Annisa Larasati Pohan: perempuan mungil, cantik, berkulit putih dan berambut panjang hitam lebat, memiliki suami yang ganteng plus penuh kasih sayang, memiliki mertua orang nomor satu di negeri ini… semua yang diinginkan perempuan [termasuk saya tentunya] rasanya dimiliki oleh perempuan ini, maka “Annisa tolong pinjamkan surgamu untuk saya, sehari saja” [mimpi mode ON]
Dari tayangan yang saya pandang di TV, ada yang mengacak acak rahim saya ketika melihat Agus [suami Annisa] menggengan tangan mungil perempuan ini, ada yang menjalar lembut diperedaran darah saya ketika membayangkan kapan terakhir tangan saya digenggam erat seperti yang saya lihat di layar kaca ini, ada yang menghentak hentak tidak karuan dari ujung segumpal daging merah ditubuh saya betapa genggaman itu adalah surga yang lain dari hidup ini yang [dulu] pernah mengisi napas saya … ah ternyata saya manusia biasa yang memiliki keinginan dunia, ternyata hati saya belum termutilasi secara total oleh kehilangan demi kehilangan yang saya alami selama hampir dua belas bulan terakhir ini, ternyata saya perempuan yang ingin seperti Annissa
Lalu saya membayangkan jika tangan saya tergenggam dan saya dibawa berjalan ditengah pematang sawah yang hanya setapak, dengan dikiri kanan kuning sang padi, dengan diselingi kicauan burung merpati yang katanya tidak pernah ingkar janji, dengan dingin pengunungan yang terpampang indah diujung jalan setapak ini, dengan desiran angin yang menyapu tulang pipi saya yang putih hingga memerah, dan genggaman itu akan semakin erat dan erat hingga kita sampai diujung gubuk itu … LOH koq jadi ke gubuk sih, maksudnya disana telah menunggu nasi panas mengepul dengan ikan asin dan sayur asam, serta seteko air putih
Dah ah … pikiran saya jadi kemana mana nih, ampun ya ALLAH jika saya memimpikan yang bukan milik saya [lagi...]
Dan saya baru tersadar bahwa ada yang sama antara saya dan Annisa yaitu rambut panjang bergelombang tapi ada yang jelas beda yaitu nasib, ah Annisa tolong pinjamkan surgamu untuk saya sehari saja
*mimpi MODE ON*
50 Komentar
Gambaran kebahagiaan kehidupan orang lain memang selalu lebih “hijau” ketimbang kebun kita. Kemakmuran hidup orang lain seringkali menyilaukan dan membuat kita menjadi kurang bersyukur. Ya … Tuhanku, kukembalikan lagi kebahagiaan hidup ini kepada-Mu, biarlah cukup diri-Mu saja yang memuaskan dahaga kebahagiaan ini. Karena selalu dan selalu kurang manakala dahaga dunia ini menekan seribu keinginan. Cukup Engkau saja ya Tuhan-Ku hadir dalam kesumpekan dan ketidakberdayaan dan kekurangan sempurnaan tiap manusia. Amien
@mas Darmawan:
Penglaris nih masup ke blog saya tengah malam … iya, ternyata saya hanya manusia biasa, ya ALLAH cukuplah hanya Engkau. Irhamnna ya ALLAH [sayangi saya dan genggam tangan saya, agar tak salah jalan saya [lagi dan lagi].
ZZZzzzzzzzzz
pamit yah
Semoga mimpinya jadi kenyataan yah..
Let’s the dream come true..
syurga dunia indah,
syurga akhirat lebih indah,
syurga dunia dan akhirat, ini baru perfecto..
-_ semoga kita mendapatkannya..
mbak, di saung sawah itu ada sambal juga ga?
ehmm… makan timbel, enak kynya. (kebawa suasana deskriptif mbak ni)
genggamlah tanganku mbak…
*ngarep MODE ON*
iya mbak, kadang2 saya juga mikir beruntung banget ya jadi Annisa….seems her life is almost perfect! Tapi kemudian saya sadar itu kan hanya tampak luar belum tentu kenyataannya begitu dan saya jadi mensyukuri apa yang sudah saya punya……
rindu…………..
mengapa hati ku rindu….
tiyada tertahan….
kau tinggalkan aku seorang..
kalo hati ku sedang rindu…
pada siapa aku mengadu…
akan kucari…
walau ke ujung dunia…
hehehe… begitu gak yah kok ada yang gak enak…???
kebahagiaan seseorang akan menjadi kebahagiaan kita juga ,bilamana kita tidak merasa iri, tidak merasa denki, dan berpikir positiv , kalo segalabentuk kebahagiaan tidak lepas daari anugrah Nya.
heheheh bener gak sih??
Salam
Akh itu imajinasi yang lumrah dari lajang, permepuan, cantik seperti dirimu yakin kok pangerannya akan datang, cuma masalah waktu saja. semangat!!!!
Ah… perempuan-perempuan yang mencari surga!
Kata Annisa, “Heh enak aja, saya kan cuman punya satu surga. Kalau saya pinjemin ke kamu, nanti saya tinggal di mana? Masa harus tinggal sehari di neraka. Ngga la yao!”
dan… ternyata surga itu relatif hehehe…
Yakinlah bahwa kaut tak kan pernah meminjam
Karena kau pun memilikinya
jangan terlalu banyak berkhayal ya sis…
heheheee… peace..
Nasi ngepul sayur asem ma ikan asin + juice jeruk yang peres
ndiri wuii klopp bgt
Wajar kalau menginginkan kecukupan dan kebahagiaan (dalam arti luas tentunya), sebagai manusia yg masih mendiami dunia ini tentu dengan tidak melupakan surga nan abadi disana kelak,
Seimbang(pada porsinya masing) antara dunia dan akhirat.
Jadi inget seorang bapak yang Alhamdulillah agamanya sangat
boleh dibilang sempurnalah namun apa yang terjadi, Siang malam
beliau berdiam diri, mengurus “kesejahteraan mesjid” sampai2 keluarganya meridukan kehadirannya dan sepertinya dia lebih memilih apa yang iya yakini sepenuhnya sehingga anak2nya tumbuh dengan perilakunya masing2. Yg menyedihkan mereka tidak seperti sang ayah yg begitu agamis….mereka tidak setuju atas sikap sang ayah yang seolah gak perduli terhadap mereka… Siapa yang patut dipersalahkan dalam hal ini?
Oya satu lagi, setiap orang memiliki jatah
kebahagian masing2. Kalau kata kakek, kebahagiaan itu sama seperti sebuah baju pesta, Dibadan Annisa busana pesta itu kelihatan indah dan anggun tetapi di badan Rindu bisa aja kekecilan, melorot, mengkerut ,warnah gak cocok dengan kulit dll
Menginginkan kebahagiaan “seperti” itu boleh2 saja dan itu hak
setiap insan, kecuali mengingini kebahagiaan orang lain (niat merampas)hehe.. keji amat sih yaaa..
mbak, hidup ini punya standar. belom tentu qta bahagia bila berada pada posisi surganya mbak anissa..
mgkin standar qta bahagia ya seperti sekarang ini saja.
^sok tau mode on^
Surga…ehm….Surga..
Kebahagiaan yang hakiki adalah jika selalu beserta dengan Pemilik Syurga
dah dua hari g bs akses internet, udah byk banget komennya :p
mba Rindu ……….
kebahagian akan semakin lengkap bila sudah tidak ada yang kita inginkan lagi….
semakin dikejar …….. kita akan semakin kekurangan ……………..
maka ……. biarlah dia (kebahagian) yang mengejarmu ………..
jangan mengejar matahari ….. hehehe gosong nanti ….., salam.
Kenapa tak cari Agus yang lain Rin. Banyak kok itu yang titip-titip salam, atau yang malu-malu menatap di sudut pintu. He..he..
tetaplah bermimpi karena dari mimpilah hal itu akan menjadi nyata
Segalanya indah ketika jadi rindu
Bila rindu jadi nyata terasa teperangkap. Doa kita antara rindu dan nyata Anisa sama.
Lihat kisah Lady Diana, dan tengok apa kata isteri pangeran negeri Sakura, dan jangan lupa bertandang ke keharuman jalan Cendana. Ada jarak antara rindu dan nyata.
Kita hanya punya lima jari angan-angan… semuanya hanya rabaan…Terkaan balaka. Dalam ketelanjangan kita berpeluk dengan tubuh asing, saya mengulang kata sang pujangga.
Perbanyak bersyukur atas segala nikmat/anugrah yg kita dapat, dan perbanyak sabar atas ujian/musibah yg kita terima..
di gubug? makan ikan sayur asin dan asem? wah mauuuu mauu.
ada pesan dari ulama yang bagus, yang intinya begini sodara2 (HALAH):
“Seandainya anda melihat orang bersaing dengan anda dengan dunia, dan anda kalah, kalahkan dia dengan masalah akhirat”
terkadang qt iri dg seseorang ttg masalah dunia (harta, takhta, dll). Tapi mungkin qt jarang iri untuk masalah akhirat.
“waduh, si anu dah hapal juz-30, kapan saya bisa ya?”
“si fulan, sholat malamnya rutin, kpn sy bisa y?”
“bla..bla..bla…”
*abis dengar kajian mp3
Mbak, nggak usah pinjam surga Annisa Pohan, surgamu telah disediakan sendiri oleh Allah swt dan insyaAllah jauh lebih indah jika dimaknai dengan sempurna.
Udah lama banget saya nggak mampir ke sini, wishing you’re happy and healthy.
Gimana kalok mimpiin sayah ajah….
Ahh Rindu yang sedang merindu…semoga engkau dipertemukan dengan pria yang baik dan sholeh, yang selalu menggenggam tangan mungilmu….
Setiap orang mempunyai takdir dan kebahagiaan yang sesuai….
kan setiap orang punya surga nya sendiri sist.. begitu pun dirimu…
setiap hamba Allah memang telah ditakdirkan untuk memiliki jalan hidup yang berbeda-neda, mbak rindu. *sok tahu* Mbak Rindu juga punya syurga yang tidak dimiliki Annisa, suer deh, ah!
Subhanallah, bagus banget sih tulisannya. sampe merinding bacanya
mbak penulis ya? jadi penasaran pengen baca buku karyanya nih
Setelah membaca ulang (karena nongol di BOTD) terasa pancaran kecewa dan sedih. Jangan terperangkap oleh rasa sedih dan gembira, karena sedih itu hanyalah rendahnya kadar gembira dan gembira itu adalah rendahnya kadar kesedihan. Jangan terseret kembali oleh arus setelah engkau bersusah payah mencoba naik ke puncak (walaupun belum tiba di puncak).
Rindu: CY, terima kasih sudah selalu mengingatkan… saya tidak akan [tidak mau] turun lagi setelah langkah yang saya tempuh sejauh ini, saya BELUM sanggup kehilangan [lagi] dan saya tidak akan membiarkan diri saya terseret arus kepedihan itu LAGI, TIDAK !! terima kasih …
annisa yang cantik itukah? hwehe…
(^_^)v
rindu cantik juga, kok. /muji biar ditraktir makan/
Semua wanita pasti ingin seperti itu, mbak Rindu ingin juga ya.., aku doakan mbak rindu segera dapat apa yang diinginkan…
bagus bangat artikelny ajarin nulis dunk… amin..
semoga mereka menjadi keluarga yg selalu diberi kebahagiaan…
sempurna dilihat
genggam erat tangankuh mbaks….biar gak keder
Aku juga ingin masuk syurga ….
Karena tulisan sederhana saya ini, sahabat saya bilang saya masup BOTD
terima kasih untuk semua yang sudah mengunjungi teras saya yah …
Saya tidak mampu menyediakan teh hangat dan pisang goreng tapi saya mengucapkan terima kasih atas segala kunjungan.
Semoga ALLAH memulikan semua yang telah mampir, yang belum sempet mampir, yang memberi komen maupun yang hanya melihat juga terima kasih untuk yang sudah mengkritik habis isi tulisan saya
Terima kasih …
Tuhan memiliki cara tertentu yang berbeda2 tiap manusia merasakan surganya Allah..
semoga rindu juga mendapatkan nikmat2 Allah.
hehehehe… sama nih, kdg2 kl liat inpoteinment akhir2 ini aq jg ngarep banget jd annisa..
btw adik kandung sm adik iparnya keliatannya msh jomblo tuh mbak
hidup orang lain adalah hidup mereka, hidup kita adalah milik kita.
mudaha2an mbak rindu dapet suami yang shalih dan perhatian serta bertanggung jawab. Sukses selalu.
loh sist, ternyata dikau juga pengagum annissa
Amigos sudah terlengkapi dengan hadirnya namamu, jangan marah dong sist.. mana senyumnya?
Sebentar lagi ada obralan tiket masuk surga kok mbak… mari perbanyak amal di bulan ramadhan.
Tapi kan rambut Rindu sekarang sudah tertutup jilbab ?? ^_^
iyah…
)
jadi inget waktu annisa nikah dengan bang agus harimurti.. (sok akrab ma bang agus
satu alumnus SMU yang perempuan pada patah hati..
memang annisa beruntung banget, ya..
subhanallah…
Tanpa menjadi Annisa, Kak Rindu sdh punya surga kok ^^, yaitu surga yang ingin kakak raih dengan penuh lebih mendekatkan kepda Allah SWT ^^