<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Gemericik hujan</title>
	<atom:link href="http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/</link>
	<description>Perempuan di kebun HIKMAH</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Nov 2009 16:51:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: harumhutan</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2939</link>
		<dc:creator>harumhutan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 09:01:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2939</guid>
		<description>hujan takkan jadi penghalang untuk bepergiankan?apalagi menuntut ilmu heheh..
kadangkala daku ju9a begitu kok:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hujan takkan jadi penghalang untuk bepergiankan?apalagi menuntut ilmu heheh..<br />
kadangkala daku ju9a begitu kok:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: LPLPX.COM &#187; &#187; What&#8217;s your Independence Day?</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2699</link>
		<dc:creator>LPLPX.COM &#187; &#187; What&#8217;s your Independence Day?</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 04:28:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2699</guid>
		<description>[...] and with exclamation mark. Some try to find meaning, some rant, some ask questions, questions and more question. Some want their Indonesia back, and other simply write a reflection. The rest said [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] and with exclamation mark. Some try to find meaning, some rant, some ask questions, questions and more question. Some want their Indonesia back, and other simply write a reflection. The rest said [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2644</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 20:24:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2644</guid>
		<description>hujan selalu mengingatkan saya pada dua hal, mbak rindu. pertama, bau tanah yang aromanya bisa melambungkan khayal hingga ke batas langit. kedua, selalu inget waktu pertama kali berkenalan dg seorang perempuan yang kehujanan dekat stasiun, haks ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hujan selalu mengingatkan saya pada dua hal, mbak rindu. pertama, bau tanah yang aromanya bisa melambungkan khayal hingga ke batas langit. kedua, selalu inget waktu pertama kali berkenalan dg seorang perempuan yang kehujanan dekat stasiun, haks &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ghifar</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2619</link>
		<dc:creator>ghifar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 12:36:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2619</guid>
		<description>Pa kabar mba&#039; de? (bener ga ya panggilannya?)

Ngomong2 ttg nasionalisme, sy sering ngetesnya dgn cara dengerin lagu Indonesia Raya. Dan ntah knp tiap tahun getaran di hatiku tiap kali mendengar lagu itu makin berkurang. malangnya daku...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pa kabar mba&#8217; de? (bener ga ya panggilannya?)</p>
<p>Ngomong2 ttg nasionalisme, sy sering ngetesnya dgn cara dengerin lagu Indonesia Raya. Dan ntah knp tiap tahun getaran di hatiku tiap kali mendengar lagu itu makin berkurang. malangnya daku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rindu</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2606</link>
		<dc:creator>Rindu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:59:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2606</guid>
		<description>Saya mau mohon maaf, karena belum sempat berkunjung ke blog-blog yang telah mengisi teras saya yah ... 

Karena sibuk jadi panitya lintas juang, ngetes nasionalisme saya :) 

MISS YOU ALL ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau mohon maaf, karena belum sempat berkunjung ke blog-blog yang telah mengisi teras saya yah &#8230; </p>
<p>Karena sibuk jadi panitya lintas juang, ngetes nasionalisme saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>MISS YOU ALL &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: insansains</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2605</link>
		<dc:creator>insansains</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 14:25:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2605</guid>
		<description>^_^ Begitulah hujan. Kedatangannya selalu di rindu. Meskipun akhirnya ada yang menggerutu. Tapi itulah kekuasaan Allah, yang dengan hujan itu, Dia turunkan air dari langit, membasahi bumi dengan karunia-Nya. Menaburkan kesuburan dimana-mana, menjadikan segala sesuatu menjadi hidup. Dari air, tumbuhan hidup, dari air pepohonan rimbun, dari air segala binatang ada, dari air (baca:mani) manusia pun dilahirkan.

Dan hujan pula yang menghujamkan keyakinan bahwa Dialah yang maha Pengasih itu, Dialah yang maha Besar itu. Karena dengan kekuasaan-Nya, benda yang jatuh dari ketinggian yang teramat tinggi yang seyogyanya bisa menghancurkan bangunan-bangunan ternyata hanya datang kepada kita dengan lembutnya. Subhanallah....

Kali ini bulan telah sempurna bulatnya. Pertanda malam nisfu tengah berlangsung. Ku harap segala amal-amalku naik ke langit, dan dosa-dosaku terhapus dengan hujan hatiku yang menangisi dan menyesali segala kehilafan dan dosa.

Trima kasih Rindu..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>^_^ Begitulah hujan. Kedatangannya selalu di rindu. Meskipun akhirnya ada yang menggerutu. Tapi itulah kekuasaan Allah, yang dengan hujan itu, Dia turunkan air dari langit, membasahi bumi dengan karunia-Nya. Menaburkan kesuburan dimana-mana, menjadikan segala sesuatu menjadi hidup. Dari air, tumbuhan hidup, dari air pepohonan rimbun, dari air segala binatang ada, dari air (baca:mani) manusia pun dilahirkan.</p>
<p>Dan hujan pula yang menghujamkan keyakinan bahwa Dialah yang maha Pengasih itu, Dialah yang maha Besar itu. Karena dengan kekuasaan-Nya, benda yang jatuh dari ketinggian yang teramat tinggi yang seyogyanya bisa menghancurkan bangunan-bangunan ternyata hanya datang kepada kita dengan lembutnya. Subhanallah&#8230;.</p>
<p>Kali ini bulan telah sempurna bulatnya. Pertanda malam nisfu tengah berlangsung. Ku harap segala amal-amalku naik ke langit, dan dosa-dosaku terhapus dengan hujan hatiku yang menangisi dan menyesali segala kehilafan dan dosa.</p>
<p>Trima kasih Rindu..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pembawacerita</title>
		<link>http://rinduku.wordpress.com/2008/08/15/gemericik-hujan/#comment-2603</link>
		<dc:creator>pembawacerita</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 07:08:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinduku.wordpress.com/?p=270#comment-2603</guid>
		<description>Semoga semangat MERDEKA akan menjadi semangan membangun bangsa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga semangat MERDEKA akan menjadi semangan membangun bangsa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
