Awalnya saya akan berangkat ke kampus jam 4 sore ini, tapi tiba-tiba hujan deras mengguyur tepian genting rumah tempat saya berteduh … semilir angin diujung jendela kamar saya membuai saya, berbisik lembut menyapa segar, ah indahnya sore ini ternyata mendung tak selamanya kelabu [hahahha, kaya judul lagu De] :)

Maka saya niatkan untuk kembali membuka notebook saya, meletakan jari jemari saya diatas tuts hitamnya dan mencoba merangkai kata… meja belajar saya memang menghadap jendela besar sehingga setiap saya sibakan gorden maka akan terlihat jelas langit yang menumpahkan airnya yang tak mampu lagi ia pikul, mungkin lelah pundaknya jika terus terusan menahan beban… iya, saya jadi membayangkan jika hujan itu adalah kelelahan yang harus saya pikul, maka melepaskannya ke bumi dengan cara yang indah adalah obatnya, maka sebentar lagi langit akan kembali cerah setelah beban dipundaknya ia lepas, sungguh ALLAH maha menyelesaikan setiap masalah dengan cara yang terbaik, semoga hujan itupun lepas dari pundak saya dan birunya diri saya akan kembali menjadi tatapan yang indah :)

Dari ujung genteng gemerisik air begitu indah ditelinga saya, baunya yang khas ketika menyentuh bumi seakan menghapus segala kerinduan yang mengeringkan jiwa bumi, debu-debu diatas lantai diujung halaman itu pun ikut tersapu … lalu saya membayangkan jiwa debu-debu diatas genting itu adalah dosa, jika debu-debu diatas lantai itu adalah kesalahan-kesalahan saya maka hujan ini adala ampunan ALLAH yang saya bisikan disetiap sujud saya, yang saya hantarkan permohonannya dengan airmata jiwa saya.. sungguh ALLAH maha pengampun, jangankan dosa yang sebesar gemericik hujan, yang sederas deburan ombakpun akan terampuni … ALLAH tidak pernah ingkar janji, saya yakin itu seperti saya yakin hujan ini akan berhenti karena saya harus berangkat ke kampus :)

Besok libur kemerdekaan tiga hari saya akan menjadi gemericik hujan untuk menjadi panitya lari lintas juang (cuma jaga pos koq, gak ikut lari juang) dan saya akan menjadi gemericik hujan dimalam nispu syaban dengan mengisi malam lewat gemericik Yasin hingga membentuk deburan Dzikir membelah langit … dan sekali lagi saya akan menjadi gemericik hujan dihari senin karena saya akan ikut lintas darat Jakarta-Bandung-Jakarta … MERDEKA !! lalu saya kembali bertanya apa jiwa saya sendiri sudah merdeka? :(

Selamat ulang tahun Ibu pertiwi … dimana rasa nasionalisme saya yah?

:)

25 Komentar

  1. pertamax….

  2. ikutan dnk mbak ke acara lari lintas juang nya… :)

  3. Lha … katanya ada mobil.. ??? Lho kok nggak jadi ke kampus… padahal menuntut ilmu itu wajib hukumnya… !!! Mosok gara-gara hujan yang merupakan cobaan dariNya.. menyebabkan surut langkah ke kampus… !!!
    Kalau.. gue maah… lebih sering hujan-hujan naik motor.. !!! Cozz… begitu nikmatnya terkena angin luar… !!! Angin bawalah jiwaku melayang… Angin dengarlagh bisikan hatiku… :P

  4. mbak rindu mgkn kena virus ma**s tuh… :)

    setuju bgt tuh mas…
    hujan2an naek motor…
    tapi saya harus siap2 dimarahi ortu….
    :) ;)

  5. insya allah hujannya ndak bikin jakarta banjir dehhh..

  6. Jkt dah hjn ya. Disini msh setia mnunggu.

    jd bolos kul ta? Hjn2 smbil posting asyik y.

    Btw, kt khatiib jum’at td, d mlm nisfu sya’ban (kbetulan btepatan dg malam tirakatan), akan ada grhana bln.

    MERDEKA…

  7. ikutan lari dunk Ndu…biar sehat :p

  8. emang tinggalnya dimana mbak?
    koq di kantor saya ga hujan…
    mudah2an kita senantiasa bersyukur dengan nikmat hujan ini…

  9. saya suka gemericik hujan…
    apalagi kalo saya dah bersiap tidur..
    rasanya enak bangett di dengarkan.

    saya juga suka gemericik yasinan..

  10. moga aja pas upacara gak hujan

    *nyiapin daftar dukun anti hujan buat dikasihkan ke pak sby*

  11. Hari ini jakarta hujan ya..
    Banyak hujan banyak rejeki.. ;)

  12. “Biarlah Hujan Menyirami, kesalahan aku ini” (Pas Band : Aku)

    Saya tunggu di Bandung ya Mbak… kapan ke bdg nya? :)

  13. Salam
    De klo gw suka hujan yang deres trus hujan2an wah asyik deh :)

  14. Berpartisipasi dalam kegiatan yang Ade sebutkan di atas sudah cukup menunjukkan rasa nasionalisme De…
    Dari pada orang-orang yang banyak mengeluhkan kondisi Indonesia sekarnag tapit ak berbuat apa-apa *sigh*

  15. tiap tulisan anda begitu penuh makna. kok ada ya orang yang bisa nulis seperti anda. pengen banget bisa nulis seperti anda. ajari po’o *berharap* oia biar saia gak ktinggalan tulisan, tak add d frenlink boleh? tp namane sapa ya?

  16. oai ini blog saia : http://www.areros.co.cc

  17. Kemana neh long week endnya ?

  18. selamat HUT merdeka !!!!
    jangan lupa ikutan upacara !!!

  19. Dimanakah rasa nasionalis itu, Mungkin bersarang diantara sifat2 kita yang Helpfull, yang toleransi, gotong royong, dan hal2 baik lainnya.
    Adanya di mana? di HATI. Dan lahir dalam sebuah tindakan, Cuman ditumbuhkan apa nggaknya tergantung masing2 individu bukan?

  20. Semoga semangat MERDEKA akan menjadi semangan membangun bangsa…

  21. ^_^ Begitulah hujan. Kedatangannya selalu di rindu. Meskipun akhirnya ada yang menggerutu. Tapi itulah kekuasaan Allah, yang dengan hujan itu, Dia turunkan air dari langit, membasahi bumi dengan karunia-Nya. Menaburkan kesuburan dimana-mana, menjadikan segala sesuatu menjadi hidup. Dari air, tumbuhan hidup, dari air pepohonan rimbun, dari air segala binatang ada, dari air (baca:mani) manusia pun dilahirkan.

    Dan hujan pula yang menghujamkan keyakinan bahwa Dialah yang maha Pengasih itu, Dialah yang maha Besar itu. Karena dengan kekuasaan-Nya, benda yang jatuh dari ketinggian yang teramat tinggi yang seyogyanya bisa menghancurkan bangunan-bangunan ternyata hanya datang kepada kita dengan lembutnya. Subhanallah….

    Kali ini bulan telah sempurna bulatnya. Pertanda malam nisfu tengah berlangsung. Ku harap segala amal-amalku naik ke langit, dan dosa-dosaku terhapus dengan hujan hatiku yang menangisi dan menyesali segala kehilafan dan dosa.

    Trima kasih Rindu..

  22. Saya mau mohon maaf, karena belum sempat berkunjung ke blog-blog yang telah mengisi teras saya yah …

    Karena sibuk jadi panitya lintas juang, ngetes nasionalisme saya :)

    MISS YOU ALL ….

  23. Pa kabar mba’ de? (bener ga ya panggilannya?)

    Ngomong2 ttg nasionalisme, sy sering ngetesnya dgn cara dengerin lagu Indonesia Raya. Dan ntah knp tiap tahun getaran di hatiku tiap kali mendengar lagu itu makin berkurang. malangnya daku…

  24. hujan selalu mengingatkan saya pada dua hal, mbak rindu. pertama, bau tanah yang aromanya bisa melambungkan khayal hingga ke batas langit. kedua, selalu inget waktu pertama kali berkenalan dg seorang perempuan yang kehujanan dekat stasiun, haks ….

  25. hujan takkan jadi penghalang untuk bepergiankan?apalagi menuntut ilmu heheh..
    kadangkala daku ju9a begitu kok:)


One Trackback/Pingback

  1. Oleh LPLPX.COM » » What’s your Independence Day? pada 21 Agu 2008 jam 11:28 am

    [...] and with exclamation mark. Some try to find meaning, some rant, some ask questions, questions and more question. Some want their Indonesia back, and other simply write a reflection. The rest said [...]

Tulis sebuah Komentar

*
*