Pada MU …

Bersama embun kali ini saya menunggu adzan subuh, dan sambil menunggu panggilan itu datang saya membaca sebuah buku “Keajaiban Do’a” ditulis oleh Kholid bin Sulaiman Ar Rob’i… ada yang membuat hati saya berbunga-bunga sekaligus membuat sungai diujung mata saya nyaris memecah bendungan yang kokoh [ah dasar cengeng] :)

Bukan, bukan karena saya cengeng tapi saya tersentak oleh satu kalimat, yang setelah membacanya saya ingin sekali menjadi kekasih ALLAH … menjadikan semua yang ada pada saya menjadi pada Mu bahwa salah satu terkabulkannya doa adalah dengan memperbanyak shalat atau ibadah sunah setelah melaksanakan ibadah ibadah wajib, dan saya percaya pasti, bukankah ALLAH tidak pernah ingkar janji bukan? ini kutipannya:

“………… Tidaklah hamba KU mendekatkan diri kepada KU dengan sesuatu yang lebih AKU cintai daripada perkara-perkara yang aku wajibkan atasnya. Dan hamba KU tiada henti untuk mendekatkan diri kepada KU dengan amalam amalan sunnah sampai AKU mencintainya. Jika aku telah mencintainya niscaya AKU akan menjadi pendengarannya yang digunakannnya untuk mendengar, pandangannya yang digunakan untuk memandang, tanggannya yang digunakan untuk memegang, kakinya yang digunakan untuk berjalan, jika ia meminta kepadaKU niscaya akan AKU beri, jika ia meminta perlindungan niscaya akan AKU lindungi, dan tidaklah AKU ragu untuk melakukan sesuatu yang aku lakukan seperti keraguanKU untuk mencabut nyawa seorang mukmin, ia tidak menyukai kematian dan AKU tidak suka untuk menyakitinya…..”

Ah indahnya menjadi kekasih ALLAH, jika indra saya adalah indraNYA pasti lurus jalan hidup saya dan pasti bahagia saya [semoga saya bisa] … ALLAH, seluruh hidup dan mati saya, shalat-shalat dan ibadah saya hanya untukMU.

ALLAH saya cinta pada MU :)

 

35 thoughts on “Pada MU …

  1. setiap cinta yang disalurkan hanya semata-mata karena untuk mendapatkan cinta Allah, niscaya cinta kepada sesama pun akan menjadi cinta Allah. semoga mbak rindu benar-benar mendapatkan cinta Allah yang akan terus menjadi pemicu setiap tarikan napas kehidupan.

  2. ALLAH adalah KEKASIH SEJATI yang selalu menemani kala bahagia maupun kala kita menghujankan air mata. Dia selalu setia kepada hamba-hambaNYA,selalu mengabulkan semua yang kita panjatkan, selalu menepati janji-janjiNYA.Tapi,kita selalu lupa diri dan tak tahu terima kasih kepadaNYA.Kita selalu lupa akan DiriNYA, lupa perintah-perintahNYA,lupa laranganNYA,dan lupa akan azabNYA yang sangat perih.
    Asaku smoga aku bisa menjadikan ALLAH sebagai Kekasihku.

  3. Bukankah setiap wanita sholehah ingin menjadi bidadari ?

    Saya ingin..kita semua ingin…
    maka memperbanyak..sholat sunnah..ibadah sunnah lainnya..

    Ah…mbak rindu…semoga kelak kita bertemu…AMin

  4. Salam
    Akh Rindu begitu syahdu perasaanmu, kalau daku terkadang begitu mudah mengucap mencintai-Nya tapi nyatanya akau kadang menjauhi-Nya. semoga aura tulisanmu selalu jadi pengingat kalbu, Trims

  5. kekasih di dunia sering bikin sebel, cemburu dan sakit hati.
    Mencintai sesama hambaNya tanpa memandang status dan latarbelakangnya, salah satu prasyarat agar diterima menjadi kekasih Allah.
    Kekasih Allah, is everything.
    Allahu a’lam bish-shawab

  6. Alloh memang maha penyayang, Alloh memberi kpd kita lebih dr apa yg bisa kita berikan pd-Nya. padahal kan sebenrnya Alloh gak butuh kita, tp kita yg butuh Alloh… subhanalloh

  7. saya suka… tulisan2 neng ini selalu mengajak ke kebaikan, menginspirasi, dan mencerahkan banget. Semoga menjadi ladang amal yang tiada putus. :)

  8. terkadang saya tersentak,, apakah agama itu hanya sebuah rutinitas belaka…

    hal tersebut selalu datang ketika saya sedang menjalankan solat, pausa dsb..

  9. Jadi tersindir mbaca tulisannya, akhir2 ini aq merasa kurang dekat sm yg di atas. Sholat hanya sekedar menunaikan kewajiban saja. Duh gusti, maapkan hambamu ini. Thanks for pencerahannya…

  10. mantap…
    kata2 yang menggugah, kita terlalu banyak membayangkan indahnya dunia, sampai lupa2 janji Allah yang pasti di tepati..

    wah kalau mau komen harus login wordpress dulu yah? kalau yang punya wordpress tapi pakai server sendiri susah mau komentarnya..

  11. Nampaknya, hari ini bacaan kita sama persis, walau berbeda redaksi namun tetap memiliki makna yang luar biasa. Saya kutipkan pula hadits qudsi yang saya baca ini :

    “Orang-orang yang mendekatkan diri, tidak merasa dekat dengan KU jika hanya melaksanakan apa yang Aku wajibkan kepada mereka, melainkan mereka juga melaksanakan ibadah-ibadah sunah sehingga Aku mencintainya. Maka jika Aku mencintainya niscaya Aku adalah pendengarannya yang dengan itu dia mendengar, penglihatannya yang dengan itu dia melihat, lidahnya yang dengannya dia berkata-kata. Tangannya yang dengannya ia memegang, kakinya yang dengannya dia berjalan, dan dengan hatinya yang dengannya dia bercita cita.”

    Langsung nusuk ke kalbu. Merasa apa yang telah diperbuat selama ini, tidak berarti sama sekali. Mata masih berlinang dosa, tangan masih berlumur maksiat, lidah masih bertutur khilaf. Mudah-mudahan kita diberikan kekuatan untuk menyempurnakan kehadiran kita yang sementara di bumi ini.

    salam.

  12. “Hari ini amalannya gimana? sunahnya dijalanin kan? Terus berusaha mencapai ridlo-nya Allah ya….? Inget, ga ada satupun masalah yang besar, karena kita punya Allah yang Maha Besar….”

    *ngutip sms-nya Bee… heheh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s