik baginya….Amiin
Wew, kok pada sakit gitu ya. Memang kesehatan itu adalah nikmat yang sangat besar ya. Kalau gak sakit mah, mungkin gak kepikir enaknya sehat.
Hiks, saya juga lagi sakit nih. Jadi gak masuk kerja. Btw, ini posting dirapel ya mba. Kemaren belum ada kok sekarang sudah 2.
Posting – posting rindu selalu bikin abang merinding. Koq doyan banget sih bikin orang merinding ?
Salam…
Mbak Rindu, *sambilngingetindirisendiri* ketika Alloh mempercayakan sesuatu kepada kita, entah membahagiakan atau sebaliknya, Ia main pilihan kepada siapa yang Ia tahu mampu mengusungnya. Bernahagialah kita dengan apapun bentuk kepercayaanNya tersebut karena kitalah yang dipilihNya dengan bentuk kepercayaan yang berbeda sesuai kemampuan kita. Artinya, pada hakikatnya kita mampu.
Tapi tidak berhenti sampai di situ saja, karena selanjutnya kitalah yang harus memilih langkah mana yang makin membahagiakan setelah hari bahagia atau sebaliknya, pun langkah mana yang memperburuk keadaan setelah hari kurang baik atau sebaliknya. Kedua koridor pilihan tersebut tentunya dalam ukuran kemampuan dan kondisi kita sebagai mahluk lemah. Disaat pilihan kita tepat itulah, Insyaalloh menjadi ibadah bagi kita.
Sekedar berbagi pengalaman, beberapa kali saya pernah berbagi soal penyakit yang pernah dialami saudara-saudara saya seiman lainnya, erat hubungannya dengan kelainan darah, tumor, maupun kanker. beberapa dari mereka mencoba mengkonsumsi minyak buah merah dan berdampak positif, setidaknya mengurangi derita fisik dan ada beberapa yang menderita tumor maupun kanker otak memperoleh kesembuhan total terhadap tumor/ kankernya. Secara ilmiah belum ada referensi yang saya temukan yang dapat menunjukkan korelasi pengaruh minyak buah merah terhadap kesembuhan tersebut, namun secara empiris beberapa referensi dan pengalaman telah menunjukkan korelasi positifnya.
Mungkin perlu disarankan untuk dicoba, setahu saya banyak tersedia di apotek-apotek, minyak buah merah asal Papua.
Terima kasih, Mbak.
Bersabar ketika menghadapi cobaan, cobaan terberat sekalipun. Allah sangat berkehendak atas hambaNya. Jangan menyerah ya, semangat trs utk mewarnai hari2 mereka…de, Allah maha tahu apa yang terbaik
Semangat… benar mbak Ade, semangat itu jangan sampai padam. Walau manusia memperkirakan/memvonis, namun tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki lain.
Tetap berdo’a dan bermohon, dengan sepenuh hati, menyerahkan diri dengan total.
Saya pernah mengalami gangguan/sakit yg menyerang kelenjar getah bening (3 thn yg lalu). Sampai banyak benjolan di leher dan ketiak, dan sudah menjalar ke paru-paru. Saya berobat sampai 7 bulan, hingga akhirnya angkat tangan. Menurut dokter obat-obatan yang diberikan sudah tidak mempan lagi. Saat itu berat badan saya turun 12 kg.
Akhirnya saya berhenti berobat ke dokter. Disaat itu justru muncul semangat dan keyakinan yang luar biasa, bahwa jika Allah masih mengijinkan dan menghendaki saya sembuh, maka saya bisa sembuh.
Setiap malam saya bermunajat, memohon kesembuhan dan mengkonsentrasikan pikiran saya pada ksembuhan penyakit saya. Dan saya memompa semangat dan keyakinan saya.
Alhamdulillah, setelah sekitar 1 minggu, benjolan-benjolan sebesar telur ayam kampung yang tadinya keras, mulai melembut. Teman di kantor juga melihat perubahan perubahan itu.
Saya tetap meneruskan ikhtiar saya setiap malam, hingga akhirnya makin lembut dan main lembut, seperti mencair. Pada bulan ke 3, benjolan tsb mulai ada yang pecah, 2 minggu kemudian ada yang pecah lagi, demikian seterusnya, hingga benjolan di leher tersebut pecah semua.
Saya masih meneruskan sampai bulan ke 5, akhirnya benjolan di ke 2 ketiak mengempis, kalau diraba sudah tidak ada lagi. Setelah saya rontgen lagi ternyata yg di paru paru sudah bersih.
Saya ceritakan pengalaman saya disini, mengingatkan betapa pentingnya semangat dan keyakinan. Jika seseorang yang sakit merasa sudah menyerah, maka kondisi tubuhnya akan semakin melemah, dan akan memperburuk kondisinya.
Bahwa dengan do’a, sesuatu yang dianggap tidak mungkin oleh manusia, maka akan menjadi mungkin karena dikabulkannya do’a tersebut.
Saya sangat bersyukur bahwa Nadia mempunyai semangat yang luar biasa, ditemani dengan Ade yang juga sangat memberi memberi perhatian pada Nadia.
Saya turut mendo’akan, semoga Nadia diberi kekuatan lahir dan batin, dan diberikan kesembuhan.
benar sekali sayamng…halah! oya,rin……nanti pesta valentinenya masih di rumah kamu bolehkan……..kan yg pertama…kamu koq tak datang mendekat blue saat pesta valentine yg pertama rin.knapa kamu marah lagi?
semoga semua penderitaannya meleburkan dosa2nya,amin, tetep semangat cin…! dan tetap tersenyum……………… (Rin judulnya mirip Ost PPT 2 saya senang lagu tsb)
semoga cepat sembuh nadianya
, amin
Pingback: Doa untuk memohon kesembuhan « Cermin Sebuah Hati
Dear Ade,
Just wanna that you for your continuing support.
Oh God, I fully believe in YOU. But I’m sorry that I only human and I can’t avoid being so sad. I am doing my best to support her. I believe Allah will see that we have done every thing we can to appreciate “nafas yang dititipkanNYA’ ini.
I will always be with her and pray for her..
semoga Allah menyembuhkan penyakitnya.. amin..
salam silaturhim..
^^ Satu lagi itu: Masa luangmu sebelum datang masa sempit/susahmu.
ya jadiinget 5 sebelum datang lima
>>hidup sebelum mati,
>>kaya sebelum miskin,
>>sehat sebelum sakit.
>>muda sebelum tua,
…………………….
satu lagi apa ya lupa????
———————–
BUJANG SEBELUM KAWIN…
—————————
hehe iya kali ya..:P
mungkin juga sudah sebelum tarjadi..
waduh .. sedihnya .. moga cepat sembuh ya
Haduh,artikelnya kq menyentuh banget…Coba setiap hari diajak membaca Juz Amma dan amalan surat-surat lainnya…Bukannya berburuk sangka tapi hanya untuk meringankan rasa sakitnya…
Indah rasanya, hidup penuh keiklasan dan semangat!
lama tdk bersua dgn blog penuh harapan dan hikmah ini. tryata aliran harapan dan kucuran hikmah itu masih juga meriap di sini.
dan. menjadi nyawa baru bagi mereka yg sedang dilanda keputusasaan.
yah. dengan sakit kita belajar tentang segalanya. tentang hidup. tentang kemanusiaan. tentang kedewasaan. dan tentang ketuhanan.
Rindu. Ma’an najah..
Wah…. I dunno if that happen to me….
Leukimia ya mbak … dari dulu saya brfikir, pasti ada cara membunuh atau menghentikan produksi darah putih yang di luar batas itu …
oh.. betapa sedihnya mereka, juga betapa tegarnya
turut mendoakan semoga lekas sembuh dan bernilai ibadah atas kesabarannya
=======
Ngomong-ngomong soal lagu Mahadewi, jadi pengen dengerin lagi. Ada yg mau nyanyi-in lagi gak yah?
=======
Setiap kali membaca tulisan mbak Ade membuat saya menitikkan air mata. Betapa saya ini hamba yang kurang ajar dengan segala karunia dan rahmatnya masih saja terus mengeluh dan menuntut.
Saya berdoa semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan untuk mbak Ade agar senantiasa menjadi maha Dewi buat mereka semua. Thanks
=======
Maha Suci ALLAH yang telah menganugerahkan hati yg begitu lembut dan peka kepada Ade.
Semoga ALLAH membalas kelembutan dan kepekaan hati yang Ade berikan kepada orang2 di sekitar Ade dg balasan yg lebih besar dan lebih mulia.
=======
Satu lagi biar hattrick
.
Bagi mereka yang sedang diberikan cobaan dengan sakit teruslah memohon dan berharap kepada Allah swt. Vonis yang diberikan dokter bukanlah suatu ‘takdir’, sesungguhnya Allah-lah yang Maha Menyembuhkan yang akan memberikan kita kesembuhan. Jadi tetap tegar, semangat dan berharap serta bergantunglah kepada satu-satunya tempat makhluk bergantung yaitu Allah SWT.
Seorang ahli hikmah pernah berkata:
=======
Semoga Ade berhasil “menyelesaikan” tugas2 Ade tersebut.
Amin…
=======
=======
Bukan hanya jiwa-jiwa yang rapuh yg membutuhkan Ade, tapi masih banyak lagi.
Mungkin ini merupakan tugas yg dititipkan ALLAH untuk Ade, hingga menjadikan hidup Ade ladang amal dan hikmah bagi Ade khususnya dan orang2 di sekitar Ade pada umumnya.
Semoga Ade bisa menjadi…
Mentari yang menghangatkan,
Rembulan yang menyinari,
Pelangi yang mewarnai hidup mereka.
=======
Doa untuk memohon kesembuhan (dibaca tiap pagi dan petang) :
Kenikmatan dibalik musibah
Diriwayatkan dari Umar ra. bahwa ia berkata sebagai berikut: