Ditempat saya hening, saya mempunyai seorang sahabat yang “menangis” tersedu-sedu disetiap tahajudnya, disetiap shalat-shalat wajibnya dan disetiap do’a do’a yang ia ucapkan, tidak perduli apakah do’a itu do’a sederhana [menurut saya] maupun do’a yang berat [masih menurut saya] … isak tangisnya terus menggelayut di benak saya, membuat saya iri dengan kedalaman jiwanya, dan jujur saya ingin seperti dia [sahabat saya ini], kemudian saya bertanya kepadanya malam setelah tahajud kami yang panjang, setelah muhasabah kami, dan seperti pembawaannya yang pendiam dan manis, dia hanya menjawab dua kata

De, pada saat saya berdoa, saya menyerahkan seluruh jiwa saya kepada yang berada dihadapan saya, yang maha agung, yang memiliki segala galanya dan pemberi peringatan, terbayang kan De, jika dia marah kepada kita dan DIA akan menegur kita dengan caranya, itulah mengapa saya gemetar setiap kali berdoa dan ingat De, berdoa adalah cara saya melepas rindu kepada ALLAH” :)

Ya ALLAH, selesai mendengar ucapannya, kemudian saya mencoba mengoreksi cara saya berdoa yang seperti kereta express [cepatnya luar biasa], yang tidak jarang kata-kata yang saya gunakan juga kata-kata yang itu itu juga, seperti kaset yang fast forward [basi gak sih?] dan ucapan yang keluar pun kadang seperti pelor dar der dor tanpa makna … hahahah, ALLAH mungkin juga kadang mentertawakan cara berdoa saya yang seperti anak TK, menggangkat tangan lalu komat kamit tidak jelas :)

Dan, kemarin saya menyelesaikan buku Al Qur’an, the ultimate secret [bagus banget isiinya...] dan karena saya memang dalam proses belajar agama, proses mencari makna hidup maka inilah hasil dari 2 hari hiatus, saya memperoleh pencerahan untuk memperbaiki cara saya berdoa … begini saudara-saudara [gaya dosen mode ON] :)

Bahwa berdoa bukanlah kegiatan fisik tapi menghadirkan jiwa kepada ALLAH, berdialog dengan ALLAH dan mengakui bahwa saya hanyalah hamba. Mulai saat ini saya akan memulai doa saya dengan memanggil nama indah ALLAH dengan cara yang lembut, bukan berteriak toh ALLAH tidak tuli, selembut apapun saya berbisik pasti didengarNya… akan saya jadikan doa-doa saya sebagai ungkapan rasa syukur, rasa takut saya, mana yang saya sukai dan mana yang tidak saya sukai dari perjalanan napas saya, bahkan rasa sepi yang kerap menjalar didarah saya yang merah. Saya akan melibatkan emosi saya, bukan hanya rentetan ucapan bak kereta pelor, dengan saya menghadirkan semua rasa dan jiwa saya, perasaan saya maka saya mengikat jiwa saya kepada sang pemilik jiwa SETIAP saat, tidak hanya pada saat saya bersujud diatas sajadah cinta.

Bak pelangi dengan sejuta warna maka saya mengikatkan jiwa dan pikiran saya kepada ALLAH, sang pemberi yang maha kaya sedangkan saya hanyalah sang fakir, maka saya akan meminta kepada ALLAH. Apapun doa saya seharusnya berisi semua yang bisa semakin mendekatkan diri saya kepada ALLAH, dan janji ALLAH untuk mengabulkan do’a semua yang ingin mendekatkan diri kepadaNYA PASTI akan terkabul …. percaya kan?

Jadi jika saya meminta diberikan mobil itu agar saya bisa pergi ke masjid setiap waktu, jika saya meminta dimurahkan rejeki itu adalah agar saya bisa lebih banyak sedekah, jika saya meminta ALLAH mewujudkan cita-cita saya menjadi penulis itu agar saya dapat menulis ilmu yang mendekatkan pembaca saya kepada ALLAH, jika saya ingin menjadi seorang ahli kimia, IT, akuntan, ahli hukum, psikolog, insinyur atau apapun tujuan napas saya itu adalah agar saya bisa mengamalkan untuk ALLAH, bukan untuk saya … BUKAN.

Semoga doa-doa saya, mulai detik ini akan seindah warna pelangi … merah, kuning, hijau, biru, jingga, ah sejuta rasanya :)

 

23 Komentar

  1. Rindu…Tulisannya rapi sekali…:-)

  2. Wah, baca postingan ini jadi inget dulu ketika punya Ilmu di pake buat yang ngga ngga, hiks… terima kasih telah menyadarkan saya….

  3. amal itu bahasa arab
    artinya berbuat …
    manusia diminta banyak beramal
    artinya banyak berbuat banyak bekerja banyak berkarya

    berbuat bukan buat tuhan
    dia tak butuh satu perbuatan pun
    berbuat itu buat diri sendiri
    biar selamat dunia akhirat

  4. arti doa adalah nasehat
    memanjatkan doa artinya memohon nasehat
    sebaik-baik doa adalah alquran
    karena seluruh isinya adalah nasehat

    berdoalah kamu niscaya aku perkenankan
    itu artinya mintalah nasehat kepada allah bukan nagih, nodong, atau maen perintah supaya kabul kehendak.
    bila nasehat yg diminta niscaya dia akan mudahkan dalam mencerna nasehat yg sudah terkumpul dalam sebuah kitab !

  5. 30 jus itu adalah doa
    30 jus itu adalah nasehat
    yang harus dikerjakan
    yang harus diwujudkan dalam tindakan
    bukan dibacakan kembali kepada si pemberi nasehat sehingga terkesan menasehati si pemberi nasehat !

  6. iy juga yak
    kadang saya juga klo doa
    komat kamit tok
    gak jelas
    kata-katanya itu itu ajah

    tapi kadang klo lagi bener2 susah
    baru doa nya sampe nangis

    arrghhhh
    kek-nya saya juga harus belajar berdoa yang bener nih…

  7. amien

  8. berdoa juga punya etika loh…

    1.Terlebih dahulu sebelum berdo`a hendaknya memuji kepada Allah kemudian bershalawat kepada Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam.
    2.Mengakui dosa-dosa, mengakui kekurangan (keteledoran diri) dan merendahkan diri, khusyu’, penuh harapan dan rasa takut kepada Allah di saat anda berdo`a.
    3.Berwudhu’ sebelum berdo`a, menghadap Kiblat dan mengangkat kedua tangan di saat berdo`a.
    4.Benar-benar (meminta sangat) di dalam berdo`a dan berbulat tekad di dalam memohon.
    5.Menghindari do`a buruk terhadap diri sendiri, anak dan harta.
    6.Merendahkan suara di saat berdo`a.
    7.Berkonsentrasi di saat berdo`a.
    8.Tidak memaksa bersajak di dalam berdo`a.

    lebih detail klik sini ajah

    wah…panjang juga komengnya… :D

  9. selalu deh, saya menemukan ’sesuatu’ yang saya ingini disini…
    selalu ada sesuatu yang menyejukkan.

  10. yup, perlu pembiasaan untuk mendapatkan “rasa” dari do’a yang kita munajatkan. Do’a itu senjata kaum mukmin kata Rasul SAW.

    selamat menikmati saat-saat terdekat kita dengan-Nya!.

    salamhangat.
    berbagi cerita..

  11. akhirnya , sejuta pelangi kau tebarkan juga di dunia blogger ini ukhti

  12. ohya ini ada tips kalau berdoa..ehehehe wele weleh : baca juga asmul husna (nama baik allah) seperti al bashir al rahmat sambil berdoa

    btw, ini shohih lho heheheh :) (walau tidak bisa menunjukkan hadistnya…tapi bener shohih…yg pernah baca di bukhori muslim)

  13. Berdo’a lah, sebelum kamu dido’ain orang lain. Do’aku menyertaimu, Rindu…, yang tulisannya begitu merdu.

  14. Salam
    Ah Rindu…selalu membuat hati terharu biru, menyadari keinsyafan dan ke-alphaan, trims atas tulisannya yang sangat mencerahkan :)

  15. Amiin…

    betapa indahnya tiap bait yang tertulis disini… :)

  16. beberapa minggu ini gw merasa kehilangan tuhan. Ajarin dari awal lagi dong?

  17. Kata seseorang, yang membedakan Insinyur, sopir taksi, ustads, ulama, dsb adalah status fisik dan profesinya. Tetapi dihadapan Tuhan semua tunduk dan dianggap berstatus sama. Teman mbak Rindu kalau berdoa dengan menangis (menyesali perbuatan dosa), namun ada pula orang yang berdoa dengan tersenyum (mensyukuri karunia). Kalau diri saya pribadi lebih enak yang dengan tersenyum, hehehe

  18. Saia tidak tahu warna doa saia. Mungkin hitam, sehitam hati saia. Apakah ada pelangi yang hitam? Pelangi waktu mendung kali ya. Apakah ada pelangi waktu mendung?

  19. tiap bait yang ditulis mengandung makna . terharu banget :) )

  20. Tulisan mbak rindu memang mampu memberikan pencerahan, meluruhkan borok dan luka hati yang tanpa disadari sering menempel dalam kelopak sanubari. entah, setiap kali berdoa, saya inginnya juga menghadirkan Allah ke dalam ruang batin dan jiwa saya. namun, jujur saja, belum bisa sepenuhnya aku lakukan. terima kasih, mbak rindu telah mempertajam bagaimana adab berdoa utk terus dihadirkan dalam setiap napas dan sekelumit doa kepada-Nya.

  21. semoga dik
    semoga :)

  22. Hei,

    Suatu tulisan yang sangat bagus..good..
    Nice History..

  23. Pelangi dengan warna-warna yang indah itulah yang membuat hidup semarak


Tulis sebuah Komentar

*
*