Lilin lilin kecil …

Beberapa malam yang lalu, listrik di istana saya mati karena tersambar petir dan gelap gulita seketika menyerang seluruh lorong yang mampu dijangkau oleh kedua bola bulat mata saya … dan lilin adalah pilihan yang selalu saja tepat jika sudah gelap begini… terangnya temaram tidak menyilaukan mata, hangatnya lembut tidak membakar apalagi menyakiti, dan gerak liuk tubuhnya yang kekanan dan kekiri seperti liukan tubuh penari, melenggok lenggok indahnya dan saya suka memandang setiap lekukannya sambil menikmati hangat dan temaramnya :)

Lilin lilin kecil ini adalah sumber penerang kehidupan, hangatnya yang romantis kerap hadir disetiap tatapan sepasang manusia yang sedang mengalirkan cinta… light candle dinner katanya tapi untuk saya lilin adalah penerang yang indah, bukan hanya sebagai cadangan saat PLN padam, saat saya sedang ingin berbicara dengan alam milik ALLAH maka saya akan mematikan lampu di kamar, dimeja belajar saya, dan menggantikannya dengan lilin diatas meja, yang akan saya tatap dengan mesra :)

Kemudian saya membayangkan jika saya berjalan didalam kegelapan, didalam kemaksiatan yang kian dimasuki akan kian gelap dunia kita maka arti lain dari lilin adalah cahaya ILLAHI yang akan membawa saya kembali ke jalan yang benar .. dan kemudian saya akan membayangkan jika suatu saat saya berpulang, didalam lipatan tanah akankah datang malaikat dengan membawa lilin lilin kecil dan menyambut saya dengan cahayanya hingga lipatan tanah tidak lagi gelap dan menakutkan :)

Dan lilin ini adalah keindahan milik ALLAH yang lain, cahanya penerang, apinya mengahangatkan dan yang masup kedalam jiwa kemudian adalah aliran yang menghanyutkan rasa gelisah, subhanallah … sungguh ALLAH tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia sia, sekecil lilin sekalipun :)

Dan jadikanlah sabar dan shalat sebagai lilin penerang jalan kita kembali ke ALLAH, cukup lah kegelapan sampai disini, cukuplah segala dosa hingga disini … bukankah setiap gelap akan menghadirkan takut, didalam lipatan tanah tanpa malaikat pembawa lilin ..

ah tak sanggup saya membayangkan :) ampuni saya ALLAH dan semoga saya mampu memperbanyak shalat dan dzikir saya sebagai tabungan lilin di alam kedua milik ALLAH

Yok, tunggu apalagi … mulai mengumpulkan lilin yah, biar terang dimahkamah ALLAH nanti :)

*sok tahu mode ON*

51 thoughts on “Lilin lilin kecil …

  1. ass.. wr wb
    … and you live your life like a candle in the wind…
    (Lagu Sir Elthon Jhon buat Lady Di)
    Tapi pas ini tak tulis buat Ade aja..
    wass.. wr wb

  2. hmm.. setelah membaca tulisan Anda.. hati saya menjadi tersentuh dan bergetar.. semoga apa yang saya lakukan ke depan akan menjadi lebih baik.. terima kasih atas tulisan yang membuat saya terinspirasi dan termotivasi…

  3. Pingback: Mendapat Award dan PR | Edi Psw's Weblog

  4. Hihihi sm kyk aninta, senyum2 juga baca komen cipto :lol:

    De, semoga lilin yg menerangi kita sekarang ga akan pernah padam even jalan yg dilalui dirasa telah benar, sometimes it works :wink:

  5. Ah Ade..selalu romantis..
    mau dong ditularin..*kedip-kedip*

    sepakat ma komen ciptoadhisetiawan…hehe..enak ya klo gt… *D’oh ngarep

  6. wah… co cwitttt…

    ehm..ehm.. walau hitungan lilinnya satu-satu saat yaumul hisab.. ada cara indah penuh barokah bertabur keindahan lho D.. menabung lilin berdu’a.. berdu’a dengan suami, kan hasilnya lebih banyak? hayoooo… mau?

    ntr lilin itu jadi saksi romantisme keindahan cinta sepasang hamba yang memupuk cinta dan bersama-sama mencari ridha Allah…

    amiin

  7. lilin…hmm boleh juga, tapi kalo mati lampu…enakan pake emmergency lamp bisa di set mau pengen redup temaram atau lebih terang. Lebih awet pula nyalanya, kalo lilin…cepet abis!Tafakur kita jadi terhenti karena harus nyalain lilin lagi.

  8. hmmm… cukup menyeramkan juga…

    jadi inget waktu dulu…,
    sering dicereweti sama ibu saya…
    kalo ga sholat…, nanti pas udah meninggal masuk kubur, akan gelap gulita…
    beliau berkata…, apakah kamu tidak takut…? ketika hanya sendiri dalam gelap dan tidak ada yang lain membantu, maka shalatlah yang jadi penerang dan teman dalam masa itu…

    terima kasih kepada mba Rindu untuk kembali mengingatkan kami semua pada teman-teman yang suka usil ini…

    [senyum] :)

  9. Haiii…

    Lilin..

    Suatu sosok bentuk putih bersih yang rela berkorban… Meleleh.. Terbakar…Untuk kita..
    Suatu pelajaran pengorbanan yang mulia utk kita renungkan..

    Salam kenal buat kamu :-)

  10. Candle light dinner, hmmm… jd inget ini,

    i want u…
    to be with me in a nice restaurant to have candle light dinner
    and to say those sweet three words to u…
    “Pay the bill”

    :mrgreen:

  11. lilin itu menerangi sekitarnya saat tak ada cahaya lain yang lebih terang… tapi kenapa ya dia menerangi lingkungan nya dengan membakar dan mengorbankan diri sendiri, tidak kah ada cara lain yang lebih baik untuk menyelamatkan lingkungan beserta diri sendiri tentunya…
    btw jadi ingat lagu… lilin kecil, menyala disini… ne ne ne kembali lagi….

  12. yuks….sama2 ngmpulin lilin tuk bekal nanti….
    dan jgn biarkan lilin2 dlm kehidupan kita habis terbakar ya mba’ rindu…
    sip…insya allah…..

  13. Mbak rindu mengingatkan saya, nih
    Kalo lagi mati lampu kami biasa ngumpul di ruang depan..ditemani cahaya “lampu teplok”. Pintu depan dibuka, sambil rame-rame ngelihat bulan…

    Argh…kenapa kalo mati lampu bulan serasa indah, ya..?

  14. saat ini tersesat lagi
    berulang kembali dan lagi
    seperti akan selalu dan selalu
    betapa dungu seperti tak berilmu

    tapi begitulah seperti itulah
    jalan itu bisa sedemikian temaram
    bisa malam tanpa rembulan
    atau siang di lorong tertutup

    kalaupun cukup cahaya
    godaan melambai di persimpangan
    kalaupun jalan terlihat lurus
    tergoda mencoba belokan

    bawa lilin itu, kalau tersesat lagi
    temukan jalan kembali dengan cahayanya
    bawa lilin itu, karena masa depan
    memang selalu gelap buat siapapun
    bawa lilin itu

  15. lilin2 kecil,,,walaupun kecil tapi tetap bisa menjadi satu2nya penolong dikala kegelapan begitu pula dengan cahaya Illahi akan membuat hati qta tenteram jika qta menyalakannya kapanpun jua,,,tidak hanya kegelapan yang akan menjadi terang tetapi yang terang pun akan menjadi semakin benderang
    salam kenal bwt mba rindu

  16. Lilin dengan cahayan kecilnya itu selalu aja sangat romantis..
    Makasih untuk keteduhan ajakannya mengumpulkan lilin2 kecil untuk bekal kita nanti…
    Tapi khusus untuk saya mungkin saya harus mencari obor yang agak besar kali De.. agar cukup menerangi saya dari gelap yang kadang sangat pekat akibat banyaknya dosa selama menjalani kehidupan ini…
    Akh.. betapa aku manusia yang ternyata lemah sekali…
    Tapi setidaknya cahaya lilin kecilmu itu telah memberi petunjuk arah bagiku (dan mudah2an bagi sahabat2 yg lain)kemana harus melangkah dalam gelap..
    Makasih ya De..:)

  17. lilin…
    begitu indah jika dirangkai dengan ketulusan hati untuk berniat untuk berubah…tentunya berubah di jalan Alloh.
    Sepakat dengan mbak rindu, jika kita kumpulkan lilin itu sebanyak2nya, ibarat kita mengumpulkan cahaya2 Alloh ke dalam hati kita…
    Terus semangat ya mbak…
    Silaturahim ke blog saya ya

    saya tunggu masukan yang mencerahkan hati saya di setiap postingan saya… :)

  18. Ahhh..ga pertamax lagi…:(
    “..dan lilin-lilin kecil…” jah malah nyanyi…(^_^)
    Yap lilin merupakan analogi yang cukup tepat buat mendeskripsikan sebuah ketenangan *ko buah ya*
    Cahayanya cukup memberi penerangan tetapi tidak menyilaukan. Panasnya menghangatkan tetapi tidak membakar.
    Tapi aku tidak berharap memiliki lilin De..
    ” Aku berharap bisa menjadi lilin untuk semua yang membutuhkan ”
    (*Ngarep mode ON*) :)

  19. Hati yang di isi dengan zikir senantiasa terang benderang mulai dari dunia ini sampai ke akhirat kelak.
    Setiap sesuatu yang kotor itu ada pembersihnya dan pembersih hati yang kotor itu dalah ZIKIRULLAH (Mengingat Allah).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s